
Bella duduk melamun di dalam mobil yang dikemudikan oleh Philip. Dia dan Philip sedang melaju menuju bandara untuk terbang ke luar kota mengambil barang pesanan Philip, apa lagi kalau bukan satu set pakaian segitiga Bermuda yang jadi barang favorit pria tampan tetapi otaknya sedikit geser itu.
Philip melirik Bella, sejak menerima panggilan dari Ibunya Bella terus melamun dan memasang wajah murung. Gadis itu terlihat diam dan tak bersemangat bahkan mengomeli Philip saja dia seperti tidak punya tenaga.
Philip memutar otak cerdasnya, dia tak suka jika Bella berubah jadi pendiam, apalagi menuruti semua kata-katanya, rasanya aneh seolah dia bertemu dengan orang asing yang tak dia kenali sama sekali.
" Bel... bel... Bel... Bell..." Celetuk pria itu, memanggil nama Bella berkali kali untuk mengganggu gadis itu.
" Ada apa pak?" jawabnya dengan nada datar,. Philip menghela nafas, ini bukan Bella yang sebenarnya, bukan Bella yang normal, bukan sekretarisnya yang bar bar tapi setan yang sedang masuk ke dalam tubuh gadis itu.
"CK... gimana nih, dia melamun melulu, apa karena gue ajak pas malam Minggu begini ya? CK.... kalau aja dia tau alasannya, dasar si bodoh ini, Ayolah Bel jadi Mak lampir lagi m, jangan bikin gue stress mikirin Lo yang berubah jadi malaikat, gak seru tau!!!" Philip menggerutu di dalam hatinya.
Philip tiba-tiba mendapat sebuah ide...
Tiiiinnnnnn.....
Philip tiba-tiba menekan klakson dengan sangat kuat sampai suara klakson mobil itu menggema ditengah tengah jalanan malam yang diisi dengan kendaraan yang berlaku lalang.
Saking kerasnya klakson si lolipop, orang orang di luar mobil mereka mengumpat pria itu karena membuat mereka terkejut.
Tak ayal, Bella juga malah terkejut dibuat ulah Philip," Pak Philip apa apaan sih, bisa bawa mobil yang bener pak!??? kenapa main klakson tiba-tiba!!!! saya terkejut tau dasar gila!!!" teriak Bella. Wajahnya kesal, dia marah dan menatap Philip dengan tajam, terlalu kesal dengan ulah bos gilanya itu.
" Ada setan tadi hinggap di kepalamu, tumben banget Lo diam Bel, gue kira Lo kesurupan tau!!!" celetuk Philip sambil melirik Bella dari ekor matanya .
Gadis itu hanya menghela nafas berat, " tau ahh... ngapain juga bapak nanyak-nanyak, kepo banget jadi bos," celetuk Bella dengan mata julidnya meledek Philip si kolor ijo teman berkelahi gadis itu setiap hari, setiap saat, dimana pun dan kapan pun itu.
Philip memutar malas kedua bola matanya," idih... siapa yang kepo dodol, gue cuma gak pengen ya sekretaris gue jadi orang aneh, biasanya ngomel ngomel tau taunya tiba tiba aneh, bikin merinding tau gak, Lo kira gue se care itu!?? ya nggaklah, pede amat lu jadi cewek!!!" balas Philip tak kalah julidnya dengan Bella.
__ADS_1
Bella dia buat tak bisa berkata-kata dengan balasan jawaban dari Philip. Pria itu membuatnya naik darah dan kesal bukan main.
" What!?? ke..kepedean!?? ya elah Bambang yang tanya tanya duluan siapa!? kan situ !?? isshhh gak konsisten banget ya jadi cowok, dasar pecinta kolor!!!!" kesal Bella yang taring nya mulai muncul karena diajak berdebat oleh Philip.
"apanya yang gak konsisten Bel, kok Lo jadi lari dari topik sih, Lo kan yang mulai julid, aneh ko mah, pantes jomblo terus!!!" Philip semakin memperkeruh suasana dengan mulutnya yang pedas dan gila itu.
" Ya ampun, helloww yang mulai ngusik gue siapa!? kan elo Presdir buluk rambut lolipop!?! gila kali Lo ya bikin gue emosi serius dah!!!!" Bella mulai naik pitam, dia menatap Philip dengan tatapan tajam dan kesal, pria itu selalu membuatnya kesal dan marah.
