Sistem Dewi

Sistem Dewi
Mulai sekarang kita masing-masing aja


__ADS_3

Hari-hari di sekolah berlangsung dengan santai, hanya ada kegiatan porak yang sedang berjalan. Tim basket putri XII IPA3 masuk kedalam semi final, Besok.


Tentu saja itu karena Alyssa yang berperan paling banyak mencetak angka.


Alyssa memang sejak dulu sangat menyukai olahraga ini. Baginya itu sangat menyenangkan.


Sedangkan lari estafet putri mereka mendapatkan juara pertama. Lempar lembing hari ini sedang berjalan.


Semua teman sekelas bersorak menyemangati Alyssa dari pinggir lapangan belakang sekolah.


"Gilaaa itu Kak Alyssa senior kita kelas XII kan? Cantik banget"


"Iya benar, Udah cantik tajir lagi, sayangnya sebentar lagi dia lulus"


"Mau dong jadi pacarnya"


"Idih ngarep Hahaha, emang Dianya mau"


Banyak obrolan dari pinggir lapangan. Hendra dan Karin pun ada di sana, mereka datang mendukung perwakilan kelas mereka.


Mendengar semua orang memuji Alyssa, hati Karin merasa panas. Di tambah Hendra yang selalu menatap Alyssa.


"Kenapa kamu natap ****** itu dari tadi?" ucap Karin


"Siapa maksudmu?" ucap Hendra


"Siapa lagi kalau bukan Alyssa si ****** itu?" ucap Karin kesal.


"Karin, tutup mulutmu!!" ucap Hendra


"Kenapa? Kau tidak suka? Aku ngomong kenyataan kok, dia ikut lempar lembing pasti karena mau tebar pesona sama kamu, karena kamu suka dalam olahraga ini, dan pasti menontonnya" ucap Karin


"Karin, Diam!!! Kamu tidak bisa melihat situasi dan kondisi sekarang berada di mana?" ucap Hendra melihat ke kanan dan kirinya.


Semua siswa saat itu melihat mereka dengan tajam. Karena telah menghina dewi mereka.


"Cih, dia berkata pada dirinya sendiri. Siapa yang nggak tahu, kalau Hendra dulu yang mengejar Alyssa" ucap salah seorang siswa di sana


"Benar itu, aku juga pernah lihat Hendra kasih bunga ke Alyssa tapi di tolak, kasihan hahaha" ucap yang lain


Hendra yang mendengar itu malu dan marah, dia lalu meninggalkan lapangan. Dia tahu saat itu dia mengejar Alyssa karena taruhan. Dan dia menyesalinya sekarang, karena ternyata dia benar-benar jatuh cinta pada Alyssa.


"Hendra" Karin memanggilnya karena Hendra meninggalkannya sendirian, lalu Karin beranjak mengejar Hendra.


Di lorong kelas Karin memegang tangan Hendra, agar menghentikan langkahnya.


"Kenapa kamu ninggalin aku sih?" ucap Karin kesal


"Kamu tanya kenapa? Punya otak tuh di pake jangan cuma jadi pajangan doang. Gara-gara kamu aku jadi malu di depan teman-teman yang lain" ucap Hendra kesal


"Jadi kamu bilang aku bikin kamu malu, begitu? Aku nggak merasa salah ngomong, itu fakta kalau Alyssa itu... "


"Cukup!!! Heran aku tuh sama kamu, Mau kamu apa sih sebenarnya?" ucap Hendra kesal.

__ADS_1


Dirinya berpacaran dengan Karin dengan harapan dia akan melupakan Alyssa. Melihat Karin yang selalu mengejarnya dan perhatian padanya, dia pikir Karin adalah gadis yang baik dan tidak ada salahnya mereka mencoba.


Namun ternyata dia salah, setelah mereka tak lama jadian, sifat asli Karin terlihat. Dia begitu over protektif dengannya, sangat egois dan cemburuan.


"Aku mau kamu cuma lihat aku, bukan lihat cewek lain apa lagi Alyssa. Aku nggak suka" ucap Karin


"Capek ya ngomong sama kamu, Udah mulai sekarang kita masing-masing aja. Aku lelah" ucap Hendra


"Ap..Apa maksud kamu? Ki.. Kita put.. tus begitu? Nggak.. Nggak, aku nggak mau kita putus, nggak boleh!!" ucap Karin kaget, tak percaya.


"Selamat tinggal" ucap Hendra melangkah pergi


"Hendraaaaa, Aku minta maaf, aku mohon kita jangan putus ya" ucap Karin, memegang tangan Hendra dan menangis.


Hendra menghentakkan tangannya, mengabaikan tangisan Karin dan melangkah pergi meninggalkannya.


¤


Di lapangan, beberapa orang sudah memulai lempar lembing.


