Sistem Dewi

Sistem Dewi
Gotcha!!!


__ADS_3

Sontak semua orang yang ada di ruangan itu menoleh ke arahnya, menatapnya penuh dengan harapan yang besar pada Alyssa. Karena mereka yakin, Alyssa bisa menolong mereka.


Hesti berjalan mendekat ke arah Alyssa, ia memegang tangan Alyssa dengan lembut. Dan menatap Alyssa lekat.


"Apa yang kamu ucapkan tadi itu sungguhan, Al?" tanya Hesti dengan penuh harap


"Tentu saja Tante, aku tidak akan bercanda dalam kondisi seperti ini. Aku akan membantu kalian" ucap Alyssa dengan senyum lembut di wajahnya.


"Terimakasih" ucap Hesti memeluk Alyssa dengan menangis haru


"Tidak usah ucapkan terimakasih, bukankah kalian sudah menganggapku seperti anak kalian sendiri? Aku juga sudah menganggap kalian keluarga" ucap Alyssa lembut


"Tentu, kau putri ku" ucap Hesti menghapus air matanya dan tersenyum.


"Terimakasih Tuhan, kau sudah kirimkan Alyssa pada kami, saat kami dalam keadaan sulit. sungguh, aku sudah menganggapnya sebagai putri kandungku sendiri. Sejak insiden di Mall beberapa waktu lalu" ucap Hesti dalam hati


"Terimakasih Kak, sudah berkenan membantu. Apa ada yang bisa Desti lakukan untuk membantu kakak?" ucap Desti


"Cukup kau belajar dengan baik, jangan sampai malas. Buat orang tuamu bangga, Oke" ucap Alyssa


"Oke, Aku janji tidak akan mengecewakan kalian" ucap Desti tersenyum tulus


"Om, tante, Desti, aku pulang dulu. Aku secepatnya memberikan kabar baik untuk kalian. Jangan terlalu di pikirkan, serahkan semuanya padaku dan percayalah, aku akan membuat perusahaan baik-baik saja. Jangan lupa kirim nomer rekening Om, aku pastikan dana yang orang itu gelapkan akan kembali ke tangan pemilik yang seharusnya" ucap Alyssa


"Terimakasih, kami percaya padamu" ucap Hilman menjadi tenang.


Alyssa kemudian beranjak keluar dari ruangan rawat inap Hilman. Enzy senantiasa setia menemani langkah nonanya itu.


Setelah sampai di Luxury Residence, Alyssa meminta Enzy bawakan ia Laptop ke kamarnya.


Kini jari-jari dari tangan putih nan mulus itu, bergerak begitu cepat di atas papan keyboard Laptop di depannya. Sederetan huruf dan angka tidak mengerti berubah, silih berganti begitu cepat.


"Gotcha!!! Dapat!!!" ucap Alyssa menyeringai setelah menggerakkan jari tangannya selama dua puluh menit.


Enzy yang ada di samping Alyssa terkejut, dengan kemampuan luar biasa Nonanya itu. Dia sangat bangga memiliki Nona yang super hebat.


Ia kemudian mengirim kembali dana perusahaan Warman Group ke dalam rekening pribadi milik Hilman, total nya ada sekitar belasan Triliun, itu jumlah yang sangat banyak.


Alyssa juga mendapatkan semua bukti terkait kebakaran yang juga melibatkan mantan orang kepercayaan Hilman itu. Alyssa menyalinnya semua datanya ke laptop dan juga ke Flashdisk miliknya.


Lalu ia meminta Enzy untuk menghubungi pusat departemen investigasi kepolisian. Menyerahkan bukti kejahatan dan lokasi tersangka, untuk secepatnya di tindak dan di hukum sesuai dengan hukum yang berlaku di negara ini.

__ADS_1


Alyssa mengambil HP di meja nakas, dia kemudian telepon Hesti untuk memberitahukan, jika ia sudah menemukan bukti dan lokasi tersangka yang saat ini dalam buronan polisi.


Dan untuk dana yang sudah tersangka gelapkan, Alyssa sudah kembalikan ke akun rekening pribadi milik Hilman.


Berulang kali Hesti dan Hilman mengucapkan beribu terimakasih pada Alyssa. Mereka lega akhirnya masalah yang membelenggu pikiran mereka dapat terlepas sepenuhnya.


Alyssa juga menghela nafasnya lega, ia bersyukur ia tidak terlambat membantu masalah finansial Warman Group. Dan dia juga bersyukur karena tersangka begitu Bodoh, hingga dia dengan mudah mengatasinya hanya dalam waktu kurang dari setengah jam.


Ia juga tidak lupa mengajari Denis, jika ia sudah berhasil menangani krisis di perusahaan. Kondisi Hilman saat ini sudah membaik, dan akan pulih sekitar dua hari.


