Sistem Dewi

Sistem Dewi
Pernikahan Enzy dan Alex


__ADS_3

Ameera dan yang lainnya, buru-buru menghampiri Alyssa. Alyssa yang saat itu merasa sudah lebih baik, melihat semua orang berjalan ke arahnya.


"Ya Tuhan, sayang kamu kenapa? Minah, Al kenapa?" tanya Ameera panik


"Saya lihat tadi Nona oleng dan hampir jatuh Nyonya. Makanya saya buru-buru pegangin" ucap Minah salah satu ART di mansion Alyssa.


"Alex kamu bawa Al ke kamar!" ucap Ameera


"Baik mah" ucap Alex


"Eh, mah Al tidak apa-apa kok. Udah mendingan sekarang" ucap Alyssa menolak


"Mendingan apaan, kamu hampir jatuh dari tangga, itu bahaya" ucap Ameera khawatir


"Al beneran nggak apa-apa, beneran. Mungkin efek Al belum makan, jadi Al sedikit pusing. Mungkin tensi Al lagi rendah mah. Ayo kita makan, Al beneran laper banget sekarang" ucap Alyssa tersenyum dan mengelus perut ratanya itu.


"Beneran nggak apa-apa?" tanya Ameera lagi untuk memastikan, Alyssa mengangguk dan tersenyum


"Ya sudah, Minah kau buatkan teh manis hangat untuk Al" ucap Ameera yang di angguki Minah.


Alex membantu menuntun Alyssa turun menuju ruang makan, Alyssa hanya pasrah saja dan menurut.


"Sistem, kalau pemasangan Skill, kira-kira napa. Yang tadi itu bahaya tahu" ucap Alyssa dalam hati


[ Maaf host, pemasangan itu di lakukan secara otomatis, begitu Misi sudah berhasil terpenuhi ]


[ Apa Host ingin membuka undian sekarang? ]


"Tidak, nanti saja" ucap Alyssa lagi


Ameera menyendokan makanan ke Piring Alyssa, Alyssa hanya tersenyum saja melihat perhatian dari sang mamah. Dia sangat bersyukur punya mamah yang sangat pengertian dan sayang padanya.


"Kak Enzy, setelah makan ke kamarku, bisa?" ucap Alyssa menatap Enzy


"Tentu" ucap Enzy.


Mereka pun makan dengan khidmat, hanya suara dentingan sendok dan garpu yang menghiasi suasana damai di sana.


Setelah makan, Alyssa beranjak dari tempat duduknya dan menuju ke kamar di temani Enzy yang mengikuti di belakangnya.


Mereka berdua masuk kamar, Alyssa meminta Enzy untuk duduk di sofa kamar. Sedangkan Alyssa berjalan mengambil tas di nakas sebelah kiri ranjangnya.

__ADS_1


"Kak, kau simpanlah ini" ucap Alyssa menyerahkan sesuatu


"Bukannya ini..." ucap Enzy terkejut melihat botol giok yang begitu familier.


"Ya, itu adalah Magic Liquid, sedangkan di kotak itu ada Pil Darah" ucap Alyssa memberikan 3 botol Magic Liquid, dan 3 buah Pil darah.


"Kenapa ini kamu berikan padaku?" tanya Enzy heran


"Untuk jaga-jaga saja, kalau terjadi sesuatu tapi aku tidak ada bersama kalian. itu bisa menolong nantinya. Aku percaya sama kak Enzy, jadi aku percayakan itu sama kakak" ucap Alyssa tersenyum


"Hmm, makasih sudah percaya. Aku akan menjaga ini dengan baik" ucap Enzy


Setelahnya mereka kembali ke ruang keluarga, berbincang-bincang.


..._____...


Setelah proses akad nikah yang berjalan dengan lancar. Acara di lanjutkan dengan resepsi pernikahan.


Aula Giant Hotel di sulap sedemikian rupa, indah dan sangat megah. Makanan sudah berjejer rapih di setiap sudut ruangan.


Mulai dari makan ringan, makanan berat, aneka minuman berupa jus, wine, bahkan Es Krim pun ada di sana.


Tidak lupa, sebuah kue yang di hias dengan begitu cantik berada juga ada di sana.




Semua tamu dari berbagai kalangan datang memberikan ucapan selamat dan doa untuk kedua mempelai.


