Sistem Dewi

Sistem Dewi
Naik Level


__ADS_3

Pagi hari yang redup, karena di luar sedang turun hujan. Alyssa yang baru tersadar dari mimpi indahnya, dia langsung beranjak ke kamar mandi dan mengisi air di bathup.


Sembari menunggu air penuh, dia duduk di ujung kasur dan melihat HP nya.


Begitu layar aktif, sebuah gambar yang membuat Alyssa mengangkat senyum di bibirnya.


Ya, walpaper di HP nya adalah photonya yang sedang di peluk Alvin dari belakang, photo itu di ambil oleh Doni saat di Taman Bunga Kota B.


Dia merindukan prianya itu, Alyssa tersenyum manis dan mengirimkan pesan berupa potret dirinya yang masih memakai piyama berwarna Ungu itu.


TING!!!


[ Sayang, pagi-pagi kau sudah menggodaku, aku ingin segera menemuimu saat ini, namun pekerjaanku sungguh sangat banyak, Aku merindukanmu ]


Alyssa terkekeh melihatnya, lalu membalas pesan dari Alvin. Dia meletakan HP nya di nakas, dan beranjak ke kamar mandi untuk berendam.


"Masuk" ucapnya pada sistem


[ Selamat Host mendapatkan uang 100 juta ]


TING!!!


[ Bank Central Asia, Nomer Rekening 123*** pada pukul 05.10 WIB menerima uang Rp.100.000.000 ]


"Uang lagi? Haahh, sistem ada berapa undian yang aku miliki?" ucap Alyssa


[ Menjawab Host, Host memiliki 3x undian ]


"3x? Bukannya hanya 2x? Apa aku sudah naik level?" tanya Alyssa


[ Menjawab Host, Benar level anda sudah meningkat menjadi level 7 ]


Alyssa mengangguk mendengar penjelasan Sistem.


"Kalau begitu buka semua undian" ucap Alyssa


[ Selamat Host mendapatkan PT. NE Information And Technology Tbk. ]


[ Selamat Host mendapatkan Indo Building ]


[ Selamat Host mendapatkan Skill memanah tingkat ahli ]


[ Segala surat-surat terkait sudah di letakkan di ruang penyimpanan ]


Alyssa yang mendengar itu, melonjak kaget. Dia tahu PT. NE Information and Technologi, merupakan Perusahaan IT terbesar di indonesia.


Indo Building, adalah salah satu gedung tertinggi di negara ini. Bahkan itu bisa sebanding dengan Gama Tower yang berada di bawah naungan A.S.A Group.


Indo Building mempunyai aset ratusan triliun. Gedung itu memiliki 62 lantai. Biaya sewa setiap lantai, minimal 20 Milyar/Tahun.


Jika di total pendapatan dari sewa 60 lantai, pertahun adalah 1,2 Triliun. Sedangkan 2 lantai paling atas adalah area khusus pemilik gedung.


Gedung itu sangat strategis yang terletak di pusat kota. Di dalamnya selain perkantoran juga terdapat pusat perbelanjaan yang sangat besar.


Alyssa juga mendapatkan gambaran memamah tingkat ahli yang memenuhi memorinya.


"Status" ucap Alyssa lagi


STATUS


Nama : Alyssa Cecilia Yanuar


Umur : 18 Tahun


Kekuatan : 9,5


Kecerdasan : 9

__ADS_1


Penampilan : 9


Keterampilan :


- Mengemudi tingkat Profesional


- Memasak tingkat Profesional


- Kedokteran tingkat Ahli


- Akademis tingkat Profesor


- Designer tingkat Master


- Ahli Beladiri Kuno


- Ahli Bisnis


- Ahli Menembak


- Tabib Kuno


- Hacker Pro


- Scaning


- Menyanyi tingkat Diva


- Mata Tembus Pandang


- Modeling kelas internasional


- Ahli memanah


Undian : 0


Kekayaan : 1.081.801.550.000


Toko : tersedia


Misi : tidak ada


¤


Alyssa beranjak dari ritual mandinya, bersiap dan keluar untuk sarapan bersama dengan Hanin.


Alyssa sudah pernah menyarankan untuk menyewa pembantu, namun Hanin menolaknya.


Jadi Alyssa mengalah dan hanya memanggil jasa Laundry dan sesekali menyewa House keeping untuk membersihkan apartement jika Hanin sedang sibuk.


"Al, Itu yang ada di parkiran motor kamu?" tanya Hanin


"Iya tan, Alyssa beli minggu lalu dan baru saja datang kemarin" ucap Alyssa


"Oh ya sudah, tapi hari ini kamu bawa mobil saja, di luar masih hujan deras" ucap Hanin


"Siap bos" ucap Alyssa, tangannya hormat pada Hanin.


Hanin hanya tertawa saja melihat kelakuan keponakan satu-satunya ini.


¤


Alyssa melajukan lembu irengnya dengan pelan, karena hujan sangat deras pagi ini. Walaupun itu tak menghalangi jarak pandang Alyssa, tapi Alyssa juga sedang tidak terburu-buru, jadi dia dengan santai mengendarainya.


Di kejauhan dia melihat seorang anak kecil sedang berteduh di bawah sebuah toko yang masih tutup di tepi jalan.


