Sistem Dewi

Sistem Dewi
Mengecoh mata-mata


__ADS_3

Kota A


Noah sedang dalam perjalanan menuju perusahaan miliknya. Di samping supir, Griffin setia menemani atasannya yang duduk di kursi belakang itu.


Griffin menerima kabar dari mata-mata yang selalu mengikuti Alyssa pergi kemana pun.


Dia membacanya dengan teliti sebelum meneruskan untuk memberitahu atasnya itu.


"Apa ada kabar dari orang yang mengikuti Alyssa, Griffin?" tanya Noah pada Griffin


"Ya tuan, dia baru saja memberikan kabar terbaru" ucap Griffin


"Hmm, kabar apa itu?" tanya Noah


"Dia mengatakan jika kemarin Azka membawanya jalan-jalan, dan bertemu dengan salah satu temannya yang punya kafe kecil di kota S. Nona Alyssa mengatakan pada kakaknya di sana jika dirinya akan pergi ke Kota C hari ini sendirian, untuk menyelidiki dan mencari bukti mengenai hilangnya ibu dari nona Alyssa di sana. Dan baru saja pesawat nona Alyssa sudah take off, namun sayangnya orang yang kita suruh tidak berhasil mendapatkan tiket pesawat di penerbangan yang sama dengan nona Alyssa. Namun sudah bisa di pastikan jika Nona Alyssa benar-benar menuju kota C. Karena dia sudah mengeceknya sendiri dari catatan penerbangan dan juga tiket pesawat yang di miliki nona Alyssa sebelum cek in" ucap Griffin


"Hmm, Jadi sekarang Gadisku sedang menuju kota C?" tanya Noah


"Benar tuan" jawab Griffin


"Kau belum memberitahukanku tentang keluarga Gadisku bukan?" ucap Noah


"Data tentang keluarga nona Alyssa terbatas, Tuan. Karena di ketahui jika nona Alyssa baru menemukan tuan Azka yang merupakan kakak kandungnya 2 bulan yang lalu setelah test DNA yang di lakukan di Health Hospital Kota M, beruntung kita berhasil mendapatkan data itu yang sulit untuk di bobol" ucap Griffin


"Sekarang kamu cari tahu, tentang ibu mertuaku dan apa yang terjadi padanya. Sampai-sampai gadisku yang harus turun tangan sendiri mencari buktinya. Dan juga, cari tahu kenapa Alyssa dan Azka sepakat untuk mengubah nama belakang mereka? Saya curiga keluarga ayah mertuaku ikut andil dalam hilangnya ibu mertua. Selidiki itu sampai menyeluruh" Perintah Noah


"Baik Tuan" jawab Griffin sopan


"Sayang, aku akan membantumu menemukan apa yang kamu cari selama ini. Dan membuat kamu berada di sisiku untuk selamanya" ucap Noah tersenyum mengingat wajah Alyssa.


...¤...


Alyssa sedang berada di dalam pesawat, dia di layani dengan sangat baik oleh pramugari di pesawat khusus miliknya itu.


Dia akan menghabiskan waktu hingga 8 jam di pesawat nantinya.


Yaps, Alyssa saat ini sedang menuju ke Negara J, bukan ke kota C seperti yang dia bilang pada Azka.


Dia mengatakan itu untuk mengecoh mata-mata yang di kirim oleh Noah.


#Flashback


"Halo Pak Wildan, maaf jika saya mengganggu waktu anda" ucap Alyssa sopan melalui sambungan teleponnya.

__ADS_1


"Halo Nona Alyssa, tidak mengganggu sama sekali. Apa ada yang bisa saya bantu?" ucap Wildan CEO Eagle Air.


"Saya memerlukan bantuan anda, bisakah anda menyiapkan pesawat khusus untuk pergi ke negara J besok pagi? Dan juga hapus catatan penerbanganku pergi ke sana, dan tolong ubah catatannya aku pergi ke Kota C! Juga tolong berikan padaku tiket menuju kota C" ucap Alyssa


"Ah ini... Saya tidak masalah untuk menyiapkan pesawat untuk anda pergi ke negara J. Tapi untuk menghilangkan catatan penerbangan dan mengalihkannya, mungkin banyak resiko yang harus di tanggung" ucap Wildan


"Pak Wildan tenang saja dan tidak perlu khawatir, aku tahu apa yang bapak pikirkan. Aku bisa menjamin, jika aku tidak terlibat dalam kasus hukum tertentu. Bapak bisa mengeceknya langsung di catatan kepolisian. Aku melakukan ini hanya untuk menghindari seorang penguntit, bapak tahu bukan jika saat ini aku cukup populer" ucap Alyssa


"Baiklah, tolong berikan aku waktu untuk mengurusnya terlebih dahulu" ucap Wildan


"Tentu saja, silahkan!" ucap Alyssa


Setelah menghubungi Wildan ia juga menghubungi Enzy.