" A..apa!?? gue..." Philip menunjuk dirinya," Lo bilang gue buluk hah!?? itu mata masih dipake apa perlu gue ganti pakai mata monyet biar Lo ngeliat nya jelas hah!? ganteng-ganteng begini lo katain buluk, gak punya mata Lo Bel!!!" balas Philip yang tak mau kalah dengan ucapan Bella .
" Ishhh apaan sih, emang buluk ya Buluk ngapain gue bilang yang bohongan coba, aneh Lo!!!" balas Bella lagi.
" kita tanya dimana-mana nggak ada tuh Presdir yang hobi nya ngupil terus makan upilnya sendiri. Lo doang kali, dasar aneh!!!" teriak Bella kesal dan marah..
" Lah ngapa Lo jadi teriak teriak Bel, pecah kuping gue, kalau luka gimana ,kalau pendarahan gimana Lo bisa ganti hah!!!!'
" biar sekaligus Lo dengerin isi hati setiap orang yang ketemuan sama Presdir gila macam Lo!!!" ucap gadis itu dengan wajah kesal dan marah.
" Cihh sok bersih Lo, gak nyadar rambut gak dikeramas seminggu, baunya sampai kemana mana, seisi kantor sampai lapor sama gue karena takut lihat taring Lo keluar, nyadar gak Lo hahh!!!!"
" Gak kerasa seminggu!?? ya ampun pak, emangnya gue elo hah??? gak mandi sebulan aja Lo tahan, gue gak mandi sehari udah gerah tau, bikin cerita dari mana pak, sadar dong pak yang jorok siapa yang diejek siapa,"
Suasana diantara kedua manusia gesrek ini selain ambyar, ejekan demi ejekan keluar dari mulut mereka, saling mengumpat dan saling merendahkan satu SMA lain Samapi tanpa sadar mereka malah melaju ke arah lain yang tidak tau entah kemana tetapi kini kedua orang itu berjalan diantara pepohonan lebat dengan hari yang semakin malam dan jalan yang semakin gelap.
Tanpa mereka sadari mereka malah semakin masuk dan tersesat di tengah tengah hutan.
Mulut keduanya terus berdebat tanpa lelah, mengoreksi kelakuan masing masing dan mendaftar kekurangan mereka masing-masing, benar benar kehilangan akalnya sendiri.
__ADS_1
Bella menyadari ada yang aneh dengan lingkungan itu," Pak..pak... pak berhenti dulu!!!" pekik Bella sambil menatap sekeliling mereka yang gelap gulita, tak ada rumah tak ada kendaraan yang lewat dan tak ada tanda tanda manusia lain disana.
" tunggu apanya sih Bel, emangnya debat perlu nunggu ya hah? Lo mau bilang apa lagi!? gue ladenin!!!" tantang Philip dengan sok jagoan tanpa sadar kalau mereka sudah tersesat di tengah hutan.
" Ihhhh bukan itu pak, sadar gak sih kita dimana!? bukannya mau ke bandara jemput kolor bapak!!!" teriak Bella .
Philip terdiam, sontak dia sadar, pelan pelan kepalanya menoleh dan menatap sekeliling mereka yang sejak kapan berubah jadi suram dan gelap.
"Bebbbel.... Bella... Ki..kita dimana Bel!???" Tiba-tiba Philip menggenggam tangan Bella, bisa gadis itu rasakan tangan Philip gemetar, dan ini aneh, tak pernah dia lihat pria itu bertingkah seperti itu.
" Be..bel... Bella... hihihihih... Bella... Bella halo Bel!!!!" tiba-tiba Philip tertawa terbahak-bahak dan menirukan suara melengking yang membuat suasana malah jadi semakin menyeramkan.
Bella terkejut, dia melepaskan tangan Philip sambil menutup wajahnya ketakutan," pa...pak... ke..kenapa ketawa pak? ja..jangan begini pak!?? Saya takut, jangan begini ihh gak seru candanya!!!" ucap Bella dengan suara gemetar sambil menahan air matanya karena tingkah Aneh Philip.
" Bella... hihihihi.... Bella... hahahahhaha.....
" Paaakkkkkkk sadaarrrrr hiks hiks hiks... sadar pak ini Bella!!!!" pekik gadis itu yang malah menangis histeris ketakutan sambil memukuli Philip saking takutnya.
" Pak Philip!!!!!!
.
.
.
like, vote dan komen 🤗
__ADS_1