
Enzy sedang berada di restoran di pusat Ibukota dekat dengan Indo Building.
Malam ini di adakan makan malam dengan perwakilan penyewa, Sekaligus membahas kontrak kerja yang sudah Approved.
TING!!!
Sebuah pesan whatsapp masuk, itu dari Alyssa, nonanya.
Enzy yang saat itu sudah selesai memakan makannya, dan sedang mengobrol. Menghentikan obrolannya dan melihat HP nya.
[ Enzy, aku sekarang dalam kondisi urgent, Aku sekarang ada di Happy KTV Lantai 4 Rom 404. Sepertinya aku di jebak, minumanku di beri obat perangsang. Aku akan melakukan sesuatu untuk memeriksanya. Tolong sekarang bawa beberapa anak buah kamu, untuk mengurus sisanya ]
Melihat pesan itu sontak Enzy kaget, dia langsung berdiri, yang membuat semua orang di sana terkejut melihatnya.
"Maaf, ada masalah urgent yang harus saya urus, saya akan menjamu kalian di lain waktu. Mohon maaf, permisi" ucap Enzy langsung keluar dari ruangan, tanpa menunggu jawaban dari mereka.
Enzy yang sedang terburu-buru keluar, tidak melihat jalan menabrak seorang pria, pria itu adalah Doni.
Doni saat ini sedang menemani Alvin meeting, yang kebetulan meetingnya di restoran tempat Enzy makan bersama para koleganya.
"Ah, maaf aku tidak sengaja" ucap Enzy yang tak melihat siapa yang ia tabrak.
"Nona Enzy!! Kenapa kau ada di sini? Juga kenapa kau terlihat buru-buru sekali" ucap Doni
"Maaf Tuan Doni, aku sedang terburu-buru. Nona sedang dalam bahaya sekarang, Ada yang menjebaknya dengan memberikannya obat di minumannya" ucap Enzy
"Apa??? Dimana Nona Alyssa sekarang?" Ucap Doni kaget
"Happy KTV lantai 4 Room 404" ucap Enzy
"Kalau begitu pergilah, aku akan memberi tahu tuan muda dan segera menyusulmu" ucap Doni
Mereka masing-masing bergegas, Enzy langsung menuju parkiran dan memacu mobilnya dengan cepat, tak lupa ia juga menghubungi anak buahnya.
Sedangkan Doni lari, bergegas ke ruangan tuan mudanya berada.
BRAKK!!!
Doni masuk ke ruangan dengan terburu-buru hingga pintu bergetar karena terlalu kencang di dorong olehnya.
3 orang laki-laki di dalamnya terperanjat kaget karenanya.
"Doni, kenapa kau begitu tidak tahu sopan, dan kenapa kau membuka pintu secara kasar. Kau mengagetkan semua orang" ucap Alvin marah
"Ma-maafkan aku Tuan Muda, ini urgent. Itu, No-nona Alyssa.. Hah.. Hah.." ucap Doni terengah-engah
"Kenapa dengan Ica?" ucap Alvin panik setelah mendengar nama pacarnya di sebut.
"Aku bertemu dengan Nona Enzy di luar, di-dia terburu-buru Hah.."ucap Doni
"Langsung to the point, ada apa dengan Ica??" ucap Alvin tidak sabar
__ADS_1
Dua orang lain di dalam ruangan, menatap mereka dengan bingung, tidak mengerti.
"Nona Alyssa sepertinya di jebak seseorang, minumannya telah di campur obat" ucap Doni
Alvin langsung berdiri dan berlari keluar, Doni mendekati kliennya dan membungkuk meminta maaf dan akan memberi mereka penjelasan secepatnya, karena ini mengenai masalah darurat.
Doni langsung mengejar tuannya yang sudah berada di area parkir.
¤
Alyssa keluar dari toilet dan duduk seperti tidak terjadi apa-apa. Lima menit kemudian, Alyssa berakting merasakan sesuatu pada tubuhnya.
Mala yang melihat Alyssa sudah mulai merasakan efek dari obatnya, tersenyum.
Dia kemudian menelepon seseorang
"Obatnya sudah bereaksi" ucap Mala, kemudian menutup teleponnya.
Tak lama kemudian, seorang perempuan datang dengan 5 orang Laki-laki berbadan besar dan tinggi, dan seorang laki-laki berbadan kurus membawa sebuah Kamera dan juga Lighting.
"Ap-apa yang kamu lakukan Kak Mala, apakah memasukan obat dalam makananku?" ucap Alyssa
Dia berpura-pura menggeliat kepanasan, dan lemas. Sekiranya seperti itu yang pernah ia lihat dalam Film saat dia menontonnya di box office.
