
Grape menatap wajah Cherry yang memerah karena malu. Jantung keduanya berdegup kencang tak karuan.
"Manis," ucap Grape sambil mengusap bibir Cherry sambil tersenyum. Cherry tersadar dengan buaian ciuman lembut dari sang suami. Dia menjauh dan menutup wajah dengan malu malu. Rasanya dunianya berbunga-bunga karena mendapatkan ciuman dari sang suami.
"Kyaakkkk malu Grape....." celetuk gadis itu sambil menghentakkan kakinya di atas tanah. Rasanya dia ingin terbang ke langit ke tujuh untuk menyembunyikan dirinya dari orang orang di taman yang melihat mereka berciuman tadi.
"Hahahah.... kenapa malu? wajar wajar saja sayang hahahaha...." Grape tertawa puas setelah berhasil menggoda istrinya yang menggemaskan kalau sudah tersipu malu seperti saat ini.
Tanpa mereka sadari dari gedung rumah sakit Si kadal gurun menatap mereka sambil menggenggam sebuah kertas putih sambil menatap ke arah Cherry dan Grape yang tertawa bahagia di taman tersebut. Pria itu menatap lekat Cherry sambil menggenggam kertas misterius, tatapan matanya tak bisa diartikan, dia terlihat melamun sambil menatap Cherry. Penampilannya pun berubah, tidak sebagaimana ia biasanya sebagai seorang supir angkot tetapi sebagai seorang pengusaha dan pria muda dengan selera fashion yang luar biasa keren.
Aura kepemimpinannya terpancar hanya dengan mengganti outfitnya. Dia berdiri tegap sambil memandangi Cherry, entah apa yang sedang dia pikirkan tapi tatapan matanya mengatakan ada sebuah rahasia yang telah terungkap tentang identitas nya .
"Akhirnya...." gumam pria itu dengan tatapan haru.
drrtt... drrtt...
Ponsel Elton berbunyi, dia mengangkat ponsel mahal keluaran merk ternama yang selama ini dia gunakan, sekali lihat saja orang-orang pasti tau kalau semua yang dikenakan pria itu adalah barang barang branded dengan harga yang mahal . Orang biasa tak akan sanggup membeli benda-benda itu.
"Halo, Elton is speaking here, " jawab pria itu.
"Sir we have problem.......
"Okay, i'll go there right now," ucap Elton setelah mendengar penjelasan orang yang menghubungi nya itu. Sepertinya ada masalah dengan pekerjaannya. Elton adalah arsitek yang kritis dan tidak suka ada cela dalam pekerjaannya.
Pria itu sekali lagi melirik Cherry dan Grape. Dia menghela nafas," Pengen peluk!" gumam Elton yang tanpa sadar sudah berjalan ke arah Cherry dan Grape.
Dia berjalan dengan cepat sambil menatap jam tangannya," Cherry!!" teriak Elton sambil berlari, dia menyembunyikan kertas itu ke dalam kantong jaketnya.
Cherry dan Grape terkejut saat mendengar suara Elton, gadis itu menoleh begitu juga dengan Grape.
"Wow!!" seru Cherry dengan tatapan kagum dengan penampilan Elton yang terlihat baru dan segar.
__ADS_1
"Grape kak Elton keren banget!!!" celetuk Cherry dengan mata berbinar-binar melihat Elton dengan gaya berpakaiannya yang luar biasa keren. Jaket denim dipadukan dengan kaos hitam dan celana jeans hitam serta sepatu kets senada jaketnya, rambut birunya menutupi sebagian dahinya, kulit putih bersih dan mata biru yang bersinar membuat penampilannya sangat sempurna bahkan semua gadis yang ada disana menatap penampilan menarik pria itu.
Grape menatap tak suka dengan Elton yang tampaknya membuat perhatian istrinya yang cantik teralihkan dari dirinya.
"Keren apanya, jelek tuh!" ketus Grape dengan wajah masam karena Cherry memuji pria lain di depannya. aura kecemburuan terlihat jelas bekoar koar di kepala pria itu. Tapi Cherry kurang peka.
"Wahhh kak Elton keren!!!" seru Cherry sambil berdiri menyambut Elton dengan senyuman bahagia apalagi saat melihat pria itu berlari seperti anak kecil ke arah Cherry dengan senyum secerah mentari bahkan lebih cerah dari kolor berkilau si Philip.
Elton berlari dengan wajah bahagia dan memeluk Cherry dengan lembut tanpa peduli dengan tatapan kesal pawang gadis itu yang sejak tadi sudah menatap nya dengan tatapan kesal dan api cemburu yang membakar hatinya.
