Sistem Dewi

Sistem Dewi
Mendekati janda beranak Dua


__ADS_3

Jarak waktu yang di tempuh antara Kampus dan perusahaan Alvin kurang lebih setengah jam. Sedangkan Wareg Resto ada di tengah-tengahnya.


Alvin sampai lebih dulu di banding Alyssa, ia langsung masuk ke dalam restoran dan menunggunya di dalam.


Tak lama kemudian Alyssa datang dan langsung di sambut dengan pelukan hangat dari laki-laki pujaannya itu.


"Aku merindukanmu, Ica" ucap Alvin di sela pelukannya itu


"Bukankah kita hanya berpisah beberapa jam?" ucap Alyssa, ia terkekeh melihat Tunangannya itu begitu merindukannya.


"Beberapa jam itu sangat berat sayang, itu sangat lama" ucap Alvin cemberut


"Ada apa, Hmm?" tanya Alyssa, dia sangat peka. Ia merasa jika Alvin sedang tidak mood saat ini, dan dia yakim pasti terjadi sesustu hal yang tidak Alvin sukai. .


"Aku hanya merasa kesal saja" ucap Alvin melepas pelukannya dan membimbing Alyssa untuk duduk.


"Katakanlah jika kau ingin mengatakannya padaku" ucap Alyssa tersenyum


"Sebenarnya aku malas cerita hal ini. Tapi aku akan tetap bilang padamu, dan tidak ingin nanti timbul kesalahan pahaman di antara kita" ucap Alvin dan Alyssa hanya tersenyum merespon ucapan Alvin.


"Tadi ada wanita datang ke kantorku, ah aku lupa namanya siapa ya? Roni, Rima, Alin, Ah pokoknya entah itu siapa namanya" ucap Alvin


"Arumi?" ucap Alyssa kemudian


"Nah itu dia, namanya Arumi. Ehhh loohh, kok kamu tahu sayang?" tanya Alvin kaget, Alyssa tahu Arumi.


"Ya sedikit. Ada apa? Apa dia menemuimu karena sesuatu?" ucap Alyssa merasa tidak senang, namun dia mencoba bersikap tenang seperti biasanya.


"Iya, dia datang ke kantorku. Dia bilang ingin mengajakku makan siang, dia juga membawa makanan kesukaanku yang katanya dia masak sendiri" ucap Alvin tak menyadari jika wanita di sampingnya itu cemburu.


"Enak dong ada yang bawain makan siang gratis. Makanan kesukaanmu lagi. Pasti sangat enak kan? Kamu pasti senang sekali, ada yang perhatian padamu" ucap Alyssa dengan sangat tenang.


Bohong jika dia tidak marah, bohong jika dia tidak cemburu. Namun sebisa mungkin Alyssa menahan rasa tidak sukanya dan cemburunya itu.


"Senang apanya, nggaklah!!! Pastinya aku tolak, aku juga usir dia dari sana. Lagian kalau aku mau makan, aku bisa membeli makanan apapun yang ku mau denhan uangku sendiri, uangku banyak. Aku juga bilang jika dia salah tentang makanan kesukaanku" ucap Alvin


"Memangnya apa makanan kesukaanmu?" tanya Alyssa


"Aku bilang padanya jika makanan kesukaanku adalah makanan apapun yang calon istriku masak" ucap Alvin mencium pipi Alyssa yang sedang bersemu merah mendengar ucapan Alvin

__ADS_1


"Aku senang kau cemburu sayang" ucap Alvin gemas melihat Alyssa cemburu di balik ketenangan Alyssa.


"Siapa bilang? Aku tidak cemburu" ucap Alyssa menyangkal


"Iya, iya, kamu tidak cemburu" ucap Alvin mendekatkan wajahnya ke depan wajah cantik Alyssa lalu mengecup bibir itu singkat.


Keduanya menikmati makanan yang mereka pesan, Alvin juga dengan senang hati melayani Alyssa. Dia dengan telaten memisahkan daging ikan dari durinya dan menaruhnya di piring Alyssa.


Mereka juga saling menyuapinya makanan dan bercerita tentang hal-hal menarik yang mereka temui.


...¤...


Sebuah mobil maserati hitam, berhenti di sebuah pintu gerbang yang kokoh menjulang tinggi itu.


"Selamat siang, maaf, anda siapa dan ada keperluan apa ya?" tanya seorang security di sana dengan sopan.