"Ya, aku memberikan obat padamu, hahaha" ucap Mala tertawa keras
"Kenapa kau melakukan ini, apa alasannya?" Tanya Alyssa
"Sonia, jadi kau dalangnya? dan kau tak Mala, kenapa kau tega melakukan ini padaku?" ucap Alyssa yang masih berakting
"Kenapa? Tentu saja karena uang, juga karena dari dulu aku tak pernah menyukai kamu yang selalu beruntung mendapatkan kasih sayang. Di panti, kau menjadi anak kesayangan ibu asuh, bahkan kamu di adopsi oleh keluarga baik-baik. Sedangkan aku, tidak sama sekali" ucap Mala
"Kamu..." ucap Alyssa tidak menyangka, Mala akan berbuat sejauh ini.
"Tenang saja Alyssa, aku akan membuatmu menjadi seorang bintang malam ini. Aku sudah menyiapkan banyak pria kuat untuk bermain denganmu. Bukankah kau juga menjual tubuhmu pada Alvin? Kau hanya bermimpi dapat naik kelas dengan mendekati Alvin. Apa jadinya jika tante Sandra tahu jika kamu hanyalah gadis yang di buang di panti asuhan, yang tidak tahu asal usulnya. Kita lihat apa yang akan Alvin perbuat saat dia tahu Gadisnya bermain dengan 5 pria sekaligus, apakah dia masih mau bersamamu?" ucap Sonia.
"Kamu siapkan kameranya" ucap Sonia pada pria kurus itu.
"Baik" ucap pria kurus itu.
Mala dan Sonia duduk di ujung sofa di belakang kamera, melihat adegan yang akan segera mereka lihat.
Lima Pria yang melihat Alyssa, menjilat bibir mereka penuh *****, melihat Alyssa yang begitu cantik dan seksi.
Mereka semua melepas pakaian mereka hanya menyisakan ****** ***** yang menutupi pusaka mereka.
Mereka bersama-sama mendekati Alyssa. Saat jarak mereka hanya 30cm, Alyssa dengan cepat memukul mereka secara bergantian, dengan kecepatan yang tidak biasa.
BUGH!!!
BUGH!!!
__ADS_1
BUGH!!!
Alyssa memukuli mereka bertubi-tubi. Membuat lima orang bertubuh tinggi besar itu lumbung ke belakang.
Mala dan Sonia sangat terkejut melihat adegan Alyssa memukuli lima pria sekaligus
"Ba-bagaimana bisa...."
"Ba-bagaimana bisa...." ucap mereka bersamaan.
Setelahnya, Alyssa mendekati Mala, Sonia dan pria kurus di ujung sofa, membuat Mala dan sonia ketakutan.
Mereka ingin keluar dari ruangan, namun posisi mereka berlawanan dengan pintu keluar.
BUGH!!!
Alyssa memukul Pria kurus dan terlempar mengenai sudut tembok sejauh hampir 2 meter dari posisinya berdiri.
Plakk!!!
Plakk!!!
Tamparan keras menghantam pipi Mala dan Sonia. Membuat pipi mereka bengkak dan keluar sedikit darah dari sudut bibirnya.
"Aawww.... Sakit" rengek keduanya
BRAKK!!!
Tiba-tiba Pintu di dobrak dari luar, terlihat Enzy dan anak buahnya masuk.
"Nona!" teriak Enzy mendekati Nonanya "Apa nona tidak apa-apa?" ucap Enzy Khawatir
"Aku tidak apa-apa" ucap Alyssa tersenyum
BUGH!!!
Enzy mendekati Mala dan sonia lalu menendang mereka dengan keras.
"Sialan ******, beraninya Kalian menyakiti nonaku, apa kalian sudah bosan hidup, Hah??" ucap Enzy marah, menendangnya lagi dan lagi.
"Am-ampuni aku...." ucap Mala memohon
"Alyssa!!!" teriak Alvin yang baru saja datang, dan memeluk Alyssa erat. "Sayang, apa kau tidak apa-apa?" ucap Alvin lagi
"Aku tidak apa-apa" ucap Alyssa
"Alvin, tolong aku" ucap Sonia tak tahu malunya, melihat Alvin datang.
Alvin menoleh ke arah Sonia, ia juga melihat sekeliling. 6 pria tergeletak mengerang kesakitan. Yang membuat dia merasa marah, ketika melihat lima orang laki-laki hanya memakai ****** ***** saja.
"Tidak, pandangan Alyssa ternodai, dia pasti tertekan sekarang. Ia melihat Sonia lagi, dia tahu, Sonia dalang di balik semua ini.
__ADS_1
"Kau... Beraninya kau melakukan ini, Sonia!!!" teriak Alvin marah.