
Pertemuan mengharukan antara anak-anak ayam dan ayah kandung mereka membuat semua orang menangis haru. Untuk beberapa jam anak-anak menghabiskan waktu mereka bersama Nagata ditemani yang lain sebelum pria itu dibawa kembali ke penjara. Nagata diputuskan oleh pengadilan akan mendapatkan hukuman 10 tahun penjara atas tindakan kriminal yang dia lakukan.
Pertemuan mereka memang singkat tetapi sangat berharga baik bagi Nagata maupun anak-anaknya. Alvaro banyak menangis dan Hansel banyak bercerita tentang berbagai hal yang selalu ingin dia sampaikan jika bertemu dengan ayah kandungnya. Kelihatannya saja Hansel ceroboh tetapi dia sangat perhatian dan paham dnegan kondisi kakak laki-lakinya yang memiliki gengsi yang sedikit tinggi sehingga canggung ketika berbicara dengan Nagata.
Tatapan dan cara Nagata memperlakukan mereka tak bisa bohong, jelas terlihat kalau dia sangat menyayangi anak anaknya dan mencintai mereka dengan sangat tulus. Pelukan dan kecupan penuh cinta yang dia berikan membuat senyuman indah di wajah kedua anak itu. Setidaknya luka di hati Alvaro sedikit terobati dan kerinduan Hansle untuk bertemu ayah kandung yang selalu dibanggakan ibunya kini terwujud.
Di saat mereka sedang berbahagia dengan pertemuan itu, Nathama dari daratan China memberikan kabar bahwa dia sudah menenangkan keluarga Hong dengan mengikuti kemauan keluarga Hong agar dia menikah dengan gadis bangsawan pilihan mereka. Nathama mengorbankan dirinya karena dia terlalu menayangi kakak kembarnya dan juga kedua keponakan yang rutin menghubunginya.
Kini keberadaan Alvaro dan Hansel akan tetap aman , keluarga Hong telah berjanji tidak mengusik Nagata sebab sejak Nagata memilih keluar dan menghancurkan big Mouse sejak saat itu juga dia keluar secara resmi dari keluarga Hong. Nagata maupun kedua anaknya tak ada hubungan sama sekali dengan Keluarga Hong.
Awalnya, Nagata dan yang lainnya tidak setuju dengan ucapan Nathama soal menjadikan dirinya sebagai bahan jaminan pada keluarga Hong tetapi setelah mendengar penjelasana Nathama, mereka malah mengucapkan selamat pada pria itu dengan senang hati. Alasannya, tanpa keluarga Hong ketahui, Nathama memang sudah menjalin hubungan dengan putri Keluarga bangsawan yang akan menikah dengannya, ternyata semua rencana yang mereka berdua atur berjalan dnegan baik.
Perempuan itu awalnya menawarkan pernikahan pada Nathama untuk menghindari pernikahan dengan lawan bisnis keluarganya ternyata seiring berjalannya waktu tawaran itu malah menguntungkan hubungan merkea yang sudah mulai dengan bunga bunga cinta diantara keduanya.
Tetapi mereka selalu bertingkah seolah tidak punya hubungan apa apa di hadapan keluarga Hong maupun keluarga perempuan itu, mereka berhasil mengelabui mereka dengan menunjukkan hubungan yang dingin dan berkharisma.
Karena waktu ijin keluar dari penjara cukup lama, Nagata mereka bawa ke rumah sakit untuk menyambut kelahiran anak Bian-Azura juga pasangan Asraf- Helena yang secara kebetulan dan memang ditakdirkan lahir di hari yang sama dan di rumah sakit yang sama.
Mereka berjalan dengan tergesa-gesa, tampak Grape menggenggam tangan istrinya dengan mesra, Nagata menggendong dua jagoannya di dalam pangkuannya, Phineas menggandeng Sarah adiknya sedang Philip dan Elton masih dengan bahasan mereka, tentang tarik menarik kolor ijo yang tak ada akhirnya sampai membuat Pak Harto yang masih ikut dengan mereka atas permintaan Cherry pusing tujuh keliling mendengar topik pembicaraan kedua manusia gesrek itu.
Kedatangan mereka disambut oleh Bella, Alesha dan juga Dante yang entah sejak kapan memilih bergabung dengan kelompok itu. Mata Dante terus tertuju pada Sarah yang terlihat sangat cantik dan segar sekalipun baru saja menghajar habis habisan seseorang.
