Sistem Dewi

Sistem Dewi
memutuskan untuk melupakan


__ADS_3

Setelah selesai meeting dengan CEO Okada Group. Alvin kini berada di dalam lift menuju ke ruangan kerjanya, bersama Doni.


Saat pintu lift terbuka, Nino sang sekretaris berdiri dari posisi duduknya dan menyapa Sang bos.


"Siang Pak Alvin" ucap Nino sopan


"Hmm..." balas Alvin sambil mengangguk ringan kepada Nino


"Maaf Pak, tadi Nona Alyssa datang kemari" ucap Nino, yang membuat langkah Alvin berhenti dan menoleh ke arah sekretarisnya itu.


"Lalu di mana dia sekarang? Apa dia ada di dalam ruanganku?" tanya Alvin bersemangat


"Nona Alyssa hanya sebentar ke sini, Pak. Baru saja Nona Alyssa keluar selang beberapa saat sebelum anda datang. Nona datang membawakan anda makan siang, tadi nona bilang kalau makanannya sudah dia taruh di atas meja Bapak. Dan berpesan jika bapak harus memakannya" ucap Nino


"Kenapa dia tidak menunggu?" tanya Alvin sedikit kecewa. Namun hatinya merasa hangat karena tunangannya itu memberikan perhatian padanya. Dengan mengirimnya makan siang, dan memastikan pola makannya tetap di jaga.


"Nona bilang dia masih ada urusan di rumah, Pak. Jadi tidak bisa menunggu anda" jawab Nino


Alvin menganggukkan kepalanya saat teringat, jika Hanin dan Kenan pasti sudah ada di ibukota saat ini.


"Oke, aku pasti akan memakan makanan yang di bawa olehnya. Terimakasih Nino" ucap Alvin


"Sa-sama-sama, Pak" ucap Nino kaget, saat mendengar ucapan terimakasih, yang sangat langka dari atasannya itu.


...¤...


Di dalam sebuah kamar Hotel mewah di ibukota, Giant Hotel. Sang pria tampan yang tak lain adalah Kenzo Okada, CEO Okada Group. Sedang terdiam duduk di ujung ranjang empuknya.


Dia teringat wanita yang berjalan menuju mobil mewahnya itu. Dia bertanya-tanya dalam hatinya, siapa wanita itu.


Kenzo memegang dadanya yang berdetak kencang saat ia teringat wanita yang berjalan di area parkir depan perusahaan itu.

__ADS_1


"Siapa kamu?" Gumam Kenzo.


Matanya sulit terpejam dan terus mengingat wajah cantik itu. Seumur hidupnya, dia tidak pernah tertarik dengan makhluk bernama wanita. Bahkan dengan ibu kandungnya pun dia sangat dingin. Namun wajah wanita yang ia lihat tadi membuat dirinya gelisah. Jantungnya tidak bisa berdetak pelan saat mengingatnya.


Kenzo, berjalan ke kamar mandi untuk menyegarkan tubuhnya, agar dia bisa berpikir lebih dengan tenang.


Hanya memakai bathtrobe, Kenzo menuju ke arah balkon hotel. Dia menikmati suasana siang hari yng terik di negara ini, lalu matanya tak sengaja melihat Videotron dan Baliho tepat di gedung seberang hotel.


Matanya terbelakak kaget, melihat wajah yang terus menerus muncul dalam pikirannya beberapa saat lalu. Kini ia lihat di videotron dan Baliho besar itu, dengan jelas menampilkan wajah dari wanita yang di pikirannya dan mampu mendobrak hati nya itu.


Kenzo mengucek matanya, namun setelah ia melihat lagi, gambar di sana tidak berubah. Ia lalu menelepon Hiro, asisten pribadinya. Tak lama kemudian, Hiro datang ke kamar atasannya itu.


"Ada apa tuan?" tanya Hiro


"Kamu cari tahu wanita yang ada di videotron itu. Aku ingin tahu datanya hari ini juga!" ucap Kenzo menunjuk ke arah Videotron


"Baik tuan" ucap Hiro, Sesaat ia terkejut melihat wanita yang ada di videotron itu, yang ia yakini sebagai wanita yang tuannya lihat di parkir depan gedung A.S.A Group. Kemudian ia pergi untuk mencari tahu data wanita itu, sesuai keinginan Kenzo.


Setelah menunggu kurang dari setengah jam, Hiro datang kembali ke kamar Kenzo.


