
Seluruh mata kini tertuju ke arah kedatangan sang bintang yang sesungguhnya. Langkahnya yang indah sangat cocok dengan gaun yang dia pakai sehingga membuat penampilannya semakin mempesona dan menarik perhatian banyak orang.
Parutan di wajahnya malah dilukis dengan garis yang indah diberi hiasan manik manik seolah bekas luka itu adalah bagian dari fashionnya yang ikonik.
Indah dan sempurna, dua kata yang bisa menggambarkan penampilan apik dari gadis itu.
Sontak semua orang berdiri menyambut kedatangan ratu yang sesungguhnya, menyambutnya dengan antusias dan penuh rasa hormat, berbeda dengan kedatangan Lia yang berdasarkan keharusan jika ingin selamat di perusahaan itu.
Lia bahkan terkejut dengan dirinya yang malah ikut berdiri saat Sarah tiba dengan aura mahalnya yang tidak dibuat-buat.
" Wahhh aku disambut dengan begitu baik!!" seru Sarah sambil meletakkan tas berbentuk kotoran berwarna cokelat di atas meja, tas yang dia dapatkan dari si konyol Philip.
" Hihihi... tas kotoran milik Kak Philip akan berhasil membuat mereka muntah," batin Sarah sambil terkekeh.
" Tas macam apa itu!!!?" semua orang terdiam melirik tas Sarah. Bentuknya tidak enak dipandang mata, bahkan membuat perut mual dan tidak selera makan, tentu saja Sarah sudah membayar kerugian pada Restoran atas ulahnya hari ini. Kelakuan gadis itu di luar akal.
Sarah menatap mereka sambil duduk dengan tenang," silahkan duduk semuanya," ucapnya sambil tersenyum dengan manis.
Sarah duduk sambil memiringkan kursinya dan menyilangkan kedua kakinya di depan mereka seolah dia adalah bos.
Tangannya yang lentik dengan gincu hitam bermanik manik permata bergerak mengambil sebatang rokok dari dalam tasnya, bukan untuk dipakai, hanya sebagai penunjang penampilannya.
"Baiklah, aku sudah siap, silahkan lanjutkan pembicaraan nya," ucap Sarah sambil melirik Lia dari ujung kepala sampai ujung kaki," Selera yang bagus nona Lia, tapi jangan beli barang palsu!" sindir gadis itu.
Seisi meja dibuat menatap wanita itu. Lia terlihat panik, dia mengepalkan kedua tangannya menatap Sarah yang berbicara seenaknya soal apa yang dia pakai.
" Ekhmmm ini bukan barang palsu nona Leonardo, ini barang asli!!" ucap Lia dengan nada protes.
" cihhh... kau marah ya!???" Sarah berdiri dan mengamuk seorang anak kecil yang tantrumnya kumat.
Lia terdiam, jika sampai salah langkah, dia bisa kehilangan kesempatan emas untuk mendapatkan dukungan dari gadis itu.
"Hahhha... nona saya hanya bercanda, saya justru senang dengan penampilan Nona yang totalitas hari ini, saya juga menyukai tas anda," puji Lia dengan senyuman palsu yang terlihat kaku dan menahan kemarahan di depan mereka semua.
" Pandai sekali dia menjilat, cuihhh.... sampah pembuat onar!" umpat Sarah di dalam hati sambil menatap Lia dengan memicingkan matanya.
"kau mau? ambillah, aku ingin melihat mu berkeliling mengambil makanan dari meja pesanan, aku sudah lapar, kau bilang akan melakukan apa pun kan??" Sarah menaikan sebelah alisnya sambil menyodorkan tas berbentuk kotoran itu.
" Tapi nona saya kan...
" Ahhh jadi kau tidak mau, baiklah, aku tau harus melakukan apa!!" ucap Sarah yang hendak beranjak.
Tiba-tiba...
Greeppp
__ADS_1
Lia menyambar tas berbentuk aneh yang membuat setiap orang yang melihatnya bersumpah serapah.
" Baiklah akan saya lakukan," ucap Lia dengan senyuman yang dipaksakan demi mencapai fantasinya.
" Nggak masalah Lia, lakukan saja demi impianmu menjadi seorang ratu!!!" batin wanita itu.
Lia memakai benda itu dan berjalan mengeliling restoran sesuai keinginan Sarah.
" Pffthh bwahahahhahahaha......" Sarah dan beberapa orang di dalam ruangan itu tertawa terbahak-bahak melihat Lia membawa benda aneh itu berkeliling, sangat tidak cocok dengan gaun yang dia pakai saat ini.
Dengan jari jari jahilnya, Sarah melakukan siaran langsung di sosial medianya yang diikuti oleh banyak orang. Dia memiliki 2 JT pengikut lebih di media sosialnya dan ini akan jadi hot topic dalam pencarian dunia Maya.
