Sistem Dewi

Sistem Dewi
Dia Kembali


__ADS_3

Alyssa saat ini sedang berkutat dengan berkas di depannya, sebagai CEO perusahaan besar. Tentunya ia pasti sangat sibuk.


Terlebih Saat sang kakak, meminta ayu untuk berhenti bekerja. Dengan Alasan, Dia tidak ingin istri tercintanya terlalu capek. Karena sebagai sekretaris CEO memang sangat menuntut waktu, pekerjaan yang sulit dan juga jadwal yang padat.


Alyssa tidak melarang jika Ayu ingin berhenti bekerja, tapi ia juga belum bisa melepasnya sekarang, sebelum ia menemukan pengganti sekretaris yang baru.


Azka pun akhirnya mengalah, dan membiarkan Ayu tetap bekerja sementara, sampai sang Adik mendapat pengganti Ayu untuk menjadi sekretaris Alyssa.


"Nona, Ini berkas calon Sekretaris yang mendaftar" ucap Ayu, menyodorkan beberapa map file CV calon sekretaris untuknya.


Ayu sangat profesional saat bekerja, meskipun ia adalah adik ipar sang bos, namun ia juga tetap menerapkan etika bekerja secara profesional.


Sejujurnya Alyssa tidak ingin mencari sekretaris baru dengan cara seperti ini, tapi apa boleh buat. Dia membutuhkan seseorang untuk membantunya bekerja. Meskipun ia bisa melakukannya sendiri atau dengan bantuan Enzy misalkan.


Namun ia mengurungkan niatnya, karena Enzy adalah orang paling sibuk di kantor selain dirinya. Dan Alyssa tidak ingin menambah beban padanya.


Alyssa membuka satu persatu map di depannya, tiba-tiba ia terkejut saat melihat salah satu data CV dari beberapa pelamar.


"Ayu, keluarlah dulu. Aku akan memberi tahu jika ada yang aku perlukan" ucap Alyssa


"Baik, Saya permisi Nona" ucap Ayu kemudian pergi keluar menuju meja kerjanya sendiri.


...


Alyssa terus membaca CV yang lainnya, namun tidak ada yang membuatnya tertarik. Lalu ia kembali ke salah satu map yang membuatnya terkejut itu.


"Dia? Apakah dia adalah orang yang sama?" ucap Alyssa lirih.


Entah mengapa, perassannya tidak enak. Dan ia memiliki intuisi yang tajam, jadi dia tidak akan mengabaikannya, meskipun hanya sedikit petunjuk. Karena ia ingin mengambil resiko meakipun hanya hal kecil saja.


"Aras" panggil Alyssa


"Saya Nona" ucap Aras


"Cari tahu data mengenai orang ini, aku ingin semua hal tentangnya. Tidak terkecuali" ucap Alyssa


"Baik nona" ucap Aras


Seketika, Alyssa menunggu aras mendapatkan informasi yang ia butuhkan. Tak seperti biasanya, kali ini Aras belum menyelesaikan tugasnya, selama 1 jam berlangsung.


Alyssa, saat itu menghentikan pekerjaannya. Ia memikirkan jika ada sesuatu yang mungkin akan terjadi padanya atau pada orang yang ia sayangi.


"Nona, saya sudah mendapatkan apa yang anda inginkan" ucap Aras


Alyssa tersenyum sejenak, dia selalu puas dengan kinerja Aras. Ia selalu bisa di andalkan untuk mencari informasi.

__ADS_1


"Tunjukkan padaku" ucap Alyssa


Aras kemudian menampilkan data yang ia dapatkan selama lebih dari 1 jam mencari. Ternyata data yang di dapatkan Aras sangatlah banyak dan detail. Bahkan data dari beberapa tahun kebelakang.


Alasan orang itu melamar bekerja menjadi sekretarisnya, dan juga tujuan utama orang itu. Semuanya tersusun jelas di data yang sedang di lihat Alyssa.


"Oohh, jadi seperti itu. Beraninya dia ingin memasuki wilayahku dan mendekati milikku" ucap Alyssa


...


Tok! Tok! Tok!


Terdengar pintu di ketuk dari luar.


"Masuk" ucap Alyssa


Pintu terbuka, dan terlihat Alvin berjalan masuk sendirian. Ia tersenyum melihat Alyssa dan berjalan menghampiri meja calon istrinya itu.


"Kamu sibuk Hmm?" tanya Alvin mencium kening Alyssa begitu ia berdiri di sampingnya.


