Suami Berkedok Atasan

Suami Berkedok Atasan
284. Bukan Update


__ADS_3

Hay...semua! Novel "Suami Berkedok Atasan" akan tamat satu episode lagi. Terimakasih pada reader semua yang sudah menyempatkan diri membaca karya Kak Nana yang amatiran dan masih banyak kekurangan ini. Semoga bisa menjadi hiburan untuk reader semua.


Mampir ke novel Kak Nana yang baru, yuk! Cusss...on the way...



...🌸Jika ada kesamaan nama orang dan nama tempat, itu hanya kebetulan belaka.🌸...


Kinara seorang gadis bermata bulat, hidung yang tidak terlalu mancung, bibir mungil, wajah yang agak tirus dan rambut yang panjang sepinggang, keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan handuk yang menutupi dada hingga pahanya. Kinara memilih baju yang akan dipakainya di dalam lemari, hingga....


"Ceklek"


"Akkkh!! Keluar kamu! Kenapa kamu masuk ke kamar orang sembarangan! Keluar!"pekik Kinara seraya bersembunyi di balik pintu lemari dan hanya menyembulkan kepalanya saja, saat seorang pria tiba-tiba masuk ke dalam kamar itu.


"Diam! Apa kamu ingin semua orang kesini? Ini adalah kamar ku, kenapa aku harus keluar?"ucap pria itu, yang malah menutup pintu kamar itu dan dengan santainya melangkah masuk.


"Hey! Berhenti! Jika kamu tidak keluar dari kamar ini aku akan berteriak dan mengadukan kamu pada kakek dan suamiku!"pekik Kinara masih berdiri di balik pintu lemari.

__ADS_1


Pria itu membuang napas kasar menatap Kinara,"Kamu tahu tidak siapa suamimu?"tanya pria itu dengan wajah kesal.


"Tentu saja aku tahu. Suamiku adalah Arjuna Setya Abimana,"ucap Kinara yakin dan tegas.


Mendengar itu, pria itu langsung mengambil dompetnya yang berada di saku belakang celananya kemudian mengambil KTP -nya,"Lihat ini!"ucap pria itu seraya mendekati Kinara dan menempelkan KTP-nya di dahi Kinara kemudian berlalu menuju kamar mandi.


"Hei.! Kamu.!"pekik Kinara tapi tidak dihiraukan oleh pria itu.


Kinara langsung mengambil KTP yang tertempel di dahinya itu dengan tangan kanannya dan melihat foto serta identitas yang tertera di KTP itu. Seketika matanya pun membulat. "Di..dia.. suamiku?"gumam nya lalu menutup mulutnya dengan tangan kirinya.


***


"Mas Arjuna, Kakek masuk rumah sakit,"lapor Agus, asisten sekaligus orang kepercayaan Arjuna.


"Apa? Kenapa kakek bisa masuk rumah sakit?"tanya Arjuna seraya menyambar jas yang digantung di stand hanger yang ada di dalam ruangannya dan bergegas keluar dari ruangan itu diikuti oleh Agus.


Pria dengan tinggi 180 centimeter dengan wajah tegas, berpostur tegap dan terlihat proposional itu berjalan dengan langkah lebar meninggalkan gedung tempatnya bekerja.

__ADS_1


"Penyakit jantung kakek kambuh lagi,


Mas. Itu yang saya dengar dari Pak Radit ( Pak Radit adalah orang kepercayaan Abimana, kakek dari Arjuna)," sahut Agus mengikuti langkah Arjuna.


"Apa kata dokter?"tanya Arjuna.


"Kata dokter arteri koroner kakek dipenuhi banyak plak, sehingga menghalangi aliran pembuluh darah. Kakek juga bandel, tidak mau memperbaiki pola makannya hingga menyebabkan kolesterol dan zat lain menempel pada dinding arterinya,"jelas Agus.


"Aku sudah bilang pada kakek agar diet dan menjalani operasi untuk pemasangan ring pada jantung nya, tapi kakek tidak mau," ujar Arjuna nampak kesal kemudian langsung masuk kedalam mobil yang pintunya sudah di buka oleh Agus.


"Kata kakek, beliau tidak mau berobat jika Mas Juna tidak mau menikah," ucap Agus setelah Agus duduk di kursi kemudi.


"Aku sudah punya gadis pilihan ku sendiri. Aku tidak mau di jodoh- jodohkan,"tukas Arjuna yang baru selesai memakai sabuk pengaman.


"Mas Juna jangan berbohong! Selama ini Mas Juna tidak pernah dekat dengan perempuan manapun. Apa jangan- jangan ular cobra Mas Juna tidak bisa berdiri dan menyemburkan bisa,"celetuk Agus sambil melirik ke arah pangkal paha majikannya sedangkan tangannya memasang sabuk pengaman.


Ini sepenggal bab nya. Selengkapnya langsung cusss.. ke novel baru, ya!

__ADS_1


Jangan lupa mampir, ya! Terimakasih semuanya! Love you all!❤️❤️❤️❤️❤️


__ADS_2