Setan Kecil Tuan Muda Lumpuh

Setan Kecil Tuan Muda Lumpuh
206


__ADS_3

Cherry menatap layar ponsel dimana Ziora sedang umbar kemesraan dengan seseorang yang berwajah Grape di seberang sana. Belum lagi ruangannya terlihat seperti ruangan kerja Grape di perusahaan.


Jika tak pandai berakting, mungkin saja Cherry sudah tertawa cekikikan saat ini melihat wajah bangga Ziora yang sedang berduaan dengan 'Grape' buatan yang ada di dalam ruangan yang sama dengannya.


Tak kuasa menahan tawa, Cherry mengakhiri panggilan telepon itu dengan wajah menangis.


Tap...


"prrfhhh.... bwahahahahhahah!" tawa Cherry menggelegar diikuti tawa yang lain. Mereka semua sangat senang melihat Ziora yang sangat mudah dikelabui, bahkan dia tak mengenali Grape yang asli.


Di saat semuanya tertawa hanya Dante yang memasang wajah datar meskipun sesekali bibirnya melengkung ke atas kala melihat orang-orang aneh di dalam rumah itu. Dante sepertinya harus lebih banyak bergaul dengan orang-orang gila di rumah Cornelius supaya setidaknya dia memiliki sedikit selera humor yang bagus.


"Bagaimana bisa ada manusia sebodoh itu ahhahahahah.... apa dia tidak sadar!??" Celetuk Cherry sambil memegangi perutnya yang terasa sangat geli.


Mereka kembali ke tempat duduk masing-masing sambil tertawa," Dia memang semudah itu di bodohi, hah... bagaimana dia akan hidup kalau seperti itu!!" ucap Grape tiba-tiba. Cherry menatap suaminya sejenak, dia merasa jawaban Grape tidak enak di dengar oleh telinganya, wanita sedikit sensitif pagi jika yang dibicarakan adalah mantan kekasih, cinta pertama Suaminya.


Orang bilang cinta pertama biasanya selalu gagal tetapi ingatan dan kenangan akan hal itu tak akan pernah pudar karena pada saat itu seseorang belajar pertama kali mencintai orang lain selain dirinya dan keluarganya. Jika dilihat, Ziora adalah cinta pertama Grape, tetapi bagi Cherry Grape adalah cinta pertamanya orang yang pertama kali mengajarkan nya tentang cinta dan kasih sayang yang tulus.


Ada sedikit rasa kecil hati di dalam dada Cherry, dia berpikir kalau Ziora pasti memiliki tempat yang spesial di hati suami sekalipun mere tak bersama lagi, alasannya karena Ziora adalah cinta pertama Suaminya.


Cherry hanya menatap suaminya, Grape yang terlalu peka menggenggam tangan istrinya saat menyadari perubahan ekspresi pada Cherry," Dia tidak berarti apa apa untukku sayang, dia bersama Grape yang dulu, Grape yang sekarang adalah milikmu," ucapnya pelan.


Semburat merah muncul di wajah Cherry, dia tersipu malu sekaligus terkejut. Bagaimana bisa Grape tau rasa khawatir di dalam hatinya," terimakasih," jawabnya sambil tersenyum lembut.


Hampir saja semua orang di meja makan itu tersedak dengan keromantisan pasangan ini. Semuanya menatap mereka dengan mata melotot dan rahang yang jatuh ke bawah, semakin hari hubungan keduanya semakin romantis.


" Wow!!" seru mereka tanpa sadar secara bersamaan.


Grape menatap semua orang, dia dengan senyuman lepas yang begitu indah menatap Keluarganya. Sekalipun mereka tidak dilahirkan dari rahim yang sama, mereka adalah keluarga yang lebih dekat daripada apa yang orang lain pikirkan.


"Daripada memikirkan orang bodoh itu," Grape berdiri sambil menatap semuanya dengan wajah serius.


"Aku punya pengumuman penting," ucap Grape yang terus menerus menggenggam tangan istrinya.


Semua mata tertuju pada pria itu, para pelayan dan anggota tim Alpha yang ada disana juga menatapnya dengan wajah penasaran.

__ADS_1


" Ada apa? apa ada diskon kolor ijo!?? atau diskon kolor dari Itali itu hmm!!!" celetuk Philip sambil mengedipkan kedua matanya dan menatap Grape dengan penuh semangat.


Pletak!!


"Apa isi kepalamu hanya tentang kolor saja? malu sama umur lampu neon Hansel saja tidak begitu!!" celetuk Elton yang memukul kepala pria itu dengan kuat.


Philip hanya memanyunkan bibirnya sambil duduk dengan tenang dan kembali memperhatikan Grape,"Kadal gurun sialan, kepalaku mau pecah kau buat!!" ketus pria itu.


"Ssstrhhhh bisa diam tidak? ini sedang serius!!!" ucap Sarah ," lanjut kak!" tambahnya pada Grape.


Grape merotasikan kedua bola matanya, dia sudah jengah dengan kekonyolan Philip yang tak ada akhirnya itu.


