Sistem Dewi

Sistem Dewi
Hubungan Alyssa dan Alvin


__ADS_3

Photo Alyssa dan Alvin kini beredar di internet, membuat masyarakat negara ini gempar. Mereka mempertanyakan kebenaran dari photo yang beredar.


"Ya Tuhan, aku melihat pasangan yang sangat serasi abad ini"


"Yang satu tampan, yang satu cantik. Sangat serasi sekali"


"Apakah photo itu asli dan bukan editan?"


"Aku tidak percaya, suamiku menikungku..."


"Apa mereka benar-benar tengah berkencan? Bukannya Alvin sudah memiliki tunangan yang merupakan pemilik dari AL Group?"


"Astaga itu benar, apa mungkin AL Group dengan Alyssa berhubungan? Namanya saja mirip"


"Iya benar aku pikir juga seperti itu, mungkin Alyssa itu pemilik AL Group"


"Kalau menurut ku itu mungkin hanya kebetulan saja nama mereka sama"


"Aku menunggu kedua belah pihak mengkonfirmasi apakah photo itu adalah asli atau bukan, dan apa hubungan mereka berdua"


Banyak sekali komentar di internet yang meminta keduanya untuk mengkonfirmasi kebenaran dari berita tersebut.


Doni dan Nino bahkan di sibukkan dengan panggilan dari media, yang ingin mewawancarai Alvin secara langsung. Karena wartawan yang datang ke perusahan semuanya berhasil di usir oleh keamanan.


Doni kemudian memberitahukan semuanya kepada tuan mudanya. Tentang gosip yang beredar saat ini, yang sebenarnya adalah kenyataan. Namun dirinya tidak berhak berbicara di depan publik tentang hubungan atasannya itu.


"Aku nanti telepon Alyssa dulu, apakah dia ingin mempublikasikan hubungan di publik atau tidak" ucap Alvin pada Doni


"Lalu wartawan itu?" tanya Doni


"Abaikan saja dulu, sebelum aku memberikan keputusan" ucap Alvin


"baik Tuan muda" ucap Doni lalu keluar dari ruangan kerja atasannya itu.


Alvin segera mendial nomor telepon Alyssa, namun tidak di angkat olehnya. Karena saat ini, Alyssa sedang berada di kampusnya dan sedang berada di dalam kelas.


Alvin kemudian mengetik pesan, jika dirinya akan menjemput Alyssa di kampus.


...¤...


Alyssa saat ini baru saja kelar kelas, dia membuka HP nya, dia mendapati pesan dari Alvin yang akan menjemputnya sore ini di kampus. Alyssa lalu berjalan menuju area kantin.


Alvin akan tiba di kampusnya setengah jam lagi, jadi dia akan menunggunya di kantin saja. Sambil minum es manis pikirnya.


"Al" panggil Denis


"Hai kak" ucap Alyssa melihat Denis datang menghampirinya sendirian.


"Mau kemana?" ucap Denis


"Kantin" ucap Alyssa

__ADS_1


"Bareng aja Yuk, ada yang mau kakak bicarakan juga" ucap Denis


Alyssa hanya mengangguk saja, kemudian mengikuti Denis menuju bangku kantin. Namun Alyssa merasa risih, saat hampir semua mahasiswa dan mahasiswi yang ada di kampus ini, menatapnya penuh tanya.


"Al kamu beneran tunangan sama Alvin?" tanya Denis, yang di jawab anggukan kepala


"Kakak tahu dari Bryan?" tanya Alyssa


"Bisa iya bisa tidak" ucap Denis


"Hmm..." Gumam Alyssa bingung


"Bryan sudah mengatakan semuanya. Tapi berita kamu dan Alvin juga beredar di internet, dan itu sudah ada di trending 3 saat aku melihatnya, mungkin sekarang sudah jadi trending 1" ucap Denis menjelaskan


"Astaga naga, bisa sampai gitu ya" ucap Alyssa menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Kau tahu Al, sekarang Bryan sedang mengalami patah hati paling hebat dalam sejarah hidupnya" ucap Denis


"Bryan menyukai sejak kalian bertemu di Mall saat itu, Bryan sering sekali curhat pada kakakmu ini, dan kamu adalah cinta pertamanya" ucap Denis


"Sebuah perasaan tidak bisa di paksa atau dibohongi Kak. Mereka akan kembali kepada pasangan mereka, karena baik itu jodoh, maut, dan rezeki. Tuhan sudah mengaturnya untuk kita semua, aku hanya bisa meminta maaf karena aku sudah menyebabkan Bryan patah hati" ucap Alyssa merasa menyesal


"Kamu sudah mengetahui jika Bryan menyukaimu? Sejak kapan?" tanya Denis kaget.


