Setan Kecil Tuan Muda Lumpuh

Setan Kecil Tuan Muda Lumpuh
157


__ADS_3

Cherry terus menerus memeluk suaminya tak mau melepaskan pria itu sejak mereka bertemu kembali. Bahkan anak anak juga ikut menempel pada grape. Mereka bertiga menggantung di tubuh Grape bagai anak anak Koala yang memeluk ibu mereka dengan erat.


" Sayang lepas dulu, kalian sudah tiga jam seperti ini apa nggak pegal!?" tanya Grape sambil menatap tiga manusia menggemaskan yang memeluknya dengan erat dan mengikutinya kemana-mana.


Seisi rumah itu hanya tertawa geli melihat tingkah Cherry dan kedua putranya. Semuanya akhirnya bernafas lega karena Grape ternyata selamat. Meskipun demikian mereka juga berbela sungkawa dengan korban kecelakaan pesawat itu.


Di hari Grape akan kembali ke Negara itu, dia sudah mempersiapkan semua barang bawaannya dan semua


oleh oleh yang diperoleh dari negara itu untuk dibawa ada keluarga kecil yang sudah sangat dia rindukan.Dia sudah mempersiapkan banyak hal untuk dibawa pulang setelah kakinya dinyatakan sembuh dan kembali berjalan dengan baik seperti semula setelah operasi akhir yang dia lakukan bersama t dokter Rania dan rekannya.


Kepulangannya ke Indonesia sama sekali tidak dia beritahukan pada siapa pun sama persis seperti kepergiannya ke Finlandia. Tak ada yang tau kala pria itu sudah mempersiapkan kepulangannya sendiri.


Hingga saat tiba di bandara dia sudah masuk ke dalam pesawat yang akan terbang 5 menit lagi. Namun tiba tiba dia menyadari kalau ada barang yang ketinggalan. Dia sudah sempat memberitahu pada Elton, Phineas dan Philip kalau dia sudah dalam perjalanan pulang untuk memberi kejutan pada istrinya. Namun karen sadar kalau ada barangnya yang kurang, pria itu keluar dari pesawat di menit terakhir pesawat itu akan lepas landas.


" Sial cincin Cherry dan anak anak ketinggalan!" umpatnya saat dia teringat dengan cincin dan perhiasan yang dia tempat khusus untuk istri dan anak anaknya. Tanpa pikir panjang pria itu keluar dari pesawat dan membatalkan penerbangannya tanpa sadar kalau ponselnya terjatuh di kursi pesawat yang akan dia tumpangi.


Grape turun dari pesawat, tepat setelah itu pesawat lepas landas dan pria itu menyadari kalau ponselnya terjatuh .


" Ya ampun kenapa ponselku malah ketinggalan!!!"Grape hanya menatap kepergian pesawat itu dengan wajah kesal.


Pria itu kemudian pergi dari bandara dan menjemput perhiasannya dar toko dimana dia mempercayakan benda itu untuk di desain setelah desain dari toko sebelumnya sudah dia ambil. Ada beberapa set perhiasan dari toko yang berbeda dan set perhiasan yang satu itu terlupakan oleh Grape padahal perhiasan tersebut yang paling spesial.


Grape ya menghubungi yang lain terkait pembatalan keberangkatan nya, dia tak menyangka akan terjadi sesuatu dengan pesawat itu.

__ADS_1


hingga beberapa jam setelah semua urusan Grape selesai,dia membeli tiket lagi lalu melakukan penerbangan di sore hari.


Tepat pada saat itulah dia mendengar kabar tentang pesawat yang sebelumnya akan dia naiki mengalami hilang kontak. Pesawat melakukan dua kali transit, dia mencari kabar tentang pesawat tersebut dan ternyata ada namanya disana.


Dia tak bisa menghubungi yang lain karena tak hapal nomor ponsel mereka. Hingga Grape tiba dengan selamat di negara itu dengan wajah terkejut saat mendapati istri dan anaknya duduk di tengah kerumunan di atas lantau sambil melamun dengan wajah pucat pasi penuh harap akan kedatangan Grape.


Kembali ke masa ini, Cherry masih memeluk suaminya seolah tak ingin pergi dari sisi Grape.


