Setan Kecil Tuan Muda Lumpuh

Setan Kecil Tuan Muda Lumpuh
End


__ADS_3

Semua anak buah Dian berpencar, mereka mencari keberadaan anak dan gadis yang menjadi target selanjutnya untuk bisnis mereka. Jika Esther ditemukan maka gadis kecil itu akan dibesarkan dan saat usianya cukup dia akan dijadikan gadis joki seperti pekerjaan Dian dahulu, lalu Aurel akan mereka jual sebagai budak dengan harga yang sanga tinggi karena kecantikannya.


Tetapi tanpa sepengetahuan wanita itu, mereka telah dijebak dengan kelinci umpan yang menyamar sebagai Aurel dan Esther untuk memecah tim mereka dan menangkap mereka dengan cara yang asyik dan klasik.


Dian menunggu di rumah orang tuanya yang sudah meninggal, dia duduk disana bersama beberapa pengawal yang menjaganya, pamer kemewahan dan harta menjadi satu satunya cara perempuan setan itu untuk menarik perhatian. Tentu saja aksinya yang gila ini tidak terluput dari mata orang orang kampung yang julid dan heboh setiap orang kota datang ke kampung itu.


Namun tiba-tiba kejadian heboh terjadi, sekelompok detektif yang bekerja di bawah komando Phineas yang sedang santai memakan jambu air di atas pohon menyergap perempuan itu dan rekan rekannya disana.


“ Angkat tangan, kami polisi...” teriak mereka sambil mengarahkan senjata mereka ke arah Dian dan semua anak buahnya yang duduk disana.


“ Sialan... ka.. kalian mau apa?” Dian berteriak histeris saat melihat orang-orang itu bergerak mendekati mereka dengan pistol di tangan mereka.


“ Dian Seftiana Anda ditangkap atas dugaan penjualan manusia, penggunaan obat-obatan terlarang dan pembunuhan, Anda berhak diam atau berbicara dan menggunakan jasa pengacara, “ ucap detektif tersebut sambil menunjukkan surat penangkapan pada Dian.


Dian terbelalak dengan suara tercekat, tak percaya kalau kejahatannya ternyata telah tercium oleh kepolisian, tetapi dia tidak tahu sejak Grape menyelidiki tentang dirinya, pria itu langsung menyerahkan semua bukti pada Kepolisian melalui Phineas untuk kemudian akan diperiksa. Dan ternyata dian menjadi kaki tangan buronan dari satgas obat-obatan terlarang.


Niat hati mencari keberadaan putri Xavier, nyatanya mereka malah menemukan keberadaan bandar obat-obatan terlarang dan juga pelaku pembunuhan terhadap beberapa korban yang pembunuhnya sulit diidentifikasi.


“arrkkhhh sialan, tidak... kenapa kalian menangkapku sialan, siapa kalian, beraninya kalian...”teriak wanita itu histeris.


Ditangkap sama saja karirnya berakhir, jika Dian ditangkap maka dia tidak akan bisa berhubungan lagi dengan bos besar yang menaunginya selama ini dan melancarkan jalannya dalam dunia hitam.


Hancur sudah seluruh usaha perempuan itu untuk mendapatkan semua keinginannya.


“ sialan, tidak mungkin...”pekik Dian yang meraung -raung menangis sesenggukan di tangan para polisi. Seluruh anak buah Dian ditangkap saat itu juga.


Sementara itu, Aurel terkejut bukan main saat mendengar penjelasan Xavier tentang penangkapan yang akan dilakukan terhadap Dian. Bagaimana bisa pria itu bekerja dengan begitu cepat dan menargetkan Dian.


“ Se.. sebenarnya siapa kau, bagaimana bisa kau tahu semua itu?” suara Aurel tercekat, dia sampai berjalan mundur menatap Xavier tak percaya dengan apa yang dia dengar.


“ aku letnan Jenderal Xavier Alexander, si tukang cendol kerdil yang berhasil meraih mimpinya jadi seorang angkatan di kemiliteran,” ucap Xavier dengan penuh kebanggaan saat mereka sudah tiba di puncak pegunungan itu .


Menatap jauh ke depan melihat pemandangan yang sangat indah di depan mereka, terpampang nyata dan begitu menyegarkan .


