Sistem Dewi

Sistem Dewi
Pacar anda sangat cantik


__ADS_3

Alyssa terus memikirkan tentang misi, dia harus membeli barang apa yang bisa menghabiskan uang 1 Milyar dalam waktu satu jam.


"Ica, Hei, kenapa kamu mendadak berhenti dan bengong begitu, Ca" Ucap Alvin


"Eh aku... Aku hanya sedang teringat sesuatu, ayo kita sekarang ke toko Louis Vuitton. Aku ingin membelikan oleh-oleh untuk tante dan Diana" ucap Alyssa, menarik Alvin menuju toko branded itu.


Enzy dan Doni hanya mengikuti mereka dari belakang. Mereka berempat masuk ke dalam toko berlambang LV itu.


"Enzy kamu pilih yang kamu mau, Wajib!! Aku tidak mau menerima penolakan. Dan aku kasih waktu kamu setengah jam untuk memilih" ucap Alyssa


Enzy hanya terkejut mendengar perintah nonanya itu. Nonanya sangat aneh, menyuruhnya memilih dalam waktu setengah jam.


"Iya kamu pilihlah sesuai yang di katakan Nonamu, kamu tenang saja aku akan membayar semua tagihannya" ucap Alvin


Alvin merasa tidak keberatan tentang itu, jika itu keinginan gadisnya. Bahkan jika uangnya di habiskan oleh Alyssa dia akan memberikannya dengan senang hati.


Baginya Alyssa adalah segalanya. Jika Alyssa menyukai barang mewah, dia tak akan ragu membelikannya.


"Tidak, biar aku yang membayar" ucap Alyssa


"Kenapa? Aku pacarmu, biar aku yang membayarnya. Aku punya banyak uang untuk kau habiskan" ucap Alvin


"Aku hanya pacarmu, bukan istrimu yang bisa menghabiskan uang suaminya. Kau masih punya orang tua yang harus kau penuhi" ucap Alyssa


"Hanya menunggu waktu, kau akan menjadi istriku. Orang tuaku sudah punya banyak uang, Ica, kamu segalanya untukku, uangku adalah milikmu. Aku akan memberikan segalanya untukmu" ucap Alvin


"Baiklah kamu menang. Uangmu adalah milikku, puas" ucap Alyssa, Alvin tersenyum senang.


"Tapi untuk kali ini biar aku yang membayarnya. Setelah itu terserah kamu" ucap Alyssa lagi


"Tapi..." ucap Alvin


"Tidak ada tapi-tapi, jika kau masih memaksa, selamanya aku tidak akan menyentuh uangmu" ucap Alyssa


"Jangan dong, aku kan bekerja keras mencari uang, itu untukmu. Jika bukan kamu yang menghabiskannya, lalu siapa lagi" ucap Alvin panik


"Kau bisa memberikannya pada wanita lain, tapi aku akan pergi dari sisimu selamanya, jika sampai kau melakukan itu" ucap Alyssa

__ADS_1


"Ah, sayang aku tidak akan melakukannya. Baik-baik, aku mengalah kali ini" ucap Alvin pasrah. Alyssa tersenyum mendengarnya


Doni yang mendengar itu sangat terkejut. Tuan mudanya sebelum kenal Alyssa, sangat dingin terhadap wanita kecuali ibu dan kakaknya.


Tapi sekarang, di depan Alyssa dia sangat lembut, kekanakan dan penurut. Sebelumnya dia sangat arogan dan egois, tidak akan mengalah pada siapun termasuk keluarganya.


Enzy pun terkekeh melihat mereka, dia akhirnya merasa tenang, nonanya mendapatkan pria yang tulus mencintainya.


Alyssa kemudian membeli 2 tas, 1 topi, 2 t-shirt dan 2 sneakers untuk dirinya sendiri. Satu tas untuk Hanin, satu tas untuk Diana, satu tas untuk mamahnya Diana.


Enzy sudah memilih satu tas dan satu dompet. Dia bingung memilih barang yang setuju banyaknya. Akhirnya dia menentukan barang yang paling dia sukai.


Alyssa membayar semua tagihan itu, total semuanya 1,14 Milyar.


TING!!! Transaksi sukses


Alvin hatinya merasa sakit, melihat gadisnya mengeluarkan uang yang banyak. Dia tahu, Alyssa mendapatkan uang itu karena dirinya sendiri.


