Sistem Dewi

Sistem Dewi
Keberadaan Juna


__ADS_3

Alyssa dan Tama kini sudah berada di dalam taksi online, karena Alyssa tidak mengabari Juna dan juga Adrian, jika dia akan ke kota S. Jadi tidak ada yang menjemputnya di airport.


Taksi itu meluncur ke arah penthouse milik Alyssa berada. Dan dalam kurun waktu satu jam lebih ia sudah sampai di sana. Cukup lama memang, karena saat itu jalanan macet karena adanya kecelakaan yang terjadi dan menutup sebagian jalan.


"Letakkan koper ku di dalam kamar utama" ucap Alyssa pada Tama.


"Baik" jawab Tama langsung berjalan ke arah kamar utama, sedangkan Alyssa duduk di sofa.


Koper itu hanya koper kecil untuk pengalihan saja, karena tidak mungkin ia berpergian tanpa membawa barang. Isi koper itu hanya beberapa helai baju dan sepatu, sedang untuk barang lainnya ia simpan di ruangan penyimpanan.


"Aras" panggil Alyssa pada jam pintar miliknya


"Ya, Nona" jawab Aras


"Bagaimana hasil penyelidikanmu? Apa kau menemukan sesuatu?" tanya Alyssa


"Benar nona, silahkan anda lihat data yang sudah saya dapatkan" ucap Aras dengan suara robotnya.


"Kalau begitu tampilkan sekarang!" ucap Alyssa


Sebuah hologram pun tampil di depannya, di layar transparan berukuran 1x1 meter itu Alyssa bisa melihat kronologi kejadian secara lengkap, baik data, photo dan Video terkait kasus yang menimpanya tadi di pesawat.


Memang hampir benar yang di ucapkan pria yang meracuni ya di pesawat. Dalang semuanya yang terjadi adalah keluarga christian, namun wanita yang di ceritakan menyuruh pria itu adalah kurang tepat.


Benar jika wanita itu menyukai Alvin dan mengaguminya, dan itu merupakan rahasia umum jika nona besar Cristian menyukai Alvin dan membenci kenyataan jika Alvin saat ini sudah menikah.


Tapi wanita itu tidak memiliki niat untuk merebut ataupun mencelakai, terlebih membunuh Alyssa yang sudah menikah dengan pria idamannya itu.


Jadi rasa suka itu hanya sebatas seorang Fans yang mengagumi idolanya. keinginan memiliki dalam khayalan tingkat dewa di mimpinya atau biasa di sebut halu. Namun ia tidak sampai gelap mata untuk melakukan tindakan kriminal.


Hanya saja, ia menjadi perantara pamannya untuk memberikan racun itu pada petugas senior di pesawat itu. Tanpa ia ketahui jika yang ia serahkan adalah racun untuk membunuh Alyssa.


Dan di sini ia hanya menjadi kambing hitam oleh pamannya itu.

__ADS_1


Jadi dalang sebenarnya tak lain adalah Rudi Cristian. Paman sekaligus pemilik saham 5% di Eagle Airlines.


Alasannya adalah untuk menutupi perbuatannya dalam memanipulasi dana di perusahaan, hampir terkuak oleh orang kepercayaan Alyssa di perusahaan. Dan posisinya sebagai general manager terancam.


Juga ia ingin memanipulasi perpindahan saham atas nama dirinya, saat Alyssa ia berhasil di lenyapkan.


"Dasar manusia serakah dan tentu nya harus di berikan pelajaran. Namun aku tidak memiliki waktu banyak untuk mengurusi hal ini. Aku harus fokus dengan masalah kak Juna terlebih dulu" ucap Alyssa memijat pangkal hidungnya.


"Aras" ucap Alyssa lagi


"Kirim bukti-bukti kejahatan Rudi ke pihak yang berwajib. Kirim perintah pada Direktur utama Eagle Airlines, pecat Rudi dan akuisisi saham miliknya atas nama diriku. Aku membiarkannya untuk merasakan sedikit lega terlebih dulu, sebelum aku bermain dengannya saat aku ada waktu luang nanti" ucap Alyssa menyeringai


"Termasuk keterlibatan keterlibatan nona besar Cristian?" ucap Aras


"Ya, walaupun ia tidak bersalah. Dia tetap menjadi perantara untuk meracuni ku. Setidaknya ia harus di berikan pelajaran kecil, agar kedepannya ia tidak melakukan hal yang sama" ucap Alyssa


"Baik, permintaan anda sedang di proses" ucap Aras.