" Tolong diperhatikan ya, buka kuping lebar lebar, aku akan bicara sekali!!" ketus pria itu dengan wajah kesal .


Semuanya mengangguk dengan wajah penasaran dan semangat.


" Kita mendapatkan anggota keluarga baru, Cherry sedang mengandung," ucap Grape dengan bibir melengkung sempurna ke atas, wajah bahagia nya mengatakan segalanya.


Rahang mereka semua terjatuh, sontak mereka menatap Cherry dengan wajah terkejut sekaligus bahagia dengan kabar baik ini. Siapa sangka Cherry begitu cepat mendapatkan momongan dan mereka memang layak untuk berkat yang indah itu.


" Huwaa.... selamat sayangku, kamu jadi ibu, kamu benar benar jadi seorang ibu dan isteri yang hebat sayang, kamu hebat, Pak Grape juga hebat cocok tanam ya langsung jeboll plus baby corn yang masih sebesar biji kacang disini hahahahahah....." celetuk Bella yang kata-katanya sangat tidak bisa di filter.


"Ya ampun si dodol, ngapain bicara begitu, ada anak-anak Bella!!!" celetuk Sarah sambil mengetuk kep gadis itu dengan wajah kesal.


"Heheh... ya maaf... maaf tuan Grape hihihi.... tapi kan bener!??" celetuk gadis itu sambil menarik turunkan alisnya menatap Cherry dan Grape bergantian dengan wajah menggoda.


Grape menepuk jidatnya sendiri, si cabe rawit itu sam sekali tak ada bedanya dengan Philip si lampu neon yang mulutnya dipenuhi dengan banyak makanan sampai mulutnya menggembung seperti salah satu penghuni ragunan.


"Grapehhh... pastihhh... gempurrrhhh... ehghkkk.. tiaphhh malamhhhh.... hahahhaha.... uhuk... uhuk...uhuk....


Philip lagi-lagi bicara sambil makan sampai terbatuk-batuk bahkan butiran nasi dari mulutnya sampai keluar.


Seisi ruangan itu hanya tertawa cekikikan melihat kelakuan Philip dan Bella yang sepaket lengkap. Dante bahkan sampai melongo dan menghentikan makan paginya, kedua orang itu selalu saja kocak entah itu di dalam kantor maupun di luar kantor.


Elton mendekati adiknya, dia memeluk Cherry sambil mengecup kepala adiknya dengan lembut," selamat ya adik kakak, kamu seorang ibu yang hebat, kakak bangga, semoga kamu sehat sampai lahiran," ucap Elton.

__ADS_1


Cherry tersenyum bahagia,dia memeluk kakaknya dengan erat.


"Apa di perut Mom ada bayi?" Alvaro mendekati Cherry dengan mata berbinar-binar sambil menggenggam tangan wanita itu.


Cherry menunduk lalu menatap Alvaro," iya sayang, kamu punya dua adik sekarang, kamu jadi big Brother," ucap Cherry mengusap lembut wajah sang putra.


Alvaro menatap Cherry,"Wahhh.... Abang jadi big brother, senangnya, adiknya perempuan kan Mommy? Abang mau adik perempuan, adik laki-laki sangat merepotkan!" celetuk anak itu seraya melirik Hansel yang belum paham, anak itu sedang makan dengan lahapnya bersama Dante dan Philip.


"Hahahahhahaah.....


Mereka tertawa mendengar ucapan polos Alvaro," kamu ada ada saja sayang, entah itu adik perempuan atau adik laki-laki, Mommy yakin Abang akan jadi big brother yang hebat, kalau memang Abang mau adik perempuan,Abang boleh minta sama Tuhan." jelas Cherry.


Alvaro mengangguk dia memeluk Mommynya dengan erat," Selamat Mommy, Abang senang," ucapnya sambil mengecup pipi Cherry dengan lembut.


Orang dewasa yang menyaksikan itu terharu, Alvaro sangat menghargai dan menyayangi orangtuanya.


"Aku yakin dia akan jadi kakak yang hebat," ucap Grape yang dibalas anggukan kepala oleh yang lain.


Sementara mereka merayakan kehamilan Cherry, Ziora sedang dibawa oleh Grape palsu dengan mobilnya ke suatu tempat.


Ziora memeluk lengan Grape palsu sambil tersenyum bahagia, mengambil beberapa foto lalu mengirimkannya kepada Cherry.


"Sayang, kapan kamu akan menceraikan wanita itu, kamu kan masih cinta padaku," ucapnya sambil bergelayut manja di lengan pria yang sejak tadi mengelus-elus pahanya sambil tersenyum.


" Nanti, sabarlah," jawabnya singkat.


Ziora menatap Grape, dia merasa ada yang aneh, tapi seolah tak peduli dia menyandarkan kepalanya dan memeluk pria itu dengan manja.


" Hahahah.... rasakan kau!!!"


.


.


.

__ADS_1


like, vote dan komen 🤗


__ADS_2