Sistem Dewi

Sistem Dewi
Brondong berkualitas High Level


__ADS_3

Noah mengungkapkan maksudnya menemui Ameera dengan gamblang, dia memutuskan untuk berterus terang akan niatnya untuk mendekati Janda muda beranak dua yang mempesona itu.


Sedangkan Ameera kini terkejut mendengar ucapan Noah, yang ingin mendekatinya.


"Kamu menyukaiku? Kamu bercanda Noah, ini tidak lucu sama sekali" ucap Ameera


"Aku tidak bercanda, aku serius dengan apa yang aku ucapkan. Sejak aku bertemu denganmu saat insiden mobil kita bertabrakan itu. Entah mengapa jantungku selalu berdetak kencang saat melihat kamu, bahkan hanya membayangkan wajahmu atau menyebut namamu saja, jantung ini kehilangan kendali dan tidak bisa berdetak pelan. Maaf jika ungkapan hatiku mengagetkanmu, tapi aku bersungguh-sungguh ingin mengajakmu untuk berhubungan secara serius" ucap Noah


"Astaga... Kamu... Ya Tuhan" ucap Ameera sampai kehilangan kata-katanya dan menghela nafasnya, berat.


Sejujurnya dia tersanjung dengan ungkapan perasaan Noah, tapi ia pikir semua ini sungguh tidak mungkin.


"Kamu tahu dan sadar, tentang apa yang sedang kau bicarakan saat ini?" tanya Ameera


"100% Sadar, aku tidak dalam keadaan mabuk ataupun bermimpi. Aku dalam kondisi sehat dan dalam keadaan sesadar-sadarnya. Ameera aku sungguh mencintai kamu, aku ingin mengarungi kisah hidup bersamamu sampai akhir hayatku" ucap Noah menatap manik mata Ameera yang saat ini menatapnya dengan pandangan yang tidak percaya.


BRUK!!!


Azka yang saat ini berdiri di depan pintu, syok mendengar ucapan cinta Noah pada mamahnya. Ia menjatuhkan tas kerjanya karena sangat terkejut mendengar itu semua.


"Azka!!" ucap Ameera kaget saat melihat putranya datang


Noah yang melihat calon anak sambungnya (Sudah di patenkan oleh Noah sendiri😂), datang juga berdiri karena terkejut. Sejujurnya dirinya antara siap dan tidak siap untuk bertemu secara langsung dengan Azka.


"Apa maksudmu ucapanmu tadi?" ucap Azka kemudian, dia menatap Noah yang tengah berdiri dan juga sedang menatapnya dengan gugup.

__ADS_1


"Az-Azka... Hai, salam kenal Saya Noah" ucap Noah menyodorkan tangannya, namun tidak di sambut oleh Azka.


"Apa pria ini kekasih mamah sekarang?" tanya Azka pada Ameera


"Ah, Eh bu-bukan Azka, dia... Dia teman adikmu Alyssa" ucap Ameera bingung menjawab apa


Noah hanya diam saja, tidak mengelak atas ucapan Ameera yang mengatakan kebenarannya, jika dirinya memang bukanlah kekasih Ameera saat ini.


Namun Noah berjanji pada dirinya sendiri, dia akan berjuang mendapatkan hati Ameera dan Azka, yang terlihat jelas, jika Azka kurang menyukainya itu.


"Tapi aku dengar dia menyatakan cinta padamu, mah" ucap Azka melirik tajam ke arah Noah.


"Itu benar, aku memang menyatakan rasa cintaku pada ibumu, Azka" ucap Noah jujur dengan sangat tegas mengucapkannya.


Ameera bagaimanapun terkejut lagi dan lagi, saat mendengar keberanian Noah yang mengatakan secara gamblang, mencintai dirinya di depan putra sulungnya.


"Aku tahu, dan aku bicara apa adanya dengan apa yang hatiku rasakan saat ini. Aku sangat mencintai ibumu, dan aku disini untuk mengungkapkan rasa cintaku padanya. Aku juga ingin meminta kesempatan padanya untukku, agar aku bisa terus berjuang mendapatkan hati ibu mu. Aku akan membuktikannya pada Ameera, kau dan Juga Alyssa jika aku serius dengan perkataanku hari ini. Karena aku sadar, ucapan hanya bisa hilang karena tertiup oleh angin. Tapi aku akan membuktikan pada kalian jika aku akan membahagiakan Ameera, dan melindunginya dengan segenap jiwa dan ragaku" ucap Noah dengan sangat yakin.


Ucapannya membuat Azka yang notabene nya laki-laki membulatkan matanya speechless.