" sayang lepas sebentar, kakiku kram," ucap Grape. Sontak gadis itu menatap suaminya lalu melepaskan pelukannya.


" Maaf.... aku....


Cherry masih terlihat sedih, melihat hal ini membuat Grape merasa bersalah karena tidak langsung menghubungi istrinya dan malah membuat mereka semua khawatir.


" Maaf... i'm so sorry baby..." ucap Grape, dia memeluk Cherry dan kedua putranya sekali lagi dengan begitu erat.


" Daddy kaki Daddy sudah sehat? sudah tidak sakit lagi kalau berjalan?" tanya Alvaro sambil menyentuh kaki Daddy dengan wajah penasaran.


" Benar, sejak kapan kamu bisa berjalan dan kenapa kamu datangnya dari Finlandia terus Bin dan Kak Rania juga di tempat yang sama dengan kamu, kenapa lu baru tau sekarang!??" tanya Cherry. Gadis memasang wajah kesal karena dia sama sekali tidak tau apa yang dikerjakan oleh suaminya.


" Kamu gak bisa dihubungi, kamu juga gak bilang kalau kamu ke luar negeri, terus yang lain juga udah tau semua, apa hanya aku yang gak diberitahu!? kamu sebenarnya ngapain disana Grape!??" cerocos gadis itu lagi.


Mendengar pertanyaan Cherry, tiga pria berwajah tampan di dalam ruangan itu perlahan lahan berjalan mundur dan melangkahkan kaki mereka keluar dari ruang tengah agar tidak terkena Omelan ibu kost yang sedang dalam mode marah itu.

__ADS_1


"Aku menjalani operasi begitu sampai di Finlandia, operasi final untuk memperbaiki jaringan kaki yang rusak, kak Rania dan timnya yang mengoperasi diriku sedang Bian mengurus kebutuhanku disana. Sebenarnya hanya sedikit yang tau kalau aku ke luar negeri, bahkan Asraf tidak kubertahu agar tidak membuat keributan,aku tidak bisa memberitahu dirimu karena kau bisa saja mengejar ku ke Finlandia, aku gak mau kamu khawatir, maaf kalau akhirnya malah membuat dirimu kepikiran," ucap Grape sambil menggenggam tangan Cherry.


" Kenapa tidak bilang!?" tanya gadis itu sambil menunduk dan melepaskan tangan Grape dari tangannya.


" Aku kan istrimu... aku kan berhak tau apa yang kamu lakukan, aku juga harus tau kalau suamiku sedang berjuang disana, aku juga mau merawatmu setelah kamu di operasi, tapi... kamu hanya menyuruhku mengurus mantan kekasihmu itu hiks hiks hiks....aku lebih peduli pada kesehatan mu daripada mantan ulat bulu telanjangmu itu!!" ketus Cherry.


Grape terdiam, dia melirik Bella dan Sarah duduk disana sambil melihat kedua bocah kecil yang sejak tadi dengan begitu serius mendengarkan percakapan kedua orang dewasa.


"CK.. dasar gadis gadis aneh ini! bukannya paham malah ikut mendengarkan percakapan kami, harusnya mereka bawa Alvaro dan Hansel!!" batin Grape.


Tak ambil pusing, Grape menarik tangan Cherry untuk berdiri," Anak anak Daddy dan Mom ada yang harus dibicarakan, kalian disini bersama Tante cabe cabean kalian itu!" ucap Grape sambil menatap kesal ke arah Bella dan Sarah.


" Waduh... rahh.... sepertinya kita bakal kena masalah dari suami Cherry, gawat!!!" bisik Bella yang mendapati tatapan tajam dari Grape.


" Lo kali bukan gue!" celetuk Sarah sambil menghampiri kedua anak ayam kesayangan mereka itu.


Sementara itu Cherry dan Grape masuk ke dalam kamar mereka. Grape menggenggam tangan istrinya lalu membawa gadis itu duduk di atas kasur. Dia duduk berlutut di atas lantai sambil menggenggam tangan istrinya dan menatap wajah gadis itu dengan seksama.


"Maaf...


.


.

__ADS_1


Lke, vote dan komen 🤗


__ADS_2