Sistem Dewi

Sistem Dewi
Kronologi


__ADS_3

"Apa yang kau lakukan pada cucuku??? Beraninya Kau!!" teriak Pitaloka membuat semua ART keluar dan melihat karena kaget dan penasaran apa yang sedang terjadi.


"A-aku..." ucap Reno terbata-bata.


BRUK!!!


Reno tiba-tiba menjatuhkan dirinya, berlutut. Dia merasa takut melihat kemarahan Pitaloka. Bagaimanapun Pitaloka adalah nyonya besar keluarga yang sangat di segani di Kota B.


Sedangkan keluarganya hanyalah keluarga kecil, yang hanya cukup di ketahui sekedar kaya saja, dengan perusahaan tingkat menengah yang ia miliki.


"M-maafkan aku, aku sungguh tidak sengaja mendorongmu. A-aku awalnya ingin mendorong wanita ja**ng itu, malah aku tidak sengaja mendorongmu hingga membuatmu terjatuh" ucap Reno


Pernyataannya saat ini, membenarkan ucapan yang di bilang Diana barusan.


"Kamu berani sekali menyakiti cucuku! Apa kau tidak takut, aku akan menuntutmu, membuatmu membusuk di penjara dan menghancurkan seluruh keluargamu, Hah?" ucap Pitaloka dengan nada tinggi.


"Ampuni aku Nek, ja-jangan penjarakan aku dan menyakiti keluargaku, aku mohon. Mereka tidak tahu apa-apa, aku yang salah, aku minta maaf" ucap Reno dengan tubuh gemetar


"Cih, saat seperti ini saja kamu ketakutan" ucap Diana


"Maafkan aku Diana, aku khilaf. Sungguh aku hanya khilaf karena dia sering menggodaku dan aku terbuai sesaat. Aku juga tidak sengaja mendorongmu, sungguh. Aku mencintaimu Diana, aku sungguh-sungguh mencintai kamu, maafkan aku. Aku menyesal sudah mengkhianati kamu" ucap Reno menyesal


"Cih, cinta kamu bilang? Jika kamu cinta padaku, kamu tidak akan berpaling dan tergoda, sebanyak apapun wanita cantik di sekelilingmu. Aku sudah bilang jika kita sudah PUTUS!! Kamu ngerti nggak sih?? Kita sudah END.. Sekarang kamu angkat kaki dari sini! Dan jangan pernah lagi menampakkan wajah menjijikkan, berotak sela****ngan itu di depanku" ucap Diana dengan keras


Mau tidak mau, Reno pun keluar dari kediaman mewah itu. Dari pada dia berurusan dengan pihak berwajib dan masa depan keluarganya akan hancur. Reno sangat menyesali apa yang sudah ia perbuat, dia di butakan oleh kesenangan sesaat. Dan hasilnya, ia di tinggalkan oleh wanita yang benar-benar sangat ia cintai, dan yang sudah ia kejar sangat lama.


"Maafkan aku Sayang, aku sungguh sangat menyesal" ucap Reno menoleh ke arah kediaman Pitaloka dengan raut wajah sendu.


...

__ADS_1


"Katakan apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Pitaloka pada cucu perempuannya itu.


"Seperti yang nenek dengar tadi, Reno mendorongmu hingga aku terjatuh dari lantai 3" ucap Diana


"Tapi, kamu... " ucap Pitaloka melihat keadaan Diana.


"Kenapa, aku terlihat nggak kenapa-napa gitu?" ucap Diana yang di angguki Pitaloka


"Di saat aku pikir aku akan mati atau kemungkinan cacat parah karena terjatuh, aku justru di selamatkan Alyssa, Nek. Nenwk tahu?Al ikut menggantung di pagar demi menangkap tanganku. Aku sudah menyuruhnya melepaskan tanganku, tapi dia menolaknya dan meyakinkan aku jika kita akan selamat" ucap Diana


"Al, meminta tunangannya untuk menarikku terlebih dahulu. Setelah aku berhasil di tarik dan selamat, Alyssa justru terjatuh, tangannya licin karena keringat" ucap Diana


"Ya Tuhan, terus bagaimana keadaannya sekarang? Apa Alyssa juga Selamat?" ucap Pitaloka was-was


"Nenek tak usah khawatir, Al baik-baik saja, meskipun tulang kedua kakinya sempat retak. Namun dia sekarang sudah baik-baik saja, bahkan sudah bisa berlari" ucap Diana terkekeh


Pitaloka adalah Nenek berusia 60 tahunan, sangat sehat dan gaul. Dia selalu bisa menyesuaikan diri dengan semua keluarganya, termasuk dekat dengan para cucunya.


