
Hari ini semua orang sangat sibuk, baik itu keluarga Ameera maupun Noah semua sibuk mempersiapkan lamaran malam nanti.
Kedua keluarga itu membatalkan jadwal penting di perusahaan untuk dua hari kedepan. Tapi Alyssa tetap masuk bekerja, karena Ameera memaksanya untuk tidak ikut mempersiapkan lamaran. Karena sudah ada Risa, Ningrum dan keponakannya yang membantu, Alyssa hanya perlu datang saja saat malam nanti.
Semua orang tahu, jika Alyssa adalah wanita karir yang sangat sibuk. Apalagi beberapa waktu lalu dia menggunakan seluruh waktunya untuk pekerjaan dan persiapan pernikahan sang kakak. Yang mana tidak memiliki waktu istirahat yang cukup, Ameera tidak ingin Alyssa sampai jatuh sakit karenanya.
Berbeda dengan keluarga Alyssa yang sedang sibuk dan tengah berbahagia. Ibu Arumi, Nirmala terkejut mendapati putrinya tergeletak pingsan di depan kediamannya. Yang bahkan tidak di sadari oleh security di depan, kapan ia masuk.
Arumi di temukan tidak sadarkan diri pagi tadi oleh ART, saat baru saja membuka pintu utama kediaman dari dalam.
Nirmala yang terkejut mendengar anaknya pingsan, bergegas datang dan meminta pekerja di rumahnya agar membawa sang anak masuk ke dalam kamar.
Di ketahui jika sudah lebih dari 4 bulan ini, Arumi tidak pulang ke kediaman ibunya. Saat ini ibunya memiliki suami baru setelah kematian suami pertamanya, yang juga merupakan ayah kandung Arumi.
Tentu saja kematian sang ayah adalah karena Arumi yang membunuhnya, melalui pembunuh bayaran yang saat itu masih di pimpin oleh ketua yang lama.
"Ya Tuhan, Arumi. Sadar nak" ucap Nirmala panik, dia menggunakan minyak kayu putih di hidung, leher dan juga telapak tangan dan kakinya, yang dingin karena semalaman tergeletak di luar.
"Kenapa di antara kalian tidak ada yang tahu jika anakku datang, bahkan pingsan?" ucap Nirmala menatap semua pekerja rumah.
"Maaf bu, kami yang berjaga di pintu gerbang. Memang tidak melihat kapan dan bersama siapa, nona Arumi masuk. Bahkan di antara kami yang berjaga tidak ada ataupun yang tertidur hingga pagi" ucap salah satu Security yang berjaga.
"Ya sudah, kalian semua keluar dulu! Biarkan Arumi istirahat dulu. Bik, kamu buatkan sarapan untuk Nonamu, agar ia bisa makan setelah sadar nanti" ucap Nirmala
"Baik nyonya" ucap pelayan
"Sayang, kita juga keluar Yuk. Biarkan Arumi istirahat dulu" ucap Dude, suami baru Nirmala, yang juga termasuk orang terpandang di Ibukota.
...
__ADS_1
Alyssa saat ini baru saja sampai di perusahaan, ia langsung mengerjakan pekerjaannya dengan santai, karena tidak terlalu banyak dokumen yang harus ia periksa.
Selebihnya, Alyssa saat ini menyempatkan diri mengecek ke perusahaan cabang secara pribadi.
Kedatangan Bos besar yang mereka sebut sidak itu. Membuat semua orang di perusahaan cabang terkejut.
Terutama di kantor NE Tech. Kedatangan Alyssa membuat sang manager ketar ketir, karena saat Alyssa datang, dirinya malah sedang asik bermain dengan ja**ng di ruangan kerjanya.
Tentu saja hal itu membuat Alyssa marah, dan meminta Aras memeriksa informasi terkait manager tersebut. Yang ternyata melakukan penggenapan dana juga di perusahaan, hingga mencapai 20 Milyar rupiah.
Alyssa meminta sang CEO NE Tech, yang saat itu ikut menemani Alyssa berkeliling, untuk mengecek semua bagian.
Segera memecat dan pidanakan sang manager hari ini juga, dan juga memblokir namanya di seluruh anak perusahaan milik AL Group.
Tidak hanya itu, Mantan manager itu juga di blacklist oleh perusahaan yang ada di bawah kepemimpinan A.S.A Group Dan Sastro Wardoyo Group.
Hal itu membuat mantan manager terduduk lemas, karena secara tidak langsung, ia tidak bisa bekerja perusahaan manapun di negara ini. Bahkan dirinya harus pasrah mendekam di penjara dalam kurun waktu beberapa tahun.
