
"Diminum dulu teh nya,"ucap ibu Yessie yang muncul dari dalam, meletakkan minuman diatas meja kemudian duduk di sebelah suaminya.
"Terimakasih,"ucap ketiga pria itu bersamaan.
"Sekali lagi maafkan aku ,Man. Tiga hari yang lalu putriku sudah lebih dulu di lamar orang, Man. Tidak mungkin aku menolak orang yang melamar putri ku jika putriku juga menyukai pria yang melamarnya," ucap ayah Yessie hati-hati tidak mau menyinggung hati kawan lamanya itu.
"Kenapa kamu menerimanya? Seharusnya kamu menolaknya! Anakku ini sekarang adalah kepala desa, kamu akan menyesal jika menolak lamaran kami. Apa sich jabatan orang yang melamar anakmu?"ucap Pak Dirman tidak terima.
"Masalahnya, kami sudah menerima lamaran itu atas persetujuan putri kami, dan kami juga sudah menentukan tanggal pernikahannya. Pernikahan mereka akan di gelar satu bulan lagi,"jelas Pak Budi.
"Apa?!"ucap Pak Dirman kaget.
"Tolong batalkan lamaran itu, Pak! Saya janji akan membuat putri bapak bahagia dan memberikan apapun untuk putri bapak,"ucap Reno putra Pak Dirman.
"Apa hak kamu meminta Pak Budi untuk membatalkan pernikahan itu?"
Semua orang menoleh ke arah suara bariton itu berasal. Ayah dan ibu Yessie sangat terkejut melihat Riky yang berdiri di depan pintu yang terbuka. Ibu Yessie langsung bangkit dari duduknya dan menghampiri Riky.
"Selamat malam, Bu!"ucap Riky menunduk hormat.
"Selamat malam. Ayo masuk!"ucap ibu Yessie dengan ramah seraya menarik lengan Riky untuk duduk.
"Silahkan duduk, Nak!"ucap ayah Yessie.
"Terimakasih, Pak!"sahut Riky seraya mengangguk kecil dan tersenyum tipis kemudian duduk dengan memangku sebuah kota yang terlihat cantik dengan ukuran lumayan besar.
"Sebentar, ya? Ibu buatkan minuman dulu,"ucap ibu Yessie segera berlalu untuk membuatkan minuman tanpa menunggu jawaban dari Riky.
Sebelum membuat minuman, ibu Yessie langsung masuk ke kamar putrinya tanpa mengetuk pintu membuat Yessie terkejut.
"Ibu!"seru Yessie terkejut.
"Ayo cepat ganti baju yang bagus, buatkan minuman untuk calon suamimu," ucap Bu Budi langsung menarik tangan Yessie menuju lemari.
"Pak Riky kesini?"tanya Yessie dengan wajah berbinar-binar.
"Iya, cepetan ganti baju dan buatkan minuman untuk calon suamimu,"ucap Bu Budi kemudian kedapur.
Yessie pun segera mengganti bajunya dan bergegas membuatkan minuman untuk Riky.
__ADS_1
Di ruang tamu.
"Dia siapa Bud?"tanya Pak Dirman seraya menatap Riky dari ujung rambut sampai ujung kaki.
"Perkenalkan, ini Riky, calon menantu ku," ucap Pak Budi tersenyum cerah.
"Jadi kamu yang melamar putri Pak Budi?"tanya Pak Dirman pada Riky dengan tatapan tidak suka.
"Iya, saya yang melamar Yessie tiga hari yang lalu. Saya calon suami Yessie,"ucap Riky tegas.
"Sebaiknya kamu batalkan lamaran kamu pada Yessie. Aku dan Yessie sudah dijodohkan. Kamu ini datang hanya untuk merusak hubungan kami,"ucap Reno tidak suka karena dari segi wajah Riky jauh lebih unggul dari Reno.
"Di minum Pak kopinya,"ucap Yessie yang muncul membawa minuman dan meletakkan secangkir kopi di meja yang ada di depan Riky.
"Terimakasih,"ucap Riky seraya tersenyum dan Yessie langsung menundukkan wajahnya kemudian duduk di sebelah ibunya yang baru masuk ke ruang tamu itu bersama Yessie.
"Anda menuduh saya merusak hubungan anda dengan Yessie. Memangnya apa hubungan anda dengan Yessie sebelum saya melamar Yessie?"tanya Riky yang nampak tenang tapi tegas.
"Kami sudah di jodohkan sebelum kamu melamarnya,"sahut Reno.
"Apakah sebelum saya datang melamar Yessie, kalian sudah pacaran?"tanya Riky yang tahu pasti jika Yessie tidak pernah pacaran.
"Sekarang saya ingin bertanya pada Pak Budi, apakah bapak akan tetap melanjutkan perjodohan itu jika Yessie tidak setuju?"tanya Riky sopan.
"Saya memang ingin menjodohkan Yessie dengan nak Reno, tapi jika Yessie tidak setuju, saya tidak akan memaksanya. Rumah tangga itu yang akan menjalani adalah putri saya, jadi keputusan akan memilih siapa itu tergantung pada Yessie,"ujar Pak Budi.
