
Melihat semua orang terkejut dengan apa yang di katakan Alyssa dan Hotman, yang ternyata sudah membawa hal itu ke pengadilan. Azka hanya tersenyum saja.
"Kalian semua sudah mendengarnya bukan? Jika kalian keberatan dengan hal itu, kalian bisa mengajukan keberatan ke pengadilan. Aku dengan senang hati menyambut itu" ucap Azka melirik ke arah Andi dengan senyum mengejeknya.
Andi merasa geram, namun ia juga tidak bisa berbuat apa-apa. Dia melirik ke kakak sepupunya, Raiden. Ia harap Raiden bisa membantu mengatakan keberatannya pada Azka.
Namun Raiden hanya terdiam saja, dia masih bergelut dengan pikirannya sendiri, yang kacau. Melihat Ameera yang begitu acuh, dan enggan memandangnya.
"Aku tidak ada keberatan lagi" ucap Andi menahan ego nya agar tidak meledak.
"Tapi apakah tidak berlebihan jika kamu memecat ayahmu sendiri, Azka? Dan kakak ipar, kau tidak akan tega memecat suamimu sendiri, bukan? Bagaimanapun kalian adalah suami istri" ucap Andi lagi
Andi tidak bisa melepas posisi Raiden, karena jika Raiden yang masih menjabat CEO. Dirinya bisa dengan leluasa, memanipulasi sepupunya itu, untuk mengeruk uang yang banyak, untuk dirinya sendiri.
"Siapa yang kakak ipar kamu, Andi?? Aku dan bajingan itu sudah bercerai. Dan aku tak ingin keberadaannya mengotori di perusahaan milikku" ucap Ameera dengan jijik
Semua orang terkejut, saat mendengar Ameera memanggil Raiden bajingan, dan itu sudah dua kali.
Mereka semua berbisik, mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi di antara keduanya. Karena setahu mereka Ameera sudah tiada belasan tahun yang lalu, bersama putrinya.
Dan kini, pemilik perusahaan itu kembali dan memaki Raiden dengan sebutan bajingan. Bahkan Raiden pun hanya diam saja hari ini.
Jadi mereka semua juga diam dan menyimak saja.
"Ira, aku tahu aku salah. Aku minta maaf padamu, sayang. Aku mohon beri aku kesempatan untuk memperbaiki semuanya! Aku sungguh menyesal. Tolong jangan bilang kita akan bercerai, karena aku tidak akan melepaskanmu dan kau masih istriku, kita tidak akan bercerai" ucap Raiden.
Semua orang memandangnya penuh tanda tanya.
Sebenarnya apa yang sudah Tuan Raiden lakukan, sampai Nyonya Ameera bersikap begitu acuh dengan Suaminya, bahkan memutuskan bercerai. Itulah yang di pikiran semua orang kecuali kelompok Alyssa
__ADS_1
"Aku masih istrimu? Dalam mimpimu!!" ucap Ameera sinis. Dan melempar amplop berwarna putih di depan Raiden.
"Baca itu, mulai hari ini kita sudah resmi ber-ce-rai!!" ucap Ameera lagi.
"Apa?? Ini tidak mungkin!! Tidak sayang, aku tidak ingin bercerai denganmu! Tolong beri kesempatan untukku, aku sangat mencintaimu, Ira. Aku tak sanggup kehilangan kamu lagi, aku tak sanggup hidup tanpa kamu, sayang!" ucap Raiden yang kini berlutut di bawah kaki Ameera dan menangis memohon.
"Cih, aku tidak akan luluh dengan kamu berlutut! Bahkan jika kamu sujud di kaki ku pun, aku tidak akan menarik ucapanku. Aku tidak akan memberikan kesempatan untuk seorang pengkhianat seperti dirimu. Jangan menipu dirimu sendiri, berkata tidak sanggup hidup tanpaku. Nyatanya kau selama ini bahagia hidup dengan selingkuhan tercintamu dan putri harammu itu!! Aku tidak akan memungut sampah yang sudah ku buang. Meskipun ada sampah bisa di daur ulang dan menjadi barang yang cantik dan indah. Namun itu tidak berlaku bagi sumpah seperti dirimu!!!" ucap Ameera penuh emosi
Semua orang terkejut lagi dan lagi, saat mereka tahu jika Raiden mengkhianati Ameera dan menghasilkan seorang anak haram dengan wanita lain.
