Sistem Dewi

Sistem Dewi
Menantu Idaman


__ADS_3

Setelah acara selesai, Alyssa di kerumuni oleh wartawan. Yang terkejut melihat kehadiran Alyssa yang tak terduga, menjadi salah satu model di acara ini.


Dan ini juga merupakan kesempatan emas untuk bisa mewawancarai, Alyssa yang di kenal sebagai model yang misterius itu.


"Nona Alyssa, boleh kami minta waktu anda sebentar saja?" ucap salah satu wartawan


"Tentu, tapi hanya sebentar saja. Karena setelah ini saya punya keperluan yang lain yang harus saya urus" ucap Alyssa seraya tersenyum ramah.


Senyum yang membuat semua orang tertegun. Mereka semua tahu Alyssa adalah sosok wanita yang sangat cantik, dan hari ini mereka semua melihatnya dengan mata kepala sendiri.


"Sejauh yang saya dengar, anda selalu menolak untuk endorse beberapa merek dari yang biasa sampai merek terkenal, semenjak anda menjadi model brand ambasador Angelic Parfum. Apa alasan anda sekarang menerima tawaran menjadi model di fashion show Nona Fransiska?" ucap wartawan


"Saya memang dari awal tidak ada keinginan untuk terjun sebagai model sebenarnya. Alasan saya menjadi brand ambasador Angelic Parfum, itu karena permintaan dari tante saya dan juga karena saya mengenal Paman Kenan sebagai Direktur Eksekutif sekaligus Owner Angelic Parfum. Dan untuk hari ini, ini murni karena saya membantu teman sama Fransiska sebagai bentuk dukungan saya untuk karya terbarunya" ucap Alyssa


"Lalu apakah berita yang beredar tentang rumor hubungan anda dengan Gilang Mahardika, apakah itu benar? Bagaimana tanggapan anda tentang berita yang beredar?" tanya wartawan lagi


"Itu hanya gosip, saya tidak ada hubungan romantis dengan Gilang. Saya hanya bertemu 2x dengannya, itu pun tidak di sengaja" jelas Alyssa


"Lalu mengenai video anda sedang bernyanyi dan bergandengan tangan dengan Gilang, bagaimana?" tanya wartawan


"Itu hanya kebetulan, ada acara perpisahan di sekolahku saat itu dan Gilang menjadi bintang tamu di sana. Saya di pilih secara acak untuk berduet, dan pegangan tangan itu mungkin hanya sebagai fans service, tidak ada maksud lain" ucap Alyssa


"Lalu apa kesibukan anda sekarang Nona?" tanya wartawan lagi


"Menunggu di mulainya kuliah" ucap Alyssa


"Apa anda sudah punya kekasih?" tanyanya


"Ya, saya memilikinya" ucap Alyssa tersenyum


"Siapa identitas kekasih anda?" tanya wartawan


"Maaf semuanya, saya harus kembali sekarang" ucap Alyssa tidak menjawab lalu bergegas pergi.


¤


Alyssa memberikan sebuah data pada Fransiska, hasil meretas CCTV dan bukti percakapan Chat pelaku sabotase.


Berkat Kemampuan Pemindai, dia memperhatikan semua karyawan yang ada di tempat acara, dan mencoba meretas datanya melalui laptop yang Fransiska bawa.


Pelaku sabotase yang tak lain dan tak bukan adalah salah satu karyawan yang juga sahabat dekat nya.


Untuk masalah penanganan, Alyssa sudah menyerahkan semuanya pada Fransiska untuk memutuskannya.


"Terimakasih Nona atas bantuan anda" ucap Fransiska


"Sama-sama, kau itu temanku. Jadi tak perlu sungkan padaku" ucap Alyssa


Setelah semua urusan di acara Fransiska beres. Dan sebelum kembali ke Ibukota, Alyssa dan yang lainnya bertemu dengan Hanin dan Kenan, di Restoran di dekat Apartement.


"Terimakasih sudah menjaga putriku, selama aku tak ada" ucap Ameera.


Dirinya sangat berterimakasih pada Hanin yang sudah membantu merawat Alyssa.

__ADS_1


"Sama-sama mbak, Al sudah aku anggap putriku sendiri. Sebenarnya aku sangat malu, aku tak banyak membantu Al, justru dia yang banyak membantuku. Dia adalah gadis yang sangat mandiri dan memiliki mental yang kuat" ucap Hanin


Setelah pertemuan dan percakapan, mereka segera kembali ke ibukota, karena Alvin harus berangkat bekerja keesokan harinya.


Satu jam penerbangan untuk sampai di ibukota, Alvin mengantar Alyssa, Ameera dan Rara kembali ke King's Village. Menggunakan 2 mobil, yang tentu saja Alvin satu mobil dengan Alyssa.


Saat mobil yang di tumpangi Ameera berangkat, Alvin masih diam di parkiran.


"Kenapa tidak jalan?" tanya Alyssa heran


"Ica, aku merindukanmu" ucap Alvin menggenggam erat tangan Alyssa


"Bukankah kita sudah bertemu hampir setiap hari?" ucap Alyssa


"Iya, tapi aku tak bisa leluasa untuk memelukmu, karena ada mamah Ira" ucap Alvin


"Baiklah, kemari peluk aku!" ucap Alyssa merentangkan tangannya, yang tentu saja di sambut Alvin dengan pelukan.