Alvin yang saat ini setia melingkarkan tangannya di pinggang calon istrinya.


"Aku tidak sabar untuk menikahimu, dan menjadikan kamu ratu di seumur hidupku, seperti mereka" bisik Alvin yang membuat pipi Alyssa bersemu merah.


"Ya, sabarlah. Aku akan berusaha secepatnya bisa lulus dan menerima pinanganmu, Oke" ucap Alyssa.


"Benarkah? aku senang mendengarnya. Aku akan menunggumu, aku mencintaimu sayang" ucap Alvin tulus, ia membalikkan badan Alyssa agar menghadap ke arahnya, Alvin menunduk hendak mencium bibir seksi Alyssa.


Cup


Ciuman itu mendarat bukan di bibir Alyssa, melainkan mendarat di telapak tangan Noah, yang ada di antara mereka.

__ADS_1


"Yaakk, apa yang kau lakukan Noah!" ucap Alvin kesal dan mengusap bibirnya berkali-kali, karena ia mencium tangan seorang pria.


"Kau yang bertindak mesum tidak tahu tempat, ini tempat terbuka, Alvin. Kau ingin membuat putriku jadi bahan pembicaraan orang, Hah?" ucap Noah


"Putri-putri, sejak kapan kamu bikin anak sama Tante Ira? Sembarangan ngaku-ngaku, dasar" ucap Alvin, membuat semua orang yang melihat terkekeh geli melihat mereka tampak akrab.


Karena Alvin dan Noah di kenal sebagai pengusaha yang dingin. Jadi jarang mereka melihat keduanya berbincang dengan sangat akrab, kalau dulu mungkin mereka hanya saling mengabaikan saja.


"Hey-hey, aku juga mau kali bikin anak sama ayang Ira. Cuma ya butuh waktu aja, dan yang jelas aku nikahin dulu lah. Baru cetak yang banyak" ucap Noah tak tahu malu


"Nikah belum, bikin apalagi. Tapi Udah ngaku-ngaku jadi bapak calon istriku" ucap Alvin mencibir


"Lah, kenyataannya cepat atau lambat, Alyssa bakal jadi putriku kok" ucap Noah tak mau kalah.


"Sudah-sudah, kalian ini malah ribut" ucap Ameera menengahi


"Ayang Ira, nih si kutukupret Alvin. Masa main nyosor aja sama putri kita yang cantik jelita ini di depan umum" ucap Noah mengadu pada Ameera


Sontak membuat semua orang di sana menoleh ke arah Ameera yang saat ini wajahnya merah seperti tomat. Dia sedikit malu karena ucapan Noah yang cukup keras.


"Mamah Udah official sama Noah?" tanya Azka yang saat itu menggandeng paksa tangan Ayu, yang sempat berontak, karena menjadi tatapan seluruh karyawan AL Group yang hadir.


"Belum" ucap Ameera menggelengkan kepalanya


"Sebentar lagi Azka" ucap Noah menimpali


"Kau dasar, Hais... " ucap Azka


"Sudah-sudah, jangan ribut! Ini hari bahagia Enzy dan Alex. Kalau aku lihat kalian bertiga berantem atau berdebat lagi. Siap-siap, aku potong habis pusaka kalian" ucap Alyssa menggerakkan kedua jarinya seperti gunting.


Alvin, Noah dan Azka, spontan memegang pusaka mereka, takut. Ancaman Alyssa benar-benar mengerikan.


"Sayang masa di potong sih, yang ada nanti setelah kita nikah, nggak bisa bikin dede bayi yang banyak dan lucu-lucu dong. Aaahhhh... " ucap Alvin, dia teriak karena cubitan maut khas Alyssa mendarat di pinggangnya.


"Kalau ngomong tuh di saring dulu, udah Hayu ke Pengantin, kita ucapin selamat dan sesi photo bareng" ucap Alyssa


Alvin mengangguk dan mengikuti Alyssa menuju kedua mempelai.


"Kak, selamat menempuh hidup baru. Ini kado dari Al, semoga kalian suka" ucap Alyssa


"Selamat menempuh hidup baru Kak, Do'akan aku segera nyusul ya, He-he. Ini ada dariku" ucap Alvin ikut memanggil mereka dengan sebutan kakak.

__ADS_1


"Terimakasih, semoga kalian cepat nyusul ya" ucap Alex dan Enzy bersamaan.


...


__ADS_2