Setan Kecil Tuan Muda Lumpuh

Setan Kecil Tuan Muda Lumpuh
175


__ADS_3

Rumah keluarga Dalton dikepung, tanpa sepengetahuan pria psikopat yang entah dimana saat ini, seisi rumah itu telah diawasi. Grape memimpin pengepungan ini. Jelas mereka bahkan Sarah sendiri terkejut saat mengetahui kalau sebagian besar pelayan dan petugas keamanan rumah itu sudah dijadikan manekin oleh psikopat yang menguasai Ruman itu sekarang.


Sistem pengepungan dipimpin oleh Grape, seluruh anak buah tim Alpha dikerahkan untuk melakukan penyerangan ke rumah utama keluarga Dalton.


Dari setiap penjuru para petugas mengepung dengan seragam lengkap. Penggrebekan ini menjadi salah satu penanganan paling besar .


" Seluruh Tim bersiap di posisi masing-masing! Tim Alpha akan masuk melalui jalur rahasia, Serang bagian utama dan pastikan menangkap target penyerangan hari ini!!!" titah Grape melalui earphone yang terhubung dengan semua anak buah.


Grape bersama Elton membawa tim Alpha memasuki jalan rahasia di balik taman yang pintu masuknya tersembunyi di bawah sebuah patung.


" Elton berhati-hati lah, psikopat itu lebih gila dari yang kita pikirkan!" ucap Grape.


" Aku tau adik ipar, kita lakukan permainan menarik malam ini!!!" ucap Elton sambil mengangkat senjatanya, dia bersiap dengan seringai menyeramkan di wajah tampan itu.


Mereka berjalan menyusuri sepanjang lorong masuk dari taman belakang itu. Hanya segelintir orang yang tau letak taman itu, dan benar saja mereka menemukan seorang pria tua tergeletak di sudut lorong ruangan bawah tanah itu. Seorang pria tua yang sangat mereka kenali, Pak Andre tergeletak dengan keadaan mengenaskan di antara tumpukan rumput kering yang ditutupi dengan karung putih kecokelatan.


Grape menatap benda itu dan betapa terkejutnya dia saat mengenali wajah yang dipenuhi dengan luka lebam yang masih baru itu.


" Pak Andre!!!" ucapnya panik.


"Bagaimana bisa!!" ucap Elton terkejut.


Grape berjongkok dia segera memeriksa keadaan pria itu, lalu mengecek denyut nadinya," Masih hidup!!! segera bawa dan ditangani!!" titah Grape saat masih bisa merasakan denyut nadi Pak Andre melalui ujung jarinya.


Tubuh Pak Andre dibawa keluar dari jalan rahasia oleh tim Alpha. keadaannya sangat mengerikan, terdapat beberapa luka tusuk dan bagian wajahnya penuh luka, sepertinya beliau melakukan perlawan tetapi malah terluka karena kalah tenaga dengan psikopat gila itu.


Pak Andre ditangani oleh tim Alpha, sementara itu Elton dan Grape bersama Anggita tim lainnya berjalan menyusuri lorong bawah tanah sebagai lorong darurat yang jarang digunakan tetapi selalu dirawat oleh orang-orang tertentu yang keberadaannya entah dimana sekarang.


" Setahuku disini ada penjaga, kenapa tidak ada satu pun yang berjaga disini!??" tanya Elton.


" Karena mereka telah dijadikan manekin, dalangnya bukan hanya satu atau dua orang, tetapi ada banyak penipu yang berkeliaran di sini, termasuk orang itu!!!!" ucap Grape sambil menunjuk seorang pria yang berlari ke arah mereka sambil menangis.


" Tuan tolong... tolong kami tuan, pria gila itu membunuh semua orang di tempat ini... tolong kami!!!" Pelayan yang dikenali sebagai salah satu karyawan di rumah itu menangis memohon d depan yang lain untuk diselamatkan. jika dilihat dari penampilannya, dia terlihat normal dan baik baik saja.


" Dia tidak terluka?" ucap salah satu anak buah.

__ADS_1


" Justru karena itulah hal ini jadi permainan yang menarik, hehehhe..... Kau mau bermain bodoh denganku!???" Grape tersenyum seperti seorang Joker, seringai menyeramkan dari wajahnya yang dingin, tangannya yang kekar berbunyi dan rahangnya mengeras.


" tu..tuan tolong saya.. saya mohon...." tangis pria itu semakin menjadi-jadi.


" Grape dia mungkin pelayan yang sela..... APA YANG KAU LAKUKAN GRAPEEEE!!!!!!" teriak Elton saat tangan Grape mencengkram wajah pria itu dengan tangan yang satu lagi menahan rambutnya dengan sangat kuat.


