Sistem Dewi

Sistem Dewi
Mengucapkan selamat pagi


__ADS_3

"Tante Hanin sama Paman Kenan, ikut Rindu sama papah makan bareng yuk!" ucap Rindu dengan wajah sumringah.


"Nggak apa-apa, kita ikut saja. Lihat Rindu sangat senang dan bersemangat ingin mengajakmu makan bersama" ucap Kenan lembut sambil tersenyum manis.


"Baiklah" ucap Hanin tersenyum juga, dia bersyukur Kenan sangat pengertian.


"Bagaimana Raf? Apa boleh kita ikut makan bersama kalian?" tanya Hanin melihat ke arah Raffi yang tengah menatapnya


"Boleh ya pah, pliiisss!! Rindu kangen banget sama tante Hanin" ucap Rindu memohon dengan lucunya.


"Iya boleh" ucap Raffi tersenyum dan mengelus pelan kepala putri semata wayangnya itu.


Ia juga sangat senang jika Hanin bisa ikut makan bersama dengannya dan juga Rindu. Tapi dia sangat kesal, karena Kenan juga ikut bersama dengan mereka.


Mereka berempat pun makan di restoran cepat saji, Hanin dengan senang menanggapi setiap ocehan lucu dari Rindu.


Kenan juga sibuk, mengambil makanan untuk Hanin, sesekali dia menyuapi Hanin makanan miliknya untuk Hanin coba. Dan ikut bercanda dengan Rindu dengan nada yang sangat lembut dan kebapakan.


Raffi yang melihat itu sangat kesal, bsahkan orang yang melihat mereka saat ini. Berkata dan mengira jika Hanin, Kenan dan Rindu adalah sebuah keluarga yang harmonis. Karena Posisi duduk mereka bertiga satu deretan dan Rindu duduk di pangkuan Hanin, sedangkan Raffi duduk sendiri di bangku seberang. Raffi sangat cemburu karenanya, dan ingin sekali menggantikan tempat duduk Kenan.


"Rindu sini duduknya sama papah, nak" ucap Raffi membujuk putrinya.


"Nggak mau, Rindu mau di pangku sama tante Hanin" ucap Rindu dengan wajah cemberut


"Kasihan tante Hanin nya sayang. Rindu udah gede, pasti berat" ucap Raffi memberi pengertian


"Biarkan saja Raf, jarang-jarang juga aku ketemu Rindu dan memangkunya" ucap Hanin menimpali


Mereka kemudian melanjutkan acara makannya, setelah selesai makan Rindu ingin mengajak Hanin untuk ikut main ke rumahnya. Namun Hanin dengan halus menolaknya, karena hari ini dia sudah berjanji dengan Kenan, jalan bersamanya dan menonton di bioskop.


"Yaahhh..." ucap Rindu kecewa.


"Maaf ya sayang, Tante tidak bisa. Tante sudah ada janji sama paman Kenan nonton di bioskop. Setengah jam lagi filmnya mulai" ucap Hanin tersenyum


Akhirnya Rindu menyerah dan membiarkan Hanin pergi bersama Kenan.


Raffi sangat tidak suka melihat kedekatan Kenan dan Hanin, namun ia juga tidak punya hak untuk melarang Hanin, dekat dengan pria lain.

__ADS_1


..._____...


Alyssa menatap suasana sepi di meja makan, tidak biasanya saat sarapan tidak ada obrolan seperti biasanya. Azka yang biasanya paling tidak bisa diam, kini diam tidak bersuara dan memakan makanannya dengan tenang.


Mamahnya juga diam saja, dan terkesan kikuk. Sedangkan Rara, Enzy, Alex dan Dion hanya diam bingung melihat Tuan muda dan Nyonya jadi mereka ikut diam juga.


Alyssa kemudian melirik ke meja tak jauh dari sana, tergeletak seikat karangan bunga mawar merah dan putih yang sangat cantik.


Alyssa kemudian memindai data kakak dan mamahnya, kemudian mengangguk mengerti, dan paham. Jadi pagi-pagi sekali Noah datang ke rumahnya, memberikan seikat bunga cantik itu pada mamahnya.


#Flashback Setengah jam yang lalu


"Nyonya, maaf di luar ada tamu yang mencari nyonya" ucap salah satu ART.


Ameera pun melangkah menuju pintu utama, dia melihat seorang laki-laki yang tinggi dan tegap, berpakaian formal kerja, sedang berdiri memunggunginya.


