
Setelah menyantap makan malam yang romantis, Alyssa dan Alvin menikmati malam yang indah tepi danau.
Alvin terus memeluk Alyssa dari belakang, dengan dagu bertumpu di pundak mulus Alyssa. Hari ini adalah hari bahagia mereka berdua, setelah acara lamaran tadi.
"Sayang, bagaimana jika pernikahan kita, seminggu setelah Kak Azka menikah?" ucap Alvin
"Sepertinya tidak bisa dalam waktu dekat" ucap Alyssa
"Kenapa?" ucap Alvin seraya membalik tubuh Alyssa dan menghadapnya. Ia menatap Alyssa penuh tanda tanya, ada juga raut kecewa di dalamnya.
"Biarkan mamah menikah duluan" ucap Alyssa mengelus pipi Alvin lembut.
"Tapi hubungan mamah Ira dan Noah kan belum pasti sayang. Lalu kapan kita nikahnya jika menunggu mereka menikah duluan?" ucap Alvin cemberut.
"Tidak lama lagi. Kau tahu? Noah akan melamar mamah malam ini" ucap Alyssa tersenyum
"Benarkah? Apa Noah memberi tahumu jika malam ini ia melamar mamah Ira?" tanya Alvin terkejut
"Tidak, tapi aku tahu sendiri. Kau lupa jika aku tahu apapun yang ada di sekelilingku?" ucap Alyssa
"Ah, aku lupa jika istriku sangat hebat dalam kepekaan dan intuisinya" ucap Alvin terkekeh
"Kita belum nikah, jangan panggil aku seperti itu" ucap Alyssa protes.
"Tapi kan tak lama lagi kau jadi istriku, menjadi Nyonya muda Ardhana" ucap Alvin tersenyum dan mengerlingkan matanya.
"Ya, ya kau benar" ucap Alyssa mengalah karena tidak ingin berdebat
"Lalu apa kau tahu sebelumnya tentang kejutan dan lamaran yang aku buat?" tanya Alvin penasaran
"Tidak, karena aku tidak memikirkannya, jadi aku tidak tahu jika kau melamarku malam ini" ucap Alyssa jujur
"Baguslah, jadi kejutanku tidak sia-sia" ucap Alvin terkekeh.
...
__ADS_1
Sesuai perkataan Alyssa, Noah malam ini membawa Ameera ke tempat lain, bukan ke acara pertemuan bisnis. Melainkan sebuah restoran yang sudah ia booking untuk acaranya melamar Ameera.
"Ira, aku tahu jika aku sangat nekad hari ini. Aku tidak bisa membendung perasaan yang ada di hatiku, yang makin meluap. Mungkin kau sudah bosan mendengar ungkapan perasaanku, aku mencintaimu. Aku tidak peduli dengan perbedaan usia kita yang terpaut jauh, aku tidak peduli pendapat orang lain. Yang aku pedulikan hanya dirimu.
Jadi hari ini aku memberanikan diri, untuk mengatakan. Aku mencintaimu Ameera, maukah kau menikah denganku. Aku berjanji akan terus mencintaimu, membahagiakan dirimu, melindungimu, dan aku pastikan aku tidak akan mengkhianati cinta kita" ucap Noah, menggenggam tangan Ameera dan menunjukkan Cincin sebagai tanda keseriusannya.
Ameera sangat terkejut mendengar lamaran Noah, dia masih ragu untuk menerima Noah. Namun ia juga tidak bisa membohongi perasaan dirinya sendiri. Yang kini mulai tumbuh kian besar yang mengukir nama Noah di hatinya.
Ameera juga teringat ucapan Alyssa saat beberapa hari yang lalu berbincang.
Kita harus menentukan takdir kita sendiri. Jangan terlalu terpaku akan masa lalu, jika di masa depan sudah ada kebahagiaan yang menunggu kita.
Buka hati, lepaskan rasa dendam. Maka perlahan akan terlihat, nama siapa yang saat ini sedang terukir di hati, jangan sampai penyesalan datang karena telat menyadarinya.
Karena waktu terus berputar, tidak mungkin berhenti untuk menunggu dirimu sadar. Dan saat kau mulai menyadarinya, kau akan kehilangan semuanya.
Jadi pergunakan waktu sebaik-baiknya.
Ucapan Alyssa yang terus tergiang di pikiran Ameera, membuatnya sadar. Jika beberapa bulan ini, hatinya sudah di penuhi oleh sebuah nama, yaitu NOAH.