"Aku tidak Bodoh Kak, hanya saja aku diam saja, bukan karena aku memberi harapan. Karena aku pun tahu batasan jarak, dan menganggap Bryan teman. Aku juga baru-baru ini menyadarinya" ucap Alyssa


"Kamu sudah lama berhubungan dengan Alvin? Kenapa kau tidak mengundangku saat bertunangan?" tanya Denis


"Aku sudah cukup lama berhubungan dengan Alvin, sejak aku masih menjadi siswa sekolah menengah atas. Al minta maaf nggak undang Kak Denis ataupun keluarga tante Hesti. Karena pertunanganku dan Alvin hanya di hadiri kedua keluarga saja. Bahkan tante Hanin pun aku tidak memberi tahu nya. Rencananya aku akan mengatakan pada mereka, saat aku pulang ke kota M nanti" ucap Alyss


"Makasih banyak kak" ucap Alyssa


Tak berapa lama HP Alyssa bergetar, ada pesan masuk dari Alvin, yang saat ini sudah ada di depan kampusnya.


"Kak, aku pulang duluan ya, Alvin sudah menjemputku" ucap Alyssa


"Oke, hati-hati" ucap Denis tersenyum


...¤...


Alyssa saat ini sudah naik ke mobil milik Alvin, Alvin dengan sigap memasangkan seat belt untuk Alyssa, dia juga mendaratkan kecupan singkat di bibir kecil Alyssa.


"Sayang, apa kau mau makan dulu?" tanya Alvin, yang di angguki Alyssa


"Tapi aku nggak mau nasi, aku mau makan tahu gejrot di taman depan sana" ucap Alyssa


"Baiklah, sesuai keinginanmu sayang" ucap Alvin


Alvin melajukan Mobilnya ke area taman, mereka tetap di dalam mobil, setelah mereka pesan. Karena taman sangat ramai saat ini. Dan tukang tahu pun sangat antri.


"Sayang, boleh aku tanya sesuatu" ucap Alvin

__ADS_1


"Apa ini masalah berita di internet?" tanya Alyssa


"Iya, bagaimana kalau kita akui aja di depan publik" ucap Alvin berharap


"Sejujurnya aku nggak mau, yang pastinya itu akan membuat aku terkenal, aku pasti risih. Tapi jika kau menginginkannya, aku akan mengikutimu" ucap Alyssa


"Aku ingin semua orang tahu, jika Alyssa Cecilia Sastro Wardoyo adalah calon istri dari Alvin Saga Ardhana" ucap Alvin


"Baiklah, ayo publikasikan" ucap Alyssa


"Kamu serius?" tanya Alvin berbibar


"Iya.." ucap Alyssa


Membuat Alvin senang, dan langsung memeluk Alyssa, dan hendak menciumnya namun terhenti.


Ring! Ring! Ring!


Sebuah dering telepon membuat Alvin berdecak kesal, Alyssa hanya tersenyum melihat Alvin kesal karena gagal menciumnya.


Alyssa lalu melihat siapa yang telepon, ternyata itu anak buahnya yang mengawasi ketiga ular itu.


"Halo" ucap Alyssa


"Halo nona, saya ingin memberi tahu anda, jika ketiga orang itu akan pergi ke luar negeri dalam 3 hari lagi nona" ucap pria itu


"Kenapa mereka ingin pergi ke luar negeri?" tanya Alyssa


"Mereka tidak kuat mendengar gunjingan dari tetangga, teman dan kerabat mereka, nona. Bahkan mereka sampai saat ini enggan beranjak keluar dari rumah" ucap pria itu lagi


"Cih, baru segitu saja mereka tidak sanggup, payah!! Kamu terus awasi, aku akan meminta orang lain untuk segera membawa mereka ke hadapanku besok lusa" ucap Alyssa


"Baik nona" ucap pria itu.


Setelah mengakhiri telepon itu, Alvin ingin mengucapkan sesuatu, namun di tahan oleh Alyssa yang saat ini sedang menghubungi orang lain lagi.


"Halo Kak Juna" ucap Alyssa setelah telepon itu di angkat oleh Juna.


Alvin bagaimanapun merasa cemburu Alyssa menelepon pria lain, dan mengabaikannya.


"Kak, rencana aku percepat, aku ingin paling lambat besok lusa, mereka sudah di bawa ke hadapanku" ucap Alyssa lagi


"Oke baiklah, aku akan mengantar dua orang itu ke hadapanmu langsung" ucap Juna


"Terimakasih kak" ucap Alyssa dan menutup telepon.


Begitu Alyssa menoleh ke Alvin, dia terkejut karena Alvin langsung menciumnya dengan rakus. Namun Alyssa menyambutnya dengan senang hati. Alvin melepaskan pagutan mereka dan menempelkan keningnya di kening Alyssa.


"Jangan mengabaikanku sayang" ucap Alvin


"Maaf" ucap Alyssa tersenyum kemudian mengecup bibir Alvin, yang tidak di sia-siakan Alvin yang menahannya dan menciumnya lagi.

__ADS_1


"Sepertinya aku membutuhkan bantuanmu besok lusa, Apa kau tidak keberatan?" ucap Alyssa


"Tentu saja tidak! Apapun itu, jangan ragu untuk meminta bantuanku. Apapun itu, akan amu lakukan untukmu" ucap Alvin


__ADS_2