Setan Kecil Tuan Muda Lumpuh

Setan Kecil Tuan Muda Lumpuh
191


__ADS_3

Kediaman Keluarga Cornelius,


Cherry dan semua orang sedang berkumpul di rumah mereka. Terlihat mereka semua sedang panik dan khawatir melacak keberadaan Sarah yang tiba-tiba dilaporkan diculik.


Phineas melangkahkan kakinya dengan cepat, dia terkejut saat mendapat kabar dari Cherry kalau Sarah diculik. Padahal tadi pagi mereka pulang dari gedung Alpha semuanya masih baik-baik saja.


Setelah Phineas dan Sarah membawa tawanan itu ke markas pendekar Alpha mereka berangkat bersama kembali ke rumah Cornelius untuk menginap disana meskipun jam sudah sangat larut.


Phineas dan Sarah jelas jelas tiba di rumah Cornelius dengan selamat. Namun Phineas memang langsung kembali ke apartemennya karena mengkhawatirkan Alesha yang ditinggal sendirian disana.


Pagi yang baru dengan akhir pekan yang baru pun tiba. Orang-orang di rumah Cornelius beristirahat sejenak setelah bekerja penuh dalam seminggu. Philip dan Bella juga di rumah itu, mereka lebih senang tinggal bersama yang lain daripada harus hidup di rumah masing-masing. Sedangkan Rania jarang pulang ke rumah karena mengawasi Azura yang waktu melahirkannya akan segera tiba, dia bersama Bian dan tim Alpha yang ditugaskan menjaga mereka di rumah sakit.


Elton sendiri bolak balik antara rumah sakit dan rumah Cornelius, Cherry masih belum mau bicara padanya dan hubungan mereka semakin renggang sejak hari itu. Dia berusaha mendekati Cherry tetapi sepertinya kata-kata Elton telah melukai hati adiknya sampai membuat Cherry enggan berbicara padanya.


Cherry duduk di samping Grape sedangkan kedua putra mereka duduk di sisi lain dengan tenang tanpa mengatakan apa pun karena paham bahwa ada masalah besar sedang terjadi.


" Apa yang terjadi? kenapa aku mendapatkan laporan seperti ini? aku sedang di kantor dan tiba-tiba ada laporan kalau Sarah hilang, ada apa!??" suara bariton Phineas terdengar dengan begitu jelas di ruangan itu.


Philip, Bella, Cherry dan Grape menatap pria itu dengan wajah sedih. Bella membawa sebuah rekaman CCTV di ujung jalan kompleks perumahan Elit itu," ini tuan, Arah diculik saat akan sampai kesini," jelas Bella sambil menangis. Gadis cengeng ini tadi sudah menangis histeris tapi kembali lagi menangis hanya karena menjelaskan hal itu pada Phineas.


Phineas langsung menghampiri mereka dan memeriksa rekaman itu.


Jelas terlihat di rekaman itu sebuah mobil sedan hitam berhenti di depan Sarah yang sedang lari pagi lalu tiba-tiba menyerang gadis itu. Sarah kalah jumlah dan diserang dengan pukulan kayu, gadis itu pingsan dan dibawa oleh mobil tersebut ke arah berlawanan. dengan rumah Cornelius.


Phineas terkejut bukan main, bagaimana bisa Sarah diculik seperti ini. Mereka bahkan tak mengetahui kalau akan terjadi hal seperti itu.


" Sialan, bajingan mana yang berani melakukan ini!?? dan kenapa secepat ini!!?" geram Phineas sambil mengeraskan rahangnya.

__ADS_1


"Phineas, ini serangan Big Mouse!!! Sarah ternyata membobol jaringan mereka dan id-nya ketahuan, kita harus segera bergerak!!!" ucap Grape memberikan bukti pada Phineas.


" Big Mouse!?? organisasi hitam itu?? mereka yang menculik kami hari itu kan sayang!?? bukannya mereka sudah dibasmi!??" mata Cherry membulat sempurna.


" Mereka bukan dalang penculikan kalian sayang, dalangnya adalah Bon bon yang ingin menjual kalian pada Big Mouse sebagai budak!!!" jelas Grape dengan singkat.


" Apa yang harus kita lakukan!? Sarah dia dalam bahaya, organisasi itu organisasi yang gila!!!" ucap Cherry dengan wajah panik dan khawatir .


" Sebaiknya kita bergerak sekarang, sebelum semuanya terlambat!" ucap Elton yang langsung mengimbuh mereka. Sejak tadi pria itu hanya diam sambil mengelola semua informasi dalam otaknya.


" Bagaimana kita bisa berangkat kalau tak ada petunjuk? " tanya Philip.


