Sistem Dewi

Sistem Dewi
Ayo kita bertunangan


__ADS_3

Kota S, Noah sedang bersandar di sofa rumahnya. Dia memutuskan untuk ke Ibukota dalam waktu dekat ini.


Pikirannya selama ini selalu di penuhi dengan Alyssa, gadis pujaannya itu.


Dia sendiri bingung, perasaannya terhadap Alyssa apakah cinta atau hanya obsesinya semata.


Namun apapun itu, dia ingin memiliki Alyssa dalam hidupnya.


"Tuan, ada laporan dari Tiger. Wanita itu sudah di lenyapkan tuan" ucap Griffin


"Kau sudah mengurus semuanya buktinya? tidak ada yang mengetahuinya bukan?" tanya Noah.


"Bukti sudah semua kami hilangkan tuan. Bahkan mayat wanita itu sudah di kremasi" ucap Griffin


"Kerja bagus, aku akan memberikanmu dan yang lainnya bonus yang besar" ucap Noah


"Terimakasih Tuan. Dan ada informasi dari mata-mata yang mengikuti nona Alyssa" ucap Griffin lagi


"Apa itu?" tanya Noah


"Kemarin ada yang mengikuti mobil yang di tumpangi Nona Alyssa dan asistennya. Saat nona pergi ke salah satu Mall" ucap Griffin


"Kau tahu siapa yang mengikutinya?" tanya Noah


"Sudah tuan, dia adalah Jumadi Direktur utama PT. Cahaya Bintang" ucap Griffin


"Untuk apa dia mengikuti mereka?" tanya Noah


Noah tahu jika Jumadi adalah adik dari mendiang Susilo, pemimpin sebelumnya PT. Cahaya Bintang.


Yang merupakan salah satu orang terkaya di kota A dari bidang properti.


Namun yang ia tahu, Jumadi tidak sebaik kakaknya dalam mengelola perusahaan. Dia juga salah satu penjahat kel*min yang suka men*duri gadis muda.


"Sepertinya dia mengincar adik angkat Nona Alyssa, karena mereka sempat terlihat berdebat kecil di pinggir jalan. Dan adik angkat nona terlihat sangat ketakutan saat itu" ucap Griffin


"Terus awasi dia, kabari aku lagi nanti. Jika bajingab mesum itu macam-macam dengan wanitaku, kau tahu harus melakukan apa bukan?" ucap Noah


"Saya mengerti tuan" ucap Griffin


Noah mengibaskan tangannya pada Griffin dan Griffin langsung keluar dari ruangannya.


"Sabar sayang, sebentar lagi kita akan bertemu lagi" ucap Noah sambil tersenyum memikirkan Alyssa.


...¤...


Alvin yang mengetahui kabar dari Doni yang di beritahu oleh Enzy. Jika saat ini kekasihnya sedang dalam keadaan sedih, dan butuh tempat bersandar.


Alvin langsung bergegas menuju tepat Alyssa, dia sudah tidak peduli lagi dengan ancaman Noah.


Saat ini yang di pikirannya adalah ada di samping kekasihnya itu, menghiburnya dan menjadi sandarannya.


Alvin sekarang sudah sampai di mansion King's Village milik kekasihnya itu. Dia langsung masuk, di sana ia melihat Azka dan Alex berada di ruang tamu.


"Alvin!" ucap Azka kaget melihat Alvin datang drngan wajah panik.

__ADS_1


"Hai Kak, apa Ica ada di rumah?" ucap Alvin langsung


"Dia ada di kamarnya, kamu ke sana saja" ucap Azka


"Terimakasih Kak, kalau begitu aku ke kamar Ica dulu" ucap Alvin yang di respons hanya anggukan kepala Azka.


Alvin langsung menaiki tangga menuju kamar Alyssa di lantai 2.


Tok! Tok! Tok!


Alvin mengetuk pintu kamar Alyssa, ia menunggu lama namun tidak ada jawaban. Alvin langsung membuka pintu kamar Alyssa yang tidak terkunci.


Di lihatnya kekasihnya itu sedang memejamkan matanya, meringkuk di atas kasur empuk miliknya.


Tidak biasanya kekasihnya itu jam segini masih meringkuk di kamar.


Alvin menghampiri Alyssa dan memeluk kekasihnya itu dari belakang.


Merasakan ada yang memeluknya, Alyssa membuka matanya. Dia tahu jika yang saat ini memeluknya pasti Alvin. Dapat ia tebak dari wangi tubuh Alvin yang sangat maskulin dan menenangkan itu.


Alyssa membalikan badannya dan memeluk Alvin dengan erat.