“ Wahhh lihat Bella... yang namanya perempuan itu seperti dia, cantik dan berkharisma, bukan kayak kamu yang mirip sama remah remah roti yang tergeletak di atas lantai dan dia adalah kue tart yang dihias dengan sangat cantik,” bisik dante tepat di telinga Bella,
__ADS_1
“ Siapa? Cherry? Memang iya, dia memang cantik sih,” balas Bella dengan cara yang sama, lucunya Alesha yang tubuhnya lebih kecil malah terjepit diantara dua raksasa bertubuh tinggi yang asyik berbisik-bisik itu.
“ Bukan Cherry, dia mah sudah laku, maksudku Sarah, lihat dia kan cantik sekali” ucap Dante sambil melirik sarah yang menggandeng tangan kakaknya dengan lembut.
“ ohhhh Sarah... wahhhh ada rasa lo? Yakin ini hahahaha... Sarah itu agak aneh, dia belum pernah berhasil kencan , sekalipun gak pernah,” ucap Bella.
“Benar kan Sha?” tanya Bella.
“ Iya. Benar, Sarah itu anaknya agak bodoh soal beginian, kalau mau bicara dengannya harus ngomong yang jelas jangan kasih kode, dia ga bakalan ngerti,” ucap alesha.
Dante menatap mereka berdua sambil menyerngitkan keningnya,” kenapa kalian memberitahukan ini padaku?” tanya pria itu sambil menyipitkan matanya.
“ karena.....
“ Alesha, kapan kau tiba...” teriakan Phineas yang tiba-tiba berjalan dnegan cepat mendekati mereka menghentikan percakapan ketiga orang itu. Phineas berjalan dnegan cepat, bahkan sampai melepaskan tangan adiknya dan menghampiri Alesha dengan wajah yang tak bisa ditebak.
“ Jatuh cinta, lo kalah cepat sama nanas, sama si dante juga , miris amat hidup lo lampu neon,” ejek Elton yang kini menggandeng tangan adiknya dari sisi yang lain,” kakak gandeng ya sayang, lagi ingin gandeng tangan adik kakak yang cantik,” ucapnya sambil tersenyum. Cherry juga membalasnya dengan senyuman.
Sementara itu Phineas tampak menghampiri Alesha dan menatap gadis itu dari ujung kepala sampai ujung kaki, menarik tangannya untuk keluar dari antara Dante dan Bella yang mengapit tubuhnya yang kecil,” sudah makan obat? Apa ada yang sakit? Siapa yang membawamu kesini? Jam berapa sampai dan kenapa tidak menghubungiku?” Phineas memberondong gadis itu dengan puluhan pertanyaan yang keluar begitu saja dari bibirnya.
Alesha terkejut bahkan yang lain saja sampai melongo mendengar seorang Phineas, pria dingin dan gila kerja itu mengkhawatirkan seorang gadis .
“ Ya ampun selama ini gue pikir si nanas sukanya sama terong , kirain dia terong terongan taunya suka sama jeruk, waduh gercep banget” celetuk Philip .
__ADS_1
“ Diem gak usah di bahas, entar moodnya hilang, dia lagi falling in love hehehhehehe....” balas Elton.
Sementara itu Alesha dibuat salah tingkah oleh perhatian Phineas yang sangat tiba-tiba, dia menunjukkannya di depan semua orang dan tentu hal itu membuat Alesha tersipu malu, terlihat dari semburat merah yang muncul di kedua pipinya.
" Bagaimana, apa sudah makan obat!?" tanya Phineas lagi dengan penuh perhatian tanpa sadar yang lain sudah tertawa cekikikan melihat tingkahnya.
" Tu...tuan... nanti saja dibahas!" ucap Alesha yang malunya sudah melewati batas, dia menghindari Phineas dan pergi menghampiri Cherry.
"Eh... aku kan.
Phineas berbalik, wajah teman-teman nya yang menjengkelkan menggoda dirinya.
"Acieeeee.... hahahhaha.... ada yang lagi jatuh cinta!!!! " seru mereka sambil tertawa.
"Ekhmm.... dasar bocah, yang nggak paham diam saja!" ketus Phineas lalu berjalan mendahului mereka dengan wajah dinginnya padahal jantungnya sudah berdebar tak karuan karena dimabuk asmara.
Sementara itu di sisi lain gedung itu, seorang pria terus menatap ke arah mereka sambil memicingkan mata. Entah siapa yang dia targetkan, tak ada yang tau. Yang jelas dia menatap nanar ke arah salah satu perempuan disana.
" Lihat akan kubuktikan kalau kau tidak akan pernah lepas dariku!!" geramnya.
.
.
__ADS_1
.
like, vote dan komen 🤗