Sistem Dewi

Sistem Dewi
Penampilan baru


__ADS_3

Pagi harinya, Alyssa bangun seperti biasanya. Setelah selesai membersihkan diri, Alyssa melihat pantulan dirinya dari dalam cermin.


Penampilan Alyssa sempurna seperti biasanya. Tanpa Makeup saja, dia sudah terlihat cantik. namun hari ini dia memakai pakaian kerja formal, tak seperti biasanya.


Dia memakai kemeja berwarna salem dan Rok span hitam selutut. Memakai high heels cantik setinggi 7 cm dan menguncir kuda rambut panjang hitamnya.


"Sistem Masuk" ucap Alyssa


[ Selamat Host, anda mendapatkan peningkatan aura, dan 51% Saham Penabur International School ]


Alyssa mengerutkan dahinya heran melihat hadiah yang masuk.


Penabur International School adalah sekolah menengah pertama dan atas, berbasis Internasional.


Dirinya sekarang sudah masuk kuliah, bukan lagi siswa menengah, kenapa sistem memberikan saham sekolah yang tidak penting untuknya?


"Tunggu dulu" Gumam Alyssa pada dirinya sendiri


"Bukankah Dion bersekolah di sana? Ah benar juga, meskipun aku sudah tidak bersekolah di sekolah menengah, tapi aku tetap bisa memperoleh keuntungan dari sana. Setidaknya menjamin Dion bersekolah dengan baik ke depannya" gumam Alyssa lagi


Alyssa kemudian keluar dari kamarnya dan bergabung dengan yang lainnya, yang sudah berada di meja makan, untuk sarapan bersama.


Semuanya terlihat terkejut melihat penampilan baru Alyssa yang berbeda dari biasanya.


Sebelumnya Alyssa tidak pernah pergi ke kantor memakai pakaian formal seperti sekarang ini.


Yang tidak berbeda hanyalah wajah polosnya, tanpa satu pun makeup yang menempel di wajah mulusnya yang bak porselen itu.


Bibir kecilnya yang sudah merah merekah Alami yang tak memerlukan lipstik untuk di poles. Sungguh kecantikan Alami yang menakjubkan.


"Kenapa kalian melihatku seperti itu? Apa ada yang salah dengan cara berpakaianku?" tanya Alyssa bingung melihat tatapan orang-orang di depannya.


"Tidak sayang, kamu sangat cantik. Tidak ada yang salah dalam cara berpakaianmu. Mungkin mereka hanya pangling melihat kamu pakai pakaian formal" ucap Ameera


"Benar yang di katakan nyonya, Nona. Anda sangat cantik dengan pakaian formal itu" ucap Enzy memuji


"Kakak juga sama dengan yang di katakan mamah, kaget melihat kamu memakai pakaian formal. Memang Yah, dasar model terkenal seperti kamu, pakai pakaian apapun sangat cocok di tubuh kamu. Sungguh tuhan pilih kasih" ucap Azka


Terlihat yang lain hanya menganggukkan kepala mereka setuju.


Alyssa hanya menggelengkan kepalanya tersenyum, lalu mereka menyantap sarapan mereka bersama.


"Enzy setelah briefing nanti, tolong telepon kepala yayasan Penabur Internasional School. Karena aku sudah membeli saham disana sebanyak 51%" ucap Alyssa


"Oh satu lagi, kau urus juga berkas dokumen akuisisi Berlian Tjahja. Karena aku sudah membeli perusahaan tambang itu" ucap Alyssa lagi

__ADS_1


Semuanya tersentak kaget. Kejutan demi kejutan datang.


Bagaimana Alyssa membeli saham dan perusahaan seperti membeli cilok?


Seberapa banyak sebenarnya kekayaan yang Alyssa miliki saat ini? Mereka hanya bisa menatap takjub.


Setelah selesai sarapan, namun masih duduk di meja makan. Alyssa melihat salah satu ART mendekat padanya.


"Selamat pagi Nona, maaf mengganggu anda. Di depan ada tamu yang mencari anda, dia bilang sudah memiliki janji dengan anda" ucap ART bernama Ani itu.


"Apa kau tahu siapa dia Ani?" Tanya Enzy


"Saya tidak pernah melihat orang itu sebelumnya Nona, dia hanya mengatakan jika ia memiliki janji dengan Nona Alyssa, dan nona Alyssa yang menyuruh dia datang kemari pagi ini. Orang itu bernama Ayu" ucap Ani


"Suruh dia masuk!! Kedepannya kalian harus terbiasa dengannya, dia adalah sekretarisku mulai hari ini" ucap Alyssa


"Baik Nona" ucap Ani kemudian pamit pergi untuk mempersilahkan Ayu masuk.


Ayu yang masuk ke dalam mansion mewah itu hanya bisa terperangah takjub. Baru kali ini dia menginjakkan kaki di rumah yang sangat besar dan mewah seperti ini.


Dirinya tidak merasa iri sama sekali, namun melihat rumah mewah ini. Memacu semangat dirinya untuk bekerja lebih keras, agar suatu hari nanti dirinya bisa membelikan sebuah rumah yang layak untuk ibu dan kedua adiknya.


