
[ Selamat Host, anda memicu sebuah misi. Menghasilkan uang 100 juta dalam waktu satu hari. Hadiah : undian 3x dan skill Panjat tebing ]
"Eehh?? Sistem kau.... " ucap Alyssa
Alyssa terkejut mendapatkan misi dari sistem, ia senang tapi juga bingung. Bagaimana caranya dia menghasilkan uang 100 juta dalam waktu 1 hari saja.
"Sistem? Yang benar aja? Masa misinya seperti itu" ucap Alyssa dalam hati
[ Menjawab Host, sudah dari sononya begitu host. Dan misi tidak dapat di return atau di tukar tambah ]
"Hais menangnya barang reject di return segala, segala tukar tambah. Situ sistem apa pedagang elektronik? Bagaimana caranya aku mendapat uang sebanyak itu dalam waktu satu hari? Bukannya perusahaan menghasilkan lebih dari itu sistem?"
[ Misi ini tidak termasuk dari pendapatan nona di perusahaan atau dari properti lain ]
"Terus apa yang harus aku lakuin dong?"
[ Itu pekerjaan host supaya mikir sendiri caranya ]
"Isshhh, kau sangat menyebalkan" ucap Alyssa
[ Biarin! yang penting aku tampan dan keren ]
"Di lihat dari mana? Wong kamu di lihat dari mana juga nggak kelihatan kaya hantu. Sekalinya nampakin, bentukmu hanya datar, tipis dan rata lagi" ucap Alyssa monohok.
[ Host, jangan suka bener deh kalo ngomong! ]
"Sistem, sekarang kau terdengar lebih seperti makhluk hidup sekarang, bukan seperti program yang sudah di atur ha-ha-ha" ucap Alyssa menahan tawa nya
[ Host sekarang jahil. Iihhh, tahu ahhh aku ngambek nih! ]
"Ha-ha-ha" Alyssa tak sanggup menahan tawanya, melihat kelakuan sistem makin absurd.
Membuat Enzy, Fransiska dan beberapa karyawan Fransiska, terheran-heran. Melihat Alyssa tertawa sendiri.
"Nona, anda kenapa Nona?" tanya Enzy dan Fransiska bebarengan
__ADS_1
"Ah, Eh, tidak apa-apa. Aku hanya teringat kejadian lucu saja, jadi tertawa " ucap Alyssa
"Oh seperti itu" ujar keduanya mengangguk paham
"Sistem, bisakah aku mendapatkannya dengan cara bermain slot atau togel mungkin?" ucap Alyssa
[ Astoge Host jaman tahun berapa ini, masih main aja sama yang namanya togel, sama aja itu judi? Judi, menjanjikan kemenangan. Judi menjanjikan kekayaan. Bohong, kalaupun kau menang, itu awal dari kekalahan ]
"Astoge, malah nyanyi" Gumam Alyssa (yang baca juga mungkin ikutan nyanyi)
[ Nggak ngepet sekalian Host? Lagian, Host harus menghasilkan uang bukan dari laba perusahaan, menjual atau menyewakan properti, bukan dari berjudi atau melakukan tindakan kriminal ]
"Hais, ribet amat ya hidup, ya-ya aku pikirkan nanti caranya" ucap Alyssa
[ Selamat berpikir ria ]
"Nona, anda kenapa?" tanya Enzy khawatir, karena Alyssa banyak melamun saat ini.
"Ah, aku hanya sedang memikirkan sesuatu" ucap Alyssa
"Apa yang anda pikirkan? Tidak biasanya anda melamun" ucap Enzy lagi
""Tanyakan saja Nona aku akan menjawabnya, jika aku mengetahuinya. Apa yang ingin anda tanyakan?" ucap Enzy
"Apakah kakak tahu, cara mendapatkan uang sebesar 100 juta, hanya dalam waktu satu hari saja?" ucap Alyssa yang membuat Enzy terkejut mendengarnya.
"Untuk apa uang sebanyak itu nona? Apa sekarang Anda membutuhkan dana yang sangat besar? Saya pikir perusahaan baik-baik saja, bahkan sampai saat ini berkembang jauh lebih besar. Bukannya uang anda pribadi sudah sangat banyak ya? Tuan Alvin juga pasti akan memberikannya dengan senang hati, jika anda minta. Atau anda ingin saya mengambil uang itu dari kantor, nanti saya bilang ke Alex" tanya Enzy
"Ah bukan seperti itu, Aku hanya ingin menghasilkan uang dengan caraku sendiri tanpa melibatkan uang perusahaan. Apakah kakak punya ide yang bagus? Bagaimana caranya mendapatkan uang sebesar itu dalam kurun waktu satu hari saja?" ucap Alyssa
Enzy yang Mendengar hal itu sangat terkejut, ia tidak habis pikir kelakuan nonanya itu, ada-ada saja. Walaupun begitu Enzy sangat kagum dengan banyaknya ide yang dikembangkan oleh nonanya itu. Yang bisa membuat kerajaan bisnisnya sendiri di usianya yang sangat muda.
