
Di dalam mobil Alyssa memikir keras bagaimana cara dia menyelesaikan misi dari sistem.
#Flashback beberapa menit yang lalu
Pagi-pagi sekali, Alyssa bersiap di Mobilnya untuk berangkat ke kampus, ia memutuskan untuk berangkat lebih awal karena akan ke perpustakaan sambil mengerjakan skripsi.
Ia menjalankan Mobilnya dengan santai, ia memiliki kelas siang jam 2 hari ini di kelas kedokteran, sedangkan kelas bisnis sedang jamkos.
Di tengah jalan, dia di kagetkan karena suara dari Sistem yang memberikannya misi.
[ Selamat Host anda memicu sebuah misi, membeli kapal pesiar keluaran terbaru dari Jerman dalam kurun waktu 2x24 jam. Hadiah : Pure Water, Pengetahuan pembuatan cairan Q. Peringatan : Jika misi gagal host akan di hukum, di setrum dengan listrik bertegangan tinggi ]
Alyssa yang mendengarnya terkejut, apalagi misi kali ini ada hukumannya jika ia gagal. Mati dia kalau di setrum.
#Flashback off
"Sial, haiissss... Sistem jelaskan dulu apa itu Pure Water dan Cairan Q" ucap Alyssa pada sistem
[ Pure Water adalah obat mujarab untuk kaum laki-laki, konsumsi pertetes air ini berguna untuk membantu mengobati seluruh organ dalam terutama ginjal. Mengembalikan vitalitas tubuh, membantu menjaga badan agar tetap ideal dalam konteks badan laki-laki. Selain itu, orang yang mengkonsumsi cairan ini memiliki dua efek samping khusus. Yaitu yang pertama mengembalikan keremajaan kulit 5-10 tahun tergantung kondisi pemakai. Dan efek samping kedua adalah selama efek samping yang pertama berlangsung, maka pengguna juga memiliki tenaga yang cukup besar terutama membantu masalah untuk pria yang sudah menikah ]
Alyssa membuatkan matanya mendengar efek samping cairan obat itu.
[ Cairan Q adalah cairan obat yang membuat pengguna mengalami perbaikan kondisi dengan kecepatan luar biasa, baik itu luka ringan ataupun luka yang sangat parah sekalipun. Kecuali bagian yang terpotong atau hancur. Namun cairan ini bisa membuat pengguna merasakan sakit yang teramat dahsyat di kepala juga jantungnya, pada malam hari menjelang pagi. Saat siang hari akan merasakan panas yang luar biasa di sekujur tubuh. Cairan ini tidak bisa di deteksi oleh ilmu kedokteran manapun dan juga tidak ada obat penawar untuk pengguna. Tapi efek cairan ini hanya 3 bulan saja sebelum pengguna mati karena kehabisan tenaga dan tubuh yang mulai memuai selama 12 jam hingga tak bersisa sehelai rambut pun]
Mendengar itu Alyssa kaget tapi juga senang, ia menyeringai menakutkan. Seperti dia sudah memikirkan apa yang akan ia lakukan menggunakan cairan itu nanti.
"Ha-ha menarik, sangat menarik. Sepertinya aku tahu, siapa kelinci percobaan untuk cairan Q yang akan aku buat pertama kali nanti" ucap Alyssa terkekeh
Tanpa basa-basi Alyssa memutar mobilnya, tak jadi menuju kampus melainkan menuju A.S.A Group.
...
Azka mendapat telepon dari Juna ketika ia baru saja sampai di ruangan kerja miliknya.
Juna menyampaikan jika Raiden mengkhawatirkan keadaan Alyssa dan Azka. Dan berniat menemui keduanya di Ibukota, namun ia takut kehadirannya membuat Ameera tidak nyaman.
Azka hanya diam memikirkan ucapan Juna, karenanya ia memutuskan untuk memberitahu Alyssa tentang hal itu.
Di sisi lain, Alyssa baru sampai di area parkir A.S.A Group. Ia tidak jadi turun karena teleponnya berbunyi.
"Halo Kak, ada apa?" tanya Alyssa
"Halo dek, kakak dapat kabar dari Juna, jika Orang itu mengkhawatirkan kita, apalagi mendengar kecelakaan kamu. Dia ingin menemui kita di ibukota, tapi dia tidak mau kehadirannya membuat mamah tidak nyaman" ucap Azka to the poin.
__ADS_1
"Akan aku bicarakan dengan mamah dulu, akan aku kabari kakak apa yang harus kakak lakukan nantinya" ucap Alyssa
"Apa tidak apa-apa bicara dengan mamah?" tanya Azka
"Aku tidak ingin ada kebohongan yang justru akan membuat kita lebih tidak enak nantinya. Tenang saja aku akan mengurus semuanya" ucap Alyssa yakin
"baiklah kalau begitu, kakak percayakan semuanya padamu" ucap Azka
"Oke" ucap Alyssa kemudian menutup teleponnya.
Mata Alyssa menangkap salah satu orang yang memata-matai Alvin, berdiri di bawah pohon mengamati perusahaan Alvin.
Alyssa tersenyum kecut, dia menyadari jika Arumi adalah seorang yang sangat terobsesi dengan targetnya, dan tidak gampang menyerah.
"Gigih sekali wanita itu" Gumam Alyssa
"Tapi dia tidak akan pernah bisa melacakku" ucap Alyssa terkekeh
Pasalnya, Alyssa bebas berkeliaran baik itu di kampus atau di luar mansion. Tapi jika ia pulang ke mansion, dia akan mengecoh musuhnya, hingga ia berhasil menghindar dan masuk ke sebuah gedung kosong untuk menukar mobilnya, dan pulang menggunakan masker wajah buatan Rara, hingga ia tidak di kenali.