Raiden bergetar mendengar ucapan Mantan istrinya itu. Dadanya terasa sesak dan sakit sekali. Ia tahu sudah melakukan kesalahan tak termaafkan, dan tidak memiliki kesempatan untuk menebusnya.
Alyssa menenangkan Mamahnya yang saat ini di liputi emosi. Alyssa kemudian mendudukan ibunya di tempat duduk yang cukup jauh.
Ia berikan kode pada Azka, untuk melanjutkan apa yang ingin kakaknya sampaikan. Yang langsung di angguki oleh Azka, yang paham.
"Saya akan melanjutkan apa yang ingin saya sampaikan" ucap Azka mengabaikan Raiden masih berlutut di tempat awal Ameera duduk.
"Apa maksudmu Azka, kau mencoba memfitnahku?" ucap Andi geram
Krieett!!
Tiba-tiba pintu terbuka dan masuk tiga orang berpakaian seragam kepolisian dengan jas hitam.
"Selamat pagi, mohon maaf saya mengganggu. Kami dari pihak kepolisian, kamk datang membawa surat penangkapan saudara Andi. Karena terlibat dengan tindakan pencucian uang di Perusahaan ini dan kasus lainnya. ini tanda pengenal kami dan surat penangkapannya" ucap Salah seorang polisi
"Tidak!! Anda tidak bisa menangkapku, Aku tidak bersalah, ini adalah fitnah!!" ucap Andi kaget
"Anda bisa menjelaskannya nanti di kantor polisi. Kalian berdua tangkap dan borgol dia!!" ucap polisi itu
__ADS_1
"Baik komandan" ucap kedua polisi lainnya.
"Lepaskan!! Azka sialan kamu!! Aku akan menuntut balik kamu!!" teriak Andi
"Tidak usah berteriak, aku bisa mendengarnya. Aku menunggu kamu menuntutku balik. Itu pun jika kau bisa keluar dari penjara. Karena dengan bukti yang sudah ada, kemungkinan kamu bebas adalah Nol. Karena aku memastikan kau membusuk di penjara. Dan jika ternyata kau ternyata masih bisa bebas. Saat itu tiba, aku pun tak ragu untuk melawanmu balik dan membuatmu hidup bagai di neraka" ucap Azka dengan tatapan matanya yang tajam
Polisi pun pamit dan membawa Andi yang tangannya sudah di borgol.
Alyssa sudah memberikan data tentang Andi yang sudah melakukan penggelapan, dan juga kasus lain.
Alyssa menemukan bukti, Andi sudah memerkosa seorang gadis remaja, 5 tahun lalu. Bahkan ia membunuh gadis yang di perkosanya itu, saat ia mengetahui gadis itu telah hamil. Dan mengubur mayatnya di hutan, setelah sebelumnya, ia nikmati tubuh gadis itu sebelum gadis itu meninggal, lalu gadis itu ia pukul kepalanya menggunakan palu, sampai meninggal.
Dengan bukti yang Alyssa berikan, polisi mencari mayat gadis yang di kuburkan itu di dalan hutan, dengan bantuan anjing pelacak.
Kerangka gadis itu dan pakaian yang sudah lapuk sudah di temukan, dan di bawa untuk di lakukan otopsi dan pemeriksaan sebelum di serahkan ke keluarga korban.
Dan Di pastikan Andi akan meringkuk di penjara seumur hidup, atau mungkin menerima hukuman mati.
"Ck, dasar benalu" ucap Azka...
Semua orang yang ada di dalam ruangan pertemuan itu menunduk, hingga suasana menjadi sangat sunyi.
"Jadikan itu pelajaran untuk kalian semua! Jika di antara kalian ada yang berbuat seperti itu atau melanggar peraturan dan hukum. Aku sendiri yang akan mengirim kalian semua ke neraka!" ucap Azka dengan tegas kemudian.
Semua orang menganggukan kepalanya, mengerti.
Alyssa hanya melihat penampilan kakaknya dengan senyum tipis yang tidak di sadari oleh semua orang.
Dia bangga pada kakaknya, dia sendiri yang akan mendidik kakaknya itu agar menjadi pebisnis yang sukses dan di segani kelak.
__ADS_1
...¤...