"Aku di sini" ucap Alvin memeluk dan mengecup kepala kekasihnya itu


"Hmm" Gumam Alyssa


Meskipun kekasihnya ini sedang tidak menangis. Alvin tahu jika saat ini hati Alyssa sedang terluka.


Setelah cukup lama dia berpelukan, Alyssa mendongakkan kepalanya melihat wajah kekasihnya itu.


"Aku merindukanmu apa kau tidak merindukanku, sayang" ucap Alvin menyurai rambut panjang Alyssa


"Hmm aku juga, kamu tidak takut mata-mata Noah tahu?" tanya Alyssa


"Aku tidak peduli, aku tidak bisa menahan lebih lama lagi untuk jauh dari kamu, sayang" ucap Alvin mengeratkan pelukannya


Alyssa hanya tersenyum mendengar itu, dan membalas memeluk Alvin lebih erat.


"Seminggu lagi jika kau setuju, kita bertunangan. Aku ingin segera mengikatmu" ucap Alvin


"Bagaimana dengan Larasati?" ucap Alyssa menatap manik indah milik Alvin


"Kau tidak usah memikirkannya, aku sudah tidak peduli lagi dengannya. Dia sudah dewasa dan sudah tahu kemana jalan hidup yang seharusnya ia bawa. Ibra juga di alam sana pasti mengerti, tak selamanya aku terus menjaga adiknya itu" ucap Alvin


"Hmm, kalau begitu, ayo kita bertunangan" ucap Alyssa tersenyum


"Kau bersedia?" tanya Alvin dengan hati yang sangat bahagia


"Ya aku bersedia" ucap Alyssa mengangguk


Alvin langsung mencium lembut Bibir merah merekah, yang merupakan candu baginya itu.


mereka berciuman sangat panjang dan ketika melepaskan pagutan mereka, nafas keduanya terengah-engah dan mereka tersenyum bersama.


..._____...

__ADS_1


Pagi ini Alyssa sudah bersiap-siap dengan kemeja biru dan juga sepatu sneakers miliknya.


Ya, hari ini Alyssa tidak berangkat ke kantor, melainkan sudah memulai kuliahnya.


Sebenarnya hari ini ada kegiatan Ospek di Kampus, dan Alyssa juga akan mengikutinya.


Untuk pakaian semuanya harus memakai kemeja biru dan membawa papan nama dan juga topi kerucut.


Untuk papan nama dan Topi, Ayu sudah menyiapkannya.


"Pagi Mah, Kak, semuanya" sapa Alyssa


"Pagi sayang" ucap Ameera tersenyum melihat putrinya.


"Pagi juga Al/Nona/Kak Alyssa" sapa semuanya serempak


"Kamu hari ini berangkat kuliah?" tanya Azka


"Iya Kak" jawab Alyssa


"Mau kakak antar?" tanya Azka


"Idih.. Bilang aja kakak mau modus kan dengan sekretaris Al yang cantik itu ha-ha?" ucap Alyssa


Yang lain juga ikut tertawa melihat Alyssa menggoda kakaknya.


"Hmm" ucap Azka memegang tengkuknya malu


"Aku bawa lembu ireng Kak, jadi cuma muat untuk aku dan Ayu saja" ucap Alyssa


"Yaahh, gagal deh" Gumam Azka, namun masih terdengar dan itu membuat semua tertawa lagi.


"Al, kenapa nama mobil kamu berhubungan dengan hewan sih? Nggak ada nama yang kerenan dikit gitu?" ucap Azka


"Lah suka-suka saya dong" ucap Alyssa menjulurkan lidahnya meledek kakaknya


"Kamu ini.. " ucap Azka


"Sudah-sudah, ayo sarapan dulu keburu siang" ucap Ameera


Mereka kemudian mengambil makanan masing-masing, dan menyantapnya dengan lahap.


"Mamah hari ini ada acara kemana?" tanya Alyssa


"Mbak Sandra ngajak mamah ke salon, sayang. Ada apa? Apa kamu mau ikut dengan mamah?" ucap Ameera


"Cuma nanya aja mah, Al kuliah sampai sore mungkin. Oh iya, mau Al transfer buat nyalon, mah?" tanya Alyssa


"Tidak usah sayang, uang dari kamu masih banyak. Malah mamah bingung mau abisin buat apa aja" ucap Ameera


"He-he ya sudah, yang penting kalau ada apa-apa kasih tahu Al ya, mah. Dan kamu Rara, kamu harus jaga mamah" ucap Alyssa


"Baik nona" ucap Rara


Kemudian mereka berangkat menuju tempat tujuan mereka masing-masing.

__ADS_1


__ADS_2