Setan Kecil Tuan Muda Lumpuh

Setan Kecil Tuan Muda Lumpuh
210


__ADS_3

Ziora terduduk dengan wajah pucat pasi kala melihat wajahnya berada di dinding ruangan itu. Wajahnya yang sangat menikmati adegan panas nan liar bersama mainannya.


"Siapa kau bajingan!!!" pekik wanita itu dengan wajah marah, bagaimana bisa ada yang mengekspos video itu dan menayangkan nya di depan si pelaku? apa orang itu psikopat!?


Jika Ziora berpikir demikian maka hal itu benar adanya, si psiko dari kepolisian telah beraksi bersama rekan rekan gilanya.


"Dasar pel4cur hina!!! demi apa kau melakukan ini!?demi karir atau kepuasan dan kenikmatan batin? hahahhaha lihat betapa banyak pria yang menikmati tubuhmu, dasar wanita murahan tidak tau diri!!!" suara tawa tadi kini berubah menjadi suara hinaan.


Ziora tertampar dengan masa lalu, Yap dia adalah seorang wanita yang rela melakukan apa pun demi karirnya. Ziora menatap nanar video unboxing dirinya dari beragam pria yang ditemuinya, bayangkan saja dia bahkan pernah tidur bersama orang yang tak dia kenal, cinta satu malam hanya untuk kepuasan semata, harga dirinya dia jual agar karirnya tetap melejit dan dia tetap bisa menikmati surga dunia di jalan yang salah.


Entah kemana otak wanita ini, entah kemana harga dirinya, entah kemana hati dan pikirannya sampai dia rela melakukan itu semua hanya demi kenikmatan sesaat.


Tiba-tiba lampu dimatikan. Gelap gulita memenuhi kamar itu. Ziora berteriak ketakutan, pasalnya bersamaan dengan gelap gulita itu muncul suara suara misterius dan benda-benda aneh yang menyentuhnya dari berbagai arah seolah ada mahluk lain yang berada dalam ruangan itu.


" Arrkhhhh pergi! pergi kalian!!!! arrkhhhh apa apaan ini!!!!" pekik wanita itu histeris. Dia dibuat gila dan ketakutan, serangan pertama mereka adalah melemahkan mental wanita itu, sama persis seperti ketika dia menghancurkan mental Rara dan membuat gadis malang itu hancur perlahan lahan.


" Arrkhhh.... siapa!?? siapa kau!!!" pekik Ziora sambil mencengkram kepalanya sendiri, dia menatap kesana kemari, semuanya gelap gulita, tak bisa menemukan objek apa pun di dekatnya.


" Akrrrkkkk jangan sentuh aku!!!siapa itu!!!!"pekiknya lagi dengan tubuh gemetar ketakutan.


"delapan tahun lalu, apa kau ingat kau pernah melakukan hal ini pada seorang gadis, hanya karena dia lebih cantik darimu kau membunuhnya bangsat!!!" teriak suara misterius itu, suara itu adalah suara Phineas yang tak dapat menahan dirinya untuk tidak mengumpat wanita itu.


" Hah!?? siapa kau!? Rara ya? wanita sialan itu kan? foto yang tadi ya? hahahahhaha jadi apa ini balas dendam? hahahahahha..... benarkan ini balas dendam? hahahhaha.... akhirnya kalian sadar juga bodoh!!!" Ziora tertawa terbahak-bahak di dalam ruangan itu.


Sementara itu di luar ruangan kamar, Phineas dan yang lainnya terbelalak mendengar ucapan Ziora, mereka terkejut saat Ziora malah tertawa terbahak-bahak di dalam sana, padahal beberapa saat lalu dia terlihat sangat ketakutan.


Lampu dinyalakan, sepertinya teror yang dilakukan oleh Phineas dan yang lainnya tak berhasil terhadap perempuan gila ini.

__ADS_1


Ziora berdiri sambil tersenyum menatap kamera di dalam ruangan itu," Hahahah.... orang-orang gila ini, kalian sangat bodoh ahhahahaha.... kalian bodoh!!!" umpat wanita itu sambil berjalan kesana kemari dan tersenyum licik.


" Apa kalian pikir aku sebodoh itu? sampai tidak tau kalau kalian akan menjebakku disini!?? hahaha dan apa? apa kau keluarganya jal4ng sialan itu ya? ahhh mau balas dendam atas kematiannya? hahah dia memang pantas mendapatkan itu!!!" ucap Ziora sambil tertawa cekikikan.


Dia duduk di atas kasur, mengeluarkan ponsel yang ternyata sengaja dia simpan di bawah bantal tanpa sepengetahuan anak buah Grape.


"Sialan!!"umpat Phineas kala melihat wanita itu tidak terkena efek obat apa pun, sejak tadi mereka hanya dibodohi oleh akting wanita itu.


