Sistem Dewi

Sistem Dewi
Dua hal Penting


__ADS_3

Alyssa diam sejenak, ia melirik sekilas Alvin yang masih menatapnya dengan lekat. Tidak ada kesempatan untuk dirinya mengelak atau kabur.


Alvin masih sabar menunggu Alyssa untuk mengatakan dengan jujur apa yang di sembunyikan Alyssa darinya.


"Kenapa diam? Kau tidak memikirkan alasan untuk membohongiku, kan?" ucap Alvin yang tepat sasaran.


"Hais, aku tidak akan berbohong" ucap Alyssa, ia pikir berbohong adalah hal yang tidak bagus. Jadi ia memutuskan untuk jujur saja.


"Ayo katakan!" ucap Alvin lagi


"Iya-iya... Aku ingin menyampaikan efek samping dari Pil yang aku konsumsi" ucap Alyssa menghela nafasnya panjang dan pelan.


Alvin bagaimanapun tetap diam dan menyimak apa yang akan di katakan Alyssa.


"Aku sudah meneliti apa yang terjadi padaku, tentang perubahan yang terjadi setelah aku meminumnya. Karena aku tidak berubah menjadi anak kecil sesuai tebakan aku sebelumnya, maka yang terjadi adalah akan menghambatnya proses penuaan pada tubuhku. Jadi jangan kaget jika nanti kedepannya, aku terlihat awet muda sampai jangka waktu tertentu yang tidak ku tahu" ucap Alyssa


"Selain itu, efek samping yang belum aku ceritakan adalah... Hmm..." ucap Alyssa ragu untuk mengatakannya


"Apa?" tanya Alvin, meskipun ucapan Alyssa barusan membuatnya terkejut.


Namun ia cukup bisa mengendalikan diri agar tenang, dan terus mendengar apa yang akan di sampaikan Alyssa selanjutnya.


"Efek samping lainnya, ak-aku akan kembali menjadi perawan" ucap Alyssa dengan gugup dan menggigit bibir bawahnya.


"Apa? Aku tidak salah dengar yang kau katakan?" ucap Alvin kaget bercampur senang.


Alyssa hanya mengangguk


"Ha-ha-ha, jadi aku akan membobolmu dua kali nantinya" ucap Alvin watados terkekeh


"Isshh..." ucap Alyssa menunduk karena malu karenanya.


"Malu Hmm? Kenapa mesti malu? Bagus dong, aku jadi tidak sabar membobolmu lagi nantinya. Dan masalah awet muda, aku tidak masalah. Bukannya setiap orang menginginkannya? Terutama kaun wanita. Bahkan rela merogoh kocek besar demi perawatan agar terlihat awet muda" ucap Alvin


"Kau, dasar mesum..." ucap Alyssa cemberut


"Ta-tapi kau tidak berpikir macam-macam kan?" tanya Alyssa lagi


"Maksudnya?" ucap Alvin tidak mengerti


"Kau tidak berpikir aku dulu memanipulasi soal keperawanan ku dulu saat pertama kali kita lakukan itu, kan? Aku takut kamu menyangka yang tidak-tidak" ucap Alyssa meremas pakaiannya.

__ADS_1


"Sayang..." ucap Alvin lembut


Ia memeluk Alyssa dan mengelus punggungnya pelan.


"Aku percaya padamu, Aku percaya aku adalah pria satu-satunya yang pernah menyentuhku bukan?" ucap Alvin yang di angguki oleh Alyssa


"Juga, bukankah kamu bilang, kamu hanya membuat obat itu 2 butir saja? Dan yang satunya sudah di minum mamah Ira, bukan? Lagian aku terima kamu apa adanya, meskipun kamu seorang janda sekalipun aku tidak peduli, karena aku mencintaimu" ucap Alvin meyakinkan dan tulus


"Hmm, terimakasih" ucap Alyssa tersenyum


"Sama-sama sayang, Eiittss tunggu. Kalau mamah Ira konsumsi Pil yang sama, bukankah itu berarti mamah Ira juga kembali Perawan?" ucap Alvin


"Woaaahhh, beruntung besar di Noah saat bobol mamah Ira. Pasti di... Aawww aawww sakit sayang" ucap Alvin terpotong karena cubitan maut dari Alyssa


"Jangan biasain ngomong tanpa di saring!" ucap Alyssa menatap Alvin tajam


"He-he sayang maaf... Aku spontan tadi. Aku hanya tidak menyangka, Noah mendapatkan jackpot nantinya" ucap Alvin terkekeh


"Hmm kau benar, siapapun nanti yang jadi suami mamah, akan mendapatkan jackpot" ucap Alyssa ikut terkekeh


