
Lembaran baru telah dibuka kembali oleh pasangan bar bar ini. Halaman baru yang bersih telah dibuka lagi untuk hubungan mereka berdua. Lembaran baru yang bukan sembarang lembar. Tentu saja bukan sembarang lembar karena setelah kejadian barusan, kejadian saat keduanya dimabuk cinta sampai melupakan luka jahitan mereka yang kembali berdarah, mereka harus segera ke pencatatan sipil untuk mendaftarkan pernikahan mereka setelah prosesi coblos menyoblos terjadi.
Yap, baru saja Philip dan Bella melewati beberapa jam penuh kenikmatan dunia cinta yang romantis. Baru saja mereka teah memperkuat hubungan mereka dengan hubungan intim yang pendaftarannya terlambat . Mereka sudah bercocok tanam terlebih dahulu sebelum pernikahannya terdaftar benar benar ekstrim!
Kedua orang itu berada dalam selimut yang sama, benar benar bar bar sampai luka mereka seolah tak berasa saat setan gila merasuki diri keduanya hingga melakukan hubungan itu di kamar Philip.
“ hahhahha.. bagaimana ini.. kita Sudah melakukannya, padahal seharusnya menikah dulu kan?” Philip tertawa bahagia sambil memeluk kekasihnya, Wanita yang telah resmi menjadi miliknya. Ya keduanya memang salah karena melakukannya sebelum pernikahan , tetapi mereka dalam kondisi sama sama mau dan sama sama dimabuk cinta.
Bella menyelundupkan kepalanya di dada bidang pria itu, tersenyum malu karena kejadian barusan, di bawah selimut mereka berpelukan tanpa sehelai benang pun, sungguh pasangan yang sudah gila dan bar bar.
“ Sayang,” panggil Philip sambil menaikan wajah bella yang tersipu malu. Wanita itu menggigit bibir bawahnya karena sangat malu.
Cup…
Sebuah kecupan lembut mendarat di kening Bella,” aku mencintaimu, jangan khawatir, pernikahan kita sudah tercatat, barusan aku meminta bantuan rekanku, semua sudah diurus, kita Sudah menikah secara negara,” ucap Philip sambil mengusap rambut Bella dengan lembut.
“ Apa kau tidak menyesal?” tanya Bella.
Philip menggelengkan kepalanya,” tidak, aku justru Bahagia, dengan ini ayah dan ibuku tak akan menjodohkan ku lagi dan orangtuamu tak punya pilihan lain selain membatalkan pernikahanmu dengan bajingan itu,” ucap Philip.
“ Bagaimana kalau aku hamil?” tanya Bella.
“ justru iyu akan bagus, aku senang ada anak kecil yang mirip dengan kita berdua, mungkin kita akan bekerja keras untuk membuat cetakan yang sempurna,” ucap Philip sambil mengedipkan sebelah matanya.
Bella tersipu malu,” dasar mesum,” ucap wanita itu.
“ Tapi.. jelas aku bukan perempuan yang …
“ shhhhtt…” jari Philip mendarat di bibir Bella,” siapa bilang? Kau masih bersih sayang, aku tau… kau masih bersih, selaput dara itu masih ada dan sudah robek tadi ,” ucap Philip.
“ma…Maksudnya aku?” Bella terkejut.
Philip mengangguk,” iya.. kamu sebelum si Jordi masuk ke sarangnya, masih seorang gadis yang punya selaput dara… aku tau itu, kamu hanya dipermainkan oleh mereka sayang, kamu… bukan perempuan kotor seperti kata ibumu, kamu adalah wanita paling sempurna yang hadir di hidupku, jadi sekarang semua sudah jelas, kamu seorang anak dara yang cantik dan sempurna dan kini Sudah jadi istri seorang Philip,” ucap pria itu.
__ADS_1
Bella tak bisa menahan gejolak dihatinya dia menangis, memeluk Philip dengan air mata bercucuran,” aku hiks hiks hiks.. tapi bagaimana bisa.. bagaimana itu terjadi? “ Bella tampak syok mendengar ucapan Philip.
Pria itu tersenyum,” Miracle, kalau kau percaya dengan itu berarti Tuhan pun membelamu Bel, Dia tak mengijinkan mu merasa kalau dirimu kotor hanya karena perbuatan pria itu, dan aku...”philip mengusap wajah Bella,” akan jadi alat untuk membalas perbuatan manusia keparat yang entah kenapa masih diijinkan hidup sampai saat ini,”
Bella menangis sesenggukan, entah perkataan Philip benar tentang keajaiban, tentang Kuasa sang Pencipta atau mungkin itu hanya cara Philip menghibur dirinya. Bella memilih untuk percaya dengan apa yang dia dengar dan apa yang dia rasakan saat ini.
Mereka berpelukan dengan erat, wanita itu bersyukur, perlahan lahan hatinya yang telah remuk dibentuk kembali , hati yang baru dan cinta yang baru kini memnuhi seluruh hatinya.