"Pak Kuncoro, saya tidak ingin hal ini terjadi lagi di perusahaan saya" ucap Alyssa tegas menatap dengan tajam
"B-baik Nona. Ma-afkan saya sudah lalai" ucap Kuncoro, CEO PT. NE Information and Technology atau biasa di sebut NE Tech. Dirinya merasa malu karena sudah gagal dalam mengawasi anak buahnya di kantor.
"Lakukan pengecekan ulang setiap divisi hari ini juga! Saya tidak ingin kecolongan lagi. Rombak semua bagian pekerjaan mereka dan urutkan sesuai kemampuan, etika kerja, harus di lakukan secara profesional di bidangnya. Dan lakukan evaluasi secara berkala setiap sebulan sekali. Saya akan datang lagi untuk mengeceknya, tentunya dengan cara yang sama. Apa kau mengerti Pak Kuncoro? Jika hal ini sampai terjadi lagi, aku sendiri yang menendangmu keluar, karena tidak kompeten dalam mengawasi karyawanmu" ucap Alyssa tegas
"Ba-baik Nona, sesuai arahan dan keinginan anda" ucap Kuncoro keringat dingin.
Bagaimana tidak, aura Alyssa sangat mendominasi. Bahkan untuk sekedar bernafas saja, Kuncoro beserta Sekretarisnya, Susi. Kesulitan.
"Lihat dan pantau pekerja di kelompok 3 dari Divisi mekanik, salah satu dari mereka ada yang cocok untuk menjadi kepala bagian yang baru. Dan yang lainnya Silahkan cari tahu sendiri. Anda dan tim pasti tahu mana yang paling baik untuk kemajuan perusahaan. Pertahanan yang layak, dan yang tidak layak buang saja!" ucap Alyssa kemudian pergi dari kantor NE Tech, bersama Cindy Sekretaris sementara yang menggantikan Ayu, selama Ayu cuti.
__ADS_1
...
Di kediaman Dude
Suasana seketika riuh karena suara teriakan dari Arumi yang baru saja sadar dari pingsannya.
"Panaaaassss Aaahhhh, tolong mamah panaaaassss. Nyalakan AC nya!!" teriak Arumi merasakan kepanasan di sekujur tubuhnya.
"Ini sudah di atur paling dingin Rumi, Kau kenapa nak?" ucap Nirmala Khawatir
"Masih panas maaahh, tolongin hiks.. panas banget mah. Kulit Rumi rasanya mau melepuh" ucap Arumi
"Kamu sebenarnya kenapa nak? Kulit kamu tidak apa-apa kok, suhu badan kamu juga normal" ucap Nirmala bingung
"Kamu salah makan apa bagaimana Arumi?" ucap Dude juga bingung
"Rumi belum makan apa-apa Om, tolongin Hiks.. panaaasss bangeet aaakkhhh" teriak Arumi
Karena saking panasnya, Arumi terus berteriak. Dia memikirkan kemungkinan Alyssa yang melakukan sesuatu pada dirinya. Namun logikanya menolak, karena ia pikir kejadian kemarin itu hanyalah mimpi.
Meskipun saat ini ia sedikit curiga, mengingat ia memakai pakaian yang jelas sekali bukan miliknya.
Namun terlihat dari sisi manapun, dirinya tidak mengalami luka bekas penganiayaan yang di lakukan Alyssa. Itu semua membuatnya bingung. Dia ingin sekali memaki Alyssa, namun lidah nya sangat kelu saat ia ingin menyebutkan namanya.
Karena melihat kondisi Arumi yang terus menerus berteriak kepanasan. Nirmala dan Dude membawanya ke rumah sakit untuk di periksa.
Kini Arumi berada di ruangan rawat inap VIP, dirinya masih berteriak kepanasan. Dokter yang menanganinya juga bingung, pasalnya dokter tidak mendeteksi adanya penyakit apapun di tubuh Arumi.
Akhirnya Dokter memutuskan untuk memberikan obat penenang, tak lama Arumi tertidur. Dokter kemudian memasang infus, dan memberikan cairan nutrisi, agar ada asupan yang masuk ke tubuh Arumi.
__ADS_1
Namun obat bius yang biasanya bekerja 4-8 jam tergantung dosis pada orang biasa. Hanya berefek setengah jam saja pada Arumi, yang kini sadar dan menggeliat kepanasan lagi dan lagi.
...