“ Lalu Esther? Apa dia akan aman sekarang? Apa aku tidak perlu takut lagi?” tanya Aurel.


Xavier menggenggam tangan gadis itu dan menatapnya sambil tersenyum penuh di wajahnya.


“ tentu saja Aurel, kalian berdua aman mulai saat ini,” ucap Xavier sambil menatap gadis itu dengan tatapan dalam penuh perhatian dan kehangatan.


Xavier menatap gadis itu, cinta pertamanya begitu pun dengan Aurel, dia menangis lega kala mendengar ucapan Xavier bahwa dia dan putrinya sudah dalam keadaan yang aman saat ini.

__ADS_1


“ Ahhh syukurlah, terima kasih Xavier,” ucapnya sambil tersenyum.


Xavier mengangguk, dia menatap gadis itu dengan tatapan penuh cinta, perasaannya tumbuh begitu cepat, dia menggenggam tangan Aurel dengan lembut, menariknya ke dalam pelukannya, menatap wajahnya dengan hangat.


“ Alvaro, tutup mata adik adikmu,” ucapnya sambil memiringkan kepalanya dan mendaratkan ciumannya di bibir Aurel dengan lembut, dikira hanya ciuman singkat nyatanya itu adalah ciuman panjang untuk mengonfirmasi hubungan mereka di depan alam yang sangat indah dan menakjubkan.


“ hadeeehhhh kenapa harus di depanku sih? Mom dan Dad begitu, paman Philip apalagi, paman Dante juga, paman Phineas paling parah, paman Elton juga, arrhhh kenapa aku harus melihat pemandangan ini, kalian sadar tidak kalau aku ini masih anak kecil?” seloroh Alvaro dengan wajah datar memalingkan perhatian sambil menutup mata Esther dan Hansel dengan kedua tangannya.


“ ayo kesana, bukan tontonan anak anak, mereka tidak ramah anak,” ucap bocah itu sambil menarik kedua adiknya ke sisi lain.


“ ehhh kak ada apasih.. Hansel ingin lihat...


“ Esther jugaaa......


“ Nggak boleh, tayangannya tidak ramah anak,” celetuk Hansel yang berjalan menuju pohon besar dan bersembunyi disana.


Bukannya selamat, dia malah menemukan pemandangan lain yang juga kurang lebih sama dengan pemandangan di sisi itu.


Grape dan Cherry sedang berciuman di balik pohon itu tanpa melihat Alvaro yang sudah berwajah masam,” Mom Dad, kenapa disini juga harus begitu sihhhh?” teriak Alvaro yang sontak membuat kedua orang itu tersentak kaget sambil terata terbahak-bahak kala mendengar suara anak pertama mereka.


“ Ehhh abang hahahahha maaf abang, habisnya pemandangannya enak buat... ekmmm hahahha..” Grape yang menggendong si kecil Irene tertawa menatap putranya begitu pun Cherry yang tersipu malu sambil memeluk Max si tampan.


“ Hadehhh abang gak mau dewasa ahhh... masa iya dimana mana harus begitu sih, jijik tahu Mom, dad, yakali bibir sama bibir ketemu kan ada ludahnya huweekkkk...” celetuk pria itu sambil memijit pelipisnya.


Semua orang sudah berkumpul disana, sedang Xavier berdiri menatap kekasih hati yang membuatnya kembali menumbuhkan cinta lama yang terkunci itu.


“ Aurel...” ucapnya sambil berlutut .


Aurel terlihat gugup dengan wajah tersipu malu, dia menatap Xavier dengan intens.


Pria itu berlutut di depan Aurel sambil menatapnya dan menggenggam kedua tangannya.


“ aku jatuh cinta padamu dan telah menahannya selama bertahun-tahun, aku mencoba melacak keberadaanmu tapi aku tidak bisa, setelah menemukan mu dan tahu kalau putriku dirawat oleh mu, aku datang kesini dengan harapan kau masih belum memiliki pasangan, ternyata alam menghendaki,” ujarnya.


“ Aurel, aku tulus padamu, mungkin aku pernah melakukan kesalahan pada wanita lain, tetapi kau tahu kalau kami tidak akan bisa bersatu, maukah kau menjadi ibu bagi Esther dan bagi anak-anak kita nanti? Maukah kau menjadi partnerku seumur hidupku? Memenuhi janji kita hari itu?” tanya Xavier .


