
Arumi keluar dari ruangan penyiksaan yang berada di dalam markas miliknya itu. Banyak cipratan darah milik Catty yang mengenai wajah dan pakaian yang ia kenakan.
Ia bergegas ke kamarnya, dan masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Di bawah guyuran shower, Ia mengepalkan tangannya erat.
"Aaarrggghhh,,, Bajingan!!! Keparat!!!" maki Arumi
Ia teringat saat wanita yang ia bunuh barusan menyombongkan diri, karena keluarganya yang kaya.
Bukan apa-apa, tapi kejiwaan Arumi saat ini sedikit tergoncang. Saat Catty menyebut nama ayahnya.
Bagi Arumi ada dua nama keramat, yang pantang di sebut di hadapannya. Nama yang sudah membuatnya menjadi wanita gila seperti sekarang ini. Yaitu Leonard ayah dari Catty, dan juga Hendro Suharjo ayah kandungnya.
Awalnya Arumi menyuruh anak buahnya menculik Catty, karena marah saat mendengar laporan anak buahnya, yang memata-matai Alvin.
Meskipun kelakuan Catty yang mencoba mendekati Alvin. Arumi tidak berniat membunuhnya, hanya ingin menyiksanya dan sedikit bermain-main dengannya.
Namun saat mendengar wanita itu menyebut nama Leonard sebagai ayahnya. Catty gelap mata, namun mencoba tenang di permukaan. Padahal hatinya bergetar hebat menahan emosi yang meluap.
Apa yang sebenarnya terjadi?
Selidik punya selidik, di ketahui 4 tahun lalu, sebelum dirinya mengalami gangguan mental. Dirinya adalah gadis yang sangat baik, pengertian, penyayang dan periang.
Namun di suatu saat, dia di lecehkan oleh orang yang tak lain adalah Ayah kandungnya sendiri. Dirinya yang saat itu masih per*wan di perkosa berkali-kali, saat sang ayah pulang dalam keadaan mabuk. Yang saat itu kebetulan ibunya, sedang menginap di rumah sang nenek.
Bukan hanya di perkosa, namun Arumi juga mendapat siksaan secara fisik. Dia di tampar, di pukul dan juga di tendang, hingga mendapat luka yang cukup parah.
Sejak saat itu, Arumi menjadi wanita yang pendiam dan tertutup. Dia mengurung diri di dalam kamarnya.
Kejadian tak mengenakan kembali terjadi, tepat seminggu setelah kejadian pemerkosaan itu. Perusahaan milik ayahnya mengalami collapse.
Ayahnya memaksa dirinya untuk ikut pergi ke suatu tempat, lagi-lagi ibunya saat itu tidak ada di rumah. Karena sibuk mencari pinjaman untuk membantu perusahaan suami, agar bisa bangkit lagi.
Hendro saat itu menjual Arumi, anaknya sendiri pada Tuan Besar Leonard. Sebagai imbalan membantu pindahannya bangkit.
Leonard menyiksanya siang dan malam, tak membiarkannya istirahat terus menggempur miliknya.
Semenjak itu, jika sang ibu tidak ada di rumah, ayahnya terus menerus menye**buhinya. Sampai akhirnya Arumi mengalami gangguan mental, dan sering bolak balik mengunjungi psikolog.
Namun setelah gangguan mental mereda, karena tinggal di luar negeri. Dia berteman dengan orang yang salah. Dan mengajarkannya, jika segala keinginan yang ia inginkan wajib terpenuhi.
Mengedukasi Arumi tentang Nikmat dari Se*, sampai akhirnya Arumi sering melakukan **** bebas, dengan dalih imbalan keinginannya yang wajib terpenuhi oleh sang partner.
__ADS_1
Juga ia berubah menjadi seorang yang memiliki tingkat obsesi yang tinggi. Saat menginginkan sesuatu, ia harus mendapatkannya.
Sama seperti pertama kali ia melihat Alvin, entah ia benar-benar jatuh cinta atau hanya obsesi semata. Hanya tuhan yang tahu...
Ia berubah menjadi tidak berperasaan membunuh orang yang mengganggu dirinya, atau menolak perintahnya. Termasuk ayah kandungnya yang ia bunuh dengan kedua tangannya sendiri.
Sampai akhirnya ia menjadi ketua Dark Moon, setelah membunuh sang ketua dengan tipu muslihat yang ia miliki, dan merebut kekuasaannya.
...
Kembali ke Duo AL
Setelah meminum Pil Pemulihan Tubuh, Alyssa tidak merasakan perubahan apapun darinya. Ia merasa, dia tidak berubah menjadi pendek.
