
Wanita berambut pirang, pelaku yang mendekati mobil Grape saat di dalam lingkungan Apartemen berjalan keluar dari gerbang masuk apartemen dengan wajah kesal setelah diusir oleh satpam yang mencurigai tingkah lakunya. Saat ditanya dia hanya bisa celingak celinguk dan gagap dalam menjawab pertanyaan.
"Dasar perempuan aneh!" umpatan yang dia terima membuat wajahnya berkerut dan kesal.
Ziora yang menguntit Grape selama beberapa hari belakangan tampak kesal. Dia berjalan sambil menendang apa saja yang ada di dekat kakinya, sampai dia tiba di mobil Van mini berwarna abu abu milik perusahaan tempat dia bekerja sebagai seorang model. Hanya mengenakan jeans hitam dan jaket denim, terlihat modis dan mahal tapi siapa sangka kalau hanya barang pinjaman.
" Dia bisa berjalan!??? dan apa tadi??? dia terlihat sengat tampan, arrkhhhhh sialan seharusnya aku tidak meninggalkan dia dulu, kenapa juga aku terpikat dengan orang sialan itu, hidup ku hancur, seharusnya aku sudah jadi nyonya dan hidup berfoya-foya sekarang!!!!!" Ziora mengumpat dirinya sendiri karena meninggalkan Grape di masa lalu dan memilih pria lain yang dia anggap lebih sempurna dan mapan tetapi tau taunya hanya seorang penipu ulung yang dibayar oleh ajudan Grape sendiri untuk merusak hubungan tuan mudanya karena dia tidak menyukai gadis pilihan tuan mudanya.
Yap!
Asraf Mangkubumi adalah dalang dibalik hancurnya hubungan Grape dan Ziora di masa lalu. Sebelum kecelakaan terjadi, Grape dan Ziora sudah berjanji akan mengikat hubungan mereka menjadi lebih dalam lagi dalam ikatan pernikahan. Asraf, suami Helena adalah orang yang memiliki insting kuat dan selalu menaruh curiga pada siapapun yang dekat dengan tuan mudanya.
Dahulu, Grape sangat tergila-gila dengan Ziora. Pada awalnya Ziora memang gadis baik-baik dan memiliki karir bagus dalam dunia model. Apalagi di tambah dengan pengaruh dari pemimpin Grup Cornelius karirnya semakin menanjak.
Semua orang sangat menyukai dan memuji hubungan keduanya. Grape memang terlihat sangat bucin, tetapi tidak sampai melanggar asas asas agama maupun norma dan hukum yang berlaku. Berpacaran yang sewajarnya dan tidak sampai ke tahap yang lebih intim seperti orang lain di luaran sana.
Namun siapa sangka hal ini justru membuat Ziora tidak tenang, beberapa waktu setelah hubungan mereka dijalin, Ziora mulai menunjukkan perilaku aneh. Dia sering menggoda Grape dan mengenakan pakaian pakaian yang bisa membuat orang orang berucap saat dipakai. Berucap bukan karena memuji tapi mengumpat sampai bersumpah serapah karena baju kurang bahan yang menunjukkan kulitnya.
Melihat perilaku Ziora yang sudah mulai menyerupai serigala berbulu domba, menyerupai para gadis malam, Asraf tak tenang membiarkan tuan mudanya menjalin hubungan dengan Ziora. Beberapa kali Asraf mengingatkan bahkan Helena sampai turun tangan mengingatkan pria itu. Tapii jawaban Grape selalu sama.
"Biarkan saja, selama dia bahagia, itu haknya, kalau kalian iri pakai saja yang seperti itu!!"
"Bukan urusanmu!"
Dua kalimat menyebalkan yang sering terlontar dari bibir Grape jika Asraf sudah membahas tentang perilaku tak senonoh Ziora. Hingga pada puncak amarah Asraf, tepat saat dia memergoki Ziora mencuri curi pandang dengan semua pria tampan dan kaya raya di setiap tempat dia berkunjung, Asraf mengambil keputusan besar untuk menghancurkan hubungan Grape dan Ziora.
Dengan nekat, pria beristri itu menyewa seorang pelakon Teater. Memintanya berpakaian seperti seorang pengusaha sukses..Wajahnya memang tampan dan perawakannya bisa dikatakan sebagai orang orang dari lingkungan high class. Namun siapa sangka pemain drama teater itu adalah seorang penipu ulung.
__ADS_1
Dia menggoda Ziora dan berhasil membuat Ziora menyelingkuhi Grape. Saat kecelakaan terjadi, sebenarnya Grape akan di beritahu tentang perangai Ziora dan membongkar semua kebusukan gadis itu Grape yang kala itu melaju menuju kantor hanya dengan mobil butut peninggalan kakeknya tak disangka malah mengalami kecelakaan besar.