" Apa apaan ini!??" ucap Philip dan Elton terkejut. Mereka tak menyangka kalau Ziora memiliki sisi gila seperti ini.


" Wanita sialan, apa maksudmu hah!?? pembunuh sialan!!!" pekik Sarah.


" Hahah aku memang pembunuh kan? dan asal kalian tau, gadis malang ini mati karena ulah Ziora, bukan aku... hahhaha... dan mungkin saja perempuan itu dan dua anak sialan itu juga akan mati... hahahhaha kasihan kau Grape, betapa bodohnya kalian bisa dibohongi, hahahhah katanya tim terhebat, kenapa tidak bisa mengenali target kalian sendiri hahahahahah....." Wanita itu tertawa terbahak-bahak, dia membuka tempelan di wajahnya, sebuah tanda lahir di bawah matanya terpampang jelas diiringi senyuman licik, dia membuka wignya dan tampaklah rambut hitam pekat berbeda dengan rambut blonde khas milik Ziora yang sebenarnya.


Brakkk...


Grape, Phineas, Sarah, Philip dan Elton terkejut bukan main saat melihat wajah asli wanita itu, dia memang sangat mirip dengan Ziora tetapi dia bukan Ziora. Wanita itu tak memilki tanda lahir, dan rambutnya panjang tidak seperti orang di dalam ruangan itu.


" Sialan, wanita sialan beraninya kau!!!!" geram Grape dengan akan kesal dan marah.


" Hahahhaha..... hahahhaha rasakan itu hahahahhaha.... kalian hanya akan menikmati kematian tiga manusia itu, makanya jangan mengajak Ziora bermain licik jika kalian tak tau apa-apa tentang dia hahahaha.... aku hanya penonton saja hahahha.... mungkin kalian hanya akan menerima mayat mereka itu pun kalau ada hahahaha...." Dia terus tertawa seperti orang gila.


Ternyata perempuan itu adalah kembaran yang entah bagaimana begitu mirip dengan Ziora. Mereka berbeda orangtua tetapi wajah mereka persis sama, hanya di bedakan dengan warna kulit yang lebih gelap pada perempuan ini dan rambut hitam serta tanda lahir di bawah mata, selebihnya mereka memang sangat mirip bahkan dari segi proporsi tubuh.


" Tapi Ziora tidak memiliki kembaran!? kami sudah memastikan itu!!" ucap Sarah sambil menatap mereka semua.


Phineas, Elton dan Philip tampak bingung, tetapi Grape sudah menghilang dari tempat itu sembari mengubungi Istrinya yang entah bagaiman kondisinya sekarang. Cherry sedang berbelanja bersama beberapa pengawal, Bella masuk kantor dan anak-anak di sekolah.

__ADS_1


" Apa jangan-jangan kita di tipu!??" ucap Philip.


" Kita tak bisa diam saja!!! Cherry dan anak ayam dalam bahaya!!" ucap Sarah panik.


Phineas berpikir keras, dia menatap wanita yang dengan santai bermain dengan ponselnya sambil tertawa cekikikan seolah dia sangat menikmati hal ini.


Phineas terus menatap perempuan itu, dia benar-benar bingung saat ini. Tetapi kebingungannya berakhir saat ada panggilan dari Grape yang sudah pergi lebih dulu.


" Ada apa?" tanya Phineas.


" Anak-anak hilang, Aku juga tak bisa menghubungi Cherry tetapi aku mengikuti jejaknya!! kalian awasi wanita itu, dia bukan Ziora, beberapa saat lalu Alpha melaporkan bahwa wanita sialan itu Menghubungi perempuan ini untuk mempermainkan kita, seperti dugaanku, wanita itu tidak semudah yang kita bayangkan!!!" ucap Grape. Jelas terdengar dari suaranya kalau dia khawatir.


" Bawa wanita itu ke lapangan terbuka di markas latihan Alpha, kalian akan dikawal tim Alpha, aku punya cara untuk memanggil wanita sialan itu, dia tak akan lepas dari tanganku!!!" geram Grape.


Mereka semua terdiam, ternyata perempuan itu memang bukan Ziora, hanya mirip saja tetapi orang yang berbeda.


" Kita ditipu, sialan!!!" umpat Philip, dia sampai menghancurkan kursi yang dia pakai saking kesal dan marahnya.


"Buka penutup gas!!" teriak Phineas.


Penutup gas yang terhubung ke ruangan itu dibuka, gas putih memenuhi ruangan itu secara perlahan lahan hingga membuat perempuan di dalam sana berteriak histeris dan begitu kesakitan saat menghirup gas tersebut.


Dia pingsan tak sadarkan diri, para pengawal masuk dan mengambil tubuhnya untuk kemudian dipindahkan dari ruangan itu.


.


.

__ADS_1


.


like, vote dan komen 🤗


__ADS_2