Noah yang mendengar itu, terkejut dan juga merasa senang. Jantungnya terus berdetak dengan cepat.
Ia memeluk Ameera dengan eratnya, dia mengecup puncak kepala Ameera beberapa kali.
"Terimakasih sayang, aku janji akan melakukan segala hal dan mengutamakan kebahagiaan kamu. Aku mencintaimu" ucap Noah meneteskan airmata karena terlalu bahagia.
Akhirnya, perjuangannya selama ini tidak sia-sia. Cintanya tak bertepuk sebelah tangan, dan dia berjanji akan terus mencintai wanita yang sebentar lagi akan menjadi istrinya itu.
..._¤_...
Hari ini Alyssa dan Ayu di Wisuda, yang berarti minggu depan adalah hari pernikahan Azka dan Ayu. Pesta pernikahan sama seperti Enzy dan Alex, yang akan di adakan di Giant Hotel.
Berita pernikahan General manager AL Group Azka Putra Sastro Wardoyo, dengan sekretaris sang adik yang merupakan CEO dan Ketua dari AL Group, menggemparkan publik.
Bahkan karyawan AL Group sendiri terkejut dengan berita ini, pasalnya karyawan AL Group tidak ada yang mengetahui hubungan romantis antara GM tampan dan kaya raya itu, dengan Sekretaris CEO mereka.
__ADS_1
Setelah acara wisuda selesai, Keluarga besar Sastro Wardoyo, Ardhana, dan juga keluarga Ayu photo bersama.
Setelahnya, Alyssa dan Alvin memisahkan diri dari Rombongan. Karena ada sesuatu hal yang harus di bicarakan.
"Ada apa Ica?" tanya Alvin
"Mereka sudah mulai bergerak" ucap Alyssa
"Apa yang mereka rencanakan, apa kamu harus melakukan ini? Bagaimana jika mereka menyakitimu?" tanya Alvin terkejut juga khawatir.
"Tenang saja, aku tidak akan apa-apa. Mereka tidak akan menyakitiku. Mereka hanya akan menculikku dan membawaku ke markas mereka. Jika mereka hendak menyakitiku, Tama akan keluar dengan sendirinya dan menghabisi mereka" ucap Alyssa meyakinkan Alvin
"Tetap saja aku tidak tenang" ucap Alvin
"Begini saja, jika dalam 2 jam aku tidak memberi kabar. Kamu dan anak buahmu bisa menyusulku ke sana" ucap Alyssa
"2 jam itu lama Ica. Aku nggak mau ambil resiko" ucap Alvin
"Aku janji aku nggak akan terluka seujung kuku pun. Jika aku terluka, kau bebas memberikan hukuman atau permintaan apapun" ucap Alyssa
"Kau sangat keras kepala. Baiklah, Tapi aku akan mengikuti kamu dari jauh, jika dalam 2 jam kamu belum kasih kabar. Aku akan menyusulmu dan menyerang markas mereka" ucap Alvin.
"Baiklah, bisakah kau turunkan aku di sana" ucap Alyssa menunjuk ke arah toko kue.
Alvin kemudian menurunkan Alyssa di toko kue kecil di pinggir jalan. Setelahnya Alvin menjalankan mobilnya menjauh, namun ia tetap memantau Alyssa dan menjaga jarak.
Sesuai dengan laporan dari Aras, anak buah Arumi dan Austin mengikuti dari belakang. Setelah melihat Alvin pergi setelah menurunkan Alyssa, beberapa orang dari mobil belakang ikut turun dan membekap Alyssa dengan obat bius dari belakang.
"Hemmmphhh" berontak Alyssa, tak lama kemudian ia pingsan.
"Bawa wanita ini ke markas, kita akan mendapat bonus besar karena berhasil membawa wanita ini ke sana Ha-ha-ha" tawa para anak buah Arumi.
Mereka kemudian membawa Alyssa ke dalam mobil dan menjalankan mobil itu menuju ke markas Dark Moon.
"Heh, kalian pikir obat bius rendahan milik kalian, bisa membuatku pingsan, begitu? Baiklah, kita lihat, apa yang bisa kalian lakukan setelah ini. Terutama kamu wanita gila dan Austin, aku ingin tahu sejahat dan sekejam apa, seorang ketua mafia terhadap musuhnya. Aku akan bersenang-senang setelah ini, Ha-ha" batin Alyssa...
__ADS_1
...