
Sarah dibawa ke dalam ruangan tanpa mereka tahu kalau gadis itu sudah sadar sejak tadi. Sarah dengan liciknya menggunakan darah dari ujung jarinya sebagai tanda untuk orang yang mengikutinya agar mengetahui posisi Sarah sekarang.
Sarah diletakkan di atas sebuah kursi lalu...
Byuurrrr...
Gadis itu disiram dnegan air yang sangat dingin bahkan Sarah sampai terkejut karena siraman air yang tiba-tiba.
“ Sialan, aku terkejut kampret, harusnya kasih aba-aba!" kesal Sarah sambil mengeraskan rahangnya.
Sarah membuka matanya sambil mengatur pernafasannya. Betapa terkejutnya dia saat melihat ruangan luas dengan puluhan manusia yang diikat di atas brankar dnegan pakaian putih yang sudah tak lagi bersih. Ruangan luas yang terang terlihat seperti ruangan aboratorium dengan semua peneliti yang sedang sibuk bekerja di dalamnya.
Banyak orang berambut biru dengan mata biru yang jelas kalau mereka memiliki darah asli keturunan Alchemis di tawan disana sebagai bahan percobaan untuk membuat ramuan penawar efek kapsul Black dragon yang diproduksi oleh organisasi hitam itu.
“ A.. apa apaan ini?” pikir Sarah saat melihat orang-orang yang jadi tawanan di dalam laboratorium rahasia yang tak seorang pun yang mungkin berpikir kalau disana ada laboratorium rahasia yang dibangun secara diam-diam oleh Big Mouse.
“ Sudah bangun?” Nagata duduk di depannya sambil tersenyum menyeringai.
Sarah mengalihkan pandangannya dan menatap pria yang duduk di depannya dengan sebuah cerutu yang bertengger di jari tangannya.
Sarah menatap wajah itu,” benar benar persis dengan Nathama, tapi sifat mereka seperti malaikat dengan setan,” gumam Sarah.
Sarah duduk tegak, tak menatap takut atau pun gentar terhadap pria di depannya itu.
“ Wahhh kau bahkan tidak berteriak sedikitpun, biasanya yang kami bawa kesini akan berteriak histeris seolah dunia akan kiamat, hahah tapi baguslah kalau kau tidak ribut maka kita akan menyelesaikannya dengan cepat Tom? atau Kopral Sarah hahahahahh......" ucap Nagata sambil melirik dokter yang akan mengambil sampel darah Sarah untuk diuji apakah dia memilikigen khusus itu.
“ Kau pikir kau akan menang? “ tantang Sarah dengan tatapan merendahkan, menurut informasi dari Chery, pria itu sangat benci jika direndahkan.
__ADS_1
Sebenarnya Cherry mengenal Nagata, mereka pernah terlibat pertarungan saat masih SMA, Cherry si gadis bar bar itu menyerang camp Nagata dimana anggota Nagata kala itu mengganggu salah satu dari teman kelasnya, Cherry yang sudah terkenal brutal hari itu melakukan serangan pada Nagata dan ternyata mereka seimbang.
Nagata mengeraskan rahangnya, dia paling benci dianggap remeh terutama oleh musuhnya.
“ Sialan, beraninya kau menatapku dengan mata menantangmu itu sialan...” geram Nagtata sambil melemparkan cerutunya ke atas lanti.
Sarah hanya tersenyum menyerigai,” wahh... seorang bos organisasi hitam akan segera tertangkap basah melaukan kejahatan hahaha... apa yang akan dunia katakan pada manusia rendahan seperti tikus got seperti dirimu... apa yang akan dikatakan oleh anak-anakmu dan juga istrimu jika mereka tahu kepala keluarga mereka melakukan bisnis gelap seperti ini.?” Ucap Sarah sambil berdiri dengan ikatan yang sudah terlepas.
“ ka.. kau kenapa kau bisa lepas?” anak buah Nagata terkejut saat melihat gadis itu ternyata sudah lepas dari ikatan. Padahal bodohnya mereka telah dikelabui oleh seornag gadis yang jelas tubuhnya lebih kecil dibandingkan dengan diri mereka.
“ Sudah keahlianku,” ucap Sarah sambil berjalan ke belakang kursi itu dan menatap mereka dnegan tatapan mengejek.
Mendengar Sarah yang menyinggung tentang anak-anak dan keluarga, pria itu terdiam sejenak mengingat wajah kedua putra dan istrinya yang ternyata sudah meninggal.
“ bagaimana kau tahu... bagaimana kau tahu soal anak-anak itu.. kau ini siapa? Apa kau benar benar keturunan bangsawan hina itu hah? Apa kau keturunan bangsawan yang membuat keluargaku hancur bangsat...” teriakan Nagata terdengar menggelegar di dalam ruangan itu.
