
"Bro, ada berita menarik nih, Lihat!! Al, sekarang viral di internet, dia menjadi selebriti sekarang" ucap Denis
"Alyssa?" ucap Bryan terkejut dan segera berdiri dari posisi duduknya.
Dia bergegas mendekati Denis, dan melihat sebuah iklan yang di perankan Alyssa di dalamnya.
Mata Bryan berbinar melihat Alyssa, sudah lama dirinya tidak melihat wanita pujaannya itu.
Melihat Alyssa semakin terlihat cantik, jantung Bryan berdetak sangat cepat. Dia sangat mengagumi Alyssa lebih lagi.
Akhir-akhir ini, dia sangat sibuk dan bekerja keras untuk memulai bisnisnya. Meskipun dia memulainya dengan bantuan keluarganya, namun, sedikit demi sedikit dia berhasil membangun karirnya, meski hanya bisnis dengan skala kecil.
Bahkan Ayahnya sangat bangga terhadapnya, sekarang. Awalnya, Ayah Bryan sangat terkejut saat Bryan menemuinya dan bilang ingin memulai bisnisnya sendiri.
Ayahnya pikir, jika Bryan, anak nakal semata wayangnya itu, hanya ingin bersenang-senang. Namun ternyata Bryan membuktikan ucapannya.
Dia sekarang merintis usahanya di bidang kuliner dan ekspedisi. Omsetnya sekarang sudah mencapai nilai 2 Milyar.
"Alyssa, kau tunggu aku sebentar lagi, babe? Saat Bisnisku semakin naik dan stabil. Aku akan menghampirimu dengan berani dan berdiri di sampingmu" ucap Bryan dalam hati.
"Jujur, gue bangga lihat lu bisa berubah seperti ini Yan, lu semakin dewasa dan bertanggung jawab, good job" ucap Denis, mengacungkan jempolnya.
"Seperti yang lu bilang bro, gadis hebat seperti Alyssa. Tidak akan memandang gue, jika gue hanya mengandalkan orangtua gue yang kaya, jadi gue harus membuktikan jika aku bisa mandiri dan berlarut. Gue juga bener-bener insaf dan sudah berhenti menjadi player" ucap Bryan
"Hahahaha, ya-ya-ya gue dukung yang terbaik buat lu. By the way, gimana urusan lu sama Ayunda?" ucap Denis
"Jujur gue pusing karenanya. Dia mengaku hamil karena gue, sedangkan gue ngelakuin itu dengan dia jelas-jelas pakai pengaman, jadi nggak mungkin dia hamil" ucap Bryan
"Lu juga sih, jadi cowok brengsek!! Berapa banyak gadis yang udah lu celupin terowongannya. Lu juga bakal sulit dapatin Alyssa, meskipun lu Udah coba merintis karir, jujur gue belum rela Alyssa jadi cewek lu yang bajingan ini" ucap Denis
"Arrgghh... Apa yang harus gue lakuin coba? Jangan buat semangat gue Down, Nis. Lu tahu semenjak gue kenal Alyssa, gue udah berubah lebih baik. Dan yang jelas gue menolak mengakui tuh jabang, gue nggak merasa nyiram di dalem" ucap Bryan
"Lu coba bawa Ayunda ke dokter, lu cek kebenarannya, bener apa nggak dia hamil. Lu cari dokter yang bisa lu nanti percaya. Gue curiga itu hanya akal-akalan Ayunda menjerat lu. Tapi kalau bener lu hamilin Ayunda, jangan harap lu deketin Alyssa. Lu tahu sendiri, nyokap gue Udah anggap dia putrinya sendiri" ucap Denis
"Ide bagus, besok gue bawa ayunda ke dokter kalau begitu, gue nikotin kalau gue bener-bener nggak hamilin dia" ucap Bryan.
___________
Pagi harinya, Alyssa bangun dari tidurnya. Dia melirik Alvin yang masih tertidur sambil memeluknya.
Alyssa sekarang sudah terbiasa tidur di dekapan Alvin.
__ADS_1
Meskipun terkadang dia hampir terlena di buatnya, karena sebelum tidur Alvin selalu menggodanya.
Namun mereka tidak melakukan hal di luar batas, selain berciuman dan saling menyentuh.
"Selamat pagi, Ica" ucap Alvin yang terbangun dan mengecup singkat bibir Alyssa.
"Selamat pagi, Alvin" jawab Alyssa.
Kemudian Alyssa beranjak ke kamar mandi, Alvin pun beranjak keluar kamar dan mandi di kamar sebelah.
Setengah jam kemudian mereka sudah rapih, dan sarapan bersama. Hari ini mereka datang terpisah ke acara peresmian, AL Group.