"Kangen gadis manisku, lima hari gak ketemu bikin kakak kangen berat, akhirnya bisa pulang itu pun cuma sebentar, kangen banget Cherrot hahaha.... " celetuk Elton yang memeluk Cherry dengan pelukan hangat seolah dia sudah lama berpisah dari gadis itu.
Cherry terkekeh," Kakak kangen terus ya, padahal tiap hari video call sampai Grape jengkel karena kita ngobrol melulu hahahaha...." balas Cherry sambil tertawa dan melirik suaminya yang sudah memasang wajah masam.
"Biarkan dia cemburu, apa haknya melarangku menemui adikku, kalau gak boleh kau akan ku bawa lari hahahah..." balas Elton sambil memeluk Cherry dengan hati yang berbunga bunga.
Grape menatap Elton, menurut nya Pria itu sedikit aneh hari ini, tatapan mata dan cara dia tertawa tidak seperti biasanya. sepertinya dia sedang menahan sesuatu, dan sorot matanya yang sekilas terlihat sendu seolah mengungkapkan rasa rindu yang mendalam.
Dia menatap Elton," Ada apa denganmu hari ini!?" tanya Grape yang jelas hapal dengan sikap teman-temannya, dia jelas tau jika salah satu dari mere mengalami perubahan suasana hati atau baru saja mengalami sesuatu, hubungan mere lebih dari sekedar sahabat.
"Mau kemana?" tanya Grape.
"Urusan pekerjaan, aku mungkin akan pergi selama seminggu atau lebih, " jelas Elton.
"Kakak kerja apa sih? penasaran deh, sampai perginya selama itu, belum lagi penampilan kakak bikin Cherry makin penasaran!" celetuk gadis itu.
"Tenang saja, kakakmu yang tampan ini akan pulang dengan kejutan untukmu, tenang ya sebentar lagi kamu akan tau semuanya!!!" ucapnya sambil menepuk pucuk kepala Cherry dengan gemas.
"Elton apa maksud mu sebenarnya!?" tanya Grape lagi.
Elton hanya mengedipkan sebelah matanya dengan senyuman berbinar seolah mengatakan kalau Grape tak perlu khawatir karena ada berita bagus untuk mereka.
__ADS_1
"Kalau begitu kakak pergi dulu ya, kakak sudah ditunggu, kakak akan cepat pulang dan sebisa mungkin menghubungi kalian," ucap pria itu sambil memeluk Cherry sekali lagi.
Cherry merasa aneh, tapi dia tak bisa melarang dan bertanya terllau banyak meski penasaran sebab mereka telah berjanji akan menjelaskan segalanya pada Cherry setelah dia keluar dari rumah sakit.
"Baiklah, ahh sebentar kak!" ucap Cherry sambil merogoh sesuatu dari dalam kantong nya.
Cherry mengeluarkan gelang merah dengan manik biru berbentuk lingkaran dari dalam kantongnya, dia memasang benda itu di tangan Elton," pakai ini kak, hati hati kalau kerja, hubungi kami kalau ada apa apa, jangan lama lama, Cherry entar gak punya teman main hahahah..." ucapnya dengan begitu polos.
Elton menatap gelang merah itu, dia tersenyum sederhana tapi sangat berarti baginya. Dia mengeluarkan sesuatu dari dalam kantongnya sambil berdiri dan mengambil tangan Cherry.
"Kamu pegang dan pakai ini, kakak pergi dulu, kakak sayang kamu bye!!!" ucap Pria itu setelah dia meletakkan Balck Card miliknya di tangan Cherry.
"Aku pergi Grape, jaga adikku, kalau sampai dia terluka seujung rambut saja akan ku gantung kau di pohon pisang!!" teriak Elton sambil berlari dari sana meninggalkan Cherry yang melongo melihat kartu unlimited itu
"Buset dah aku kejatuhan durian runtuh Grape, ini Balck Card!!!" celetuk Cherry dengan mata terbelalak.
"Cih... dasar pencari perhatian!" ketus Grape dengan nada cemburu.
"Cieee cemburu ya hahhahaha....." goda Cherry sambil mencolek hidung suaminya.
"Huh... kalian sama saja!" ketus Grape.
"Hahahhaha... cemburu nieee... ... hahahhaa......
"Che...Cherry!!" Suara seseorang tiba-tiba terdengar lagi disana.
"Siapa!?... ka...kamu!???"
.
.
__ADS_1
.
bersambung