" Ponsel Sarah masih aktif, kita temukan titik terakhir lokasinya, kita harus cepat sebelum mereka melakukan sesuatu pada Sarah!" jelas Elton.


" Mereka mencari keturunan Alchemis, hasil uji lab sudah keluar, kapsul hitam alias Black Dragon sejenis obat sekaligus racun yang penawar nya dibuat dari darah murni keturunan Alchemis, ini alasan...." dia menatap Cherry dengan wajah sendu," Alasan kenapa aku belum memberitahu siapa saja anggota keluarga Alchemis yang tersisa sejak kejadian besar itu, mereka dalang dibalik semua kejadian ini, keluarga Nagata adalah keluarga Paman yang berseteru mengenai harta warisan Alchemis, tetapi mereka bukan keturunan Alchemis, semua tragedi ini dimulai sejak orangtua mereka melakukan percobaan dengan darah unik milik gen Alchemis," jelas Elton.


Mereka semua terdiam, ternyata masalah ini masih berhubungan dengan keluarga Alchemis yang fenomenal, rumit dan penuh dengan misteri.


"Sebaiknya untuk sementara waktu Alvaro dan Hansel kita titip pada Mom dan Dad, apartemen Elton lebih aman dan kita bisa bergerak bebas!" usul Phineas.


Cherry dan Grape menatap kedua putra mereka, benar kata Phineas, untuk sementara waktu mereka berdua lebih baik dijaga oleh Tuan dan Nyonya Dalton sampai semua masalah selesai.


" Baiklah, demikian lebih baik, mereka akan aman disana!" ucap Grape yang setuju dengan Usul Phineas.


Mereka pun mulai melacak keberadaan Sarah, segala cara mereka lakukan, mulai dari membajak komputer, CCTV jalan, dan semua rekaman yang menangkap gambar mobil sedan hitam itu.Mengikuti alurnya walaupun menemui jalan buntu. Ponsel gadis itu dibuang di dekat jembatan persimpangan rumah sehingga tak bisa dilacak.


Sementara itu hari semakin sore. 8 jam berlalu sejak Sarah dinyatakan diculik dan tim Alpha masih belum menemukan titik keberadaan Sarah. Pasalnya penculik gadis itu sudah mengatur semua strategi dengan matang, beberapa kali mereka mengganti mobil dan plat mereka sampai membuat tim Alpha terkecoh.

__ADS_1


Sarah duduk di bagian belakang mobil box dengan keadaan mulut tertutup dengan kain, kaki dan tangannya diikat dengan kuat oleh penculik bertopeng hitam dengan logo tikus di lengan mereka masing-masing.


Sarah terbangun akibat goncangan mobil yang begitu kuat. Kepala dan sekujur tubuhnya terbentur mengenai barang-barang di dalam truk berukuran mini berwarna silver itu. Sarah disembunyikan diantara tumpukan barang seolah mereka adalah mobil pengirim barang.


Jelas terdengar oleh Sarah bunyi barang-barang yang bergesekan satu sama lain. Gadis itu membuka matanya dan menatap ruangan gelap itu dengan jantung berdebar kencang saat sadar kalau dia diculik.


" Sialan!!!" umpatnya sambil menggeliatkan tubuhnya.


" Mereka sudah beraksi!? ? kenapa mereka menculikku secepat ini!? Big Mouse sialan!" batin Sarah sambil melihat kesana kemari mencari benda untuk melepaskan pengikat tangannya.


Gadis itu teringat di saku bajunya dia menyimpan Cutter, dengan cepat gadis itu bergerak dan mengambil cutter meskipun sedikit kesulitan," Akhirnya ini berguna!" batin gadis itu.


Suara gesekan cutter dengan tali pengikat berbahan nilon terdengar di dalam box mobil itu. Dia berjuang hingga akhirnya tali itu lepas.


" hah... hah... lepas juga, Mau dibawa kemana aku!???" pikir Sarah sambil memeriksa seisi mobil box tersebut.


" Pengiriman?" pikirnya, dia membuka kotak-kotak itu, terlihat mainan anak-anak di dalam kotak tersebut, rasa penasarannya semakin besar, tangannya membuka lebih dalam dan....


Srak.....


" Ba.. Bagaimana bi...bisa!???" Mata Sarah terbelalak saat melihat ratusan kapsul hitam di bungkus di dalam kemasan permen anak-anak anak yang siap untuk didistribusikan ke penjuru negeri.


" Aku harus cari cara keluar dari tempat ini!!!"


.


.

__ADS_1


.


like, vote dan komen 🤗


__ADS_2