
#Flashback
Setelah selesai sarapan, Sandra berjalan kaki sebentar di taman pribadi di samping rumahnya.
Sandra terbiasa berjalan kaki minimal 30 menit setelah makan.
Setelahnya, dia duduk di bangku taman sambil memandangi banyaknya bunga yang sudah ia rawat dengan baik.
Ring! Ring! Ring!
"Halo, apa kau ada kabar baru mengenai calon menantuku?" ucap Sandra saat melihat siapa yang menelepon.
"Halo nyonya, benar saya membawa kabar tentang nona Alyssa. Nona Alyssa saat ini sedang berada dalam pesawat, kurang lebih 1 jam kedepan dia sudah mendarat di Ibukota" ucapnya
"Benarkah? Ini kabar baik, aku akan segera menemuinya. Kerjamu sangat bagus, aku akan memberi tahu suamiku agar memberikan kamu bonus" ucap Sandra
"Terimakasih nyonya" ucap orang itu
Sandra yang mendengar Alyssa akan segera sampai di ibu kota, bergegas bersiap untuk ke perusahaan Alvin.
Dia akan meminta Alvin untuk memenuhi janjinya, untuk membawa Alyssa memenemuinya saat dia di Ibukota.
Sandra sampai di perusahaan Alvin, saat memasuki perusahaan dia pergi ke toilet terlebih dahulu, karena ada panggilan alam darurat yang memanggilnya.
Setelah dia selesai dan kembali ke Lobby, untuk menaiki Lift. Matanya menangkap sosok yang tidak asing.
Dia melihat Alyssa duduk di ruang tunggu Lobby, Sandra langsung membuka HP nya dan mencocokkan Alyssa dengan Photo Alyssa di HP nya.
Sandra sangat senang mengetahui calon menantunya ada di depannya.
Ia segera beranjak ingin menyapa calon menantunya itu, namun dia menghentikan langkahnya saat ia melihat Sonia menghampiri Alyssa.
Sandra ikut berkerumun di antara para staf yang menonton drama antara Alyssa dan Sonia.
Melihat sikap Sonia yang tak pernah ia lihat sebelumnya, Sandra sangat terkejut.
Bagaimana tidak, Sonia yang dia kenal adalah gadis lemah lembut dan juga sangat sopan.
Sandra tidak menyangka, bahwa wanita yang awalnya ingin dia dekatkan dengan putranya memiliki sikap yang arogan dan juga sombong.
Saat Alvin datang, Sandra melihat sifat putranya pada Alyssa sangatlah lembut, dan terlihat jika Alvin sangat mencintai Alyssa.
Dia tidak melihat Alvin seperti itu sebelumnya, dan itu sangat mengejutkan nya
"Aku percaya padamu Alvin, aku tahu kau mencintaiku. Tapi restu orangtua penting dalam suatu hubungan. Jika orangtuamu sudah memilihkan jodoh untukmu aku bisa apa? Aku tak ingin merusak hubungan antara orangtua dan anak" ucap Alyssa
Sandra yang mendengarnya terharu, calon menantunya ternyata bukanlah gadis yang egois, dia menyukai gadis itu.
"Jika mereka tidak merestui kita, aku rela meninggalkan semuanya demi kamu, asal kau jangan pergi, walau seichi pun dariku" ucap Alvin.
__ADS_1
Mendengar Alvin berkata seperti itu, Sandra kaget. Ternyata putranya benar-benar mencintai kekasihnya itu.
"Siapa bilang aku tak merestui hubungan kalian?" ucap Sandra, ia sungguh tak mau kehilangan putra dan calon menantu potensialnya ini.
#Flashback off
"Mamah" ucap Alvin kaget
"Tante Sandra" ucap Sonia
Alyssa yang mengerti jika wanita paruh baya yang masih terlihat cantik ini, ternyata adalah ibu Alvin. Dirinya sangat gugup sekarang.
Melihat kekasihnya gugup, Alvin menarik pinggang Alyssa, mendekat dengannya.
"Apa ini Alyssa, calon menantu mamah?" ucap Sandra tersenyum hangat, mengabaikan Sonia
"Benar, ini pacar Alvin mah. Calon istri satu-satunya Alvin. Sayang, kenalkan ini mamahku" ucap Alvin tersenyum bangga memperkenalkan Alyssa.
"Halo tante, saya Alyssa. Senang bertemu dengan anda" ucap Alyssa menyodorkan tangannya dengan sedikit gemetar, gugup.
Sandra melihat Alyssa gugup, alih-alih menyambut tangan Alyssa, Sandra justru langsung memeluknya.