" Hahahahahah semuanya lihat, ada wanita gila yang sedang berjalan jalan dengan kotoran, hahahha... memalukan!!!!" Sarah mengarahkan ponselnya ke arah Lia yang berjalan dengan susah payah membawa nampan di tangannya dengan berisi makanan sedang tas itu masih dia pakai.
Semua orang mencemooh dia, tetapi tiba-tiba ada beberapa yang berkomentar ketika melihat wajah Lia.
" Bukankah dia perempuan sialan yang mencoba menggoda suamiku!?? dimana dia sekarang!!!!"
"Wah perempuan berengsek, akhirnya aku menemukan posisimu, lihat saja akan ku hajar kau!!!"
" Dia itu seorang p****!!"
" Wahh sedang apa orang sinting itu disana!!;"
Sarah sedikit terkejut melihat kolom komentar yang berisi dengan hujatan terhadap Lia. Ternyata ada beberapa pihak yang mengenal wanita itu dan malah menghujatnya di sana.
Sarah menatap Lia, insting nya mengatakan bahwa beberapa saat lagi akan terjadi pertempuran besar di restoran itu setelah dia melakukan siaran langsung yang malah membuat musuh musuh Lia mengamuk.
Lia tiba dengan makanan bersama pelayan," silahkan dinikmati nona!!" ucap Lia sambil duduk di kursinya.
" eits.. aku mau ayam bakar madu, pesan lagi!!" titah Sarah.
" Tapi nona mereka tidak punya menu itu!" ucap Lia.
"Ya sudah pertemuan...
" Nona, jangan memilih yang aneh aneh, tidak ada makanan seperti itu disini, anda harus sad....
byyuuuurrr....
Sarah berdiri dan menyiramkan air ke wajah perempuan itu.
" Kau yang mengundangku kesini, kau harus mengikuti yang aku mau, jika tidak maka jangan salahkan aku rencana kalian semua...." Mata gadis itu menatap mereka semua," hancur berantakan...
Pranggg!!!
__ADS_1
Gelas yang dia pegang dihancurkan dalam genggamannya begitu saja. Semua orang terdiam melihat waja Sarah yang begitu serius. Benar rumor yang tersebar sejak kedatangan si pembuat onar, dia adalah gadis yang sulit di hadapi.
Lia mengepalkan kedua tangannya, dia basah kuyup karena ulah Sarah.
" Beraninya kau menyiram aku dengan air itu sialan!!!!" pekik Lia. Tangannya terangkat Hendak menarik rambut Sarah namun tiba tiba...
" Etsss nggak kena!!!!" seru Sarah sambil berdiri dan berputar bak putri kerajaan, menjulurkan lidahnya mengejek perempuan itu.
" Kau!!!" Lia berteriak marah, dia mengejar Sarah.
Wanita itu hendak berlari namun tiba-tiba lagi
Brukkk....
Dia terjatuh ke lantai karena tersandung kaki nyonya Pratama Palsu.
" Arrhhhkkk beraninya kalian mempermalukan seorang pewaris grup Laurent seperti ini!!!" pekik Lia sambil menatap mereka semua dengan tatapan marah. Dia dipermalukan di depan seluruh pemangku jabatan sedangkan Sarah menikmati hiburan menyenangkan di depannya.
" Pewaris!??" Sarah membungkuk sambil tersenyum licik, dia menunjuk segerombolan wanita yang sudah berdiri di ujung pintu restoran menatap tajam ke arah Lia.
Mereka adalah para wanita yang jadi korban keserakahan Lia.
" Itu dia pelakor sialan, dasar wanita jal4ng kemari kau!!!" teriak mereka sambil berlari menghampiri Lia.
" Si.. sialan!!!!!" umpat Lia dengan mata terbelalak.
" Sa..sayang apa yang kau lakukan disini!??" Salah satu bagian eksekutif terkejut kala melihat istrinya disana.
" Mau apa kau bilang!?? aku mau membunuh wanita sialan ini!!!" teriak istri pria itu sambil melemparkan tasnya ke kepala suaminya sendiri.
Lia berlari dari sana, sadar dirinya dikejar oleh ras terkuat di bumi alias kaum emak emak super, dia berlari melarikan diri dari dalam restoran itu.
Namun tidak semudah perkiraan nya, semua orang telah mengepung dirinya.
" Kau pikir mau lari kemana kau wanita sialan!!!!" teriak mereka.
Sarah tertawa terbahak-bahak melihat apa yang terjadi di ruangan itu. Namun Lia terlihat tenang, ada yang aneh dengan dirinya, dia tersenyum saat melirik Sarah yang menikmati permainan ini.
" Heheh.... kau akan menyesal telah menghabiskan waktu mu disini!!" batin Lia melirik Sarah dari ekor matanya.
.
.
.
__ADS_1
like, vote dan komen 🤗