Sistem Dewi

Sistem Dewi
Investasi Film


__ADS_3

TING!!!


Alyssa keluar dari lift, di liatnya Doni dan Nino yang duduk di meja mereka masing-masing sedang membereskan dokumen, sebelum istirahat makan siang.


"Selamat siang Doni, Nino. Apa Alvin ada di dalam?" tanya Alyssa


"Selamat siang nona Alyssa. Tuan muda ada di dalam, anda bisa langsung masuk, tuan pasti senang melihat anda datang" ucap Doni


"Terimakasih Doni" ucap Alyssa kemudian masuk ke dalam ruangan kerja milik Alvin.


Di liatnya Alvin yang sedang fokus bergelut dalam pekerjaannya, tidak menyadari jika Alyssa masuk dan mendekatinya.


Alyssa hanya menggelengkan kepalanya melihat Alvin yang tidak sadar kedatangan dirinya.


"Halo, tuan Alvin sepertinya anda sangat sibuk, apa anda butuh pijatan agar tubuh anda rileks?" ucap Alyssa dengan suaranya yang sengaja dia ubah.


"Siapa yang membiarkan kamu masuk??? Keluar!!! Saya tidak butuh ****** sepertimu" teriak Alvin kesal, namun tidak menoleh sedikit pun dan masih berkutat dalam dokumen yang menumpuk di depannya.


Alyssa terkekeh dalam hati dan merasa lega, ternyata kekasihnya sangat dingin pada wanita lain dan tidak membiarkan mereka mendekat padanya.


Alyssa berjalan semakin mendekat, ia tidak ingin lagi mengerjai kekasihnya itu.


"Alvin..." ucap Alyssa seraya menyentuh lembut bahu Alvin, hendak memeluknya.


"****!!! Beraninya kau menyentuhku!!! Doniiiiii!!!" teriak Alvin memanggil Doni dan menghempaskan tangan Alyssa Kasar, hingga Alyssa terdorong ke belakang


"Aww sakit" teriak Alyssa, Alyssa terkejut saat Alvin menghempaskan tangannya secara kasar.


Alvin yang mendengar teriakan Alyssa terkejut, ia mengenal suaranya, kemudian dia menoleh.


"Astaga sayang" ucap Alvin panik, dia langsung menghampiri Alyssa dan memeluknya.


Krieet!!!


Doni bergegas masuk mendengar teriakan atasnya itu dengan terburu-buru.


"Ada apa Tu.. Aah, maaf mengganggu, permisi" ucap Doni kemudian bergegas keluar lagi dari ruangan


Setelah melihat atasannya sedang memeluk Alyssa.


"Sepertinya tuan muda ingin mengerjai jomblo akut sepertiku, haisss mataku ternodai" Gumam Doni mengelus dada.


"Kamu nggak apa-apa kan? Kamu jahil banget sih, kalau kamu sampe terluka, gimana?" ucap Alvin panik, mengabaikan kedatangan Doni barusan.


"Aku nggak apa-apa kok, maaf tadi sudah jahil. Habis kamu fokus banget kerjanya, sampe aku masuk kamu nggak sadar" ucap Alyssa

__ADS_1


"Maaf sayang, aku lagi periksa berkas penting. Kamu ada apa kemari hmm?" ucap Alvin membawa Alyssa duduk di pangkuannya.


"Aku kalau mau ke sini harus ada apa-apa kah? Aku pulang aja kalau begitu" ucap Alyssa hendak bangkit namun di tahan oleh tangan kekar Alvin yang melingkar di perutnya.


"Eh, bukan begitu maksudku sayang, kamu kenapa hari ini sangat sensitif?" ucap Alvin


"Mungkin Tamu sebentar lagi datang" ucap Alyssa cuek


"Tamu siapa?" tanya Alvin tidak mengerti


"Tamu bulanan" ucap Alyssa


"Kamu punya hutangkah? Berapa? Biar aku yang bayar" ucap Alvin serius


"Hutang apa? Aku nggak punya hutang!!" ucap Alyssa


"Itu katanya tamu bulanan datang, dia nagih hutang kan?" ucap Alvin


"Astaga Dragooonn. Bukan itu.!!! Maksudku masa periode menstruasi" ucap Alyssa pelan, sedikit kesal bercampur malu.


"Ah, itu...rupanya" ucap Alvin menggaruk kepalanya yang tidak gatal. "Kamu kemari karena merindukanku hmm?" ucap Alvin mengalihkan pembicaraan


"Aku ingin mengajakmu makan siang" ucap Alyssa cuek


"Aku ada makan siang bersama klien hari ini sekalian membahas investasi film. Bagaimana kalau kamu ikut?" ucap Alvin


"Tentu saja tidak" ucap Alvin mencium kening Alyssa lembut "Sayang, ternyata kamu terlihat cantik dan seksi memakai baju kerja seperti ini" ucap Alvin beralih mencium tengkuk dan pundak Alyssa


"Alvin, kamu nakal, hentikan sekarang juga!! Kamu bilang ingin makan siang bersama klien? Yuk jalan sekarang!" ucap Alyssa menghindar


"Oke, tapi kasih aku cicilan dulu" ucap Alvin, memeluk erat Alyssa dan mencium bibir merah merekah milik kekasihnya itu.


