
Ledakan besar membuat semua orang berkerumun untuk melihat apa yang terjadi, mereka hanya melihat sebuah truk kontainer di tepi jurang.
Mereka tahu jika ada mobil yang meledak di dasar jurang. Namun mobil itu sudah tidak terbentuk dan tidak bisa di kenali.
Polisi setempat datang ke TKP, mereka mengecek Truk dan mencari tahu siapa supir yang membawanya. Karena dari keterangan saksi, tidak di temukan supir saat orang-orang datang karena mendengar suara ledakan besar. Kemungkinan supir kabur, setelah menabrak mobil yang di depannya.
Polisi sudah memasang garis kuning di sepanjang jalan tepi jurang, tempat kejadian kecelakaan tersebut terjadi.
Beberapa anggota polisi, pemadam kebakaran dan tim identifikasi turun ke dasar jurang. Proses untuk mencapai titik mobil juga sangat sulit dan membutuhkan waktu yang sangat lama, karena jurang sangat dalam sekitar 150 meter. Juga medan di sana yang terjal dan curam.
Tim yang mengidentifikasi mobil, menggeleng pasrah, karena mobil sudah hangus terbakar bahkan sudah ringsek, hingga tidak bisa di pastikan jenis mobil apa, dan siapa pemiliknya.
Karena tidak di temukan jasad di sekitar puing puing mobil dan area sekitar dasar jurang. Tim identifikasi menyatakan dugaan kuat, bahwa korban terbakar hingga menjadi debu.
Tim lain yang mengecek CCTV di sekitar TKP, tidak bisa mendapatkan bukti, karena sudah di rusak. Yang berarti kecelakaan tersebut sudah di rencanakan.
...
Di sisi lain tepi jurang, berjarak sekitar 200 meter dari tempat kejadian mobilnya di tabrak. Alyssa tersenyum tipis, ia duduk di bangku bekas potongan pohon yang di tebang, pakaiannya sedikit kotor. Sedangkan Tama setia berdiri di sampingnya.
#Flashback
BRAK!!!
Mobil Alyssa di hantam dengan keras dan mendorong mobil hingga terjatuh ke dalam jurang.
"Mau bermain-main rupanya, dasar remahan rengginang" ucap Alyssa sangat tenang karena Tama melindunginya, hingga tabrakan itu tidak berefek padanya.
Tepat setelah mobil terjatuh, Alyssa meletakan sebuah kotak di bangku penumpang. Bersamaan dengan itu Tama membuka pintu mobil dan melompat sambil menggendong Alyssa.
Lompatan Tama begitu sempurna seperti ilmu meringankan tubuh, mereka berdua mendarat di pepohonan tak jauh dari tepi jurang di sisi yang lain...
Alyssa memilih memanjat ke atas yang hanya berjarak sekitar 10 meter dari bibir jurang itu, dari pada di gendong Tama lagi. Alasannya karena lompatan Tama begitu cepat hingga Alyssa sedikit pusing karenanya.
Dan ia juga ingin tahu seberapa ahli dia dalam memanjat tebing, dan hasilnya ia tanpa kesulitan memanjat dinding batu tebing di hadapannya dengan cepat.
Tepat saat Alyssa berhasil sampai di tepi jurang. Suara dentuman keras terdengar.
DUAR!!!
Mobil meledak dengan keras, karena kotak yang di taruh Alyssa adalah Bom mini rakitan miliknya.
Kenapa Alyssa harus mengebom Mobilnya sendiri?
__ADS_1
Karena Alyssa tidak ingin orang lain tahu bahwa mobil yang terjatuh adalah miliknya. Dia tidak ingin keluarga dan orang terdekatnya panik dan mengira yang tidak-tidak.
Dia juga sudah menyabotase Seluruh CCTV di sepanjang jalan menuju Tebing jurang.
"Sayang sekali mobil milikku harus menjadi korbannya. Aku pasti akan membalaskan dendam untuk milikku, dengan mengambil nyawamu, bajingan sialan" umpat Alyssa mendengus kesal
Ia mengaktifkan kembali Gadget miliknya, terlihat begitu banyak misscall dari Alvin, Ameera juga Raiden. Ia menghela nafasnya, ia tahu jika ikatan batin antara dirinya, Ameera, Raiden dan Alvin sangat kuat.
Alyssa kemudian segera menelepon Alvin dan mamahnya, sedangkan Raiden ia hanya mengirim pesan untuknya, jika ia baik-baik saja dan akan menjemputnya di airport.
"Halo sayang apa kamu tidak apa-apa?" ucap Alvin langsung dan terdengar panik dengan nafas tersenggal-senggal.
Alyssa bisa mendengar itu, tebakannya benar pasti Alvin merasakan sesuatu tentang dirinya. Dan pasti sedang panik-paniknya.