...


Pemuda itu tak lain adalah Juna. Dengan tubuh menggigil, bibir yang mulai memucat karena belum makan dan minum selama seharian ini. Ia tidak bisa keluar dari gua karena rawan dengan petugas yang berpatroli dan kemungkinan ia akan di tangkap.


"Ayah maafkan aku, semoga kau baik-baik saja di sana" ucap Juna dengan air mata yang mengalir.


"Aku harus kuat dan bertahan hidup! Lalu mencari bukti kebenarannya. Semoga ayah bisa bertahan selama aku mencari buktinya" ucap Juna sedikit meringis menahan sakit di kaki dan juga tubuhnya yang kedinginan.


Masalah ini berawal, dia dan ayahnya memergoki perbuatan ilegal yang di lakukan oleh atasan keduanya di biro kepolisian.


Atasannya itu melakukan Suap, penyalahgunaan wewenang, Penggelapan Dana akomodasi dan juga pembunuhan terhadap saksi yang mengetahuinya.


Karena merasa terancam, Setyono yang saat ini menjadi Perwira polisi dengan pangkat mayor jendral itu memanipulasi data dan Juga bukti fisik dan mengalihkannya kepada Juna dan Ayahnya, hingga menjadi buron.


Juna dan Ayahnya dalam kejaran petugas lain dan di jadikan tersangka, atas perbuatan yang sama sekali tidak mereka lakukan.

__ADS_1


Dia dan Ayahnya merupakan aparat yang bersih dan jujur, jadi tidak mungkin keduanya melakukan tindakan ilegal dan melanggar hukum seperti itu.


Juna berhasil kabur dari kejaran atas aksi penyelamatan sang ayah yang menyuruhnya untuk segera kabur dan mencari bukti kebenarannya.


Meskipun berat meninggalkan ayahnya, Juna melakukan apa yang di perintahkan ayahnya. Meskipun Ayahnya berpangkat tinggi, namun jabatan Setyono lebih tinggi dari ayahnya.


Dalam aksi kaburnya ia mendapat tembakan di kakinya, namun Juna menahannya dan segera kabur sejauh mungkin.


Awalnya Juna ingin meminta pertolongan Alvin melalui Alyssa, namun ia ingat jika Alvin masih dalam perjalanan bulan madu. Dan pastinya susah untuk di hubungi.


Dia juga tidak bisa menggunakan ponselnya karena keberadaan dirinya bisa terlacak, akhirnya ia membuang ponselnya di ke jurang dan di pastikan hancur itu, kemudian lari masuk ke dalam hutan.


...


"Apa benar di sini lokasinya Aras?" tanya Alyssa


"Benar nona, sinyal terakhir target yang anda cari berada di sekitar sini" ucap Aras.


Alyssa menengok kanan dan kiri, di sana terlihat jurang. Namun Alyssa ragu jika Juna terjun ke sana.


"Sistem, bisa kau cari tahu keberadaan dan juga keadaan kak juna?" tanya Alyssa.


[ Menjawab host, sistem tidak bisa mendekteksi keberadaannya, karena target tidak bertemu Host sudah lama dan juga keberadaanya di lihat dari jaraknya lebih dari 200 meter, terhitung dari posisi Host berdiri ]


[ Untuk keadaannya, sistem bisa menjamin jika target masih dalam kondisi bernyawa. Namun tidak yakin kondisinya baik-baik saja, terluka atau tidak ]


"Syukurlah, setidaknya aku merasa lega kak Juna masih hidup" ucap Alyssa menghela nafasnya


"Aku harus melanjutkan mencari posisi di mana kak Juna berada, setidaknya aku harus memastikannya tidak kenapa-kenapa. Baru aku menanyakan apa yang terjadi secara lengkapnya dan mengambil segera mengambil tindakan" ucap Alyssa lagi.


Ia melangkah menyusuri hutan lebih dalam lagi. Ia mengikuti intuisinya, yang menuntun kemana langkah kakinya pergi.


...•••...

__ADS_1


__ADS_2