
Alyssa saat ini sudah berada di Wareg Resto, bersama dengan Fransiska. Sedangkan Enzy sudah kembali ke mansion beberapa saat yang lalu, untuk mengecek semua persiapan penikahannya.
Mereka berdua menunggu kedatangan Aurel, karena sebelumnya Fransiska sudah mengabarinya dan Aurel mengiyakan untuk bertemu, di resto wareg saat ini.
Setelah menunggu sekitar 7 menit, seorang pelayan restoran mengetuk pintu, dan membawa Seorang wanita Cantik berusia sekitar 24 tahunan.
"Hai, Ika" ucap Aurel tersenyum menyapa Fransiska
"Hai, Rel. Masuklah, silahkan duduk! Oh iya perkenalkan ini Nona Alyssa, yang aku ceritakan lewat telepon tadi. Dan Nona Alyssa, ini adalah teman saya, namanya Aurel" ucap Fransiska memperkenalkan keduanya
"Halo Nona Alyssa, salam kenal. Saya Aurel temannya Fransiska" ucap Aurel dengan senyum ramah dan mengulurkan tangannya
"Halo Nona Aurel, salam kenal juga" ucap Alyssa membalas jabatan tangan Aurel.
"Silahkan pesan makanan dulu Nona" ucap Alyssa ramah
Aurel kemudian memesan makanan yang di catat oleh pelayan. Sedangkan Alyssa dan Fransiska sudah memesannya terlebih dahulu, sebelum Aurel datang.
"Boleh saya lihat hasil design anda Nona Alyssa" ucap Aurel
"Tentu, Silahkan lihat! Ini adalah sketsa buatan tangan saya, jika anda ingin yang berbentuk digital, saya akan mengirimkannya pada Anda via email" ucap Alyssa menyerahkan dua lembar sketsa miliknya.
"Sangat bagus, aku menyukainya. Ini persis seperti yang aku mau. Oh iya Nona, apa anda bisa mendesign interiornya juga?" ucap Aurel dengan penuh minat.
"Tentu, saya juga sudah mempersiapkan design interior juga yang cocok dengan design rumah yang saya buat. Apa anda ingin melihatnya?" tanya Alyssa
"Ya, aku ingin melihatnya" ucap Aurel mengangguk antusias.
"Aras, tolong proyeksikan Design interior yang sudah di simpan sebelumnya" ucap Alyssa
"Baik Nona" ucap Aras, yang cukup mengagetkan Aurel.
Sedetik kemudian Aras memproyeksikan Design interior yang Alyssa minta, melalui layar hologram yang cukup lebar, yakni 1x1 meter. Itu semua tak lepas dari pandangan takjub dari Aurel, bukan hanya tentang design interior yang sangat cantik dan sesuai seleranya. Namun juga jam tangan pintar Alyssa membuatnya berdecak kagum.
"Bagaimana menurut anda Nona? Jika anda ingin, saya juga akan mengirim Designnya pada anda nanti" ucap Alyssa
"Aku sangat cocok sekali, aku sangat menyukainya dan juga puas dengan design buatanmu" ucap Aurel tersenyum merekah.
"Bagaimana dengan harganya? Berapa yang kau minta?" ucap Aurel lagi
"Silahkan anda membuka harga lebih dulu" ucap Alyssa
__ADS_1
Uang tidak penting buatnya, yang terpenting jumlahnya tidak kurang dari 100 juta. Agar misi dari sistem bisa segera di selesaikan.
"Bagaimana jika aku membeli Design rumahmu yang dua lantai ini, dengan Design interior yang ini. Dengan harga 400 juta?" ucap Aurel
"Apa itu tidak terlalu mahal?" ucap Alyssa cukup terkejut
"Tentu saja tidak, bahkan jika kau menawarkan pada orang lain, harganya mungkin bisa lebih tinggi dari itu. Namun aku hanya bisa membayar design milikmu 400 juta saja. Bagaimana, apa kau bersedia menjual design milikmu padaku?" ucap Aurel
"Ya tentu saja, aku akan menyerahkan design nya padamu. Senang bekerja sama dengan anda nona Aurel" ucap Alyssa tersenyum
"Senang bekerja sama dengan anda juga nona Alyssa. Aku akan menyuruh asisten pribadiku, mentransfer uang itu padamu nanti malam. Dan ini kartu namaku, aku harap setelah ini kita bisa berteman baik" ucap Aurel
"Aku juga berharap demikian. Ah iya, ini nomer rekening dan juga kartu namaku. Jika anda membutuhkan bantuanku, anda bisa menghubungiku kapan saja di masa depan" ucap Alyssa
"tentu" ucap Aurel sumringah
...¤...
