Sistem Dewi

Sistem Dewi
Aku jauh lebih baik dari yang kau bayangkan


__ADS_3

[ Selamat Host Anda menyelesaikan misi tersembunyi, Anda mendapatkan kembali dokumen pribadi milik Ibu Anda. Mendapatkan tambahan 10% Saham di Bagaskara Corp dan 1 unit Penthouse Galaxy Residence Kota S ]


[ Dokumen perpindahan saham, surat kepemilikan Penthouse dan kartu akses Galaxy Residence, sudah di simpan di ruangan penyimpanan ]


Alyssa terkejut saat mendengar suara sistem dan mendapati dirinya berhasil menyelesaikan misi tersembunyi.


Tentu saja Alyssa merasa sangat senang mendengar itu dan lebih senang lagi saat mendapat hadiah yang sangat besar.


Tambahan 10% saham di Bagaskara Corp, yang berarti dirinya kini memiliki 20% Saham, sedangkan ibunya memiliki 80% saham lainnya.


Itu berarti mereka 100% Memiliki saham Bagaskara Corp. Dan itu semua akan mempermudah Ibunya mengambil alih kembali perusahaan miliknya.


Dan sistem memang selalu memberikan hadiah sesuai dengan kebutuhannya, atau mungkin memang secara kebetulan mendapat hadiah acak.


Penthouse Galaxy Residence Kota S, sebagai seorang pebisnis muda yang berpengaruh di negara ini.


Alyssa jelas harus tahu segala sesuatu mengenai peluang bisnis, dan juga mengenal kehidupan mewah, kebutuhan dan juga nilai pasar secara umum.


Salah satunya adalah Penthouse Galaxy Residence miliknya ini. Yang merupakan Hunian termewah yang ada di Kota S.


Galaxy Residence adalah Gedung Apartement mewah yang memiliki 57 lantai, dengan harga sewaan 64-225 juta/bulan. Dan harga kepemilikan ±82 Milyar/unit.


Sedangkan Penthouse berbeda dengan Apartement dan hanya ada 1 unit di gedung tersebut, yang berada di lantai teratas yaitu lantai 57, dengan harga kepemilikan mencapai 250 Milyar.


Penthouse di Galaxy Residence memiliki 5 kamar tidur, dan berbagai fasilitas di dalamnya seperti kolam renang, tempat Gym, Jacuzzi dan yang lainnya.


Juga pemandangan indah yang terbentang, di sepanjang mata memandang dari puncak gedung.


Keindahan seluruh penjuru kota S, bisa di lihat dari unit penthouse ini.


Dan hari ini, Alyssa mendapatkan hunian mewah eksklusif itu, sungguh sangat menakjubkan.


Azka melajukan mobilnya keluar dari kompleks perumahan elite itu, dia sangat marah dan kecewa dengan sikap laki-laki yang dulu sangat dia hormati itu. Hanya kebencian yang ada di hatinya saat ini.


"Al, kita menginap di hotel atau tinggal di salah satu Apartement kakak?" tanya Azka mulai membuka suaranya


"Kakak punya berapa Apartement?" tanya Alyssa


"Kakak punya 3 Apartement, 2 tipe studio dan 1 two bed room" ucap Azka


"Oh yang kedua tipe studio itu dulu kakak biarkan mantan kekasih dan mantan sahabat kakak itu tinggal, bukan?" tanya Alyssa


"Hais, kau mengingatkanku. Ya kau benar, dulu Viona dan Glen tinggal di sana. Kakak belum sempat menjual 2 unit itu" ucap Azka sedikit jijik saat mengingat pengkhianatan mereka.


"Kalau begitu kita tempatku saja" ucap Alyssa


"Kau punya rumah di sini?" tanya Azka terkejut

__ADS_1


"Tidak, tapi aku punya penthouse di Galaxy Residence" ucap Alyssa


"Astagaaa..." ucap Azka terkejut dan menutup mulutnya


"Kenapa kakak terkejut begitu?" tanya Alyssa heran


"Bagaimana kakak nggak terkejut Alyssa. Astaga! Itu penthouse Galaxy Residence. Bagaimana kau bisa mendapatkannya? Apa Alvin yang membantumu mendapatkannya?" tanya Azka


"Tidak, aku membelinya sendiri" ucap Alyssa dengan santai


"Itu seharga 250 Milyar Alyssa, 250 Milyar! bukan 250 juta" ucap Azka gemas melihat adiknya begitu santainya mengatakan dirinya adalah pemilik penthouse yang super mewah itu.


