
Pagi-pagi sekali Alyssa sudah terbangun dari tidurnya. Ia bergegas membersihkan diri dan membuat sarapan untuk dirinya dan juga untuk kakaknya.
Dia tidak membuat sarapan yang mewah dan ribet, ia hanya membuat salad buah dan roti panggang dengan selai.
Kemudian ia membangunkan kakak nya untuk sarapan bersama, sebelum sarapannya siap. karena sudah bisa di pastikan, kakaknya itu pasti lama sekali jika sedang mandi.
Selesai menyiapkan sarapan, Alyssa menelepon pihak pengelola Penthouse. Ia meminta pihak joule keeping, untuk rutin membersihkan dan merawat penthousenya 3 hari sekali, selama dia pergi.
Karena dia tidak menetap atau setiap hari datang ke kota S. Namun kemungkinan kedepannya, sesekali ia akan singgah saat dirinya berada di kota ini.
Bagaimana pun kepemimpinan perusahaan Bagaskara akan segera berpindah tangan, ke mamahnya cepat atau lambat.
Alyssa segera memalan sarapannya, saat Azka sudah selesai mandi dan menghampirinya di meja makan.
"Al, kamu yakin akan ke kota C sendirian? Tidak ingin kakak ikut gitu?" tanya Azka di sela makannya.
"Iya Kak yakin, Aku bisa sendiri kok tenang aja. Tapi jangan bilang ke mamah kalau aku pergi ke Kota C, takut mamah khawatir. Kalau mamah tanya kenapa aku nggak ikut pulang, jawab aja aku lg ada urusan kerjakan dan kakak nggak tahu itu di mana" ucap Alyssa menjawab pertanyaan kakaknya itu
"Baiklah kakak tidak akan memaksa ikut, lalu dokumen mamah bagaimana? Apa kakak yang bawa saja?" tanya Azka
"Biar aku aja yang bawa Kak, aku hanya sebentar kok, paling hanya 2 hari saja" ucap Alyssa
"Ya sudah kalau begitu, nanti kita berangkat sebentar lagi. Juna sedang dalam perjalanan kemari, dia bilang akan mengantar kita ke Airport, sebentar lagi dia sampai sini" ucap Azka
"Hmm" jawab Alyssa yang mulut nya masih penuh dengan roti dan menganggukkan kepalanya.
Setelah selesai sarapan, mereka bergegas keluar dari penthouse membawa barang mereka.
Juna mengirim pesan ke Azka, jika dirinya sudah sampai dan menunggu di area parkir.
"Sudah lama Jun?" ucap Azka sesaat setelah masuk ke dalam mobil Juna.
"Nggak, aku juga baru sampai kok" ucap Juna ringan "Hai Alyssa" sapa Juna saat Alyssa masuk dan duduk di kursi belakang.
"Hai Kak Juna" jawab Alyssa tersenyum
Juna langsung menjalankan Mobilnya menuju airport. Jarak dari Galaxy Residence ke airport cukup dekat, di tengah padatnya jalan kota S yang hampir menyamai ibukota, hanya butuh 15 menit untuk sampai.
"Ka, lu nggak bisa lamaan di sini napa? Baru juga sehari, Udah buru-buru banget balik ke Ibukota?" ucap Juna
"Noh, tanya aja sama bos gue" ucap Azka menunjuk ke arah Alyssa.
__ADS_1
"Bos siapa? Alyssa? " tanya Juna bingung
"Ya, dia bos gue di tempat kerja sekarang, lu tanya aja kenapa suruh gue balik!" ucap Azka
"Bukannya lu kerja di AL Group.... Oh, Astagaaa... Gue baru ngeh, Alyssa, AL Group? Ya tuhan! Kenapa gue bego banget yak, nggak sadar kalau Panggilan Alyssa juga AL, sama persis dengan nama perusahaan tempat lu kerja, Ka" ucap Juna terkejut saat sadar bahwa AL Group adalah milik Alyssa.
"Yang di pikirkan Kak Juna bener, aku memang pemilik AL Group. Kenapa aku minta Kak Azka balik ke sana, itu karena di sana sedang sibuk dengan proyek baru dan membutuhkan Kak Azka untuk membantu yang lain menanganinya" ucap Alyssa
"Woooww, Alyssa Kak Juna bangga padamu. Kakak nggak nyangka di umur kamu sekarang sudah jadi bos perusahaan besar. Bahkan lebih besar dari perusahaan milik ayah kalian Ha-ha Hebat-hebat!!" ucap Juna mengacungkan jempolnya, Alyssa hanya tersenyum menanggapi nya.
