Sistem Dewi

Sistem Dewi
Undangan makan malam di kota B


__ADS_3

"Itu rezeki buat Alma, jangan di tolak" Ucap Alyssa "Untuk kerjaan nanti aku coba tanya ke teman, siapa tau ada lowongan" Ucap Alyssa lagi.


Alyssa kemudian menelepon Enzy


"Halo Nona" ucap Enzy


"Enzy aku ingin tanya sesuatu, apa ada kerjaan buat pria berumur 21 tahun dengan ijazah SMA" ucap Alyssa


"Masih ada yang kosong di bagian pelayan di Brilliant Hotel. Juga di Health Hospital kekurangan karyawan di bagian Housekeeping. keduanya memiliki gaji Standart 4,2 juta/bulan dengan pergantian Shift 3x" Ucap Enzy


"Kalau begitu nanti saya telepon lagi" ucap Alyssa kemudian menutup teleponnya.


"Bang Aldo, aku ada info lowongan kerja, tapi hanya sebagai pelayan di hotel dan housekeeping di rumah sakit gajinya sama 4,2Juta/bulan. Apa abang tertarik di salah satunya?" Ucap Alyssa


Aldo yang mendengar gaji itu sangat terkejut, gaji dia di betamart saja hanya 2,2 juta. Yang di tawarkan Alyssa bahkan 2x lipat dari gaji sebelumnya.


"Abang mau Al, bagaimana caranya abang melamar kerjakan di sana" ucap Aldo


"Abang tinggal tulis lamaran kerja abang, terus serahkan ke bagian HRD, bilang sudah Acc Bu Enzy, untuk alamatnya nanti saya SMS abang" ucap Alyssa


"Makasih banyak Al, abang janji setelah abang bekerja dan mendapatkan gaji, abang ganti uang yang kamu transfer barusan" ucap Aldo


"Tidak usah di ganti bang, aku ikhlas bantu abang dan keluarga, uang itu tak seberapa di banding abang yang sudah menjaga dan baik sama Al dulu waktu masih di betamart" Ucap Alyssa.


Alyssa tidak mentransfer banyak, bukan berarti dia pelit. Tapi Alyssa pikir lebih baik membantunya sesuai dengan kebutuhan dan memberikan pekerjaan yang lebih baik, itu lebih bermanfaat untuk Aldo.


Aldo kemudian pamit untuk pulang dan memberikan uang SPP pada Alma. Dan mempersiapkan Lamaran kerja besok.


Alyssa masih duduk santai di taman dengan menyeruput kopi hitam instan yang murah meriah merek "Kapal Air".


TING!!!


pesan whatsapp masuk


[Apa kamu sudah pulang sekolah? aku baru selesai bekerja] pesan dari Alvin


Alyssa dan Alvin saling membalas Chat. Tak terasa sudah mulai gelap, Alyssa beranjak pulang ke Apartement.


_______________


"Wow ternyata herbal ini sangat efektif, sungguh jenius yang memikirkan resep ini" ucap Pramudi


Dia lalu mengambil HP di saku jas Dinas putihnya.


"Halo Yo, apa aku boleh meminta nomer telepon gadis yang menyelamatkanmu?" ucap Pramudi yang menelepon Haryo

__ADS_1


"Untuk apa?" ucap Haryo


"Aku ingin menanyakan lebih detail tentang herbal. Aku yakin dia pasti seorang jenius di bidang kedokteran" ucap Pramudi.


"Aku saja belum menghubunginya, bagaimana jika aku coba mengundangnya kesini untuk makan malam bersama di acara syukuran kesembuhanku, dan kamu juga bisa datang" ucap Haryo


"Baik aku tunggu kabar baiknya" Ucap Pramudi


Haryo kemudian mematikan sambungan telepon Pramudi, lalu menelepon nomor lain yang tak lain Nomor Alyssa


Setelah berdering selama 10 detik akhirnya telepon diangkat.


"Halo" ucap Alyssa


"Halo Alyssa ini Kakek Haryo yang kamu selamatkan di area parkir taman hiburan, apa kau masih ingat" ucap Haryo


"Saya ingat, ada apa Kakek Haryo menelepon saya? apa ada masalah dengan resep yang saya tulis?" tanya Alyssa


"Ah, tidak-tidak, justru saya menelepon untuk mengucapkan terimakasih karena resep yang kamu berikan, aku bisa sembuh. Apa ada yang kamu inginkan? Saya akan berusaha memenuhinya" ucap Haryo bersungguh-sungguh


"Ah, tidak perlu, aku tidak menginginkan apapun. Aku dengan ikhlas menolongmu, bukankan sesama manusia harus saling tolong menolong?" ucap Alyssa


"Begitu rupanya, terimakasih sekali lagi. Ngomong-ngomong saya berniat mengadakan makan malam untuk syukuran kesembuhan saya Sabtu malam ini. Apa kau bisa datang ke kota B untuk bergabung bersama?" ucap Haryo


"Tentu saja tidak, justru saya sangat senang" ucap Haryo.


