Sistem Dewi

Sistem Dewi
MP Duo AL


__ADS_3

BAB ini mengandung unsur 🔞


Harap bijak untuk membacanya, Para bocil dan yang belum cukup umur, mohon di skip dulu ya.☺


Dosa di tanggung masing-masing ya ha-ha😂


..._____...


Sentuhan tangan Alvin di kaki Alyssa sangat bertenaga namun dengan gerakan yang lembut, Alyssa merasa sangat nyaman karenanya.


Ia sangat bersyukur memiliki seorang Alvin di sisinya. Mengingat seberapa besar rasa cinta pria yang kini sudah sah menjadi suaminya itu pada dirinya.


"Apa kau merasa lebih baik?" tanya Alvin dengan nada super lembut.


"Hmm, sudah lebih baik, terimakasih Hubby" ucap Alyssa tersenyum hangat.


"Terimakasih saja tidak cukup sayang" ucap Alvin meniup telinga Alyssa.


Alyssa mengerti hal itu dan sedikit merona karenanya, dia tentu saja tidak akan menolak. Bagaimanapun itu adalah kewajiban dirinya melakukannya bersama dengan sang suami.


"Sayang, kenapa tubuhmu wangi sekali, membuatku sangat candu" ucap Alvin menciumi leher dan juga menggigit sedikit daun telinga Alyssa.


"Aahhh..." Satu lengguhan lolos begitu saja.


Perlahan Alvin membuka restleting gaun yang di pakai Alyssa lalu menurunkannya. Memperlihatkan kaca mata super beaar dengan isi daging empuk dan juga penuh itu.


Cetak!


Dengan satu hentakan dari jari tengah dan jempol, pengusir kaca mata itu terlepas hingga kaca mata itu terjatuh menampilkan dua bukit yang melengkung dengan indahnya.


Di tambah di kedua puncak bukit itu yang terdapat candi yang begitu khas menantang orang di depannya.


Tangan Alvin bergerak ke arah kedua bukit itu dan meremasnya pelan. Sedangkan Bibirnya terus menyusuri leher, telinga dan juga bibir se*si milik Alyssa tak terlewat.


Bunyi decapan terdengar merdu di seluruh ruangan kamar di atas kapal pesiar. Suasana yang begitu ringan dari AC dan cuaca yang memang sedikit dingin di luar di tambah angin laut. Tidak menyurutkan semangat dan juga panas membara yang berkobar di antara keduanya.


"Aahh... Alvin..." De*ah Alyssa kala Bibir hangat Alvin menyentuh, meremas Kedua bukit dan menyesapnya secara bergantian.


"Sangat indah sayang, aku menyukainya" pujian demi pujian terlantar dari mulut Alvin.


Tangannya terus meraba, menyentuh dan membuka semua pakaian yang ia kenakan dan juga pakaian yang di pakai Alyssa. Hingga keduanya polos tanpa sehelai benang yang menutupi mereka.


"Kau sudah basah sayang, sepertinya kau sangat menyukai sentuhanku" ucap Alvin

__ADS_1


"Ish, kau menyebalkan" ucap manja Alyssa membuang muka yang sudah merah bagaikan kepiting rebus itu.


"Aahh, Alvin... eemmmhhh..." lengguh Alyssa setelah sapaan lidah di Goa miliknya, lalu Alvin mendongak dan mencium bibir Alyssa.


Alvin terus menggesek Juniornya di pintu Goa itu pelan, hanya menggesekan dan tidak menekannya untuk masuk. Membuat Alyssa gelimpungan karena rasa geli dan perasaan aneh campur aduk yang ia rasakan di antara kedua kakinya.


"Alvin, please... jangan menyiksaku Aahhh" ucap Alyssa


"Aku menyiksamu apa sayang? Katakan apa maumu, aku akan menurutinya" ucap Alvin tersenyum dan terus menggesekkan juniornya.


"Mmmhh Alvin jangan bercanda" ucap Alyssa lagi


"Aku tidak bercanda sayang, Aku serius, aku akan mengabulkan apapun maumu, katakanlah!" ucap Alvin lagi berbisik di telinga Alyssa


"Alvin, ayo cepetan ssshhh" ucap Alyssa merasakan geli di bagian bawah yang terus di gesek oleh Alvin.


"Cepet apanya sayang?" ucap Alvin terus menggoda istrinya.


"Jangan pura-pura, atau kita hentikan sekarang dan aku tidak mengizinkan kau menyentuhku selama setahun" ucap Alyssa kesal karena terus di goda oleh Alvin.