Aurel terkejut, dia menangis sesenggukan sambil menatap pria itu,” tapi aku...


“ Iya atau tidak,” tanya pria itu.


Aurel menangis lagi, tidak dia sangka kalau pria itu masih menaruh hati padanya, Aurel menghamburkan pelukannya pada Xavier, dia telah terperangkap dalam jeratan cinta sang letnan,” aku mau hiks hiks hiks..... au... a... aku juga mencintaimu sejak lama Xavier... sejak kita bertemu di sungai itu... maaf baru mengatakannya sekarang...” ucap Aurel sambil menangis sesenggukan.

__ADS_1


Xavier bernafas lega dia memeluk Aurel dan berteriak kegirangan,” she said Yes...” seru pria itu sambil mengangkat tubuh Aurel dan memutarnya dengan bahagia.


Dorrr... droo...


“ Whoooooooohoooooooo....”


Semua rekan Xavier keluar dari tempat persembunyian mereka, dari atas pohon, bawah tanah dari semak semak sambil bertepuk tangan meriah kala mendengar jawaban Aurel.


“ hahahhahahhhaa.....”


“ Si.. siapa mereka?” Aurel terkejut melihat begitu banyak orang tiba disana, dari mana semua orang itu datang?


“ Ahhh keluarga besar kita sayang, teman teman dan keluargaku...” ucap Xavier.


“ Hai Aurel senang bertemu denganmu,” sapa para wanita cantik dan mempesona sambil tersenyum lembut pada Aurel.


“ hello adik ipar.. senang bertemu denganmu... wwohooooo... lanjutkan terus sampai skidipapapap uhuyyy yeyayayayayay hahahhahahahhaa.....” teriakan Philip si konyol membuat merek semua tertawa bahagia.


Mereka tertawa dan menjemput kebahagiaan mereka masing-masing.


Cherry, Grape, kedua anak ayam Alvaro Damian Cornelius, Hansel Jacob Cornelius dan si kembar Cornelius, Clairene Steff Cornelius dan Albimax Dominic Cornelius yang cerdas menemukan awal kehidupan mereka yang penuh dengan drama kebahagiaan.


Keluarga Phoenix, Philip si kocak dan istrinya si cerewet dengan Dominic Phoenix dan janin kecil di rahim wanita itu .


Keluarga Alchemist, penerus kerajaan Alchemist, Elton dan Rania dengan calon bayi mereka yang sebentar lagi akan lahir ke dunia ini.


Bian, Azura dan si kecil Ray yang menggemaskan, menjadi keluarga harmonis di usia muda mereka.


Sarah dan Dante yang menjadi pasangan fenomenal dengan segala prestasi mereka di bidang mereka masing masing, masih menunggu kehadiran malaikat kecil di keluarga mereka.


Phineas dan Alesha, keluarga yang saing melengkapi dan kini telah dikarunia janin sebesar biji kacang di rahim Alesha, usianya baru menginjak 15 hari dan Phineas sangat menjaga istrinya. Pria itu tidak mengizinkan Alesha ikut karena mereka harus naik gunung, dan yang lain juga mendukung keputusan Phineas pasalnya kandungan Alesha masih begitu rentan, wanita itu tinggal bersama tuan dan Nyonya Dalton dan juga si jenaka Sony yang membuatnya banyak tertawa.


Dan kini Xavier menemukan kekasih hatinya, mereka semua memiliki persaudaraan yang erat dan kuat. Saling mendukung dan saling mengingatkan satu sama lain, saling menghargai dan saling mengasihi.


Perjalanan mereka masih panjang, semua di mulai sejak pertemuan Grape dan Cherry.


“ See you again, i love youuuuu... wohooooooooo.....”


.


.

__ADS_1


.


Terimakasih telah membaca Novel ini sampai selesai, Author ucapkan terimakasih berikut dengan Cherry dan antek anteknya mengirimkan pesan terimakasih bagi seluruh pembaca setia kami. Sampai jumpa di lain waktu, semoga semuanya sehat dan bahagia.


__ADS_2