"Maaf, anda siapa ya?" tanya Ameera kemudian.


Noah yang mendengar suara wanita pujaannya berbalik badan, menatap Lekat wajah Ameera, dan memegang seikat bunga mawar cantik di tangannya.


"Selamat pagi, Ira" ucap Noah dengan senyum manis, yang mengembang di wajah tampannya.


"Apa aku mengganggumu? Oh iya, ini bunga yang cantik, untuk wanita yang paling cantik di depanku dan di hidupku" ucap Noah dengan senyum yang merekah dan menyodorkan seikat bunga itu.


Ameera menerima bunganya dengan canggung, entah apa yang di pikirannya saat ini. Yang pasti dirinya tidak menyangka Noah ada di hadapannya pagi-pagi sekali.


"Ap-apa yang kau lakukan di sini pagi-pagi?" tanya Ameera, ia sampai lupa menyuruh Noah untuk masuk dan sekarang hanya berdiri di depan pintu.


"Aku hanya ingin mengucapkan selamat pagi dan melihat wajah cantikmu, sebagai nutrisi dan vitamin tambahan untukku. Sebelum aku berangkat bekerja, agar aku selalu bersemangat untuk mengais rezeki untuk masa depan kita nanti" ucap Noah tersenyum merekah


Ameera hanya tertegun mendengar ucapan Noah. Dia tisak menyangka, jika Noah sampai melakukan ini semua.


"Hei, bung!!! Apa tidak kurang, lebih pagi lagi untuk menghampiri mamahku? dan juga kau berani sekali menggodanya?" ucap Azka yang tiba-tiba muncul dari belakang Ameera.


"Hai selamat pagi, Calon anak sambungku" ucap Noah dengan tidak tahu malunya menyapa Azka. Dan mengabaikan ucapan Azka padanya.


"Uhuukkk...!!!" Azka sampai tersedak air li*rnya sendiri, saay ia mendengar kata-kata absurd Noah.

__ADS_1


"Apa kau bilang tadi?" ucap Azka tak percaya yang ia dengar


"Aku bilang, selamat pagi, calon anak sambungku" ucap Noah lagi dengan jelas


"Astaga... Kepalaku" ucap Azka memegang kepalanya yang tiba-tiba sakit karena memikirkan ucapan Noah.


"Apa kau kurang kerjaan pagi-pagi datang kemari, hah??" ucap Azka kesal


"Kerjaanku sangat banyak, maka dari itu aku pagi-pagi datang kemari untuk mengucapkan selamat pagi pada kalian. Dan pamit sebelum aku berangkat bekerja dengan keras, agar menghasilkan uang yang banyak untuk masa depan keluarga kecil kita" ucap Noah lagi.


"Ya Tuhan, Kau sudah Gila!!!" ucap Azka


"Aku memang sudah gila! Lebih tepatnya, tergila-gila dengan Ibumu yang sangat cantik dan menawan ini" ucap Noah menoleh ke arah Ameera yang diam, saking terkejutnya.


Azka dan Ameera hanya terbengong mendengar ucapan Noah. Bahkan Enzy dan Rara yang sudah ada di sana, ikut diam menyimak gombalan Noah untuk calon istri dan calon anak sambungnya, Wkwkwk.😂


#Flashback off


Alyssa hanya terkekeh pelan dan hampir tersedak saat membaca data milik ibu dan kakaknya itu.


Dia sungguh tidak menyangka, jika Noah akan berbuat nekad seperti itu.


"Enzy, aku akan berangkat ke kantor bersamamu, nanti" ucap Alyssa membuka suara si keheningan ini


"Baik nona" jawab Enzy


"Kak Azka juga, tolong kau jemput Ayu! Setelah sampai di perusahaan datanglah ke ruanganku, ada yang ingin aku bicarakan!" ucap Alyssa


"Hmm..." Jawab Azka


"Dion, seragam Tiara ada di mana?" tanya Alyssa lagi


"Ada, aku taruh di kamar Kak" ucap Dion


"Selesai makan, bawa baju seragamnya, kakak mau antar ke kakaknya Tiara nanti siang" ucap Alyssa


"Siap kak" jawab Dion.

__ADS_1


Suasana di meja makan kembali hening, sampai mereka selesai makan sarapan mereka. Dan menjalankan aktivitas mereka seperti biasanya.


__ADS_2