"Ralat ucapan lu Jun! Bagaskara Corp itu bukan milik bajingan tua itu, tapi milik nyokap gue, perusahaan itu cuma numpang nama doang" ucap Azka
"Eh, bukannya sama aja?" tanya Juna
"Beda lah, Itu milik nyokap gue, titik" ucap Azka
Dan terjadilah pergelutan panjang antara Juna dan Azka, Alyssa di kursi belakang hanya tertawa saja melihat tingkah laku keduanya.
Meskipun Alyssa mengamati di sepanjang jalan, mobil yang berada di belakangnya terus mengikuti.
Jika saja Alyssa sedang tidak menyembunyikan hubungannya dengan Alvin, yang sebenarnya masih berjalan itu dari Noah. Ingin sekali dia menjatuhkan mata-mata itu ke tanah.
Dia sangat tidak suka kehidupannya di usik orang lain.
Sedangkan Alyssa masih duduk bersama Juna, karena dia mengatakan jika pesawatnya akan take off setengah jam setelah pesawat Azka duluan take off.
"Al, sepertinya ada yang terus mengikuti kita" ucap Juna setengah berbisik dan hanya dapat di dengar oleh mereka.
"Oh, Kak Juna juga tahu?" tanya Alyssa cukup terkejut, saat tahu jika Juna juga sadar mereka sedang di ikuti
"Ya, sejak kita keluar dari Galaxy Residence, aku perhatikan dia terus mengikuti kita dari kejauhan. Apa kamu sudah tahu itu Al?" tanya Juna
"Ya, aku sudah tahu Kak, dia sudah mengikutiku dari saat kita makan di kafe kakak, malah" ucap Alyssa
"Benarkah?? Apa aku harus panggil polisi?? Sepertinya dia bermaksud buruk" tanya Juna terkejut dan khawatir
"Tidak usah Kak! Dia tidak akan berani menyakitiku. Dia hanya suruhan seseorang untuk memata-matai ku hampir setiap hari" ucap Alyssa
"Apa itu pacarmu uang menyuruhnya?" tanya Juna lagi, Alyssa hanya menggeleng
"Bukan, itu orang lain" ucap Alyssa
__ADS_1
"Apa Azka tahu?" tanya Juna, lagi-lagi Alyssa hanya menggeleng
"Tidak, hanya aku dan Alvin yang tahu, dan sekarang Kak Juna yang tahu" ucap Alyssa
"Kau harus hati-hati, jika ada apa-apa kau segera kabari kakak. Asal kau tahu, sebenarnya kakak adalah salah satu prajurit militer loh! Yah, meskipun pangkatku rendah tidak setinggi pacarmu. Tapi setidaknya kakak bisa sedikit membantumu" ucap Juna
"Kakak tahu Alvin adalah seorang militer?" tanya Alyssa cukup terkejut
"Ya, aku tahu. Tapi Alvin memiliki identitas khusus, tidak semua prajurit tahu tentang dia kecuali dia menunjukkan lencananya. Aku hanya beruntung karena ayahku salah satu orang berpangkat tinggi, jadi aku tahu beberapa informasi itu dari ayahku. Guna kedepannya aku tidak menyinggung orang yang mempunyai otorisasi tinggi di negara ini" ucap Juna
"Hmm, aku mengerti. Kak aku boleh meminta bantuanmu tentang suatu hal?" tanya Alyssa
"Apa itu? Jika aku bisa, aku akan membantumu semampuku" ucap Juna
"Begini Kak.... " Alyssa membisikan pada Juna.
Juna hanya mengangguk mengerti.
"Aku akan mengabarimu secepatnya" ucap Juna
"Terimakasih Kak, aku harap kakak menyimpan rahasia dan obrolan kita saat ini untuk kita saja. Termasuk dari Kak Azka" ucap Alyssa
"Kau tenang saja, aku adalah penjaga rahasia yang baik, meskipun aku orang yang suka bercanda dan jahil" ucap Juna mengelus kepala Alyssa
"Aku percaya kok" ucap Alyssa tersenyum
"Ya sudah kamu hati-hati, jika ada waktu berkunjunglah kemari" ucap Juna
"Tentu saja" ucap Alyssa dan melambaikan tangannya ke arah Juna, beranjak pergi untuk cek in tiket.
BRUK!!!
"Ah maaf, saya tidak sengaja" ucap seorang pria
"Tidak apa-apa?" ucap Alyssa
Pria itu membantu memungut tiket pesawat Alyssa yang terjatuh, dan mengembalikannya ke Alyssa.
"Terimakasih" ucap Alyssa
"Sama-sama!" ucap pria
__ADS_1
Setelahnya Alyssa pamit dan melanjutkan cek in tiket nya. Sebuah senyum tipis tersungging di wajah cantik Alyssa yang tidak di sadari oleh orang lain.