"Ayu, kau sudah datang?" ucap Alyssa


"Ah, iya Nona. Apakah saya terlambat?" ucap Ayu


Namun karena jaraknya yang jauh, Ayu baru sampai di depan gerbang mansion yang besar dan kokoh itu dalam waktu 45 menit.


Di tambah dia harus melakukan pemeriksaan keamanan ketat di area security.


Selang beberapa saat, setelah di konfirmasi dirinya benar adalah sekretaris Nona besar mereka. Baru Ayu di izinkan untuk masuk.


"Tidak, kau tidak terlambat sama sekali. Apa kau sudah sarapan?" tanya Alyssa


"Mm Be-belum nona, saya tidak sempat sarapan tadi" ucap Ayu merasa tidak enak


"Ani, tolong beritahu Koki, minta mereka menyiapkan sarapan untuk Ayu!" ucap Alyssa pada Ani yang masih berdiri di sana.


"Baik Nona" ucap Ani kemudian pergi


"Ah, sebenarnya tidak perlu Nona, saya sudah membawa roti dari rumah" ucap Ayu sungkan.


"Saya tidak menerima bantahan Ayu, kamu harus memperhatikan kesehatan dirimu terlebih dahulu, sebelum kamu memperhatikan pekerjaanmu. Kalau kau abai akan dirimu sendiri, bagaimana bisa ku memperhatikan hal lainnya" ucap Alyssa


"Baik Nona, terimakasih. Saya akan selalu mengingatnya" ucap Ayu

__ADS_1


"Ini sekretaris baru kamu Al?" Tanya Ameera, yang baru saja datang bersama dengan yang lain kemudian duduk di sofa ruang tamu.


"Iya mah namanya Ayu, dia senior Al di kampus" ucap Alyssa


"Ayu perkenalkan ini adalah mamahku Ameera" ucap Alyssa, yang membuat Ayu kaget mendengarnya.


Ameera terlihat seperti gadis seusianya, ternyata Adalah ibu kandung nonanya. Dia pikir, Ameera itu adalah kakak Alyssa.


"lalu yang di sana adalah Kakakku Azka, dia menjabat General Manager di perusahaan. Di sebelahnya Alex, dia kaki tanganku dan juga sebagai Direktur keuangan di perusahaan. Wanita di sebelahnya Enzy, dia wakil CEO dan juga asisten pribadiku juga orang kepercayaanku. Sebelahnya Rara, dia adalah pengawal khusus Mamahku. Dan yang terakhir adalah Dion, dia adik dari Enzy dan sudah ku anggap adik sendiri


" ucap Alyssa memperkenalkan orang yang di depannya.


"Halo selamat pagi, salam kenal nama saya Ayu. Mohon bimbingan untuk kedepannya, saya akan berusaha bekerja dengan baik" sapa Ayu membungkuk sopan.


Namun Alyssa memicingkan matanya ke arah Azka. Kakak laki-laki nya itu menatap Ayu tanpa berkedip.


Azka yang menatap Ayu, dirinya merasa tidak tenang. Jantungnya berdetak sangat cepat dan tidak bisa untuk di kendalikan.


Baru kali ini dia berhadapan dengan wanita yang bisa membuat jantungnya bertalu kencang.


Bahkan saat bersama Viona dulu, dia tidak merasakan hal seperti itu saat bertemu pertama kali dengannya.


"Astaga, jantungku...." Gumam Azka dalam hati.


"Kak Azka, jaga matamu yang seperti ingin melahap Sekretarisku hidup-hidup. Kau lupa apa yang aku katakan kemarin?" ucap Alyssa


"Astaga Al, apa salah aku menatap orang lain? Aku punya mata untuk melihat banyak hal, masa harus merem terus" ucap Azka setelah di tegur adiknya itu


"Apakah terlihat terlalu jelas?" tanya Azka dalam hati.


"Tentu saja itu terlihat sangat jelas, kau menatapnya seperti buaya yang hendak menerkam angsa" ucap Alyssa


Azka kaget, dia pikir Alyssa bisa mendengar kata hatinya


"Apa Al bisa mendengar apa yang aku pikirkan?" ucap Azka dalam hati


"Iya aku mendengar apa yang kamu pikirkan kak" ucap Alyssa kemudian


"Astaga kamu benar-benar bisa membaca apa yang aku pikirkan, Al?" tanya Azka yang sangat kaget


"Cih dasar bodoh. Tidak perlu punya ketrampilan membaca pikiran, kalau orang biasa juga bisa menebak jalan pikiranmu Kak. Apa yang kau pikirkan, terlihat jelas di wajah jelekmu" ucap Alyssa mengejek


"Ha-ha-ha benar yang di katakan adikmu Azka. Semua orang bisa melihat dari ekspresi wajahmu" ucap Ameera "Apa sepertinya mamah akan punya calon menantu lagi setelah ini?" Goda Ameera


Azka diam tak berkutik, dia merasa sangat malu dan ingin lari dan bersembunyi.

__ADS_1


Sedangkan Ayu hanya diam dan menyimak, dirinya juga melihat Azka yang menatapnya berbeda. Namun dia mengalihkan pikirannya, karena dia sadar posisinya saat ini.


__ADS_2