Denis yang mendengar kabar baik itu, mengucap syukur dan terimakasih kepada Alyssa.


Setelah beristirahat sebentar, Alyssa mengajak Enzy jalan-jalan di sekitaran luxury Garden. Ia kemudian melihat pedagang bakso yang dulu ia dan Enzy makan di sana.


Seperti bernostalgia, Alyssa dan Enzy makan bakso itu dengan lahap. Dan menikmatinya dengan bahagia.


...¤...


Alvin saat ini sudah sampai di Negara K, Kali ini ia berangkat bertiga. Di perjalanan bisnis kali ini, Nino ikut menemani Bos dan asisten Bosnya itu.


Nino sangat terkagum-kagum melihat infrastruktur Negara K yang sangat tertata rapi itu, yang ia lihat saat melintasi jalan menuju Hotel tempat mereka menginap.


Setelah beristirahat sebentar di hotel, mereka bertiga kemudian masuk ke dalam salah restoran mewah. Yang sudah di pesan rekan bisnis Alvin, Lee tae Hyuk.


Sedangkan Laki-laki di sampingnya tidak ia kenali, jadi Alvin hanya diam saja.


Yang tidak di ketahui Alvin, senyuman yang di perlihatkan laki-laki itu sangat manis, yang membuat jiwa perempuan meleceh seketika jika melihatnya.


"Selamat datang di negara K tuan Alvin" ucap Tuan Lee (Anggap aja mereka pake bahasa inggris ya)


"Terimakasih tuan Lee" jawab Alvin dengan sopan


"Perkenalkan Ini Tuan Kwon Ji Yong, yang akan menjadi brand ambasador produk kita yang baru. Mungkin anda pernah mendengarnya?" ucap Tuan Lee tersenyum ramah


"Oh, Halo Tuan Kwon, terimakasih sudah bersedia menjadi brand ambasador produk baru kami" ucap Alvin sopan, sebenarnya dia tidak tahu siapa itu Kwon Ji Yong.


Kalau Alyssa atau Diana yang melihatnya, mungkin saja keduanya berteriak histeris. Saking tidak percayanya dan sangat senang melihat idola mereka di depannya.


Drrrtttt!!!


Pucuk di cinta ulam pun tiba.

__ADS_1


HP Alvin bergetar panggilan Video Call masuk, terlihat nama my Future wife di sana, ada senyum tipis muncul di wajahnya.


"Tuan Lee, maaf saya harus mengangkat telepon sebentar" ucap Alvin


"Oh Silahkan" jawab Tuan Lee


Alvin langsung beranjak dari tempat duduknya dan keluar, kemudian dia mengangkat telepon dari orang yang dia cintai itu.


"Halo Ica" ucap Alvin dengan senyum manis menghiasi wajahnya.


"Halo Alvin, Apa kau sudah sampai di Negara K?" tanya Alyssa


"Aku sudah sampai, kau sudah sampai ibukota?" tanya Alvin dengan lembut.


"Aku baru sampai Di Airport Ibukota. Kau sedang di mana?" tanya Alyssa


"Aku sedang berada di restoran, tuan Lee mengundang makan malam, sekalian mengenalkan brand ambasador untuk produk baru yang akan segera launching" ucap Alvin


"Siapa ambasador nya?" tanya Alyssa penasaran


"Kalau nggak salah namanya Kwon Ji Yong" ucap Alvin mengingat nama Tuan Kwon


"Kamu bilang siapa tadi? Kwon Ji Yong?" tanya Alyssa terkejut, Alvin hanya mengangguk


"Eeeaaaaaa..... Alvin aku mohon aku mau lihat Oppa" teriak Alyssa bahagia penuh harap


Alvin mengerutkan keningnya heran.


"Opa? Kakek kamu?" ucap Alvin heran dengan sikap wanitanya


"Iiihhhh maksud aku, aku ingin lihat Ji-Yong Oppa. Tolong arahkan kamera padanya, aku ingin menyapa" ucap Alyssa berbinar


"Kamu ingin menyapa laki-laki lain di depanku?" ucap Alvin cemburu


"Jangan cemburu dulu sayang, aku hanya seorang Fans. Aku hanya ingin menyapa dan minta tanda tangannya Ji-Yong Oppa" ucap Alyssa dengan nada bahagia


"Tidak boleh!!" ucap Alvin masih dalam mode cemburu


"Tidak boleh??? Okeh, kalau begitu kita tidak usah ketemu lagi setelah ini!!!" ancam Alyssa


JEDEERRR!!!

__ADS_1


Ucapan Alyssa bagaikan sambaran petir di siang bolong.


__ADS_2