Tapi tanpa Asraf melakukan tindakan lebih, Ziora memilih meninggalkan Grape dan membongkar kebusukannya sendiri dengan mengatakan bahwa dia menemukan pria yang lebih sempurna dari Grape.
Sejak saat itu karirnya hancur, pria yang dia anggap sebagai pengganti Grape malah pergi dan kabur membawa uangnya. Hingga dia bertemu dengan Nagata, psikopat sinting yang menyewanya untuk menemani dirinya minum di malam hari.
Kembali pada Ziora, perempuan itu hanya bisa menggerutu namun mengingat rencana busuknya dia tersenyum sambil duduk dengan anggun di dalam mobilnya.
"Hahahha.... kita lihat apa yang akan kau rasakan saat melihat foto foto itu, hihihi...... aku memang sangat cerdas!" gumamnya sambil tersenyum puas setelah dia berhasil menyelipkan beberapa lembar foto masa lalu ke dalam mobil Grape.
Padahal dia tidak tau kalau dirinya sedang diawasi oleh Asraf yang baru tiba di lokasi itu tepat setelah anak buahnya melaporkan bahwa Ziora yang diawasi mendatangi apartemen dimana Phone berada.
" Masih belum menyerah juga ya? heh lihat saja kalau kau sampai berani menyentuh tuan dan nyonya muda, kupastikan hidupmu melarat!!" ucap Asraf.
Sementara itu di parkiran, Sarah terkaget-kaget sampai mengucapkan ratusan hewan di dalam kebun binatang saat melihat foto tak senonoh yang ditaruh perempuan yang belum pernah dia lihat itu.
Ada foto saat Ziora mengecup pipi Grape yang sedang terlelap. Foto mereka berpelukan dengan mesra dimana Ziora hanya memakai kacamata kuda dan kue lupis hijau untuk menutupi bagian bawahnya sedang Grape hanya memakai boxer, berpose dengan gaya mematikan di sebuah pantai ditemani deburan ombak yang menerjang tubuh mereka.
Ada satu foto paling menggelikan lainnya, Grape merangkul Ziora dan memeluk pinggang gadis itu dengan cara sensual sedang Ziora berpose menjulurkan lidahnya seperti orang gila.
Bukannya marah, Sarah malah tertawa cekikikan seperti Mak lampir. Foto foto itu jelas hasil karya Photoshop kecuali foto saat Ziora mengecup pipi Grape ketika pria itu tertidur.
" Apa apaan ini, kenapa editor nya bodoh sekali hahahah.... mana ada jar kak Grape kecil begini huawahahahaha... lalu tangannya kok oleh hahahah.... mau merusak rumah tangga orang lain pikir pikir dulu, memalukan hahahaha....."
Sarah tak berhenti tertawa sampai suara Alvaro mengejutkannya.
" Tante!" panggil anak itu dengan suara sedikit keras.
__ADS_1
Sarah tersentak, sontak dia berbalik dan langsung menyembunyikan foto itu di belakang tubuhnya tanpa menyadari satu foto lainnya terjatuh, foto masa romantis Grape dan Ziora dengan tulisan ancaman di belakangnya.
" Ehh ada apa nak??" tanya Sarah dengan wajah tenang.
" Alvaro mau ambil bekal di mobil Daddy, Tante sedang apa?" tanya bocah itu sambil membuka mobil dengan kunci milih Daddynya.
"Ahh Tante mau ambil tas Tante di sini," ucapnya sambil menunjuk mobilnya yang terparkir di samping mobil Grape. Sarah melakukan sesuai perkataan nya.
Setelah Alvaro selesai dua menutup pintu mobil dengan benar, tak lupa menguncinya. Matanya tertuju ke bawah dan melihat lembar foto yang di jatuhkan Sarah. Tangan anak kecil itu terulur lalu mengambil foto itu.
Alvaro menatap foto itu sekilas, hendak dia berikan pada Sarah tetapi dia terkejut saat melihat isi foto dan tulisan ancaman itu. Wajahnya berubah dingin dan datar, tak ada niat memberi foto itu pada Sarah, pria kecil ini menyimpannya di dalam kantong jaketnya sambil menyembunyikan rasa penasaran dan pertanyaan besar di kepalanya.
" Apa sudah selesai?" tanya Sarah.
" Sudah Tan," jawabnya singkat lalu melangkah mendahului Sarah. Dia tetap diam, tak ada yang tau apa yang sedang dipikirkan oleh bocah kecil menggemaskan itu .
Sarah saja sampai bergidik ngeri melihat sifat dingin Alvaro. Dia tidak tau apa isi pikiran anak itu.
" Apa dia selalu seperti itu? kenapa malah semakin dingin?" pikir Sarah.
"Apa yang sebenarnya Daddy lakukan? Apa Daddy menduakan Mom? kenapa ada foto jelek ini??" batin Alvaro.
.
.
.
__ADS_1
like, vote dan komen