"Terus satu hal lainnya apa?" tanya Alvin


"Hal lain apa?" tanya Alyssa balik bingung


"Hal lainnya ya" ucap Alyssa manggut-manggut


"Katakan sayang!" ucap Alvin tidak sabar


"Ya, aku cuma mau kasih tahu, jika aku saat ini sedang mengerjakan skripsi" ucap Alyssa


"Hah, gimana-gimana?" ucap Alvin Kaget tapi juga takut salah dengar


"Aku lagi kerjain skripsi untuk kedua jurusan" ucap Alyssa lagi


"Be-berarti bentar lagi kamu jadi sarjana donk?" ucap Alvin


"Ya, aku pikir jika lancar, 1 atau 2 bulan lagi aku akan wisuda, kemungkinan wisudanya bakal bareng sama Kak Ayu" ucap Alyssa


"YESSS!!!" teriak Alvin membuat Alyssa kaget


"Ih, kaget tahu..." ucap Alyssa kesal, Alvin hanya terkekeh.

__ADS_1


"Berarti bentar lagi kita nikah dong" ucap Alvin menaik turunkan Alisnya.


Alyssa membola kaget, ia lupa akan janjinya tentang hal itu. Jika ia lulus berarti dia akan nikah dengan Alvin.


"Kenapa aku bisa lupa, Astaga..." Gumam Alyssa dalam hati


"Kamu tidak lupa kan, sayang?" ucap Alvin


"Ti-tidak, ma-mana mungkin aku lupa. Tap-tapi kita tidak bisa langsung nikah" ucap Alyssa


"Kenapa?" tanya Alvin terkejut dan kecewa


"Masa iya aku langkahin Kak Azka. Biarin Kak Azka nikah duluan" ucap Alyssa


"Yaahhh. Emang kapan Kak Azka nikahnya?" ucap Alvin lemas


"Karena aku komanya lama, jadi aku dan mamah belum sempat ke kediaman kak Ayu untuk lamaran. Rencananya Besok malam aku dan mamah ke sana untuk melamar dan membahas masalah pernikahan mereka" ucap Alyssa


"Ya sudah aku akan sabar menunggu" ucap Alvin tersenyum.


"Hanya sebentar Alvin, sabar... Ica pasti akan kamu miliki seutuhnya sebentar lagi. Sabar" ucap Alvin dalam hati.


...


Alyssa menemani Alvin kerja setelahnya, lalu ia pulang sendiri karena ia bawa mobil ke sana.


Alyssa tahu pasti ia di perhatikan oleh seseorang, lebih tepatnya dia di mata-matai. Dia tahu siapa yang memata-matainya, namun dia mengabaikannya.


"Cih, kalian tidak akan lepas dari pandanganku. Kalian pikir aku Bodoh? Oh jelas tidak! Aku hanya kasih kalian waktu, untuk tenang sementara waktu. Sebelum, BOOMM...!!! Ku buat kalian semua yang mencoba menyakitiku dan orang-orang yang aku cintai, hancur berkeping-keping tak bersisa" ucap Alyssa smirk


"Hanya organisasi kecil saja belagu, aku dan Tama saja sudah cukup untuk memberantas kalian semua sampai ke akarnya" ucap Alyssa lagi


"Dan juga terimakasih, karena aku tidak perlu bersusah payah. Memberikan pelajaran pada si uler keket, yang sudah berani menyentuh pria milikku. Jadi tanganku bersih dan tidak jadi gatal, karena tidak harus menyentuh uler keket menjijikkan itu, he-he" ucap Alyssa terkekeh.


Alyssa masih fokus menyetir menuju mansion miliknya. Dia sengaja mengambil jalan memutar seperti biasanya. Agar mata-mata tidak mengetahui letak mansion miliknya, Alyssa tidak ingin mengambil resiko yang membahayakan, untuk yang lain.


"Aras, kau pastikan untuk memata-matai Arumi dan organisasi miliknya. Jika ada pergerakan segera beritahu aku! Juga awasi Alvin dan keluargaku, aku tidak ingin terjadi sesuatu pada mereka" ucap Alyssa.


"Baik Nona" ucap Aras dengan suara robotnya


Kedua sudut bibir Alyssa terangkat, ia tidak sabar akan membumi hanguskan Dark Moon. Namun ini bukan saat yang tepat, karena ia harus fokus untuk skripsi.

__ADS_1


Alyssa juga sudah janji, akan mengurus segalanya tentang pernikahan sang kakak. Apalagi besok malam mereka akan mengunjungi kediaman Ayu untuk melamar


...


__ADS_2