Dekorasi sudah selesai di hias, semuanya sudah di persiapkan seindah mungkin.
Jam 10 pagi, Acara peresmian di mulai, semua wartawan datang untuk meliput.
Semua heboh ketika melihat Alvin, si raja bisnis muda yang dingin. Datang membawa satu buket mawar merah di tangannya.
Alvin datang, menoleh ke kanan kiri mencari sesuatu, dan dia melihat Alyssa yang sedang duduk di sudut ruangan.
Alvin menghampiri Alyssa, dan menyerahkan buket mawar itu dengan senyuman manis mengembang di wajahnya.
Itu akan menjadi berita yang menggemparkan.
Hot News
[ Raja bisnis muda, Alvin Saga Ardhana, datang ke acara peresmian AL Group, dan memberikan satu buket bunga mawar yang cantik kepada seorang wanita misterius, yang wajahnya di tutupi dengan masker ]
Begitu berita yang akan mereka rilis.
"Alvin, astaga. Kenapa kau melakukan ini?" ucap Alyssa menoleh kanan kiri, dia melihat wartawan memonitor mereka berdua, Alyssa menghela nafasnya.
"Aku ingin memberikan ucapan selamat padamu" ucap Alvin
"Tapi kau tahu jika aku tak ingin orang lain tahu, aku adalah pemilik perusahaan" ucap Alyssa berbisik.
"Ya, tapi kau menggunakan penutup wajah hari ini, jadi tidak ada orang yang tahu. Sekalian aku ingin memberi tahu pada seluruh dunia, kalau Alvin Saga Ardhana, sudah menemukan belahan jiwanya, yaitu kamu" ucap Alvin tersenyum manis.
Alyssa hanya menghela nafas, tidak ada untung nya dia mengelak dan berdebat dengan Alvin saat ini.
Justru bagus jika semua orang tahu, jika Alvin sekarang sudah punya pacar. Jadi, tidak akan ada wanita lain yang mengganggu hubungan mereka.
__ADS_1
"Tuan Alvin, siapa wanita ini? Dan apa hubungan anda dengannya?" tanya wartawan
"Dia kekasihku, calon istriku" ucap Alvin merangkul pinggang Alyssa, mendekat padanya
"Siapa identitas calon istri anda? Kenapa anda memberikan bunga padanya, di acara peresmian AL Group?" tanya wartawan lain
"Karena dia adalah pemilik AL Group" ucap Alvin
Semua orang terkejut dan menjadi heboh, jepretan photo terus menerus berbunyi, mengambil gambar mereka berdua.
"Alvin, memang pengacau" ucap Alyssa dalam hati, untung saja dirinya memakai masker, jadi orang tidak terlalu mengenalnya.
¤
Acara potong pita berlangsung dengan lancar, Alyssa dan Enzy memotong pita bersama. Dan di sambut tepukan tangan meriah dari beberapa tamu undangan.
Acara konferensi pers berjalan dengan lancar. Alyssa mau tidak mau, jadi ikut dalam konferensi pers, yang awalnya dia serahkan semuanya pada Enzy.
Alyssa tidak membuka maskernya, dan dia hanya mengucapkan sepatah dua patah kata, lalu menyerahkan sisanya kepada Enzy dan Azka.
Azka sekarang menjabat sebagai General Manager di AL Group. Dia adalah lulusan terbaik fakultas Manajemen bisnis di Universitas Pahlawan Kota S, salah satu dari 3 universitas terbaik di negara ini.
Selesai konferensi pers, acara di lanjutkan dengan pesta peresmian di Giant Hotel, malam nanti.
¤
"Pah, aku sudah siap" ucap Natasha, dia mengenakan gaun panjang berwarna Merah, dengan belahan dada yang rendah.
"Kau memang anak papah yang paling cantik, sayang" Ucap Utomo, Ayah dari Natasha
"Anak, siapa dulu" ucap Natasha bangga.
Natasha tahu jika Alvin datang ke pesta peresmian AL Group. Kebetulan ayahnya juga di undang, karena Ayahnya menyewa 1 lantai di Indo building.
Ayahnya merupakan salah satu pebisnis yang cukup sukses, perusahaan ayahnya sudah mencapai total aset Triliunan.
Namun yang Natasha tidak ketahui, AL Group adalah milik Alyssa. Bahkan, kantor yang di tempati ayahnya sekarang, itu menyewa 1 buah lantai pada Alyssa.
Natasha yakin, jika dirinya bisa menaklukkan Alvin dengan kecantikan dan tubuh indahnya.
Tidak ada yang lepas dari pesona seorang Natasha, pikirnya.
__ADS_1