Suami Berkedok Atasan

Suami Berkedok Atasan
80. Keputusan


__ADS_3

"Kau.?! Mau apa kamu kesini?"tanya Hery saat melihat seseorang yang sudah duduk di depan nya dengan raut wajah yang tidak suka.


"Aku hanya ingin melihat apa yang dikerjakan oleh mantan pacar istri ku yang tidak tahu malu ini,"ucap orang yang tidak lain adalah Alva.


Alva duduk dengan paha kanan yang di tumpang kan di paha kiri dan kedua tangannya yang dilipat di depan dada. Sedangkan Ferdi berdiri disamping tempat duduk Alva.


"Aku hanya melihat-lihat foto kebersamaan ku dan Disha saat kami SMP dan SMA dulu yang tidak akan pernah kamu miliki,"ucap Herry sembari menyunggingkan senyum miring mengejek Alva.


"Oh, aku kira kamu sedang melihat foto editan kamu. Foto yang tidak akan pernah bisa menjadi nyata,"balas Alva dengan tatapan merendahkan.


"Aku dulu sudah sering mencium bibir Ayu, kamu hanya mendapatkan bekas ku,"ucap Hery penuh kebohongan hanya untuk memanas manasi Alva.


"Dalam mimpimu,"ucap Alva tersenyum mencibir.


"Kami sudah berpacaran dari kelas satu SMP dan bersama-sama sampai lulus SMA. Wajar kan kalau kami sudah sering berpelukan dan berciuman?"ujar Hery semakin ngaco.


"Aku lebih mempercayai istri ku dari pada orang lain,"ucap Alva yang sudah mulai tersulut emosi.


"Ayu pasti sengaja berbohong padamu agar kamu tidak marah, dan kamu percaya?"tanya Hery tersenyum mencibir.


"Aku lebih percaya pada istriku dari pada pada orang seperti mu,"ucap Alva berusaha menahan emosinya, sedangkan Ferdi masih setia mengawasi kedua pria yang mencintai wanita yang sama itu.


"Sekarang pikirkanlah, setiap hari selama enam tahun kami selalu bersama. Kami berangkat bersama, pulang bersama bahkan selama enam tahun kami berdua berada dalam kelas yang sama dan juga duduk di bangku yang sama. Apa menurut mu kami hanya mengobrol tanpa melakukan kontak fisik selama enam tahun bersama?!"tanya Hery terus berusaha memanas manasi Alva.


"Tuan, pria brengseek ini hanya ingin anda dan Nyonya bertengkar. Karena jika anda dan Nyonya bertengkar apalagi sampai berpisah, dia akan diuntungkan. Jika Tuan dan Nyonya bercerai dia akan dengan mudah menyusun rencana untuk memiliki Nyonya,"


"Jangan terpancing untuk menghajar nya. Saya tidak ingin tangan anda kotor oleh darah orang yang tidak punya harga diri seperti dia,"nasehat Ferdi untuk meredakan emosi Alva.


"𝐁𝐞𝐧𝐚𝐫 𝐤𝐚𝐭𝐚 𝐅𝐞𝐫𝐝𝐢, 𝐝𝐢𝐚 𝐩𝐚𝐬𝐭𝐢 𝐬𝐞𝐧𝐠𝐚𝐣𝐚 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐬𝐞𝐦𝐮𝐚 𝐢𝐭𝐮 𝐚𝐠𝐚𝐫 𝐚𝐤𝐮 𝐛𝐞𝐫𝐭𝐞𝐧𝐠𝐤𝐚𝐫 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐃𝐢𝐬𝐡𝐚 𝐚𝐠𝐚𝐫 𝐣𝐢𝐤𝐚 𝐤𝐚𝐦𝐢 𝐛𝐞𝐫𝐜𝐞𝐫𝐚𝐢, 𝐝𝐢𝐚 𝐛𝐢𝐬𝐚 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐞𝐤𝐚𝐭𝐢 𝐃𝐢𝐬𝐡𝐚 𝐥𝐚𝐠𝐢 𝐝𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤𝐢 𝐃𝐢𝐬𝐡𝐚. 𝐀𝐤𝐮 𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤 𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐢𝐚𝐫𝐤𝐚𝐧 𝐬𝐞𝐦𝐮𝐚 𝐢𝐭𝐮 𝐭𝐞𝐫𝐣𝐚𝐝𝐢. 𝐀𝐤𝐮 𝐡𝐚𝐫𝐮𝐬 𝐩𝐞𝐫𝐜𝐚𝐲𝐚 𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐃𝐢𝐬𝐡𝐚 𝐤𝐮 𝐝𝐚𝐧 𝐡𝐚𝐫𝐮𝐬 𝐛𝐢𝐬𝐚 𝐦𝐞𝐧𝐚𝐡𝐚𝐧 𝐞𝐦𝐨𝐬𝐢𝐤𝐮 𝐚𝐠𝐚𝐫 𝐚𝐤𝐮 𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤 𝐬𝐚𝐦𝐩𝐚𝐢 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐡𝐚𝐣𝐚𝐫𝐧𝐲𝐚 𝐝𝐚𝐧 𝐛𝐞𝐫𝐮𝐫𝐮𝐬𝐚𝐧 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐩𝐨𝐥𝐢𝐬𝐢 ,"batin Alva.

__ADS_1


"Hey..kamu!! Kamu jangan ikut campur dengan urusan kami. Kamu itu hanya kacung, jadi jangan lancang ikut bicara dalam urusan Tuan mu!"sergah Hery yang tidak suka Ferdi ikut bicara.