"Sudah tuan, wanita itu di ketahui bernama Alyssa Cecilia Sastro Wardoyo, umur 19 tahun, dia mahasiswi universitas unggulan di ibukota. Dia juga seorang model terkenal karena menjadi brand ambasador angelic parfum. Selain itu, dia merupakan pebisnis wanita termuda dan tersukses di negara ini. Perusahaannya AL Group merupakan perusahaan terbesar ke dua, setelah A.S.A Group, di negara ini" ucap Hiro


"Kenapa kau bisa tahu begitu cepat, tentang Alyssa?" tanya Hiro


"Saya tadi coba bertanya pada staf di hotel ini, mengenai orang yang ada di videotron. Yang mengejutkan, dia bilang jika wanita itu adalah pemilik dari Hotel kita menginap sekarang. Dan staf itu bilang, jika semua hal tentang bos nya bisa di lihat melalui internet" ucap Hiro


"Apa dia begitu terkenal?" tanya Hiro penasaran


"Ya, terutama berita tentang hubungannya dengan Tuan Alvin Saga Ardhana" ucap Hiro


"Alvin?" ucap Kenzo terkejut

__ADS_1


"Ya tuan, Nona Alyssa adalah tunangan dari Tuan Alvin. Kabar itu sudah di konfirmasi langsung oleh Tuan Alvin sendiri" ucap Hiro


"Jadi Alvin tunangannya? Pantas saja aku melihatnya berada di sana" Gumam Kenzo sendu


Hatinya patah dan sakit, saat mengetahui wanita yang sudah mencairkan es di hatinya itu, ternyata sudah memiliki pasangan.


Dan beruntungnya dia mengetahui hal itu lebih awal, sebelum rasa di hatinya tumbuh semakin besar. Jadi dia memutuskan untuk melupakan dan mengubur perasaannya terhadap Alyssa, saat itu juga.


Dirinya tidak mau menjadi orang ketiga dalam suatu hubungan orang lain. Karena jika dirinya di posisi yang sama dengan Alvin, dirinya juga pasti akan sangat marah dan tidak rela, jika kekasih hatinya di ganggu oleh laki-laki lain.


Hiro yang melihat ekspresi tuannya, hanya ikut bersedih. Dia sangat tahu sifat dingin tuannya itu. Awalnya Hiro senang karena kutub di hati tuannya, akhirnya mulai roboh dan mencair. Namun kini harus kembali membeku, karena kenyataan jika Wanita itu sudah memiliki tunangan. Dan tunangannya itu, tak lain adalah rekan bisnis tuannya.


...¤...


Alyssa menghabiskan waktunya di rumah. Ia sangat senang tantenya datang berkunjung ke rumahnya. Ia kemudian mengajak Hanin, Kenan dan Ameera berkeliling ibukota.


Mereka menikmati masa bahagia berkumpul bersama. Dan mengobrol dengan penuh canda dan tawa.


Setelah hari hampir gelap, mereka pulang dan membersihkan diri. Kemudian mereka berempat berkumpul di ruang tamu, sembari menunggu koki selesai memasak makan malam.


"Al, Mbak Ira. Sebenarnya Hanin kesini dengan A' kenan ingin memberi kabar. Jika tanggal 10 bulan depan nanti, aku dan Kenan akan menikah" ucap Hanin dengan raut wajah bahagia.


"Al ikut senang mendengarnya, tante. Semoga lancar sampai hari pernikahan, tidak ada kendala sesuatu apapun" ucap Alyssa tulus dan merasa senang


"Aku juga senang mendengarnya, semoga kalian langgeng sampai maut memisahkan" ucap Ameera tersenyum ikut bahagia.


"Terimakasih, aku harap kalian bisa datang nanti ke Kota B, untuk acara pernikahan dan resepsinya" ucap Kenan tersenyum


"Tentu, aku dan mamah pasti datang ke sana" ucap Al


"Oh iya Hanin, maaf aku tidak mengundang kamu saat acara pertunangan Alyssa beberapa waktu lalu. Karena acara itu mendadak dan hanya kedua keluarga yang datang" ucap Ameera merasa tidak enak

__ADS_1


"Tidak apa-apa mbak, Aku dan a' Kenan senang mendengarnya" ucap Hanin tersenyum.


"Selamat sore Iraaa, aku bawakan Roti Maryam kesukaanmu... Eh, ada tamu??" teriak Noah kaget dan malu, saat melihat ada orang lain di sana, yang ia pikir hanya ada Ameera seperti biasanya.


__ADS_2