Sraakakhhhhh......


Topeng kulit yang menempel sangat kuat di wajah orang itu tertarik dengan sempurna dan berhasil melukai wajah pria dengan wajah berbeda itu.


Semuanya tampak terkejut menyaksikan apa yang mereka lihat," Sudah kubilang bukan? banyak curut sialan yang harus dibunuh di tempat ini!" ucap Grape sambil melayangkan pukulan keras ke wajah pria itu menggunakan tangan kosong.


Bughhh...


Tubuhnya terhempas ke sinting lorong," Hihihihi.... hihihih.... jadi sudah ketahuan ya hihihi... bersiaplah, kalian akan mati, kalian akan mendapatkan serangan besar dari B.. I... G..... MO...U...SE!!!" ucap pria itu sambil tertawa cekikikan seperti orang kesetanan, tubuhnya berkeringat dan menggeliat seperti seseorang yang terkena pengaruh obat.


Elton menatap pria itu, dia teringat dengan dirinya yang beberapa waktu lalu mengalami kejadian naas saat menyelamatkan Rania," ini seperti gejala kapsul hitam itu!!! sepertinya mereka semua memakan kapsul itu setidaknya beberapa kali!!!" ucap Elton.


"Tuan saya menemukan ini di dekat tumpukan rumput kering tempat pak Andre tadi!!" Salah satu anggota tim Alpha membawa kapsul hitam yang isinya sudah dikeluarkan dari dalam.


" buset, tenaga Hulk!!" batin Elton.


" Arrkhhh Lepaskan aku bajingan, kalian tidak akan lepas dari Big Mouse!!!!" pekik pria itu kesakitan, namun ada satu yang janggal dengan korban yang mengonsumsi obat itu, mereka tak bisa melawan karena tenaga mereka terkuras setelah mengonsumsi obat itu selama beberapa waktu berturut-turut.


" Bawa dia ke laboratorium Alpha, selidiki kapsul itu secara rahasia!!" titah Grape.


" Baik tuan!"


Bughhh...


Pria itu dibuat tak sadarkan diri lalu dibawa ke markas utama Alpha untuk diteliti.


Grape dan Elton terus berjalan menyusuri lorong itu mereka bisa mencium bau semen yang masih baru di dalam jalan rahasia itu.


Mereka terus berjalan dengan berhati-hati," Berhenti!!!" ucap Grape saat telinga tajamnya mendengar suara langkah kaki yang sangat riuh.

__ADS_1


" Kaki manusia apa anjing!!!!" celetuk Elton.


" manusia jadi jadian!!!" balas Grape sambil menatap ke arah depan seraya memicingkan kedua matanya.


Sementara itu di bagian lain rumah itu terjadi keributan besar dimana anak buah pria psikopat itu bermunculan entah dari mana. Mereka menyerang tim Sarah dan Philip yang menyergap bagian depan rumah.


Terdengar suara langkah kaki yang begitu banyak dan suara teriakan orang-orang yang bermunculan dari dalam rumah itu.


" Lah buset maaakk... banyak banget orangnya, keluar dari mana!?? " celetuk Philip dengan mata bulatnya yang hampir keluar dari kepalanya.


Bughh... Plaakk...


" Pak konsen pak, jangan bikin suasana hebohh gak menentu, kita dalam kondisi darurat!!!" balas Bella sambil memukul punggung Philip dengan kuat.


" Akhhh sakit Bel bel cabe rawit!!!!!!"pekik Philip.


Sarah merotasikan kedua bola matanya," kenapa aku harus satu tim dengan dua tikus nakal ini!!!" kesal Sarah.


" Semuanya perhatian!!!" teriak Sarah. Tim Alpha menaruh pandangan mereka pada Sarah.


" Serang !!!!" pekik gadis itu sambil mengangkat tangannya.


Tim Alpha menurut, serangan besar terjadi. Sarah, Philip, Bella dan tim Alpha menyerang anak buah psikopat yang entah darimana datangnya itu.


Sarah berlari menerjang semua lawan dengan serangan brutal, bahkan tim Alpha sendiri terkejut dengan kemampuan wanita itu dalam bertarung.


"Beelll...temanmu bukan titisan Dewa perang kan?? kenapa dia menggila seperti itu?? brutal dan mengerikan!!!!" celetuk Philip. Rahangnya terbuka lebar bahkan matanya membulat sempurna.


Bella geleng-geleng kepala," bukannya kau sama psikopatnya pak!?" ejek Bella seraya melirik Philip yang sempat sempatnya berbicara sambil memukuli orang dengan tangan kosong.


.


.


.

__ADS_1


like, vote dan komen 🤗


__ADS_2