"He-he, Diana juga serius Nek. Masa nih ya, Diana baru tahu kalau Alyssa itu sangat ahli dalam pengobatan dan meracik obat. Kakinya ia sembuhkan sediri hanya dalam beberapa detik, mungkin semenit kali ya. Terus dia juga punya obat buat awet muda gitu, Nek. Aku pernah lihat tante Hanin sekarang seperti gadis usia 20 tahunan setelah meminum pil dari Alyssa" ucap Diana


"Woaahh, benarkah? Bisa tidak ya, nenek minta obat awet mudanya He-he" ucap Pitaloka tertawa


"Ha-ha-ha, nanti coba Diana tanyain ya" ucap Diana terkekeh, dia sudah melupakan persoalan dengan Reno barusan terjadi.


"Ya-ya jangan lupa tanyain ya. Oh iya, kamu ngapain ke Kota S?" tanya Pita loka


Kemudian Diana menceritakan tentang Papahnya Alyssa yang saat itu kritis. Dia juga tidak lupa menceritakan tentang tentang Alyssa yang sudah menemukan keluarga kandungnya, yang ternyata adalah keluarga Sastro Wardoyo. Yang saat ini berada di urutan no 3 Perusahaan terbesar di negara ini.


Dan tentang Alyssa yang merupakan pemilik perusahaan AL Group yang merupakan perusahaan terbesar no 2. Satu tingkat di bawah A.S.A Group. juga tak luput ia ceritakan.

__ADS_1


Pitaloka sangat terkejut, dia juga sangat mengagumi Alyssa dan berharap, cucu-cucunya nanti mengikuti jejak sukses Alyssa dan bersahabat baik dengannya.


..._____...


Alyssa sangat sibuk mengurus pernikahan Enzy dan Alex, yang merupakan tangan kanan yang juga orang kepercayaannya itu.


Dia sudah menyewa W.O yang sangat bagus dan juga mahal. Yang sudah berkecimpung lama di bidang itu, dengan tingkat kepuasan pelanggan sangat tinggi. Bahkan merupakan W.O nomer satu.


Alyssa sudah memesan katering khusus yang di masak langsung oleh koki Giant Hotel. Enzy akan menikah di Giant Hotel, yang merupakan Hotel milik bos nya itu.


Saat ini Alyssa sedang menemani Enzy fitting baju pengantin. Gaun itu di rancang khusus oleh Fransiska, yang saat ini demi Alyssa terbang ke ibukota.


Meskipun Enzy merasa tidak enak pada nonanya, namun Alyssa yang kekeh menginginkan pernikahan orang kepercayaannya itu berjalan dengan lancar. Dan ia berjanji akan mengurus semuanya.


"Biar aku yang mengurus semuanya, spesial untuk orang yang paling aku sayang" Ucap Alyssa


Enzy sampai terharu di buatnya, nonanya sangat baik padanya. Enzy berjanji, jika dia akan terus di samping nonanya itu, meskipun ia sudah menikah nantinya. Alyssa akan selalu menjadi prioritas pertama untuknya, Alex pun sama halnya dengan Enzy, yang sangat menyayangi Alyssa.


"Kamu sangat cantik Kak, pasti Kak Alex makin cinta denganmu" ucap Alyssa berbinar saat melihat Enzy mencoba gaun pernikahannya.


Alyssa selalu memanggil Enzy dan Alex dengan sebutan kakak, saat mereka tidak ada dalam lingkup pekerjaan, dan kondisi tertentu.


"Nona, aku sangat malu" ucap Enzy, wanita dingin itu memasang wajah malu-malunya di depan Nonanya.


"Oh kenapa malu, bentar lagi kalian jadi pasangan suami istri. Aku ikut bahagia, melihat kakak, orang yang paling aku sayangi menikah dengan orang yang tepat dan juga mencintaimu kak" ucap Alyssa yang membuat Enzy terharu dan memeluk Alyssa.


[ Selamat Host, anda memicu sebuah misi. Menghasilkan uang 100 juta dalam waktu satu hari. Hadiah : undian 3x dan skill Panjat tebing ]


"Eehh?? Sistem kau.... " ucap Alyssa

__ADS_1


__ADS_2