Namun ia melihat Alvin, yang tengah menatapnya dengan terperangah, membuat Alyssa bingung.
"Alvin" panggil Alyssa lembut
Namun Alvin tidak bergeming, ia terus menatap Alyssa dengan lekat.
"Alvin!" panggil Alyssa lagi dengan sedikit teriak
"ALVIIIINNNN..!!!" Teriak Alyssa sekuat tenaga, membuat Alvin tersadar.
"Eh... Ada Apa?" tanya Alvin linglung
"Ah, Eh, Ah, Eh... Kamu yang kenapa Pabo? Kenapa kamu bengong menatapku begitu" ucap Alyssa kesal
"Ica, jadi ini efek yang kamu maksud setelah minum Pil itu?" tanya Alvin
"Kenapa emangnya? Perasaan nggak ada perubahan apa-apa yang terjadi pada ku. Aku masih tinggi, tidak mengecil" ucap Alyssa polos dan bingung
"Ehh, mau di bawa kemana aku?" teriak Alyssa tangannya tertarik.
Alvin menyeretnya masuk ke ruangan pribadi miliknya, dam berhenti di sebuah cermin besar di mini walk in closed, miliknya.
Alyssa yang bingung, menoleh ke arah cermin besar, dan...
"Wooooohh, siapa itu? Eh, itu aku??" ucap Alyssa tak percaya dengan pantulan dirinya di dalam cermin.
__ADS_1
"Astaga... Ini aku? Hiyaaaaa, Kok imut bangeeettttt" ucap Alyssa narsis dan heboh.
"Iya kamu imut banget sayang. Kamu makin cantik, Kulitmu seperti bayi. Mulus kaya bihun rebus, sampai-sampai nyamuk yang mau gigit aja, nggak jadi karena terpeleset duluan Ha-ha" ucap Alvin memeluk Alyssa erat.
"Sistem, apa yang terjadi?" tanya Alyssa
[ Menjawab Host, menurut pendeteksi sistem. Setelah mengkonsumsi Pil Pemulihan Tubuh, fisik Host sudah di perbaiki dalam kondisi paling baik dan optimal. Namun proses penuaan anda menjadi terhambat karenanya ]
"Maksudnya?" tanya Alyssa bingung
[ Tidak seperti manusia normal pada umumnya yang akan terjadi penuaan di umur 30 an ke atas. Proses penuaan yang terjadi pada tubuh host di perlambat. Kemungkinan Host akan awet muda sampai rentang waktu tertentu ]
"Wow, amazing" gumam Alyssa dalam hati
"Sayang, kamu kenapa kok melamun?" tanya Alvin
"Ah, nggak apa-apa. Aku cuma sedang menganalisa perubahan yang terjadi sekarang" ucap Alyssa
"Aku suka perubahannya sayang, kamu terlihat imut dan seksi secara bersamaan. Lihatlah, selain kulit, dan wajah Rambutmu semakin panjang dan lebat. Yang paling menakjubkan adalah ini" ucap Alvin memegang Buah yang menggantung kokoh di bagian depan Alyssa.
"Yaakkk, Alvin... Lepaskan!! Kau mesum!" teriak Alyssa melepaskan pelukan Alvin
"Kenapa kabur Hmm, aku belum puas memegang benda yang semakin padat dan berisi itu" ucap Alvin tanpa dosa dan tak tahu malu.
"Isshh, dasar mesum berhenti bicara!" ucap Alyssa kesal dan malu
"Ha-ha-ha sayang, kau sungguh menggemaskan" ucap Alvin gemas dan langsung mendekat dan mencuri kecupan di bibir Alyssa, yang menjadi semakin merah alami setelah mengkonsumsi Pil.
"Hais, apa jadinya jika dia tahu tentang dua berita yang belum aku sampaikan, habis aku di terkam nanti" Gumam Alyssa, namun masih terdengar oleh Alvin.
"Berita apa Hmm? Kau menyembunyikan berita penting lainnya?" tanya Alvin menatap Alyssa intens
"Ah, kau salah dengar itu. Aku tidak mengatakan apa-apa, sungguh" ucap Alyssa berkilah
"Jangan bohong sayang, apa yang kau tutup dari ku? Kalau tidak mengatakannya. Aku pastikan kau tidak bisa berjalan setelah ini" ucap Alvin menyeringai penuh makna.
seringai Alvin, membuat bulu kuduk Alyssa meremang.
"Jangan macam-macam Alvin. Ak-aku akan mengatakannya. Aku akan katakan Oke" ucap Alyssa gugup saat melihat tatapan mata Alvin pada dirinya.
...
__ADS_1