"Lumayan, seperti yang kau lihat. Kenapa kau kemari Alvin, apa ada sesuatu? Ayo duduk di sana" ucap Alyssa berjalan menuju sofa.


Grep!


"Sayang, ayo kita menikah" ucap Alvin tiba-tiba


"Hah?" ucap Alyssa terkejut


Cup!


"Ayo kita menikah seminggu lagi, bagaimana?" ucap Alvin


"Secepat itu?" ucap Alyssa terkejut


"Hmm, aku tidak sabar menjadikanmu nyonya Ardhana junior" ucap Alvin menghirup ceruk leher Alyssa dan memberikan tanda kecil di sana.


"Sepertinya tidak bisa dalam waktu singkat ini Alvin" ucap Alyssa dengan lembut


"Kenapa? Bukannya kau sudah berjanji akan menikah denganku setelah mamah Ira dan Noah menikah?" ucap Alvin merasa sakit dan kecewa di hatinya.


Ia merasa jika Alyssa saat ini sedang mengulur waktu karena tidak ingin menikah dengannya.


"Bukan seperti itu, Aku sangat ingin menikah denganmu. Tapi kau harus menyelesaikan masalah terlebih dahulu" ucap Alyssa menjelaskan dengan pelan


"Masalahku? Masalah apa?" tanya Alvin bingung, ia merasa tidak memiliki masalah apapun saat ini.

__ADS_1


"Dia kembali" ucap Alyssa ambigu


"Siapa?" tanya Alvin semakin bingung.


"Janjimu di masa lalu. Larasati" ucap Alyssa yang membuat Alvin terkejut mendengar namanya terucap.


"Dia ada di ibukota sekarang" ucap Alyssa lagi


"Lalu apa hubungannya, kembalinya dia dengan pernikahan kita? Aku sudah melupakan janjiku pada kakaknya, dan juga aku sudah tidak ingin ikut campur dalam kehidupannya sekarang dan nanti. Itu urusan dia, dia sudah dewasa" ucap Alvin kesal.


"Tapi kedatangannya kali ini, adalah untuk merebutmu dariku Alvin" ucap Alyssa


"Kau tenang saja sayang, aku tidak akan berpaling darimu. Meskipun aku terikat janji sebelumnya pada sahabatku untuk menjaga adiknya. Tapi aku hanya mencintaimu, aku janji tidak akan bertemu atau peduli dengannya lagi, Oke. Kau tidak perlu khawatir" ucap Alvin


"Tapi kenyataannya tidak semudah itu Alvin. Kau tahu, apa yang yang saat ini akan terjadi?" ucap Alyssa


"Kenapa? Kau tampak khawatir sekali dengan ini. Ini tidak akan menjadi masalah besar, sampai kapan pun aku tidak akan mencintainya. Di hatiku cuma ada nama kamu" ucap Alvin


"Ada sebuah berita besar yang pastinya mengejutkanmu, setelah kau mendengarnya" ucap Alyssa.


"Berita apa?" tanya Alvin


"Sahabatmu juga ada di sini, dia ada bersamanya, dia belum meninggal" ucap Alyssa yang sontak sukses membuat netra Alvin membelai kaget.


Bagaimana mungkin? Sahabatnya yang sudah meninggal karena menolongnya, sekarang masih hidup.


"Sayang kamu jangan bercanda" ucap Alvin


"Apa aku terlihat sedang bercanda, Alvin? Aku serius tentang ini. Dan aku tidak akan menikah dengan kamu sebelum masalahmu selesai, karena mereka memiliki tujuan melakukan skema ini. Dan tujuan itu tidaklah baik" ucap Alyssa.


Alvin terdiam, ia mencerna setiap kata Alyssa. Bagaimana pun kenyataan ini terlalu mustahil untuk di percaya oleh logika.


"Aku tahu kau ragu dengan yang aku ucapkan. Aku akan menunjukkan sesuatu padamu, kemarilah" ucap Alyssa berjalan ke arah meja kerjanya kembali.


Alvin mengikuti Alyssa dan menarik kursi lain beriringan dengan kursi Alyssa.


"Lihatlah ini..." ucap Alyssa


Alyssa mengklik tombol Enter dan di sana menampilkan sebuah data dan juga beberapa video.


"Ini... " ucap Alvin terkejut.


"Ya inilah kenyataan dan juga berita yang pastinya mengejutkanmu" ucap Alyssa


...

__ADS_1


__ADS_2