"Baik kalau begitu saya akan datang kesana, tapi saya membawa orang lain. Apa tidak masalah?" ucap Alyssa


"Tentu tidak masalah, kalau begitu kabari aku jika kamu datang, aku akan menyuruh orang untuk menjemputmu di airport" ucap Haryo sangat senang dan bersemangat.


Dia kemudian menelepon Pramudi dan memberi tahu jika gadis penyelamatnya akan datang sabtu ini ke acara makan malam di rumahnya.


____________


Alyssa berangkat sekolah dengan Diana yang dia jemput terlebih dahulu.


Ujian hari kedua Bahasa inggris dan Fisika, dengan lancar di kerjakan Alyssa.


Seperti biasanya Alyssa menyelesaikan jawaban nya hanya dalam waktu 30 menit. Pengawas hari ini berbeda dengan pengawas kemarin.


Setelah Selesai ujian, Alyssa mengantarkan Diana pulang, namun dia langsung pergi lagi kali ini.


Alyssa pergi menuju Health Hospital untuk melihat keadaan Rindu. Dia melajukan mobilnya dengan kecepatan normal.


Sebelum sampai di rumah sakit, Alyssa mampir di salah satu restoran seafood untuk makan siang.

__ADS_1


Alyssa memesan Kepiting saos Padang, dan cumi goreng tepung, minumnya Es kelapa muda.


Sambil menunggu Alyssa memainkan HP nya bermain Game, tiba-tiba ada seseorang yang duduk di depannya. Alyssa mendongakkan kepalanya.


Seorang wanita berusia 24 tahun dengan pakaian casual namun tak ada merek, duduk dan menatap nya dengan tatapan memohon. Alyssa mengangkat sebelah Alisnya.


"Tolong saya" ucap wanita itu memelas dan menatap ke luar Restoran.


Alyssa menoleh mengikuti pandangan wanita itu, dia melihat dua orang laki-laki berbadan besar sedang mencari-cari sesuatu.


"Tolong saya, saya ingin di tangkap dua orang itu" ucap wanita itu ketakutan


"Apa yang terjadi?" tanya Alyssa


"Itu nak buah Rentenir, saya punya hutang sebelumnya, saya juga sudah membayarnya kembali. Namun bunganya terus membengkak naik, Rentenir itu menginginkan saya untuk jadi istri keempatnya, tolong sembunyikan saya. Saya tak mau ditangkap" ucap wanita itu


"Siapa namamu, berapa hutangmu pada rentenir itu? dan kenapa kamu berhutang? " ucap Alyssa


"Nama saya Yana, saya seorang yatim piatu, 3 bulan yang lalu ibu saya sakit keras dan butuh biaya banyak untuk berobat. Akhirnya saya meminjam uang 10 juta ke rentenir itu. Tapi tidak lama, ibu meninggal karena telat penanganan. Aku berusaha membayar hutang itu, aku sudah mengembalikan uang 12 juta pada rentenir itu seminggu yang lalu, tapi rentenir itu bilang jika itu tak cukup. Aku harus membayar 20 juta lagi" ucap wanita bernama Yana


Alyssa cukup terenyuh mendengarnya, gadis itu sama dengan dirinya dia tidak punya orang tua. Dia juga melihat Yana adalah wanita yang baik, jadi dia bersedia membantunya.


"Kenapa kau tak jual rumahmu untuk menutupi hutangmu?" tanya Alyssa


"Aku tak punya rumah, aku dan mendiang ibuku tinggal di rumah kontrakan" ucap Yana


"Kamu pesanlah makanan kamu dulu, untuk urusan rentenir biar aku yang menyelesaikannya" ucap Alyssa


"Benarkah?" ucap Yana berbinar.


Alyssa mengangguk, kemudian dia menelepon Enzy dan memberi tahu Enzy masalah Yana, dan meminta untuk menyelesaikan masalahnya secepat mungkin.


Yana dan Alyssa memulai makan siangnya. Yana melirik Alyssa sesekali.


"Apa yang ingin kamu tanyakan?" ucap Alyssa paham


"Siapa nama nona? dan kenapa nona ingin membantuku" ucap Yana


"Namaku Alyssa, Karena kita sama-sama manusia, juga aku sama sepertimu yang tak punya orangtua" ucap Alyssa


"Apa orangtua nona Alyssa sudah meninggal juga?" tanyanya Yana.


"Entahlah, aku tak tahu orangtuaku masih hidup atau sudah tidak ada, aku di buang di panti sejak bayi, aku juga di adopsi dan orangtua angkatku meninggal 3 tahun lalu" ucap Alyssa


Yana yang mendengar itu terkejut, dia tidak menyangka kehidupan Alyssa begitu berat. Yana kemudian minta maaf pada Alyssa.

__ADS_1


__ADS_2