"Baiklah, kalau begitu, saya akan bertanya pada Yessie. Yessie, saya sudah melamar kamu dan kamu sudah menerimanya. Tapi sekarang di sini ada saya dan pria yang dijodohkan oleh ayahmu,"
"Sekarang saya meminta kamu untuk memilih, kamu mau lanjut menikah dengan saya atau dengan pria yang dijodohkan oleh ayahmu?"tanya Riky dengan tenang tapi tegas.
"Saya sudah menerima lamaran Pak Riky, berarti saya sudah memilih Pak Riky sebagai pendamping hidup saya. Keputusan saya tidak akan berubah," jawab Yessie tegas.
"Anda semua sudah mendengar kan jawaban dari Yessie?"tanya Riky pada semua orang yang ada di ruangan itu.
"Tapi Yes, saya sudah lama suka sama kamu,"ucap Reno tidak terima.
"Tapi saya tidak pernah suka sama kamu. Saya hanya menyukai Pak Riky,"sahut Yessie.
"Yes, aku akan memberikan apa saja yang kamu mau. Batalkan lah pernikahan kamu dengan pria ini. Saya ini seorang kepala desa, Yes. Memangnya apa pekerjaan pria ini dan apa yang bisa dia berikan padamu? Lihatlah penampilannya, dia hanya pria biasa saja,"cibir Reno tidak terima Yessie lebih memilih Riky dari pada dirinya.
__ADS_1
Riky malam itu memang hanya menggunakan kemeja, celana kain, sendal kulit dan jam tangan yang harganya tidak terlalu mahal. Tampak sederhana tapi rapi.
"Saya hanya seorang asisten, ayah dan ibu saya hidup dari toko sembako kami. Tapi saya akan berusaha untuk membahagiakan Yessie,"ucap Riky tegas.
"Cih cuma seorang asisten, memangnya berapa gaji mu selama satu bulan?"tanya Reno meremehkan.
"Memang tidak seberapa, gaji pokok saya hanya 30 juta perbulan. Tapi terkadang ada bonus dari atasan saya jika pendapatan perusahaan meningkat. Bonusnya bisa satu sampai dua kali gaji pokok saya,"sahut Riky yang membuat semua orang yang ada di ruangan itu tercengang.
Alva memang memberi gaji 30 juta perbulan pada Riky mengingat banyaknya pekerjaan yang harus dikerjakan Riky. Riky juga memiliki saham di beberapa perusahaan.
"Apa buktinya? Kamu bisa saja kan membohongi kami? Kalau cuma ngomong, saya juga bisa,"ucap Reno tidak percaya.
"Kenapa saya harus membuktikannya pada anda?"tanya Riky.
"Untuk membuktikan siapa yang pantas menjadi suami Yessie,"ucap Reno.
"Baiklah, mungkin ini bisa sedikit membuktikan,"ucap Riky kemudian mengambil dompetnya.
Riky mengeluarkan KTP dan STNK kemudian meletakkan kedua barang itu di atas meja.
"Silahkan lihat surat kendaraan saya dan samakan dengan KTP dan juga wajah asli saya ini. Agar kalian tahu saya berbohong atau tidak,"ucap Riky.
Reno dan Pak Dirman segera meraih kedua benda itu dan membacanya. Mereka berdua nampak terkejut saat membaca STNK bahwa Riky memiliki mobil Pajero sport yang harganya mencapai 500 juta ke atas. Mobil yang baru di beli oleh Riky setelah lamaran.
"Jika kalian mau melihat, mobilnya ada di depan, saya bisa menunjukkan BPKB-nya," ucap Riky kemudian menatap Pak Budi yang penasaran dengan STNK yang di lihat oleh Pak Dirman dan Reno.
"Pak, Bu, besok malam saya ingin mengajak Yessie ke acara ulang tahun seorang teman. Apakah boleh?"tanya Riky sopan.
"Oh silahkan, Nak,"sahut Pak Budi dan Bu Budi pun mengangguk sambil tersenyum pertanda mengizinkan.
"Yessie, saya membelikan gaun dan aksesoris untuk kamu pakai ke acara ulang tahun seorang kenalan. Besok saya akan menjemput kamu pukul tujuh malam, tolong besok kamu pakai semua ini,"ucap Riky menyerahkan kotak yang dari tadi dipangkunya kepada Yessie.
"Bukalah!"titah Riky setelah Yessie menerima kotak itu.
Yessie membuka kotak itu dan begitu terkejut saat melihat isi kotak itu. Kotak itu berisi gaun yang indah, sepatu high heels, sling bag dan satu set perhiasan dari emas putih yang nampak berkilau karena di padu dengan berlian. Walaupun berliannya tidak terlalu besar, tapi dapat dipastikan harganya pasti mahal.
...🌟"Harta dan tahta tidak dapat membeli cinta, karena cinta tidak bisa di beli dengan apapun yang ada di dunia."🌟...
..."Nana 17 Oktober "...
__ADS_1
To be continued