"Halo Nona" ucap Enzy


"Halo Enzy, apa yang sedang kau lakukan sekarang?" ucap Alyssa


"Saya sedang mengecek keuangan di PT. NE Information and Technology, Nona" ucap Enzy


"Hmm, baiklah. Untuk 2 hari ke depan aku sibuk di luar kota, jika ada yang mencariku kecuali ibuku, kamu cukup katakan jika aku sedang di kota C untuk memeriksa sesuatu" ucap Alyssa


"Baik nona. Apa anda pergi bersama tuan Azka?" tanya Enzy


"Baik nona" ucap Enzy dan sambungan telepon berakhir


#Flashback off


Alyssa tertawa ketika dia berhasil mengecoh mata-mata Noah.


Sejak awal dia tahu jika yang menabraknya di depan tempat cek in, adalah salah satu anak buah dari si mata-mata yang menyamar.


Alyssa malah dengan sengaja dan berpura-pura menjatuhkan tiketnya hingga bisa terlihat oleh orang itu kemana tujuan dia akan pergi.


Di tambah lagi, statusnya sebagai pemegang saham terbesar kedua di PT. Eagle Air adalah sebuah kerahasiaan dan hanya di ketahui oleh staf di direksi dan karyawan tertentu di Eagle Air.


Alyssa sengaja tidak mencantumkan nama perusahaan Eagle Air ke dalam salah satu perusahaan di bawah AL Group.


Selain karena Saham miliknya di Eagle Air, hanya terbesar kedua dan bukan merupakan saham mayoritas.


Tentu karena Alyssa tidak ingin terlalu mencolok, dan dia bisa nyaman menggunakan identitas nya itu, saat ia ingin berpergian.


Sama seperti saat ini, saat dia mengelabui mata-mata Noah, dan itu sangat efektif.

__ADS_1


"Minuman Anda Nona Alyssa" ucap pramugari yang datang memberikan satu gelas wine Screaming Eagle Cabernet Sauvignon 1992, senilai hampir 7 milyar itu.


"Terima kasih" ucap Alyssa menyesap wine itu, lalu setelahnya memejamkan matanya, karena perjalanannya akan memakan waktu yang sangat lama.


...¤...


Azka kini sampai di mansion milik adiknya, Alyssa. Dia memutuskan untuk beristirahat sebentar di mansion sebelum dia pergi ke kantor untuk kembali bekerja.


Ia memikirkan adiknya yang ke kota C sendirian itu. Sedikitnya dia merasa khawatir adiknya kenapa-napa.


Namun dia tidak bisa membantah ucapan adiknya yang keras kepala tapi sangat ia sayangi itu.


"Hah.. " Azka menghela nafasnya saat sudah sampai di kamarnya dan berbaring di kasur empuknya. Tak berapa lama ia pun tertidur kelelahan.


Setelah 2 jam terlelap, Azka bergegas mandi dan bersiap-siap memakai baju kantornya.


"Hais, coba punya istri, pasti enak kali ya ada yang ngurusin" gumam Azka kemudian dia terkekeh sendiri.


Kemudian ia keluar dari kamarnya, dan makan siang dulu sebelum ia berangkat ke kantor.


Saat tiba di Indo building, mata Azka berbinar ketika ia melihat Ayu dari kejauhan, yang sedang memarkirkan skuter kesayangannya di area parkir.


Dan kembali masuk ke gedung sambil menenteng sebuah kantong plastik berwarna hitam.


"Ayu!!" panggil Azka dan menghampiri wanita yang belakangan ini selalu muncul di pikirannya itu.


"Eh, Pak Azka" ucap Ayu terkejut melihat Azka menghampiri dan memanggil namanya


"Kamu habis dari mana, Ayu?" tanya Azka


"Saya, habis beli makanan Pak" ucap Ayu menunjukkan kantong plastik yang di bawanya


"Mau Ke atas kan? Yuk bareng!" ucap Azka


"Apa tidak apa-apa Pak?" tanya Ayu merasa tidak enak jika di lihat oleh staf lain.


"Tentu saja, memangnya ada yang salah?" tanya Azka heran.


Ting! lift terbuka


"Kok diam? Yuk buruan masuk" ucap Azka sambil menarik tangan Ayu untuk masuk ke dalam lift.


Ayu hanya diam terkejut karena saat ini tangannya di pegang oleh Azka, kakak dari atasannya itu.

__ADS_1


__ADS_2