Semua penghuni mansion sudah tahu, karena saat sudah di dalam rumah, Alyssa bebas membuka masker wajahnya. Karena mata-mata hanya bisa mengawasi dari luar.
Untuk CCTV di dalam rumah, sudah di amankan oleh Alyssa. Hackers paling hebat mana pun tidak bisa meretasnya, karena Alyssa dan Aras sendiri yang mengamankannya.
...
Alyssa tak melihat Nino maupun Doni di meja nya, ia lalu menggunakan mata tembus pandangnya melihat ke ruangan kerja Alvin.
Di lihatnya ada lima orang di sana, termasuk Alvin, Doni dan Nino. Dua orang lainnya adalah dua orang wanita dengan pakaian khas wanita karir.
Hanya saja, salah satu yang kemungkinan rekan bisnis Alvin, berpakaian lebih terbuka. Bahkan tidak segan-segan dia sengaja memperlihatkan buah da*a yang menonjol miliknya, agar di lihat oleh Alvin.
Namun Alvin tidak menggubris, justru terkesan menahan rasa jijik. Untungnya jarak keduanya terpisah oleh meja, karena Alvin duduk di sofa tunggal.
Sangat jelas jika wanita itu menyukai Alvin. Alyssa hanya menghela nafasnya, kenapa banyak sekali wanita ja**ng berkeliaran di sekitar Alvin. Bahkan kadang lupa diri lupa daratan, bahwa Alvin sudah terikat pertunangan dengan wanita lain, yang tentunya Adalah dirinya, Alyssa.
"Cih, tidak ada habis-habisnya wanita modelan begini. Tapi biarlah, aku yakin si wanita gila itu yang akan bertindak, jika ada wanita ja**ng yang mendekati Alvin. Lumayan juga, manfaatkan wanita gila itu untuk menyingkirkan hama di sekitar Alvin" ucap Alyssa terkekeh
Ia kemudian masuk ke ruangan Alvin, membuat semua orang di sana menoleh ke arahnya.
Wanita itu melihat tajam ke arah Alyssa yang masuk tanpa ketuk pintu terlebih dahulu.
"Sayang... " panggil Alvin dengan lembut dan berdiri menghampiri Alyssa.
__ADS_1
Membuat wanita itu kaget, karena seorang yang dingin seperti Alvin bisa lembut pada seorang gadis cantik yang di panggilnya sayang itu.
"Apa kau sibuk? maaf aku mengganggumu, aku tidak tahu kalau.... Ah aku balik ke kampus saja kalau begitu" ucap Alyssa pura-pura ingin pergi namun di tahan oleh Alvin.
"aku tidak sibuk, aku justru senang kamu ke sini, sebentar lagi selesai kok" ucap Alvin tersenyum manis.
"Hmm" Gumam Alyssa mengangguk.
Alvin menarik Alyssa untuk duduk di pangkuannya, sontak kedua wanita di depannya itu kaget.
"Maaf dia calon istriku. Tidak mengganggu bukan? Lagian saya sudah melihat semua berkasnya, dan saya setuju untuk melakukan kerja sama dengan perusahaan anda nona" ucap Alvin datar dan dingin.
"Ah, ti-tidak masalah tuan Alvin" ucap wanita itu tersenyum manis lalu melirik tajam ke arah Alyssa, dan Alyssa hanya membalas dengan diam malas.
"Mari saya antar keluar Nona, kita akan tanda tangan kontrak kerja samanya di ruangan lain" ucap Doni paham akan situasi, meminta kedua wanita itu berganti ruangan.
Kedua wanita yang mau tak mau menurut dan pamit keluar. Meskipun kesal karena kehadiran Alyssa, namun mereka tidak bisa berbuat apa-apa.
"Ada apa Hmm?" ucap Alvin mengecup leher belakang Alyssa sekilas
"Harus ada apa-apa baru boleh kemari? Apa anda terganggu karena kehadiran saya, tuan Alvin" ucap Alyssa datar
Alvin menegang saat mendengar Alyssa menyebutnya dengan ucapan tuan. Alvin mengira Alyssa salah paham lagi padanya. Padahal Alyssa hanya bercanda saja saat ini.
"Sayang, jangan mengira yang tidak-tidak. Aku hanya membahas kerja sama tadi, sungguh. Tolong percaya dan jangan marah ya" ucap Alvin takut Alyssa marah padanya.
"Siapa yang marah?" ucap Alyssa heran
"Tadi kamu panggil aku dengan sebutan Tuan. Bukannya kamu marah?" ucap Alvin polos
"Astaga, nggak gitu juga konsepnya sayang" ucap Alyssa gemas dan terkekeh
Mendengar Alyssa memanggilnya sayang, rasa tegang itu berangsur hilang
"Aku butuh bantuanmu, bisa kau kau membantuku" ucap Alyssa to the poin
"Katakan, aku akan melakukan apa saja untuk kamu" ucap Alvin yakin dan tersenyum
"Aku ingin membeli kapal pesiar produksi paling baru dari Jerman. Dan paling lambat besok, harus tiba di sini. Bisakah kau mengurusnya untukku?" ucap Alyssa
"Kapal pesiar? Be-besok?" ucap Alvin kaget
Pasalnya, ia bisa membelikan kapal pesiar paling mewah untuk Alyssa, tapi kalau besok? Astaga, Bahkan pemesanan saja harus dari tahun sebelumnya.
__ADS_1
Alvin pusing....
....