Setelah keduanya membersihkan diri, Philip dan Bella keluar dari kamar saat hari sudah siang.
“ Aku lapar, kita makan dulu ya.. lukaku juga skit... kita belum makan obat, “ ucap Bella.
“ Tapi aku sudah makan kamu...” bisik Philip menggoda wanita itu.
“ shhuuuttttt... kamu ihhhh ngeselin...” bisik gadis itu yang takut kalau sampai ada yang mendengar mereka.
“ Heh apa saja yang kalian berdua di kamar hah? Jujur padaku, kalian sedang apa tadi hmm.... dan ini... apa ini Philip?” Dante berdiri di depan mereka berdua dengan secarik kertas berkas pencatatan sipil yang sudah selesai diurus dan baru saja di kirim ke rumah itu, tinggal ditanda tangani oleh keduanya.
“ Ehh.. itu..
“ Ini dokumen resminya sayang, kita sudah sah jadi suami istri kamu tinggal tanda tangan,” ucap Philip sambil memberikan kertas yang sudah dia tandatangani itu pada Bella.
“ Baik,” jawab Bella dengan senyum lembut.
Dante memiringkan kepalanya, dia sampai menggaruk garuk telinga nya saat mendengar ucapan kedua orang itu,” tunggu...” ucap Dante syok.
“ Kalian sedang apa? Kalian bercanda kan? Kalau iya ini keterlaluan , pernikahan pun kalian buat mainan,” ucap Dante dengan matanya yang membesar dan hampir keluar.
“ Siapa yang bercanda Dante, aku dan Bella sudah mendaftarkan pernikahan kami, tinggal mengadakan acra pemberkatan dan resepsi yang pastinya akan segera dilaksanakan, karena..” Philip mendekat ke telinga dante,” tadi aku sudah skidipapapa Dante hihihihi...” bisik pria itu sambil tertawa cekikikan.
“ Uhuk... uhukk.. ma...mampus kita... ka..kalian benar benar gila, dasar... kalian gila ya...”pekik Dante yang tersedak salivanya sendiri bahkan dia sampai terjatuh ke atas lantai saking syoknya dengan berita yang dia dengar dari kedua manusia bar bar nan gila dan nekat itu.
“ Hehehe.. kita jadi keluarga sekarang , kakak ipar,” ucap Bella dengan senyuman sempurna di wajahnya.
__ADS_1
Dante terkejut bukan main, dia tak menyangka kalau ini akan terjadi, kalau sepupunya akan menikah dengan Bella, meskipun di awal dia memang berusaha menjodohkan keduanya , tapi tak dia sangka kedua manusia itu memang sudah ditakdirkan untuk bersama.
“ Gila... kalian benar benar gila... wahahhh hahahah...ini luar biasa...” Dante melompat kegirangan sambil memeluk Philip dan menepuk kepala pria itu seperti dia sedang memperlakukan adiknya sendiri,” selamat Philip... akhhh aku terharu.. aku... aku ingin menangis, ya ampun.... kenapa aku jadi menangis begini Philip, Bella, kalian, kalian benar benar selalu membuat kejutan besar...” tanpa seijin Dante, air mata harunya malah keluar, dia mengusap matanya yang memerah karena berkaca kaca, dia begitu bahagia karena tau perjuangan Philip selama ini untuk menghindar dari jeratan kedua orangtuanya, dengan begini, Philip akan lepas dari kejaran dua psikopat berstatus orangtua itu.
“ Philip... kau bebas, kau akan segera bebas dari mereka, selamat saudaraku!! terimakasih Bella!! ini berita baik... wahhhh akhirnya masa kejayaan Philip akan muncul ke permukaan!!!"
Philip merangkul Bella yang sah sebagai istrinya secara hukum, dia tersenyum melihat tingkah Dante begitupun dengan Bella,” sayang dia gila ya,”
“ kau lebih gila,” balas Bella.
“hehhh.. kau pun gila karena menikah dnegan pria gila hahaha...”
“Aku waras Philip, aku menikahimu karena waras...”
“ Mana ada orang waras skididpapap dahulu baru menikah, dasar mak lampir,”
“ Lah kita? Kita kan melakukannya daam keadaan waras honey? Kau tidak mau mengakuinya? “ bisik Bella.
“ hmmm kau benar, si jordi sampai ketagihan hahahhahaha...”
“si jordi siapa sih..
“ini loh sayang, “ Philip menarik tangan Bella dan menaruhnya di bagian pusakanya. Mata wanita itu membulat sempurna, tapi jangan salah paham, Bella yang saat ini sama gilanya dengan Philip,” ahhh ini ya sayang.. kok jadi keras ahahahhaa..” celetuk Bella yang dengan sengaja menggoda Philip dengan mengusap barang pusaka itu sampai membuat Philip panas dingin kareen ulah istrinya itu.
“Bella kau...
“ Hahhahahaha... panas dingin ya sayang? Hahahha rasakan , rese sih...”
.
.
.
__ADS_1
Like, vote dan komen