"Ha-ha gengsimu terlalu tinggi sayang, baiklah kalau begitu biar aku yang mengalah dan mengatakannya" ucap Alvin


"Sayang, aku ingin memasukimu, tahan sedikit emmmhhhh" ucap Alvin tersenyum dan mendesah saat kepala juniornya berhasil masuk.


Rasa sakit itu menyebar di bagian bawahnya, bahkan Alyssa sedikit mengeluarkan air matanya karena sakit.


"Tahan sedikit lagi, aku akan melakukannya sekali lagi." ucap Alvin


Blesh!


Aaaakkhh,, ssshhhh sa-kiiit" ucap Alyssa sedikit berteriak saat Alvin menghentakkan tubuhnya dan junior berhasil masuk sepenuhnya. Darah merembes keluar di sela goa dan junior Alvin.


Alvin mendiamkannya sebentar, setelahnya ia menggerakkannya dengan tempo perlahan namun pasti. Ia memperlakukan Alyssa dengan sangat lembut dan penuh cinta.


"Aahh sayang, milikmu sangat enak sekali.... Sshhh kau sangat Sempit dan hangat mmhh" ucap Alvin di telinga Alyssa.


"Aahhh,,,, Aahhh,, mmmhhh" de*ah Alyssa menikmati perlakuan dan kata-kata manis Alvin padanya.


Tangannya memeluk Alvin dan kedua kakinya ia lingkaran di pinggang Alvin. Alvin menciumi seluruh wajah Alyssa, menjilat dan mengisap kuat leher putih dan mulus istrinya itu.


Alyssa mendongak memberikan akses lebih untuk Alvin menjelajah dirinya. Keringat keduanya mengalir, panas tubuh keduanya mengalahkan dinginnya cuaca dan juga AC di di dalam ruangan.


"Ica, kau begitu cantik dan se*si, Aahhh kau sangat menggoda sayang. Nikmat sekali mmmhh..." ucap Alvin terus menggerakkan pinggulnya dengan cukup cepat.

__ADS_1


"Aahhh Alviiinnn enaakk" de*ah Alyssa merem melek


"Panggil aku lagi istriku, aahh Ica, kamu sangat nikmat sayang" ucap Alvin


"Aahhh... Aahhh... Fas.. terrrr... Hubbyyyy.. aku ingin aahhh" ucap Alyssa merasakan geratan di dalam rahimnya.


"Sesuai keinginanmu, bersama sayaaaanggg Aaaahhhh.... Icaaaa Aku mencintaimu" ucap Alvin terus menghentak dengan keras, kemudian mengeram keras dan mendongak saat menumpahkan kecebong mungilnya ke dalam rahim Alyssa.


Cup!


Alvin mencium kening Alyssa lembut dan juga menempelkan keningnya di sana.


"aku mencintaimu, sangat mencintaimu My Wife. Tetimakasih untuk segalanya" ucap Alvin dengan nafas terengah-engah.


"Aku juga mencintaimu, My Hubby" ucap Alyssa tersenyum.


Alvin beranjak dan mencium seluruh wajah Alyssa, dan berakhir di perut rata milik Alyssa.


"Berenanglah, dan cetak skor yang banyak calon anak-anakku, siapa cepat dia yang akan menjadi pemenangnya. Aku harap kau segera hadir di dunia, meramaikan dan melengkapi cinta Mommy dan juga Daddy" ucap Alvin sembari mencium perut istrinya.


Alyssa tersenyum dan mengelus rambut Alvin yang kini memeluk perutnya.


Ia terus bersyukur sudah di berikan kesempatan bertemu Alvin dan juga menerima cinta tulus pria itu.


"Sayang" ucap Alvin menengadah melihat wajah sang istri.


"Hmm kenapa?" ucap Alyssa yang kini tengah menutupi tubuh bagian atasnya dengan Selimut dengan susah payah.


Alvin melemparkan selimut itu ke samping, membuat Alyssa terkejut.


"Jangan di tutup! Kamu jauh lebih terlihat se*si seperti ini. Aahhh, sepertinya junior belum kenyang memakanmu sayang" ucap Alvin menuntun tangan Alyssa ke juniornya.


Alyssa terbelalak merasakan benda lembut namun keras, besar, panjang dan berurat di tangannya.


"Manjakan dia sayang, ia sedang semangat empat lima" ucap Alvin terkekeh kemudian keduanya bergelut kembali untuk kedua, ketiga dan ke sekian kalinya lagi


..._____...


Haii readers,


Author minta doanya


Baru beberapa saat yang lalu Author di beri kabar

__ADS_1


Jika keponakan Author hilang tergulung ombak besar di pantai. Dan sampai sekarang belum di temukan 😭 sedangkan 4 temannya yang lain sudah berhasil di temukan dengan selamat. 🙏


__ADS_2