Lembu ireng perlahan berhenti di depan toko itu, Alyssa berseru memanggil anak itu.

__ADS_1


"Ilham, sini masuk!" ucap Alyssa


Tak lama anak yang bernama Ilham menoleh, saat melihat mobil mewah Ilham sangat kaget dan terpesona. Namun setelah melihat yang memanggilnya ternyata Alyssa, dia berani masuk ke dalam mobil.


"Kak Alyssa, Mobil kakak keren banget, woaaahh" ucap Ilham polos


Alyssa terkekeh mendengarnya, sewaktu dia beli nasi bungkus ilham, mobilnya sengaja dia parkirkan terlebih dahulu, jadi wajar ilham baru lihat mobilnya.


"Sama kaya yang punya dong kerennya" ucap Alyssa sambil terkekeh


"Iya bener, Kak Alyssa keren, cantik dan baik hati seperti ibu peri" ucap Ilham menggemaskan


"Hahaha kamu menggemaskan sekali... Ilham sekolah di mana? Kak Al anterin ya" ucap Alyssa


Ilham mengangguk semangat, kemudian menunjukkan sekolahnya pada Alyssa


"Gimana kondisi ibumu Ham?" tanya Alyssa


"Berkat Kak Alyssa Ibu sekarang sudah lebih baik, tapi masih harus di rawat di Health Hospital beberapa hari lagi, sampai pulih" ucap Ilham


"Syukurlah..." ucap Alyssa


Tak lama mobil Alyssa sudah sampai di depan gerbang SD Tunas Mulia. Saat itu masih sepi karena cuaca hujan.


"Yang rajin belajarnya ya, ini buat jajan kamu dan juga kebutuhan di rumah, kamu simpan baik-baik" ucap Alyssa, menyodorkan amplop berisi uang 10 juta.


"Ah, tidak usah Kak, Kakak sudah banyak membantu Ilham. Uang Ilham yang kemarin masih ada kok" ucap Ilham, merasa tidak enak.


"Jangan di tolak, ini rezeki untuk Ilham. Tuhan yang menitipkan rezeki yang ingin dia berikan pada ilham dan ibumu, lewat Kakak. Ambilah" ucap Alyssa lagi


"Baik Kak, terimakasih banyak. Kakak baik sekali, Hiks.. " ucap Ilham menangis haru.


"Jangan nangis, anak laki nggak boleh cengeng dan harus menjadi kuat. Ini kartu nama kakak, kalau ada apa-apa, Hubungi kakak kapan saja" ucap Alyssa


Ilham Mengangguk, dia memasukan Amplop tebal yang di berikan Alyssa padanya dan juga kartu nama Alyssa. Ilham akan memberikan uang dan kartu nama itu pada ibunya, nanti setelah pulang sekolah.


_____________


Kota S


Tok Tok Tok


"Masuk" ucap Raiden


Ceklek!


Dari luar masuk seorang wanita paruh baya yang masih cantik, dengan membawa rantang tupperware berisikan makanan.


"Mas Rai, Nilam bawain makan siang buat mas Rai" ucap wanita bernama Nilam itu, dengan senyum yang merekah.


"Kau bawa lagi saja makanannya, karena aku akan makan siang bersama dengan Azka mulai hari ini" ucap Raiden


"Azka? Kalau begitu mulai besok aku akan memasak lebih banyak, untuk kalian berdua" ucap Nimar


"Tak perlu Nimar, aku akan makan di luar nanti" ucap Raiden menolak lagi


"Kenapa akhir-akhir ini mas Rai menghindariku? Apa karena desakan para tetua tentang pernikahan kita?" tanya Nimar


"Aku hanya menjalankan kewajibanku untuk menyenangkan putraku satu-satunya, jadi aku menolak menerima makanan darimu. Mengenai permintaan tetua, aku sudah menolaknya" ucap Raiden


"Kenapa mas? Bukankah sebagai seorang laki-laki, kamu membutuhkan seorang wanita disisimu? Aku sudah menemanimu selama 18 tahun. Setelah kematian Ameera, aku berusaha untuk mencintaimu dan menjadi ibu yang baik untuk Azka, walau sampai saat ini kau belum juga menikahiku, sesuai amanat Ameera. Dan sekarang aku sudah sangat mencintaimu lalu kau campakan aku begitu saja?" ucap Nimar


"Maaf Nimar, Hatiku sudah mati setelah berita kematian istri dan putriku. Aku sudah berulang kali bilang padamu, jika aku tak punya perasaan apapun terhadapmu. Aku juga memintamu untuk mencari orang lain untuk menjadi pasangan hidupmu. Karena selamanya Ameera selalu jadi bagian dariku yang tak bisa kulepaskan, meskipun nyawa yang menghalanginya. Carilah dan menikahlah dengan orang lain yang lebih pantas untukmu, yang jelas orangnya bukanlah aku" ucap Raiden.


Raiden meninggalkan Nimar dan beranjak meninggalkan ruangannya.


Setelah pertemuannya dengan Alyssa beberapa waktu lalu, dia sudah memutuskan untuk mencari istri dan putrinya kembali.

__ADS_1


__ADS_2