“ Alvaro.. dan Hansel mereka anak-anakmu kan?” Sarah mencoba memancing pria itu dengan menyebut nama kedua anak itu. Nagata tersentak kaget, namun matanya melirik ke arah seluruh anak buah yang ada disana, dia jelas tahu kalau ada mata-mata yang dikirim keluarganya untuk mengawasi semua pergerakannya termasuk mengawasi siapa yang dekat dengan Nagata. Jika sampai mereka tahu kalau Nagata memiliki ketururnan yang masih hidup, maka mereka akan dihabisi oleh pihak keluarga Hong yang sangat membenci pernikahan dengan rakyat biasa.
“ Pffthhh bwhahahahhaha.... keluarga? Hahahha yang benar saja, hentikan omong kosong mu itu, dari mana kau karang cerita busuk itu hahhaha... kau pikir aku punya anak dan istri? Aku hanya memancingmu dan ternyata kau menambah skenarionya hahhaha..... perhatian semuanya tangkap wanita ini dan segera proses dia!!!” titah Nagata dengan raut wajah yang berubah datar dan muram sedingin es.
“ kau yang memilih kematian mu sendiri, seandainya kau ticak menyinggung tentang anak-anakku maka aku tidak akan melakukan ini, aku lebih baik menyelamatkan nyawa mereka daripada menyelamatkanmu sekalipun kau kenal dengan wanita bar bar itu,” batin Nagata sambil mengeraskan rahangnya.
Para anak buah menyerang Sarah, sedang Nagata duduk dia atas kursinya sambil menatap mereka dengan tatapn datar.
Jika sebelumnya Sarah belum punya persiapan maka, pertarungan kali ini sarah sudah siap tempur dengan memasang kuda-kudanya, dia melepaskan jaketnya dan menatap mereka dengan seingai di bibirnya.
“ Kita lihat siapa yang akan mati... hyaattt......” teriak gadis itu sambil mengangkat kursi memberikann perlawanan pada semua yang menyerangnya. Sarah dengan stamina yang luar biasa hebat menghajar mereka dengan tangan kosong .
__ADS_1
“ Bos.. wanita ini adalah seorang kopral, dia cukup kuat, apa yang harus kami lakukan?” bisik anak buahnya.
Grep....
Bukannya memberi Saran, Nagata malah mencekik leher pria itu dengan wajah penuh amarah,” kenapa kau bertanya padaku bodoh, itu urusanmu...” geram Nagata sambil mencampakkan pria itu sampai dia terhempas ke lantai.
Matanya menangkap sebuah ponsel keluaran China yang dia sangat kenali,” itu? Apa jangan jangan dia berhubungan dengan psikopat sialan itu? Dia mata-matanya?” Nagata terkejut saat melihat alat komunikasi yang hanya diprosuksi oleh kedua orangtuanya dan biasa dibagikan pada para mata-mata yang mereka kirim.
Orang itu cepat-cepat memungut benda itu dan memasukkannya ke dalam kantong.
“ kau dasar pengkhianat sialan kemari kau!!” pekik Nagata mengejar orang itu. Mata-mata itu berlari sekuat tenaga setelah dia mendapatkan infiormasi penting tentang Nagata.
Namun belum sempat mendapatkan orang itu, Dante tiba setelah mengikuti bercak darah Sarah. Dia masuk dan menghajar Nagata dengan brutal.
“ mau kemana kau hah? Beraninya mengacaukan akhir pekanku, kita selesaikan ini dengan cepat..” ucap Dante sambil melayangkan serangan pada Nagata.
“ Dasar bajingan sialan... beraninya kau...”geram Nagata sambil membalas serangan orang itu .
“ Bagaimana ini, jika sampai dia memberitahukan kepada mereka tentang keberadaan anak-anak maka aku akan hancur sepenuhnya, aku sudah cukup senang mengetahui kalau si bar bar itu yang merawat anak-anakku, aku tak minta lebih tapi jangan sampai dua orangtua sialan itu mengetahui keberadaan mereka.. apa yang harus kulakukan... tidak boleh... anak-anakku tidak boleh begini...” batin Nagata yang pikirannya kacau dan terfokus pada anak-anaknya.
Pertempuran tak terelakkan. Ternyata tim yang dipimpin Phineas dan Grape sudah tiba dan menghancurkan Mystic bar serta menangkap semua tersangka. Phineas juga mengubungi pihak kepolisian di distrik tersebut.
.
.
.
__ADS_1
Like, vote dan komen