"Alvin bagaimana kau tahu jika aku sedang tidak baik-baik saja" ucap Alyssa pelan
"Perasaanku tidak enak sejak jam makan siang, jadi aku memikirkan pasti terjadi sesuatu dengan Keluarga atau orang yang aku sayangi. Aku sudah menghubungi Mamah, papah dan Kak Letta. Mereka semua baik-baik saja, hanya kamu yang tidak bisa aku hubungi sejak tadi, jadi pasti terjadi sesuatu padamu, bukan? Kau tidak tahu betapa khawatirnya aku" ucap Alvin jujur
"Ya, kau benar. Aku tidak bisa berbohong padamu sayang. Aku baru saja mengalami kecelakaan, sebuah mobil truk menabrak mobilku dari belakang hingga jatuh ke dalam jurang" ucap Alyssa
"APA??? Ka-kamu baik-baik saja kan? Hiks, kamu Ti-tidak terluka kan sayang?" ucap Alvin
Ia sangat khawatir hingga berbicara dengan gemetar dan menangis, saat mendengar belahan jiwanya kecelakaan. Alvin begitu trauma mendengar kata kecelakaan, ia begitu takut kehilangan Alyssa.
"Aku baik-baik saja. Bisakah kamu menjemputku? Aku tidak bisa memanggil taksi online di sini" ucap Alyssa
"Aku segera ke sana, tunggu aku dan jangan kemana-mana oke!!" ucap Alvin segera mengambil kunci mobil di atas meja.
"Hmm, aku akan kirim lokasinya padamu" ucap Alyssa
Tut! Sambungan terputus.
"Tuan muda, biar aku yang membawa mobilnya, tidak baik menyetir dalam keadaan panik" ucap Doni
"Baiklah, Ayo cepat Doni!! Aku tidak ingin terjadi apa-apa dengan calon istriku" ucap Alvin masih khawatir sebelum ia memastikan sendiri, Alyssa tidak apa-apa.
...
Alyssa menghela nafas, ia yakin Alvin pasti sedang panik sekarang. Dia kemudian menelepon Ameera.
"Halo Al" ucap Ameera.
"Halo mah, mamah sedang ada di mana?" tanya Alyssa basa-basi
__ADS_1
"Mamah sedang berada di kamar" ucap Ameera, terdengar Ameera menghela nafas pelan.
"Mamah terdengar lemas, mamah baik-baik saja kan?" ucap Alyssa
"Mamah baik-baik saja, hanya saja tadi entah mengapa perasaan mamah tidak enak. Tapi setelah mamah dengar suara kamu, plong! Menguap begitu saja" ucap Ameera
"Mungkin mamah kangen Al kali he-he, baru aja di tinggal pagi tadi udah kangen aja" ucap Alyssa
"Ha-ha iya sayang, kamu memang anak gadis mamah yang paling ngangenin" jawab Ameera ikut tertawa ringan
"Kenapa mamah tidak keluar? Jalan-jalan sama Noah misalnya" ucap Alyssa mencoba mengalihkan pembicaraan
"Ka-kamu apa-apaan sih, suka banget godain mamah ya" ucap Ameera
Alyssa tahu pasti sekarang wajah mamahnya sedang memerah.
"Al nggak goda mamah sayang, ya sudah Al bilang ke Noah nanti suruh bawa mamah jalan-jalan" ucap Alyssa sambil terkekeh
"Al, jangan begitu. Noah sedang kerja, jangan ganggu dia, nak" ucap Ameera
"Nggak bakal ganggu mah, kalau dia nolak, Al bakal pecat dia jadi calon ayah sambung. Baru tahu rasa Ha-ha" ucap Alyssa tertawa saat menggoda mamahnya.
"Kau ini" ucap Ameera
"Sudah dulu ya mah, Al lagi nunggu Alvin jemput. Biar Alyssa nggak kalah sama mamah, yang mau jalan sama gebetannya, asiikkk" ucap Alyssa tertawa kemudian menutup teleponnya
Alyssa kemudian mengetik pesan untuk Noah
...💬Noah, mamah lagi bosan di rumah. Ajak keluar sana, jalan-jalan kemana kek. Dan aku tidak menerima penolakan ya, atau aku akan blacklist kau jadi calon ayah sambung...
Alyssa terkekeh sendiri saat membaca pesan yang ia kirim itu.
Ting! Pesan balasan masuk dari Noah
...💬Dengan senang hati princess, aku meluncur sekarang jemput my Ira ❤...
Melihat balasan dari Noah, Alyssa menyimpan kembali HP nya ke dalam tas.
"Tama, pergilah, awasi orang yang sudah berani mencelakaiku barusan. Berikan pelajaran pada bajingan itu dan beri hadiah juga untuk Wanita Gila itu. Kau pasti mengerti maksudku bukan" ucap Alyssa
"Baik, Nona" ucap tama kemudian menghilang di antara pepohonan.
...
__ADS_1