Hery merasa kata-kata Ferdi sangat mempengaruhi emosi Alva. Alva yang tadinya emosinya terlihat semakin naik karena kata-katanya, sekarang nampak lebih tenang saat mendengar nasehat dari Ferdi dan itu membuat Hery merasa tidak suka.


"Jaga bicaramu! Jangan seenak hati menghina dan merendahkan orang lain! Ferdi bekerja keras untuk bisa mendapatkan posisinya saat ini, tidak seperti mu yang hidup enak karena uang dan jabatan pemberian orang tuamu,"ucap Alva yang tidak terima orang kepercayaan nya dihina dan direndahkan oleh Hery.


"Cih, kamu berkata seperti itu, apa kamu tidak bisa melihat dirimu sendiri? Jabatan dan kekayaan yang kamu miliki sekarang juga pemberian orang tuamu. Kamu juga tidak bisa berdiri sendiri tanpa orang tuamu,"balas Hery.


"Tentu saja berbeda. Aku punya usaha sendiri untuk menafkahi anak dan istri ku tanpa harus menggunakan uang dari orang tuaku,"ucap Alva jujur.


" Ha..ha...ha... bercanda mu tidak lucu!" ucap Hery sambil tertawa mencibir.


"Aku tidak bercanda. Apa kamu tidak tahu jika sekarang Disha itu kaya raya? Coba kamu lihat di internet, siapa itu Ayudisha Alvarendra. Dari sana kamu akan tahu seberapa kayanya Ayudisha Alvarendra itu,"ucap Alva.


Sedangkan Ferdi langsung menunjukkan tablet miliknya kepada Hery. Di sana ada nama dan juga foto Ayudisha beserta biografinya serta aset kekayaan yang dimiliki oleh Disha.


"Ini..ini tidak mungkin!"ucap Hery tidak percaya dengan apa yang dibacanya.


"Aku memberikan seluruh aset yang aku miliki untuk membuktikan cintaku kepada Disha. Kamu bilang kamu mencintai Disha kan? Apa kamu bisa memberikan seperti apa yang aku berikan untuk Disha?"tanya Alva lagi yang membuat Hery semakin terdiam.


"Berhentilah mengejar istri ku atau....." ucap Alva menggantung kata-katanya.


"Atau apa?!"tanya Hery dengan ketus.


"Atau aku akan menghancurkan mu!"ucap Alva mencondongkan tubuhnya ke depan mendekati Hery dengan tatapan mata dingin dan tajam menusuk ke arah Hery.


"Kamu pikir kamu bisa menghancurkan aku? Jangan bermimpi! Dan ingat ini, aku tidak akan pernah berhenti mengejar Ayu sampai aku mendapatkan Ayu,"ucap Hery balik menatap Alva dengan tajam.


"Baiklah, jika kamu masih keras kepala. Aku tidak akan berpikir panjang lagi untuk menghancurkan mu. Kita akan mulai dari hari ini, aku akan lebih dulu menghancurkan nama baik mu di mata dunia, terutama di mata istri ku. Aku pastikan Disha akan membencimu. Jangan menyesal dengan pilihan mu!"ucap Alva tersenyum miring.

__ADS_1


"Ferdi, upload video mesum pria brengseek, bejat, pebinor tidak tahu malu ini! Kita lihat, apa dia masih akan tetap sombong seperti sekarang jika video itu tersebar luas,"perintah Alva.


"Tunggu.!! Video apa maksud kamu!?"tanya Hery nampak bingung.


"Video panas kamu bersama Anjani, di hotel xx sekitar satu bulan yang lalu,"ucap Alva dengan senyum miring.


"Apa?! Jadi kamu yang menjebak kami waktu itu?"tuduh Hery.


"Cih, aku bukan orang licik seperti mu yang suka berkata bohong dan menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan. Kami membeli video itu dari seorang wartawan,"ucap Alva.


"Kamu pasti berbohong kan? Kamu hanya ingin mengancam ku. Kamu tidak mungkin punya Vidio semacam itu,"ucap Hery tidak percaya.


"Fer, kirimkan Vidio itu pada pria brengseek ini!"perintah Alva.


"Baik Tuan,"ucap Ferdi langsung mengirimkan Vidio yang dimaksud Alva kepada Hery.


Wajah Hery menjadi pucat saat dia melihat video yang dikirimkan Ferdi kepadanya.


"Bagaimana? Kamu masih ingin mengejar istri ku? Jika kamu masih keukeh dengan keputusan mu, aku akan menyebarkan video panas mu itu,"ucap Alva.


"Baiklah, aku tidak akan menganggu kalian lagi,"putus Hery dengan wajah yang tertekan.


"Tapi bukan cuma itu yang aku inginkan,"ucap Alva.


"Apa lagi yang kamu inginkan?"tanya Hery kesal.


"Aku ingin kamu menghapus semua foto Disha di media sosial mu dan mengklarifikasi tentang foto Disha yang telah kamu edit itu. Aku tunggu satu jam lagi, jika kamu tidak menghapus semua foto Disha dan mengklarifikasi tentang foto editan mu itu, maka aku akan menyebarkan video panas kamu itu,"ucap Alva tegas kemudian beranjak dari tempat duduknya diikuti Ferdi.


...🌟'Bersaing lah secara sportif, karena kemenangan yang didapat dengan cara curang tidak akan membawa ketenangan dan kesenangan."🌟...

__ADS_1


..."Nana 17 Oktober "...


To be continued


__ADS_2