Enzy memutar otaknya, memikirkan cara yang cepat untuk menghasilkan uang dalam satu hari.
"Kenapa Nona tidak mencoba bermain saham, sama seperti dulu waktu pertama kali anda membangun usaha anda" ucap Enzy
__ADS_1
Alyssa terhenyak, dia tersenyum kecut. Pasalnya, semua kekayaannya ia dapat dari sistem. Tentang bermain saham yang dulu menjadi alasannya adalah omong kosong belaka. Itu semua hanya untuk menutupi kenyataan, asal kekayaannya tersebut.
Dia pun sejujurnya belum pernah bermain saham. Dia memang jenius dalam berbisnis, namun tentang pasar saham, itu jalur yang sangat berbeda lagi. Tidak semua orang pandai bermain saham. Kalaupun dia berhasil itu tidak mungkin dalam waktu cepat atau menghasilkan banyak uang dalam sehari, untuk dirinya yang hanya seorang pemula, Alyssa terdiam sejenak.
"Sepertinya aku bosan kalau bermain saham, apa ada ide lain?" ucap Alyssa
"Sampai saat ini belum terpikirkan hal lain Nona. Apa harus hari ini juga?" tanya Enzy heran
"Hmm, aku ingin hari ini bisa terwujud. Kakak tahu sendiri jika aku menginginkan sesuatu Wajibun Minal kudu" ucap Alyssa
"Nona, maaf menyela. Apa anda membutuhkan uang? Apa ada masalah dengan keuanganmu?" tanya Fransiska
"Ah, keuanganku baik-baik saja. Hanya saja aku ingin sekali menghasilkan uang hari ini. Hobby ku sangat unik, aku jika menginginkan sesuatu harus terpenuhi, kalau tidak aku bisa kepikiran terus dalam beberapa hari, bahkan bisa menghancurkan mood ku" ucap Alyssa berbohong
"Hmm, aku punya sedikit saran. Aku punya teman, dia sedang mencari seorang untuk mendesign rumah barunya, dengan bayaran mahal. Mungkin jika nona berminat bisa saya hubungi teman saya" ucap Fransiska
"Oh benarkah? Tolong katakan pada temanmu, apa dia masih membutuhkan design rumah barunya? Jika masih, aku akan membuat design rumah itu sekarang juga. Mungkin ia berminat" ucap Alyssa berbinar.
Alyssa memiliki keahlian designer, selain merancang busana, ia juga ahli dalam design rumah, gedung, perabotan dan lain-lain.
Ia juga sekalian mengasah kemapuan yang miliki saat ini.
Fransiska selesai menelepon temannya yang bernama Aurel. Ia mengatakan jika Aurel masih belum menemukan design rumah yang cocok dengan seleranya.
Alyssa bersemangat mendengarkan itu, Ia langsung keluar sebentar dan kembali membawa Kertas dan pensil dari ruangan penyimpanan, saat berpura-pura mengambilnya di mobil.
Berbekal penjelasan dari Fransiska, mengenai sifat, kesukaan, lokasi calon rumah baru Aurel dan data lainnya. Alyssa memulai pekerjaannya.
Alyssa mengenakan Jam pintar, dan menyuruhnya untuk melacak lokasi lain lahan calon rumah yang akan di bangun itu dan memproyeksikannya lewat hologram.
"Aras, Proyeksikan lahan di jalan xx melati blok B, kavling 10-25 " ucap Alyssa, yang sebelumnya sudah mengganti sebutan jam tangan pintar itu menjadi 'Aras'
"Baik Nona" tiba-tiba muncul suara robot yang merespon ucapan Alyssa
Hologram adalah produk dari teknologi holografi. Hologram terbentuk dari perpaduan dua sinar cahaya yang koheren dan dalam bentuk mikroskopik. Hologram bertindak sebagai gudang informasi optik. Informasi-informasi optik itu kemudian akan membentuk suatu gambar, pemandangan, atau adegan.
__ADS_1
Dari sana Alyssa bisa mensurvei langsung tanpa harus capek-capek melihatnya langsung.
Enzy dan Fransiska membelalak kaget melihat kecanggihan jam tangan pintar milik Alyssa. Baru kali ini ia melihat jam tangan seperti itu, yang bahkan bisa di gunakan hanya lewat ucapan Alyssa.