Alvin ingin sekali membahagiakan gadisnya, dia tidak ingin Alyssa terlalu capek dalam bekerja, biar dirinya saja yang mencari uang.


Yang tidak Alvin tahu, Alyssa tidak capek sama sekali. Kekayaannya dari sistem, bahkan yang mengurus semua kekayaannya itu Enzy. Sedangkan dia hanya menikmati hidupnya dengan santai.


Gambaran mengenai modeling masuk ke dalam memori nya.


Alyssa mendengar itu tersenyum. Untuk undian dia akan membukanya nanti ketika sudah kembali ke kota M.


¤


Alyssa dan yang lain berjalan menuju salah satu restoran di dalam Mall. Saat melewati Lily Jewelry dia menoleh melihat Gambar sebuah cincin bertatahkan berlian yang sangat cantik.


Dia teringat jika dia belum pernah masuk ke Lily Jewelry yang tak lain miliknya sendiri.


Alyssa melanjutkan jalannya menuju restoran seafood. Mereka berempat memesan makanan yang beragam


Alvin pamit pergi ke toilet sebentar karena ingin buang air, padahal dia kembali ke Lily Jewelry.


Ya, dia melihat Alyssa sempat melirik gambar cincin di standing banner yang di pasang di depan toko.

__ADS_1


"Selamat datang, ada yang bisa saya bantu" ucap pelayan


"Saya ingin membeli cincin yang ada di gambar depan, ukuran 16" ucap Alvin


Dia tahu jari Alyssa yang ramping seperti jari kakaknya itu. Alvin pernah membelikan kakaknya 1 set perhiasan termasuk Cincin sewaktu pertamakali menghasilkan uang sendiri, untuk ibu dan kakaknya.


"Oh tunggu sebentar saya ambilkan" ucap pelayan itu


Banyak Wanita yang menatap Alvin, namun Alvin mengabaikan tatapan mereka. Satu orang wanita cantik berusia 21 tahun mendekatinya.


"Hai, bisakah kita berkenalan? Apa anda ingin membeli perhiasan? mau aku bantu memilihkannya" ucap wanita itu


"tidak perlu" ucap Alvin dingin


Wanita itu sedikit kesal mendengar penolakan dan nada dingin dari Alvin. Saat ingin mengucapkan sesuatu, pelayan datang membawa satu kotak kecil.


"Tuan ini cincinnya, silahkan di lihat. Ini adalah perhiasan keluaran terbaru toko kami, Kebetulan cincin ini di buat hanya satu-satunya dengan ukuran 16, cincin ini bernama Queen blue diamond ring, terbuat dari berlian 24 karat, Harganya 130 Milyar" ucap Pelayan itu


Wanita yang di samping Alvin menatap cincin itu berbinar, dan sedikit terkejut mendengar harga cincin itu.


Dia melihat Alvin masih muda, mungkin lebih tua beberapa tahun darinya, sangat tampan, dan sexy. Dia juga ragu Alvin bisa membeli cincin semahal itu.


Awalnya dia sempat berpikir, jika Alvin membeli cincin itu untuk istrinya. Namun dengan umur Alvin, dia percaya Alvin belum menikah.


"Aku beli ini" ucap Alvin menyodorkan kartu Black Cara pada pelayan. Pelayan menerima kartu itu dari tangan Alvin.


"Apakah anda membeli cincin untuk kekasih anda?" tanya pelayan itu, wanita itu memasang telinganya untuk mendengar jawaban Alvin


"Ya" ucap Alvin


"Wah, pacar anda sangat cantik, kalian pasangan yang serasi. Dia sangat beruntung memiliki pacar seperti anda" ucap pelayan itu menyodorkan kartu black cardnya kembali dan memandang wanita yang berdiri di samping Alvin.


Alvin mengerutkan dahinya, dia sedikit menoleh kesebelahnya, dia cukup terkejut melihat wanita itu masih berada di sampingnya bahkan dengan jarak yang sangat dekat.


"Aku tidak kenal dia!" ucap Alvin menatap wanita itu sangat dingin dan menjauh.


Alvin mengambil kotak perhiasan kecil itu dari paper bag dan memasukannya kedalam saku. Dia tidak membutuhkan paper bag itu, kemudian melangkah pergi keluar dari toko.

__ADS_1


Wanita itu merasa sangat malu, Alvin secara terang-terangan mengabaikannya dan juga terkejut mendengar Alvin sudah punya pacar.


__ADS_2