Jarak terjauh sekarang di pegang kelas XI IPS2 58 Meter, jarak terjauh kedua di pegang oleh kelas XI IPA1 55 Meter.


Alyssa menunggu 2 orang lagi sebelum datang gilirannya.


Saat gilirannya tiba, sorak-sorai pendukung sangat ramai, menyemangatinya. Bukan hanya teman-teman sekelasnya saja, tapi dari berbagai kelas juga ikut menyemangatinya.


Alyssa bersiap melempar, dia sudah mengerahkan setengah dari kekuatannya untuk melempar.


Wuusshh!!!


Semua orang tercengang, lemparan yang Alyssa lakukan sangat indah dan juga terlempar sangat jauh, menancap di rerumputan paling ujung.


Panitia dan juri mengukurnya, semuanya sontak terkejut.


"Ini... luar biasa, ini memecahkan Rekor dunia, ini 99,56 Meter" ucap guru olahraga yang menjadi juri.


Semua orang yang mendengarnya, membulatkan mata dan mulutnya, mereka memandang tak percaya pada Alyssa.


Alyssa bisa melempar 99,56 Meter, sedangkan rekor dunia yang di pegang saat ini 98,48 Meter, pada tahun 1996, yang di lakukan atlet lempar lembing dari Ceko.


"Al, kau sungguh luar biasa" ucap Diana berteriak kencang.


"Benar, itu sangat luar biasa"


"Dewiku sangat hebat, aku jadi sedikit malu karenanya, karena tidak sebaik dia"


"Betul itu, bahkan Dia melebihi Atlet lempar lembing kategori pria"


"Aaahh, Alyssa aku mencintaimu"


Lapangan sangat ramai dengan sorak-sorai siswa yang menonton.


Kejadian itu langsung menjadi trending topik, viral di forum sekolah.

__ADS_1


___________


Kenan mengunjungi kota M hari ini, dia meninjau cabang perfum yang akan segera launching. Dia juga datang kesini, dengan tujuan menemui Alyssa.


Dia berharap Alyssa mau di ajak bekerja sama, untuk menjadi brand ambasador parfum keluaran terbaru nya.


Sebenarnya dia sudah menyiapkan model cadangan jika Alyssa menolak, namun dirinya masih mengharapkan Alyssa setuju.


Setelah melihat Alyssa, dia merasakan jika kesan yang Alyssa bawa sangat mewakili tema parfum yang akan segera dia luncurkannya itu.


"Bagaimana cara aku membujuk gadis itu, agar setuju untuk jadi model parfumku?" Gumam Kenan bingung.


"Lebih baik jalan-jalan sore saja dulu, barangkali dapat ide membujuk gadis dingin itu" Gumam Kenan lagi.


Akhirnya dia melangkah keluar, dia menelusuri sepanjang jalan yang di penuhi pepohonan rindang itu, dengan berjalan kaki seorang diri.


Kenan menikmati udara sejuk disana, namun dia melihat ada gerakan aneh dari seorang pria yang tak jauh darinya.


Melihat pria itu mengeluarkan sebuah pisau dan melangkah ke arah wanita di ujung jalan yang ingin masuk kedalam Mobilnya.


"Awas!!!" Teriak Kenan, dia berlari mencegah hal buruk terjadi.


BUGH!!!


Kenan menendang seorang pria yang hendak mengarahkan pisaunya itu.


Pria itu bangkit dan mengayunkan pisau ke arahnya. Dan pisau itu mengenai lengan kiri Kenan.


"Akhh... Tolong!!!" teriak wanita yang di tolongnya.


Mendengar teriakan wanita itu, membuat pelaku penyerangan melarikan diri dan membuat beberapa warga berdatangan.


"Apa yang terjadi?" ucap warga


"Tadi ada yang mencoba membunuhku, dia memakai baju warna hitam dan topi berwarna biru, dia berlari ke arah sana" ucap wanita itu dan warga langsung mengejar pelaku penyerangan.


"Bagaimana ini, anda berdarah" ucap wanita itu


"Saya tidak apa-apa hanya luka kecil dan tak dalam" ucap Kenan.


"Ayo, kita ke rumah sakit. Kita obati dulu lukamu" ucap wanita itu.


Kenan mengangguk, kemudian masuk ke dalam mobil wanita itu. Tak lama mereka sudah sampai di Health Hospital.


Kenan langsung mendapatkan penanganan di IGD rumah sakit. Wanita itu mengambil HP dari dalam tasnya dan menelepon seseorang.


"Halo Alyssa, bisa ke Health Hospital sekarang" ucap wanita itu yang ternyata adalah Hanin


"Tante kenapa?" tanya Alyssa panik


"Nanti tante ceritakan" ucap Hanin


"Baik, Alyssa akan segera sampai di sana" ucap Alyssa menutup teleponnya.

__ADS_1


__ADS_2