"Astaga ini anak... Gila!" ucap Azka dalam hati


"Kamu tahu jika mamahku, meskipun penampilannya sangat muda. Tapi umur sebenarnya dari mamah sangat jauh dari kamu. Bahkan umur kita berdua tidak jauh berbeda" ucap Azka lagi dengan nada tidak suka.


"Aku tahu, dan aku tidak mempermasalahkannya, bukannya cinta tidak memandang usia?" ucap Noah

__ADS_1


"Kamu hanya membual, jangan-jangan kamu sama seperti, pacar dari artis-artis yang usianya jauh di atasmu. Hanya karena si artis perempuan sangat kaya, dan ingin memanfaatkannya saja" ucap Azka mencibir dan menyamakan Noah dengan pacar brondong dari artis-artis terkenal di ibukota yang membuat sensasi.


"Jelas aku berbeda" ucap Noah tidak terpancing


"Apa bedanya? Bukankah sama saja kamu dengan brondong itu" ucap Azka


"Tentu saja berbeda. Pertama penampilan antara ibumu dan artis-artis itu sangatlah jauh berbeda bagaikan langit dan bumi. Bahkan sekalipun aku tidak mendekati ibumu, aku yakin di luaran sana. Banyak laki-laki seumuran denganku, bahkan mungkin lebih muda dari ku, terpesona dan ingin mendapatkan cinta dan perhatian dari ibumu. Maka dari itu aku tidak ingin keduluan orang lain, hingga aku bisa saja kehilangan orang yang sangat aku cintai dan menyesal seumur hidupku. Aku tidak mau itu terjadi" ucap Noah, hingga membuat Azka tertegun


"yang kedua, aku jelas brondong berkualitas High Level. Karena aku tidak akan pernah memanfaatkan kekasihku, hanya karena dia kaya. Hartaku sendiri sangat banyak, bisnis dan perusahaanku sangat maju dan makmur. Aku tidak akan mengambil manfaat dari harta ibumu, justru aku akan memberikan segala yang aku punya untuk ibumu. Dan aku akan bekerja keras agar ibumu bisa membeli dan melakukan apa yang dia mau. Pantang bagiku, mengambil dan menikmati uang dari seorang wanita, karena aku jauh dari sekedar kata mampu untuk membahagiakannya dalam hal materi" ucap Noah, yang lagi-lagi membuat Azka terkejut, bahkan Ameera pun sama terkejutnya.


"Yang ketiga, Aku jelas berbeda dengan yang lain. Karena perasaan yang aku miliki terhadap Ameera adalah perasaan yang sangat tulus. Dalam hidupku selama hampir 26 tahun ini, aku tidak pernah sebelumnya merasakan perasaan jantung berdebar kencang. Dan aku sekarang merasakannya hanya karena teringat wajah dan mendengar nama ibumu, Ameera." ucap Noah dengan sungguh-sungguh


Azka diam tidak bisa berkata apa-apa, dia hanya takjub dengan ucapan demi ucapan yang di lontarkan Noah.


Azka kemudian menoleh ke arah mamahnya, yang saat ini juga ikut terdiam larut dalam pikirannya sendiri.


"Apa mamah menyukai pria ini? Dan menerimanya" tanya Azka menanyakan pendapat mamahnya


"Mamah tidak tahu Azka, semuanya tiba-tiba. Mamah tidak bisa berpikir. Kau tahu seberapa dalam luka di hati mamah, dan mamah juga tidak mungkin berhubungan dengan laki-laki yang sangat jauh lebih muda dari mamah" ucap Ameera.


"Apa kau dengar itu?" ucap Azka menoleh ke arah Noah.


"Aku tahu luka yang kamu alami Ira, aku akan dengan sabar menunggu membantumu untuk menyembuhkan luka dalam hatimu. Aku tidak akan menyerah pada keadaan hanya karena usia kita terpaut sangat jauh. Aku juga akan terus berjuang menggapai cintamu sampai kau menyadari, perasanku sangat tulus dan murni. Maaf aku tidak bisa berhenti berjuang di tengah jalan. Bahkan aku belum menunjukkan bukti dari keseriusanku. Aku akan terus mengejar cintamu" ucap Noah.


"Astaga..." ucap Azka memijat kepalanya pusing.

__ADS_1


"Aku permisi dulu, mungkin kalian berdua butuh waktu untuk mencerna semua yang aku katakan. Tapi sungguh, aku akan membuktikan semuanya padamu Ira, juga pada kau Azka dan pada Alyssa" ucap Noah lagi, kemudian ian pergi meninggalkan mansion mewah itu.


__ADS_2