"Aku tahu" ucap Alyssa cuek


"Astaga naga, Alyssa sebenarnya siapa kamu?" tanya Azka


"Kakak tidak mengenalku? Astaga mungkinkah kau sekarang mengalami amnesia setelah ribut dengan wanita sundal itu?" ucap Alyssa pura-pura terkejut


"Aku serius Alyssa" ucap Azka lagi


"Baiklah-baiklah. Namaku Alyssa Cecilia Sastro Wardoyo, putri dari Ameera Sastro Wardoyo, adik dari Azka putra Sastro Wardoyo..." ucap Alyssa


"Stop!!" ucap Azka menyela ucapan Alyssa


"Maksud Kakak bukan itu Alyssa" ucap Azka sangat di buat kesal oleh adiknya itu


"Terus maksud Kakak apa?" tanya Alyssa lagi


"Aku punya kemampuan untuk membeli itu. Dan juga jangan meremehkan aku dalam dunia bisnis Kak. Aku jauh lebih baik dari yang kau bayangkan" ucap Alyssa


Tidak mungkin bukan, Alyssa bilang


"Kak aku punya sistem dewi yang maha kuasa dan memberikan segalanya padaku" Gumam Alyssa dalam hati.


Yang ada Azka akan tertawa terbahak-bahak 7 hari 7 malam karena di sangka dia membual dan kebanyakan menghayal.


Lalu membawanya ke psikiater karena kebanyakan halu.


"Ya-ya aku percaya padamu. Tapi kakak mau tanya satu hal pada mu" ucap Azka serius


"Dari tadi bukannya kakak sedang nanya terus?" ucap Alyssa


"Hais, Kakak serius dek" ucap Azka makin kesal di buatnya


"Iya- iya, tanya apaan emangnya" ucap Alyssa berhenti menjahili kakaknya


"Kau sembunyikan di mana dokumen kepemilikan mamah?" tanya Azka

__ADS_1


"Tentu saja di tempat yang aman, kakak tidak perlu khawatir tentang itu, Oke" ucap Alyssa


Azka hanya mengangguk dan mempercayakan semuanya pada adiknya itu.


"Lalu apa yang kau bisikan pada si tua bangka itu sebelum pulang?" tanya Azka


"Rahasia" ucap Alyssa menjulurkan lidahnya


"Cih terus aja kau ledek kakakmu ini" ucap Azka


Dia kemudian mengemudikan mobilnya menuju Galaxy Residence.


¤


Di Kediaman Raiden


Raiden larut dengan pikirannya, masih terngiang dalam otaknya, apa yang di ucapkan Alyssa sebelum dia pergi bersama Azka. Hatinya mendadak menjadi ragu akan satu hal.


Nimar yang melihat Raiden diam, mencoba mendekati, berusaha untuk menghiburnya. Dan mencoba menghasut Raiden untuk membenci anak-anaknya itu.


"Mas Rai, mas yang sabar. Mungkin Azka membutuhkan waktu untuk menerima semuanya" ucap Nimar dengan nada di buat lembut.


Melihat respons Raiden yang hanya diam Nimar melanjutkan ucapannya.


"Tapi sepertinya Azka semakin liar dan tidak bisa di kontrol setelah keluar dari rumah. Dia menjadi seorang pria dengan ucapannya yang kasar dan tidak beretika. Apa ini semua karena adanya hasutan seseorang, sehingga dia begitu membencimu sekarang ini?" ucap Nimar lagi


Raiden yang mendengar itu hanya diam, dia tahu pasti sikap putranya itu.


Azka bukan orang yang gampang terhasut ucapan orang lain. Azka tidak akan mempercayai sesuatu jika dia tidak bisa membuktikan ucapannya.


Raiden sangat tahu jika Azka membencinya karena kesalahannya sendiri.


Bahkan Azka secara gamblang mengatakan padanya, jika dia melihat dengan mata kepalanya sendiri, saat dia dan Nimar bercumbu di dalam kantor.


Raiden tidak menyalahkan Azka, jika putranya itu begitu membencinya setelah dia mengetahui apa yang sudah dia lakukan pada ibunya di masa lalu.


Raiden hanya menyalahkan dirinya sendiri yang terbuai oleh godaan wanita yang tak lain adalah sahabat istrinya sendiri.


Dia tahu jika dirinya sudah menyakiti istri dan anak-anaknya. Namun dirinya juga tidak bisa menyalahkan kehadiran Cinta, putrinya dari Nimar di antara mereka.


Namun ucapan terakhir Alyssa terus terngiang mengusik pikirannya.


Apa benar yang di ucapkan putri bungsunya itu?


Raiden masih berkelit dalam pikirannya.


"Nimar, pulanglah! Bawa Cinta bersamamu. Aku butuh waktu sendiri untuk menenangkan diri" ucap Raiden dengan lirih

__ADS_1


"Baiklah, beritahu aku jika kau membutuhkan sesuatu mas. Aku akan selalu berada di sisimu" ucap Nimar lalu pergi dari kediaman Raiden.


Kini Raiden termenung dan memikirkan ucapan putrinya Alyssa. Dia akan membuktikan apakah ucapannya benar atau tidak.


__ADS_2