Tak hanya itu saja, Alvin menekan Alyssa dengan ciuman yang menggebu, seakan tidak ada hari esok.


Alyssa hanya pasrah membalas ciuman Alvin yang menuntut, dan mengalungkan tangannya ke leher Alvin.


"Ica, aku mencintaimu" ucap Alvin


"Aku tahu" jawab Alyssa


"Terimakasih, sudah menjalankan tentang gosip itu pada wartawan" ucap Alvin


"Itu sudah seharusnya, maaf membuatmu tidak nyaman karena rumor itu" ucap Alyssa mencium pipi Alvin yang sedang memeluknya.


Terlihat Sandra dan Erick sedang asik menonton TV.


Melihat putra kesayangannya datang, Sandra memanggil Alvin untuk ikut bergabung. Namun Alvin menolak karena ingin membersihkan diri terlebih dahulu.


Setelah selesai mandi, barulah Alvin bergabung dengan orang tuanya di ruang keluarga.


"Tumben kamu pulang?" tanya Sandra


"Aku nggak pulang di salahin, sekarang inisiatif pulang di tanyainnya begitu" ucap Alvin


"Ya, aneh aja tumben pulang tanpa harus di suruh. Pasti ada maunya" ucap Sandra


"Terserah mamah deh, Alvin pulang ada sesuatu yang ingin Alvin bicarakan sama mamah papah" ucap Alvin


"Benarkan dugaan mamah, memangnya kamu ingin bicara apa?" tanya Sandra


"Alvin dan Ica akan segera bertunangan bulan depan. Dan Mamah Ira meminta mamah dan papah untuk datang ke rumah" ucap Alvin


"Mamah tidak keberatan jika kamu ingin bertunangan dengan Alyssa, Mamah malah senang mendengarnya. Tapi siapa maksud kamu dengan Mamah Ira?" ucap Sandra


"Mamah Ira itu, mamah kandung Ica, Ameera. Beberapa hari yang lalu, Alvin dan Alyssa berhasil menemukannya di rumah sakit jiwa" ucap Alvin


"Ameera sudah di temukan?? Rumah sakit jiwa?? Apa yang terjadi padanya Alvin??" ucap Erick dan Sandra bersamaan.

__ADS_1


Alvin kemudian menceritakan detail pertemuannya dengan Ameera pada orang tuanya.


Baik Sandra maupun Erick,tetkejut mendengar apa yang terjadi pada Ameera, namun mereka lega setelah mengetahui Ameera sudah di temukan, dan sudah di sembuhkan oleh Alyssa.


Alyssa memang menantu idaman. Begitu yang di pikirkan keduanya.


"Syukurlah jika Ira sudah di temukan. Artinya kesalahpahaman antara Papahmu dan Yoga akhirnya bisa segera di atasi" ucap Erick


Sandra menggenggam erat tangan suaminya itu, dia paham serumit apa kesalahpahaman yang terjadi di antara keduanya.


"Baiklah, kalau begitu kau atur kapan baiknya mamah dan papah kesana" ucap Erick lagi


"Bagaimana kalau besok?" tanya Alvin


"Kamu ini buru-buru banget" ucap Sandra menggelengkan kepalanya heran.


"Pokoknya Alvin ingin besok kita segera kesana" ucap Alvin


"Ya, ya terserah kamu, kita nurut saja. Dasar anak keras kepala, kamu atur saja baiknya bagaimana" ucap Erick


Alvin tersenyum sangat senang mendengar orang tuanya mau pergi menemui Ameera besok malam.


¤


Ring! Ring! Ring!


"Halo, Om" ucap Azka saat menerima telepon dari Yoga


"Apa sekarang kamu sibuk nak?" ucap Yoga sedikit bergetar suaranya


"Tidak Om, ada apa?" tanya Azka, saat mendengar nada bicara Om-nya itu, dia pikir ada yang tidak beres.


"Bisa datang ke Health Hospital sekarang bersama Alyssa? Nenekmu masuk rumah sakit dan ingin bertemu kalian" ucap Yoga kemudian.


"Apa?? Nenek masuk rumah sakit? Iya Om, Azka kesana sekarang" ucap Azka


Setelah menutup teleponnya, Azka bergegas mengganti bajunya, dan mengambil kunci Mobilnya.


Saat membuka pintu utama mansion, Alyssa, Rara dan Ameera kaget, saat ingin membuka pintu malah sudah terbuka tiba-tiba dari dalam. Kemudian mereka melihat Azka yang sedang terburu-buru.


"Kamu mau kemana kok terlihat buru-buru sekali?" tanya Ameera


"Alyssa, mamah, Syukurlah kalian sudah pulang. Aku mau ke Health Hospital, tadi Om Yoga meneleponku, Om bilang nenek masuk rumah sakit. Azka baru aja mau ke sana. Alyssa sama mamah mau ikut?" ucap Azka


Mendengar ibunya masuk rumah sakit, Ameera sangat terkejut dan cemas.


"Mamah ikut!" Ucap Ameera langsung


"Aku juga ikut Kak, kakak bawa mobilku saja! Rara kamu juga ikut!" ucap Alyssa


"Baik nona" ucap Rara


Azka kemudian berbalik masuk rumah, dan mengambil kunci mobil Alyssa, Rolls-Royce Phantom.

__ADS_1


Mereka berempat bergegas menuju mobil, dan Azka melajukan Mobilnya dengan cepat menuju Health Hospital Pusat Ibukota.


__ADS_2