Alyssa hanya bisa membalas ciuman mesra dari kekasihnya yang sangat mesum itu.


¤


Irene Resto, Salah satu restoran bintang 5 di Ibukota. Restoran ini menyediakan makanan khas Indonesia.


Restoran ini memiliki cita rasanya sendiri, menu andalan di sini adalah Ayam Taliwang.


Alvin, Alyssa dan Doni masuk ke dalam ruangan yang sebelumnya sudah di pesan.


Di dalam ruangan, ada dua orang laki-laki paruh baya, dan satu orang perempuan berusia 20 tahunan.


Begitu melihat Alvin datang, ketiganya menyapa dengan hormat.

__ADS_1


Ketiga orang tersebut adalah Riyandi Sutradara Film terkenal, Kristanto Direktur utama di A.S.A Entertaiment dan juga Artis yang sedang naik daun Jihane Sahara.


Mereka berenam kemudian duduk dan memesan makanan.


"Tuan Alvin, perkenalkan mungkin anda sudah tahu Pak Riyandi adalah sutradara terkenal di negara ini. Dan wanita di sebelah saya adalah Jihane Sahara, dia adalah aktris yang sedang naik daun saat ini, dan merupakan pemeran utama dalam film ini" ucap Kristanto memperkenalkan mereka berdua


"Salam kenal Tuan Alvin" ucap Jihane mengulurkan tangan pada Alvin, tersenyum dengan pipi yang merona.


Namun uluran tangannya tidak di respons oleh Alvin, sebagai gantinya Alyssa yang menjabat uluran tangan Jihane.


"Salam kenal juga nona Jihane" ucap Alyssa tersenyum.


Membuat senyum di wajah Jihane luntur, dia merasa malu Alvin tidak menanggapinya, dan dia juga iri melihat kecantikan lain di depannya dan duduk persis di samping Alvin.


"Halo tuan Alvin, Tuan Doni dan Nona..." ucap Riyandi menggantung karena tidak mengenal Alyssa.


"Nyonya Alvin" ucap Alvin "Dia adalah calon istriku" ucap Alvin, dia tidak suka wanitanya di tatap mesum oleh pria lain.


Riyandi yang awalnya berniat melobi Alyssa untuk menjadi artis di bawah naungannya, setelah melihat kecantikan alami yang terpancar dari diri Alyssa.


Tentu sebagai pria normal dan juga bergaul di lingkaran Hiburan, Riyandi sempat berpikir jika dirinya bisa saja mencicipi tubuh Alyssa saat menawarkan peran yang bagus untuknya dalam film.


Namun bayangannya hilang entah terbawa angin ke arah mana, setelah mengetahui jika Wanita Cantik di depannya ternyata adalah calon istri dari orang kaya nomer satu di negara ini.


Setelah pesanan mereka datang, mereka kemudian menyantap dengan hidmat.


"ini kontrak investasi kita Tuan. Silahkan di baca terlebih dahulu" ucap Kristanto Direktur utama A.S.A Entertaiment itu menyodorkan selembar kontrak.


Alvin mengambil kontrak kerja yang akan dia investasikan uangnya dan akan segera di buat film itu.


Alyssa juga ikut melihat kontrak itu, dia melihat total rincian biaya salah perhitungan jika di totalkan secara keseluruhan.


Selisihnya tidak main-main, hampir 2 milyar. Alyssa kemudian menunjukkan pada Alvin jika ada yang salah dengan perhitungan itu.


Alvin kemudian membaca ulang dan menghitungnya, memang benar itu ada salah perhitungan di jumlah total.


Jika tidak teliti, Alvin akan rugi 2 milyar dari total 100 milyar, yang berarti 2% dari dana yang harus ia keluarkan.


"Pak Kris, apa anda sudah mengecek seluruh rincian biaya yang akan di keluarkan dalam produksi film itu?" tanya Alvin


"Sudah tuan, sudah saya cek dan semuanya tidak ada kesalahan" ucap Kris dengan percaya diri.


BRAK!!!


"Kau pikir aku gampang untuk di bodohi, dengan trik kecil seperti ini? Kristanto, kau berani bermain-main denganku?" ucap Alvin yang membuat tubuh Kristanto bergetar.

__ADS_1


"Doni, selidiki mengenai hal ini. Periksa juga kedua orang ini! Jika mereka terlibat, kau tahu harus melakukan apa bukan?" ucap Alvin


"Baik Tuan Muda" jawab Doni


__ADS_2