Enzy saat ini sedang bersama yang lain di ruang tamu, dirinya merasakan campur aduk dalam hatinya, ia sangat gugup, senang dan sebagainya. Karena sebentar lagi ia akan hidup bersama dengan orang yang ia cintai.
Ameera menginginkan mereka berdua tetap tinggal di mansion, meskipun Alex saat ini sudah menyiapkan rumah mewah untuk mereka setelah menikah.
"Bagaimana dengan persiapan pernikahan kalian?" tanya Ameera
"Sudah 95% Nyonya" ucap Alex
"Hais, kalian ini. Sudah berapa kali aku katakan, panggil mamah. Kalian sudah ku anggap anak sendiri. Jadi stop panggil mamah dengan embel-embel nyonya" ucap Ameera menghela nafasnya
"Benar yang di katakan nyonya, Kak. Cobalah panggil nyonya dengan sebutan mamah" ucap Dion
"Etdah bocil, Kamu juga sama Dion!! Panggil mamah, jangan Nyonya!!" ucap Ameera, membuat semua yang ada di sana tertawa.
"He-he, iya mamah Ira yang cantik jelita, maafkan daku" ucap Dion
"Kau ini... pintar sekali merayu" ucap Ameera terkekeh
"Ngomong-ngomong, di mana Azka dan Alyssa?" tanya Ameera mencari keberadaan kedua anaknya.
"Nona ada di kamarnya, nyonya, eh mamah maksudnya" ucap Enzy tersenyum kikuk
"Kalau Azka?" tanya Ameera
__ADS_1
"Tuan muda, pulang kerja tadi keluar lagi nyonya. Tuan muda bilang mau ke tempat non Ayu" sahut salah satu ART yang di respons anggukan kepala, tanda mengerti oleh Ameera.
"Rara, kamu panggil Al turun, kita makan malam bersama nanti" pinta Ameera
"Baik nyo.. eh mamah he-he" ucap Rara cengengesan
Dia tertawa saat melihat Ameera melototinya, karena masih memanggil nyonya. Dia kemudian langsung menuju kamar Alyssa.
Tok! Tok! Tok!
"Nona.." panggil Rara
"Masuk...!! " ucap Alyssa
Ceklek... Pintu kamar Alyssa di buka
"Rara, ada apa?" tanya Alyssa yang baru saja selesai mengenakan piyama setelah mandi, dan sedang mengeringkan rambutnya.
"Nona di tunggu, nyo.. ehh mamah Ira di bawah, untuk makan malam bersama" ucap Rara
"Hemm, duluan saja, sebentar lagi aku nyusul. Oh iya, karena kau sudah panggil mamah dengan sebutan mamah juga. Aku akan panggil kakak mulai saat ini, kakak juga harus terbiasa panggil aku Al saja, tidak perlu embel-embel nona" ucap Alyssa tersenyum
"Baik nona, Eh maksudku Al" ucap Rara kurang terbiasa
Dia kemudian keluar dari kamar Alyssa dan ikut bergabung bersama yang lain di sana.
Alyssa bergegas keluar, saat kakinya melangkah turun di tangga. Sebuah bunyi di HP dan notifikasi sistem terdengar bersamaan.
[ Selamat Host, anda sudah menyelesaikan sebuah misi. Menghasilkan uang 100 juta dalam waktu satu hari. Anda mendapatkan hadiah : undian 3x dan skill Panjat tebing ]
[ Skill panjat tebing adalah keterampilan pemanjatan tebing profesional, merupakan keterampilan yang sangat tinggi. Host bisa memanjat tebing hanya menggunakan tangan kosong atau tanpa alat pengaman sekalipun ]
"Ssshhh...." Tiba-tiba kepalanya sedikit pusing karena proses pemasangan Skill.
Untungnya Alyssa sudah berpegangan di pagar sisi tangga, kalau tidak Dia bisa saja terjatuh. Setelah beberapa saat belum juga berangsur membaik.
"Nona Anda kenapa??" tanya ART kaget yang melihat Alyssa hampir oleng, dan terjatuh. ART itu menahan sebelah tangan Alyssa yang tidak berpegangan.
Sontak ucapan ART yang cukup keras itu, membuat semua orang di bawah menoleh ke arah tangga dan melihat Alyssa sedang di papah ART.
"AL, Ya Tuhan!!" ucap Ameera terkejut dan panik, ia kemudian bergegas menghampiri putrinya.
__ADS_1