"Siang Pak, saya Noah. Saya teman dari pemilik mansion no.1 King's Village ini, Alyssa. Saya datang karena ingin bertemu dengan Nyonya Ameera. Apa bisa saya masuk?" ucap Noah dengan sopan menjelaskan


"Ah tunggu sebentar tuan, saya akan lapor ke bagian dalam dulu" ucap security itu, lalu ia berbicara menggunakan walkie talkie dengan orang di bagian dalam.


Setelah menunggu beberapa saat, Noah di persilahkan masuk. Noah berterima kasih lalu mengendarai mobilnya masuk, ia sangat terkesima dengan kemewahan mansion paling mewah di negara ini, itu.


Noah kemudian duduk, setelah ART mempersilakan dia untuk duduk di ruang tamu. Sedang ART itu masuk ke dalam, memanggil tuannya.


"Hai Noah, senang melihat kau berkunjung ke sini" ucap Ameera tersenyum manis.


"Ha-hai Ameera, senang bertemu denganmu" ucap Noah terpesona melihat kecantikan Ameera


"Astaga, sang bayi mulai beraksi lagi saat melihat senyum manis itu. Aduuuhh, itu bibirnya sangat menggoda sekali. Ingin sekali aku me**matnya sekarang juga" Gumam Noah dalam hati.


"Oh apa itu?" tanya Ameera saat melihat seikat bunga di tangan Noah.


"Ah, ini bunga untuk anda" ucap Noah memberikan seikat bunga itu pada Ameera


"Terimakasih atas bunganya Noah. Apa kau sudah makan?" tanya Ameera, setelah menerima bunga itu dengan senang hati.


Noah hanya menggelengkan lemah, mendengar ucapan Ameera. Yang begitu merdu terdengar di telinga Noah.


"Kalau begitu makan di sini saja ya" ucap Ameera, yang bagaikan sihir itu, Noah hanya mengangguk saja menyetujui ucapan Ameera.

__ADS_1


Kini mereka berdua berada di meja makan, tersedia banyak aneka makanan lezat di atas meja. Yang di masak oleh koki pribadi Alyssa itu.


"Nasi nya segini Cukup?" tanya Ameera dengan lembut, mengambilkan nasi untuk Noah


"Cukup, terimakasih" ucap Noah tersenyum tulus.


Dia sangat senang Ameera mengambilkan makanan untuknya. Sang bayi di bawah juga terus menerus menggeliat, ingin segera berjumpa dengan Calon tempatnya bermain prosotan.


mereka makan dengan khidmat, hanya dentingan sendok dan garpu yang terdengar di sana.


Setelahnya, mereka berdua menuju ruang tamu lagi dan mengobrol di sana.


"Kamu tidak kerja hari ini?" tanya Ameera


"Tidak, pekerjaan sudah saya selesaikan pagi tadi" ucap Noah tersenyum


"Oh, syukurlah" ucap Ameera menanggapi.


"Ira, maaf kamu tidak keberatan aku panggil nama langsung bukan?" tanya Noah


"Hmm, tidak apa-apa" ucap Ameera bingung dan mengiyakan saja.


"Apa kedatanganku mengganggu?" tanya Noah


"Tentu saja tidak, bukankah aku juga berhutang padamu karena sudah merusak mobilmu saat itu. Oh iya berapa biaya perbaikan mobilmu?" ucap Ameera


"Ah, itu hanya kerusakan kecil, tidak masalah dan tidak perlu di ganti. Tapi bolehkah aku meminta sesuatu yang lain?" tanya Noah.


"Apa itu?" tanya Ameera


"Bolehkah aku mendekatimu?" tanya Noah langsung dengan susah payah iya ucapkan


"Kamu ingin mendekatiku? Apa karena Alyssa? Maaf Noah, tapi putriku sudah memiliki seseorang yang ia cintai, Dia..." ucap Ameera salah paham


"Bukan seperti itu" ucap Noah memotong ucapan Ameera


"Lalu maksudmu?" tanya Rara tidak mengerti


"Se-seperti nya ak-aku menyukaimu Ira. Bi-bisakah kau memberiku kesempatan un-tuk ku, menunjukkan perasaaanku padamu?" ucap Noah dengan terbata-bata

__ADS_1


Dia mengungkapkan maksudnya menemui Ameera dengan gamblang, dia memutuskan untuk berterus terang akan niatnya untuk mendekati Janda muda beranak dua yang mempesona itu.


Sedangkan Ameera kini terkejut mendengar ucapan Noah, yang ingin mendekatinya.


__ADS_2