"Astaga, sayang kamu cantik dan imut sekali. jangan panggil tante, panggil aku Mamah Sandra, Oke" ucap Sandra
Alyssa yang tidak menyangka akan seperti ini. Hanya tersenyum bahagia, melihat Sandra yang menerimanya dengan hangat.
Sandra melepaskan pelukannya pada Alyssa. Dia berbalik melihat Sonia.
"Sonia, memang benar jika aku mencoba untuk mendekatkan kamu dengan Alvin. Tapi hanya sebagai seorang teman, aku dekat denganmu itu karena ibumu adalah salah satu temanku. Aku tidak pernah mengatakan jika kamu adalah calon menantuku. Kenapa aku merestui mereka? Tentu saja, aku akan mendukung setiap keputusan Alvin, jika itu menyangkut kebahagiaannya" ucap Sandra
Semua orang berbisik membicarakan Sonia
"Ternyata rumor itu hanya hayalan sonia, tentang dia bertunangan dengan bos"
"Benar, aku pikir gosip itu benar. Ternyata itu hanya bualan dari Sonia"
"Aku dengar dia sudah semena-mena dengan management A.S.A Entertaiment, karena mengklaim dirinya adalah tunangan bos"
"Benar itu, aku juga dengar dia sangat angkuh disana, dan selalu seenaknya"
"Setelah tahu kenyataan ini, lihat nanti apa yang akan dia hadapi di kemudian hari, apa dia masih mendapatkan perlakuan istimewa dari management, setelah hal ini terkuak?"
Banyak bisik-bisik karyawan yang membicarakan Sonia.
Mendengar itu, Sonia sangat malu. Dirinya kemudian berlari keluar dan menangis.
"Apa kalian mau makan siang? Bagaimana kalau mamah ikut?" ucap Sandra
"Mah, Alvin ingin berduaan dengan Alyssa, mamah kan bisa... " ucap Alvin
__ADS_1
"Alvin" ucap Alyssa menatap tajam Alvin.
Alvin yang melihat itu langsung diam tidak melanjutkan ucapannya.
Sandra yang melihat itu terkekeh geli. Ternyata anaknya sangat takut dengan menantunya ini.
"Boleh kok mah, kita bisa makan siang bertiga" ucap Alyssa tersenyum.
Mendengar Alyssa bicara seperti itu, Alvin hanya menyerah, tak bisa membantah.
__________
SMA 1 Kota M
Pengumuman ketulusan sudah keluar, para guru sedang dalam rapat membahas hasil ujian nasional tahun ini.
Mereka sangat terkejut mendengar laporan dari Dinas pendidikan mengenai hasil Ujian Nasional.
Yaitu tentang salah satu siswa di SMA 1 Kota M, yang mendapatkan Nilai sempurna di semua pelajaran yang di uji.
Dirinya menjadi satu-satunya murid yang memecahkan rekor, orang pertama yang mendapat nilai sempurna di semua pelajaran.
Berita itu sangat menggemparkan. Bahkan itu menarik semua universitas untuk merekrut siswa ini. Tak terkecuali Universitas Unggulan Ibukota.
"Bu Sinen, bukankah Alyssa adalah murid di kelas ibu?" ucap kepala sekolah
"Benar Pak, dia salah satu murid saya yang mendapatkan beasiswa di sekolah ini. Saya tidak menyangka Alyssa menjadi orang pertama dalam ujian nasional tahun ini" ucap Sinen
"Selamat ibu Sinen, anak didik anda luar biasa"
"Selamat Ibu Sinen"
"Selamat Ibu Sinen"
"Selamat Ibu Sinen"
Ucap Guru-guru yang lain, memberikan selamat pada Sinen, yang notabene nya Wali kelas Alyssa.
Ya, Alyssa mendapatkan Nilai sempurna di ujian nasional, dan menjadi orang pertama yang mendapatkan nilai itu.
Sebelumnya, ada yang yang mendapatkan nilai sempurna, namun hanya di salah satu atau 2 mata pelajaran.
Tidak ada yang pernah mendapatkan hasil sempurna di semua mata pelajaran. Kecuali Alyssa saat ini.
"Kerja bagus Ibu Sinen, suatu kebanggaan bagi sekolah kita. Alyssa telah mengharumkan nama sekolah SMA 1 Kota M" ucap Kepala sekolah
"Bu Sinen, bisakah kau menanyakan ke Alyssa, universitas mana yang dia tuju. Karena banyak universitas yang menghubungi saya untuk merekrut Alyssa menjadi mahasiswa mereka? ucap kepala sekolah lagi.
"Baik, saya akan menghubunginya" ucap ibu Sinen dengan senyum yang terus mengembang.
__ADS_1